Terjebak Cinta Diantara Tuan Muda

Terjebak Cinta Diantara Tuan Muda
Part.26


__ADS_3

Suara deheman seseorang membuat Hazel dan Bella saling melepaskan pelukan, Sky menatap Hazel penuh marah karena sudah berani memeluk Bella, memeluk istrinya didepan matanya.


"Apa yang kalian lakukan?" tanya Sky membuat Bella menggelen pelan memberikan isyarat agar Sky tak mengatakan pernikahan keduanya yang telah terjadi kemarin sore apa lagi membahas tentang apa yang terjadi diantara keduanya dibelakang Hazel.


" Aku tanya apa yang kalian lakukan?" tanya Sky sekali lagi.


" kamu sudah melihatnya bukan, kami berpelukan apa itu menganggu mu" tanya Hazel balik melotot pada Sky.


" Tentu saja itu menganggu ku " jawab Sky menoleh menatap Bella yang kini menggelengkan kepalanya memberi kode agar Sky tak mengatakan apa pun pada Hazel.


" Itu menganggu ku karena kalian berperilaku didepan orang lain, apa kalian tidak malu berpelukan dan dilihat para maid yang sedang berlalu lalang bekerja" tanya Sky membuat Hazel tersenyum yang tadinya ia marah kembali tertawa mendengar perkataan Sky.


" Aku melakukan itu karena merindukan Bella, sejak kemarin aku tidak melihatnya, salahkah aku memeluk calon istriku sendiri" tanya Hazel, membuat Sky terkekeh mendengarnya ia terkekeh bukan karena merasa lucu, tapi karena merasa Hazel terlalu bodoh.


Semua maid yang mendengar ucapan Hazel membulatkan mata dan mulut menganga, mereka saling berbisik dan bertukar pandangan mendengar Bella menjadi calon istri dari tuan muda Hazel, tuan muda yang tidak akan pernah mengunakan kakinya untuk berjalan.


" Ada apa dengan tatapan kalian?" tanya Hazel menatap semua maid dengan tajam spontan para maid itu menunjukkan kepala mereka.


"Apa ada yang salah dengan ucapan ku, aku akan menikahi Bella, itu salah? salahnya dimana? " tanya Hazel geram melihat para maid yang tadi saling berbisik dan bertukar pandangan.


"Tidak masalah tuan," jawab Laurens


"Kalau tidak masalah jangan menganggu ku dengan tatapan kalian" tegas Hazel.


"Bella aku ingin berbicara denganmu " Ucap Sky dengan menekan kata berbicara.


" apa yang mau kamu bicarakan pada Bella" tanya Hazel pada Sky.


" Banyak" jawab Sky, Hazel beralih menatap Bella, Bella tidak harus mengatakan apa pada Hazel ia hanya mengangguk kepalanya meminta agar Hazel mau mengerti dan membiarkan nya berbicara dengan Sky, meski sekarang Hazel sudah tidak berhak melarangnya.


" Apa yang ingi kamu bicarakan" tanya Bella pada Sky. membuat para maid lagi-lagi membulatkan matanya karena mendengar Bella berbicara dengan santai pada Sky.Melihat kedekatan Bella dengan kedua tuan muda tersebut membuat mereka semakin iri dan dengki pada Bella.


" Ikut aku " Ucap Sky lalu melangkah lebih dulu meninggalkan Hazel juga para maid yang berperang deng pikirannya masing-masing.


Bella kembali menatap Hazel seraya tersenyum dan mengangguk.

__ADS_1


" Aku baik-baik saja, jangan mengkhawatirkan ku " Ucap Bella menenangkan Hazel, Hazel mengangguk.


" Temui aku setelah selesai berbicara dengan Sky "


" Baiklah, aku akan menemuimu" ucap Bella lalu berjalan menyusul meninggalkan Hazel yang masih penasaran dengan kedekatan Sky dan Bella.


Bella melihat Sky masuk kedalam sebuah kamar yang berada dilantai satu. Bella menghela nafasnya sebelum ikut masuk kedalam kamar tersebut.


" Ada apa dengan mu? Apa yang ingin kamu bicarakan?" tanya Bella to the point pada Sky yang kini menatapnya dengan tajam.


"Kamu tanya ada apa? apa kamu lupa kamu sekarang istriku dan apa tadi? kamu berpelukan dengan lelaki lain didepan ku"


"Lalu, itu juga menganggu mu? "


" Yah itu mengangguku, aku suamimu dan kamu berpelukan mesra seraya menangis didepanku, apa aku katakan saja pada Hazel tentang pernikahan kita kemarin" ucap Sky membuat Bella melototi nya.


