Terjebak Cinta Diantara Tuan Muda

Terjebak Cinta Diantara Tuan Muda
Part. 9


__ADS_3

****


Setelah berbicara dengan Nyonya Barbara, Bella lalu berjalan untuk kembali ke kamarnya.


" Bella " panggil seseorang.


Bella berbalik menatap seorang rekan kerjan yang memanggilnya.


" Ada apa ? " tanya Bella.


" Kamu disini, tuan muda Hazel memanggilmu " jawab maid tersebut.


" Baiklah saya akan kesana, terima kasih " ucap Bella melangkah kan kaki meninggalkan maid yang memanggilnya.


Sesaat sebelum masuk kedalam kamar Hazel ia menghela nafas panjang berusaha tersenyum menyembunyikan bebannya.


Ketika masuk ke kamar Hazel tersenyum melihat Bella datang.


" Bell, kenapa hari ini sulit sekali bertemu denganmu " tanya Hazel.


" Hari ini aku banyak pekerjaan " ucap Bella.


Sesaat kemudian Hazel menarik Bella lalu memeluknya.


" Aku sangat merindukanmu, aku tak bisa mencarimu karena keterbatasan ku " ucap Hazel sedih.


" Kenapa, kau melakukan ini zel, ? " tanya Bella.


" Akuu,,, aku mencintaimu mu bell, " Ucap Hazel.

__ADS_1


Membuat Bella langsung melepaskan pelukannya menatap Hazel.


" Ini tidak lucu zel, jangan bercanda " ucap Bella.


" Aku tidak bercanda Bell, aku serius! aku mencintaimu bahkan sejak pertama melihat mu semangat hidup ku kembali meski kaki ku sudah tidak bisa berjalan " lirih Hazel.


Bella lalu memeluk Hazel ia ikut bersedih apa yang dirasakan Hazel. ia selalu merasa nyaman berada di dekat hazel, rasa nyaman itu lama-lama berubah menjadi rasa cinta


Bella benar-benar tulus mencintai Hazel tanpa memandang keadaan Hazel yang cacat tidak bisa berjalan.


" Aku juga mencintaimu zel, mulai saat ini jangan pernah berkecil hati lagi aku akan ada disamping mu " ucap Bella.


" Sudikah kau Bell, menerima pria cacat ini yang tidak bisa melindungi mu " ucap Hazel.


" Iyh,, aku menerimamu apa adanya, dan mau bersamamu selamanya " jawab Bella. Lalu melepaskan pelukannya.


Sedangkan diluar sana Sky melihat dan mendengar semua yang terjadi, ia merasakan dadanya bergemuruh merasakan amarah yang seakan membakar dirinya.


Setelah beberapa saat Bella melepaskan ciuman mereka.


" Mulai sekarang kamu jangan pernah bersedih lagi zel, kamu harus tetap tersenyum " ucap bella.


" Bisakah malam ini kau menemaniku sampai aku tertidur bell, " pintah Hazel pada Bella.


" Tentu saja aku akan menemanimu, mau berbaring sekarang biar ku bantu ? " tanya Bella.


" Hmmm.. iyh,, " jawab Hazel.


Bella lalu memapah Hazel mendudukkan nya di atas ranjang Hazel pria yang sekarang sudah resmi menjadi kekasih nya, kekasih yang ia cintai dengan tulus.

__ADS_1


Sky yang melihat itu segera berjalan menjauh dari kamar adiknya, ia lalu menghubungi seseorang.


" Kai, cari tahu semua tentang wanita yang bernama Bella Chalista " perintah Sky


( ...... )


" Baiklah, aku tunggu kabar baik darimu " ucap Sky lagi lalu mengakhiri telponnya.


***


Setelah beberapa hari berlalu


" Bagaimana kabar mu nak? " tanya seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik di usianya yang hampir kepala lima.


Emilia ibu kandung dari Sky dan Hazel. Ia baru kembali dari luar negeri bersama suaminya untuk mengurus pekerjaan. Sesampainya dimanasion ia langsung ke kamar anak-anaknya untuk menyapa mereka.


" Aku baik momm, bahkan jauh lebih baik dari sebelumnya " jawab Hazel tersenyum.


Membuat alis mengkerut ia tak pernah melihat putra bungsunya tersenyum setelah mengalami kecelakaan mobil yang membuat kakinya tidak bisa berjalan lagi.


" Wahh apakah mommy melewatkan sesuatu yang menarik ? " tanya Emilia.


" Hmmm... Aku memiliki seseorang yang membuat ku merasa lebih baik menjalani hidup ku " jawab Hazel.


" Wahhh,, Siapa orang itu, apa mommy mengenalnya ?? " tanya Emilia.


" Dia salah satu maid di mansion ini mom dia baru bekerja disini belum lama ini " jawab Hazel.


" Maid?? Siapa namanya? " tanya Emilia lagi.

__ADS_1


__ADS_2