Terjebak Cinta Diantara Tuan Muda

Terjebak Cinta Diantara Tuan Muda
Part.39


__ADS_3

"Katakan masalah apa yang sedang kau hadapi bukankah sekarang kita suami istri? tidak baik bukan kau menyimpan masalah sendiri" Ucap Bella membujuk Sky agar mau berbagi suka duka dengannya.


Namun Sky hanya diam dan menatap laut didepan sana, beberapa villa disekitarnya adalah miliknya yang sekarang sudah disewa beberapa pasangan dan keluarga yang sedang berlibur semuanya terlihat indah meski suara deburan ombak sedikit menganggu.


"Orang tua ku sudah mengetahui pernikahan kita juga kehamilan mu" lirih Sky membuat mata Bella membulat sempurna.


" Apa mereka sudah tahu?, jadi bagaimana?" tanya Bella seketika Panik.


"Mereka menyuruh mengalah pada Hazel"


"Lalu?"


"Aku tidak mau mengalah pada Hazel"


"Bisakah aku bertanya apa alasan kamu melakukan ini semua? Kenapa menikahi ku dan memisahkan aku dan Hazel?" tanya Bella membuat Sky menoleh sesaat menatap Bella yang mengharapkan jawaban Sky.

__ADS_1


"Haaa.." Sky menghela nafas panjang.


"Awalnya aku ingin membuat Hazel merasakan rasa sakit itu, namun setelah semua yang terjadi tujuan ku berubah aku ingin memiliki mu dan menjalani pernikahan ini dengan mu seperti pernikahan pada umumnya bukan karena kesepakatan" jelas Sky membuat Bella hanya menganggukkan kepalanya meski ia masih syok dengan jawaban Sky yang awalnya hanya memperalat nya sebagai ajang balas dendamnya pada Hazel.


"Jadi itu tujuan, Kenapa?"


"Hazel memang saudara ku, namun sikapnya pada ku tidak selayaknya saudara yang saling menyayangi, Hazel berbeda, ia selalu merebut apa yang aku miliki, dan kedua orang tua ku selalu mendukung nya, Mommy selalu meminta ku mengalah padanya."


"Hazel melakukan itu?, dia tidak mungkin melakukan itu" Ucap bella tidak percaya dengan apa yang dijelaskan Sky.


"Hazel merebut posisi ku, dia merebut kekasih ku dan dia-..." Belum sempat Sky melanjutkan ucapannya Bella sudah langsung memotong


"Haaaa..." Bella menghela nafas panjang melihat Sky yang hanya menjawab dengan anggukan kepala.


Bella tahu rasanya diasingkan keluarga sendiri, dan Sky merasakan semua itu membuatnya merasa ibah meski ia marah dengan tindakan Sky yang menjadikannya alat balas dendam nya.

__ADS_1


Bella tak terima itu, namun sekarang bukanlah saat yang tepat untuk ia marah, karena Sky berani terbuka padanya itu berarti Sky membutuhkannya sebagai sandaran saat ini.


Cukup lama keduanya terdiam dengan Sky yang hanya menatap laut didepan sana dan Bella yang menatap Sky dengan ibah.


"Sky.." panggil bella.


"Hmmm" jawab Sky sambil menengok sebentar kesamping nya di mana Bella berada.


"Sky mungkin kamu berpikir seperti itu, namun kedua orang tua melakukan itu bukan karena mereka tak menyayangi mu" Ucap Bella yang kemudian menggeser sedikit posisi nya agar lebih dekat dengan Sky kemudian mengelus punggung Sky dengan lembut.


" Aku tahu sekali rasanya diasingkan, namun terkadang apa yang kita pikirkan belum tentu itu yang sebenarnya terjadi" lanjut Bella lagi membuat Sky menatapnya.


"Begitu pikir mu?" tanya Sky membuat Bella menganggukkan kepalanya.


"Yah, aku anak pertama dari 3 bersaudara, semenjak adik-adik ku lahir aku merasakan hal yang sama dengan mu, aku merasa terasingkan apa lagi saat itu umurku sudah cukup tahu kalau aku bukanlah anak kandung ibuku, aku merasa tak berguna dan tak dibutuhkan lagi, namun yang terjadi bukan seperti itu, orang tua ku hanya berusaha adil tapi itu sulit"

__ADS_1


"Aku tidak merengek karena diasingkan Bella, tapi aku hanya kecewa pada mereka. apalagi ayah ku sendiri yang mengatakan tak ingin melihat ku lagi, jadi aku memilih menghindar dari mereka dan meninggalkan semuanya."


"Apa bedanya, Tak ada yang berbeda!"


__ADS_2