
Bella kemudian membalas pesan Hazel sesekali menatap wajah damai Sky, Ia tidak yakin bisa memberikan kebahagiaan untuk Sky karena ia tidak memiliki perasaan sama sekali.
Namun ia juga tidak bisa menerima Hazel, Karena posisinya saat ini sangatlah sulit, ia harus menjadi seorang istri dan calon ibu yang baik untuk anaknya nanti.
[ Yah, mari bertemu! aku akan menemui di caffe xxx jam 1 siang nanti ]
Isi pesan yang dikirimkan Bella pada Hazel.
Sementara itu dilain tempat di sebuah kamar mewah yang berada dimansion tersebut.
Hazel terbangun mendengar ponselnya berdering tanda ada sebuah pesan masuk beberapa hari belakangan ini ia tak bisa berjauhan dengan ponselnya ia selalu meletakkan disamping nya atau membawanya kemanapun ia pergi.
Dengan harapan setiap pesan yang dikirimkan nya suatu saat nanti Bella mau membalasnya.
Hazel melihat waktu sudah menunjukkan pukul 10 pagi, mengingat semalam ia tertidur pulas setelah meminum obat yang diresepkan dokter pribadi keluarga nya.
Biasanya Hazel akan mengambuk jika itu berkaitan dengan Bella, Jika pikiran nya kacau apa lagi mengingat pernikahan diam-diam yang di lakukan Bella dan Sky dibelakang nya.
Ia akan mengambuk bahkan berusaha mengakhiri hidupnya. Hazel tersenyum membaca isi pesan yang dikirimkan Bella padanya tanpa sadar ia mencium ponselnya dan menitikkan air matanya.
Hazel segera berteriak memanggil pengawalnya agar membantunya duduk di kursi roda miliknya.
.
.
.
Siang menunjukkan pukul 12 lebih Bella sudah bersiap-siap menemui Hazel, Ia tak mengatakan apapun pada Sky ia tak mau membuat Sky mengacaukan pertemuan nya kali ini, sudah cukup baginya untuk mendiamkan semua yang terjadi ia harus menyelesaikan semuanya agar Hazel melanjutkan hidupnya.
"Kamu mau kemana Bella" tanya Sky baru keluar dari kamar melihat Bella yang sudah rapih dan sedang bercermin diruang tengah.
"Aku mau pergi bertemu teman" jawab Bella
"Siapa? Clara ? "
"Bukan"
" Lalu siapa? Aris? " Tanya Sky lagi
"Kamu mengenal Aris?" tanya balik Bella dengan sorot mata yang terkejut bagaimana tidak setahunya ia tak pernah bercerita tentang Aris pada Sky dan sekarang Sky menyebut nama Aris.
.
.
.
__ADS_1
Bella sudah sampai didepan restoran xx, dimana ia dan Hazel membuat janji bertemu ditempat tersebut.
Bella masuk dan mengedarkan pandangannya seluruh penjuru caffe tersebut tak lama ia melihat sosok yang dicarinya sedang duduk memunggunginya dengan kursi roda yang selalu setia menemani.
Bella merindukan lelaki tersebut namun rasa rindunya tidak terlalu terasa lagi, karena beberapa Minggu ini ia berusaha melupakan Hazel dan mencoba menerima Sky.
Sedang diluar sana disebuah mobil mewah berkaca gelap Sky melihat semuanya, karena dinding restoran tersebut kaca jadi ia bisa melihat semuanya.
Sky yang mengantarkan Bella ke restoran tersebut, bukan karena Bella menyuruhnya tapi karena ia sendiri yang memaksa Bella agar ia bisa mengantarkannya.
Flashback On.
"Kamu mau kemana Bella" tanya Sky baru keluar dari kamar melihat Bella yang sudah rapih dan sedang bercermin diruang tengah.