"Kamu mengancam ku"


" Aku tidak mengancam, aku hanya ingi Hazel tau secepatnya tentang pernikahan kita, agar tidak macam-macam lagi padamu" tutur Sky membuat Bella menggelengkan kepalanya.


" Apa? tidur bersama dikamarmu?, aku memang istrimu tapi aku bekerja di mansion ini jadi jangan seenaknya."


"Kamu bisa kekamar ku setelah semua orang tertidur" Ucap Sky enteng membuat mulut Bella mengangga membentuk huruf o.


"Atau kamu mau aku yang ke kamarmu seperti itu?"


" Jangan macam-macam"


"Pilih saja, kamu yang ke kamarku atau aku yang ke kamar mu, jangan berpura-pura lupa kalau kita sekarang suami istri dan jagalah jarak dengan Hazel secepatnya katakan padanya jangan menggantung harapannya" Ucap Sky membuat Bella terdiam.


" Baiklah, aku harus kekantor sekarang" Ucap Sky hendak melangkah melewati Bella yang masih berdiri didepan pintu


" Aku melakukan ini semua agar kamu belajar menjadi istri yang baik meski terpaksa, dan aku juga akan berusaha untuk menjadi suami yang baik, aku tidak suka kamu berpelukan seperti itu jangan lakukan lagi " ucap Sky lalu berjalan keluar meninggalkan Bella.


***

__ADS_1


Sky yang telah sampai di gedung perusahaannya berjalan masuk kedalam ruangannya dengan wajah kesal terbayang bayang Bella yang berpelukan dengan Hazel tadi pagi.


Ia masuk kedalam ruangannya lalu menendang semua yang ada didepannya, Kai yang sudah lebih dulu berada diruang tersebut kebingungan melihat Sky seperti itu lebih memilih diam, ia sudah cukup gila mengikuti Sky selama ini, jadi berusaha mengimbangi keinginan Sky dan berusaha mengikuti nya meski ia sendiri tak suka.


Setelah puas meluapkan amarahnya Sky lalu duduk dikursi kebesarannya menghela nafasnya sembari memejamkan matanya.


" Kenapa kamu diam saja Kai?" tanya Sky sambil memijit pangkal hidungnya yang mancung.


"Lalu aku harus apa?"


"Kamu tidak bertanya aku kenapa?"


"Kenapa?"


"Aku pusing melihat Bella, meski sudah ku nikahi tapi sama saja seperti biasanya, bahkan pagi ini aku harus melihatnya berpelukan mesra dengan Hazel" jelasnya dengan sinis " kamu tahukan aku sudah menikahinya seharusnya ia menjaga dirinya sebagai seorang istri." Lanjut Sky.


" Kami juga tidak lupa bukan? jika Hazel dan Bella masih berpacaran, jadi kamu harusnya mengerti"


"Mengerti? Wahh, kamu sepertinya kamu bukan temanku, kenapa menjadi asistenku jika kamu lebih membela Hazel" tanya Sky membuat Kai mengangguk.


Kai yang memilih menjadi asisten Sky, Sebelumnya Sky ingin memberikan pekerjaan yang lebih baik untuk nya, namu ia sendiri yang memilih untuk tetap berada di sisi Sky dengan menjadi asisten Sky.


"Maksudku, kamu harus mengerti Hazel belum tahu tentang pernikahan kalian, jadi dia masih menganggap Bella adalah kekasihnya, berpelukan itu hal yang biasa" jelas Kai berusaha menenangkan Sky.


"Kamu sendiri yang mengatakan jangan membahas masalah pribadi di kantor, tapi sekarang apa? aku melihat kamu berubah Sky setelah mengenal Bella"


" Aku hanya terbawa suasana jadi aku seperti ini, aku kesal saja ingin rasanya ku katakan saja yang sebenarnya pada Hazel kalau aku dan Bella sudah menikah, agar ia tidak berharap lagi pada istriku" jelas Sky membuat Kai mengangguk kepalanya. cinta membutakan segalanya, namun ia sendiri masih bingung dengan semua yang dilakukan Sky itu cinta atau hanya obsesinya saja.


" Lupakan dulu masalah pribadimu, hari ini banyak sekali jadwal meeting mu" Ucap kai membuat Sky menghela nafas panjang


"Baiklah apa jadwal pertama ku hari ini"


" Sofie sudah menaruh jadwalmu di atas meja, dia sekarang sedang ke departemen manajemen mengantikan ku rapat" Ucap kai menjelaskan.


Sky lalu mengambil tablet diatas meja kerjanya dan melihat jadwal pekerjaannya yang sudah di atur oleh sofie sekertaris nya.

__ADS_1


__ADS_2