
Aku tidak merengek karena diasingkan Bella, tapi aku hanya kecewa pada mereka. apalagi ayah ku sendiri yang mengatakan tak ingin melihat ku lagi, jadi aku memilih menghindar dari mereka dan meninggalkan semuanya."
"Apa bedanya, Tak ada yang berbeda!"
"Bella, aku dan kamu berbeda! kamu memiliki dua adik sedang kami hanya berdua, kami seperti pesaing didalam rumah untuk menjadi yang terbaik agar kedua orang tua ku bisa menilai kami, yang terjadi malah sebaliknya, yang berusaha menjadi yang terbaik malah dikecewakan kan."
Sky menundukkan kepalanya ia tak sanggup lagi harus menjelaskan semua yang dialaminya, Meski ia memiliki segalanya namun rasa sepi masih menghampiri nya dan membuatnya tak memiliki siapapun, bahkan yang ia sayangi dan inginkan bukan miliknya sepenuhnya.
Meski ia memiliki tubuhnya tapi hatinya tidak.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Waktu begitu cepat berlalu, saat ini Sky dan Kai sedang duduk di salah satu restoran mewah, mereka baru saja selesai rapat dengan salah satu klien mereka dari negara I.
"Sky " Lirih Kai yang membuat Sky mendongak menatap wajah Kai.
"Ada apa Kai?" tanya Sky
"Jangan membuat ku takut, Tuan Mirza adalah klien terakhir mu" Ucap Kai dengan perasaan tak tega mengatakan hal yang membuat atasan sekaligus sahabatnya itu terluka ketika tahu apa yang sebenarnya terjadi.
"Klien terakhir ku? apa maksudmu?" tanya Sky membuat Kai yang hendak menjawab namun Sky sudah lebih dulu menghentikan nya.
"Ohh,, aku tahu ayah ku memecat ku kan??" tanya Sky membuat Kai mengangguk.
"Hazel, bisakah dia??"
"Kita lihat nanti, aku tahu Hazel tidak bisa menjadi CEO mengingat ia tidak sempurna, dan ia tak bisa mengurus perusahaan, ketika ia menjadi CEO kita banyak kehilangan proyek milyaran dollar. Namun saat ini yang hanya bisa menggantikan mu hanya dia mengingat ia satu-satunya saudara mu" Jelas Kai.
Sky hanya menganggukkan kepalanya, ia terlihat santai ia terlihat santai dan biasa saja, ia nampak tak terkejut sama sekali karena sudah mengetahui apa yang terjadi ketika ia melawan ayahnya, jadi ia sudah menyiapkan diri sebelum semua ini terjadi, bahkan ia sudah lebih dulu tahu sebelum semua orang tahu bahwa ia dipecat dari perusahaan ayahnya sendiri.
"Saat ini perusahaan sedang terguncang karena berita pemberhentian mu sudah menyebar bahkan para investor sudah mengetahui nya dan melakukan rapat dadakan, bahkan banyak yang tidak setuju jika Hazel yang menjadi CEO." Lanjut Kai yang melihat Sky hanya diam saja dan terlihat santai.
__ADS_1
Namun lagi Sky hanya diam saja tanpa menjawab ucapan Kai ia hanya menatap keluar jendela kaca besar restoran yang menampakkan suasana jalan yang ramai.
Sky membayangkan Bella yang memeluknya semalam, ia menangis membuat Bella tak tega mendengar nya, Bella memberikan pelukan hangat dan tepukan yang menenangkan yang membuat Sky merasa baik-baik saja sekarang.
Bella sudah tahu sebelum beritanya menyebar, ia sudah memberi tahu pada Bella bahwa ia sudah tidak akan lagi bekerja.
"Kenapa kamu diam saja? kami tidak terkejut?" tanya Kai yang melihat Sky hanya diam saja sedari tadi ia berbicara.
Sky menggelengkan kepalanya.
"Aku tidak terkejut, dan kenapa kalau aku diam? Salah?, Aku tidak harus mengamuk bukan?"Kekeh Sky membuat Kai menautkan alisnya.
"Kamu aneh!"
"Aku memang aneh Sebelum beritanya menyebar aku sudah lebih dulu tahu kalau aku dipecat, bahkan aku sudah menerima surat pemberhentian ku via email, dan tak masalah itu terjadi"
"Dan kamu hanya diam saja?, kamu tidak berusaha untuk meminta maaf begitu pada ayahmu?"
Novel ini akan author usahakan update setiap 3 kali dalam seminggu yah, berikan dukungan kalian seperti komentar like dan vote kalian biar author semakin semangat update nya.
__ADS_1
Author tahu banyak kekurangan dalam novel jika kalian menemukan ada kata yang salah tinggalkan komentar kalian saja yah biar segera author perbaiki terima kasih semuanya.