"Aku mau pergi bertemu teman" jawab Bella
"Siapa? Clara ? "
"Bukan"
" Lalu siapa? Aris? " Tanya Sky lagi
"Kamu mengenal Aris?" tanya balik Bella dengan sorot mata yang terkejut bagaimana tidak setahunya ia tak pernah bercerita tentang Aris pada Sky dan sekarang Sky menyebut nama Aris.
"Aku mengenalnya dia bekerja disalah satu perusahaan asuransi " Jawab Sky " Jadi kamu mau bertemu dengannya? " tanya Sky lagi.
"Kamu membeli asuransi pada Aris? Kamu mengenal nya dari mana? "
" Wah kamu memang mengetahui segalanya "
" Sekarang katakan padaku, kamu mau kemana? bertemu teman yang mana? "
" Aku -,, "
"Kamu mau bertemu siapa? jawab aku Bella "
"Aku mau bertemu Hazel " jawab Bella membuat Sky sorot mata Sky terlihat muram.
"Jadi kamu mau bertemu dengan Hazel"
"Yah aku mau bertemu dengan Hazel, Aku mau menyelesaikan masalahku dengannya, aku akan memintanya melupakan ku, aku harus mengakhiri ini secara baik-baik karena kami memulai pun dengan cara yang baik " jawab Bella membuat Sky termenung.
"Aku bertemu dengannya bukan untuk melepas rindu"
"Dimana?"
"Haruskah aku menjawab nya?"
__ADS_1
" Harus, kalau kau menganggap aku suami mu, lagian saat ini kamu sedang hamil, dan aku harus tahu kamu pergi kemana dan bertemu dengan siapa " Ucap Sky berusaha meyakinkan Bella agar mau jujur padanya.
" Baiklah aku akan bertemu Hazel di restoran xxx siang ini " Jawab Bella pada akhirnya, ia tak tahu mengapa mengapa ia harus jujur pada Sky, sedangkan dari awal ia tak menerima pernikahan itu karena mencintai Hazel.
" Aku mengantar mu "
"Jangan aku-,, "
"Kenapa? kamu tidak mau? lalu aku ini apa? " Tanya Sky membuat Bella tak enak hati.
" Aku akan mengantarmu dan menunggu mu"
Bella sejenak berpikir kemudian mengiyakan permintaan Sky.
" Baiklah, kamu bisa mengantar ku tapi kamu jangan ikut aku menemui Hazel biarkan aku yang melakukan nya "
" Tenang saja aku akan menunggu mu dimobil "
" Kalau begitu kita harus pergi sekarang "
" Tunggu sebentar aku ambil kunci mobil dulu " Ucap Sky membuat Bella mengangguk. Ia tahu mengapa ia mau menuruti semua yang dikatakan Sky.
Flashback off
" Hai " Sapa Bella sesaat setelah berada di samping Hazel membuat Hazel mendongak menatap wajah Bella.
" Bella"
Bella kemudian duduk dihadapan Hazel pria yang pernah memberinya cinta.
" Maaf membuat mu menunggu " Ucap Bella membuka pembicaraan.
" Tidak aku juga baru sampai " jawab Hazel
" Kamu apa kabarnya? "
"Aku baik bagimana denganmu? "
"Aku seperti yang kamu lihat, aku juga baik " jawab Bella tersenyum.
Hazel melihat perut Bella yang mulai membesar, Namun tidak terlalu terlihat karena Bella mengenakan Dress yang besar bagian perut nya.
Hazel menghela nafas nya, setelah beberapa Minggu tak bertemu membuat keduanya dihinggapi rasa gugup, dan Bella tak tahu harus mengatakan apa.
"Bell " lirih Hazel membuat Bella mengangkat wajahnya menatap Hazel
....
__ADS_1
Nanti lanjut lagi yah jang lupa berikan like komen dan votenya terima kasih yang sudah membaca.
jang lupa juga ramaikan dinovel satunya lagi yah yang berjudul Suamiku VS Mantanku cara gampang tinggal klik profil author kalian sudah melihat nya, selamat membaca semoga kalian suka.