
Bella mengangguk paham, Namun Bella ingin sekali melihat adiknya memberikan kekuatan dan semangat apapun akan dilakukan Bella untuk adik kecilnya itu.
" Lalu di mana Kesya ? " tanya Bella pada Aris.
" Aku sudah mengantarnya pulang, aku takut anak itu sakit karena setiap harinya ia harus menemani Misyah setelah pulang sekolah dan istirahat setelah ibumu pulang kerja " ucap aris.
" Tidak perlu sungkan begitu bukankah kita sahabat " Ucap Aris sambil merangkul pundak Bella.
" Jadi kamu sudah mendapatkan uang? " tanya Aris lagi.
Bella terdiam beberapa saat ia tidak mungkin menceritakan apa yang terjadi sekalipun mereka bersahabat tapi ada beberapa hal yang tidak ingin ia bagikan.
" Iyh, Sudah " Jawab Bella.
" Dari mana?, bukankah kamu baru bekerja? " tanya Aris.
" Aku meminjam nya dari majikan ku " jawab Bella.
" Syukurlah, aku sudah berusaha meminjam pada bos ku juga orang-orang terdekat tapi aku tidak mendapatkannya " ucap Aris.
" Sekali lagi terima kasih ris, kamu sudah banyak membantuku " jawab Bella.
Sesaat kemudian beberapa dokter yang menangani Misya keluar dari ruang perawatan Misyah. Bella yang melihat itu segera beranjak dari duduknya untuk menghampiri dokter.
" Bagaimana keadaan adik saya dok? " Tanya Bella. Kedua yang mendengar pertanyaan itu langsung membungkukan badan menghormati.
" Adik anda baik-baik saja nona, kami akan segera memindahkannya ke ruang perawatan VVIP " ucap salah satu dokter.
" Tapi dokter, saya.."
" Anda tenang saja nona, semua biayanya sudah di tanggung tuan muda Sky Fitzgerald " Ucap dokter tersebut memotong ucapan Bella.
__ADS_1
" Sepertinya Sky akan melakukan apapun untuk membuatku menjadi miliknya namun itu tidak akan pernah terjadi " Batin Bella.
" Terima kasih, Dok " Ucap Bella.
" Baiklah, kalau begitu kami permisi dulu " Ucap salah satu dokter lalu kembali membungkukan badan menghormati Bella.
Sepeninggalannya para dokter Aris berniat bertanya tentang apa yang terjadi namu Bella menghindar dengan masuk ke ruangan Misyah.
Bella menatap wajah kecil Misyah yang terlihat pucat dengan alat-alat medis yang menempel di tubuhnya, ia sangat sedih memikirkan adik kecil nya itu bagimana mungkin anak kecil seperti nya harus mengidap penyakit semengerikan itu.
" Misyah, ini kaka sayang " Lirih Bella membelai rambut adiknya.
Misyah yang samar mendengar suara kakanya mengerjapkan matanya beberapa kali lalu melihat Bella.
Bella melihat kondisi adiknya sudah terlihat lebih baik dari sebelumnya. Itu semua karena biaya pengobatan Misyah sudah di bayar semua oleh Sky.
" Kaka " lirih Misyah.
" Kaka darimana, kenapa kaka tidak pernah menjenguk ku lagi " Tanya Misyah.
" Kaka kerja, dek tapi kaka janji kaka akan lebih sering menjenguk mu " jawab Bella.
" Kaka kerja dimana?? "
" Kaka kerja diperusahan besar " jawab Bella berbohong, ia tidak mau adiknya merasa bersalah karena ia harus berhenti kuliah dan bekerja menjadi pembantu.
" Wahh kaka hebat " Ucap Misyah.
Bella terus mengengam tangan adiknya, beberapa detik kemudian Misya mulai memejamkan matanya lalu tertidur. Bella memandang adik nya yang tertidur dengan sedih.
" Kamu harus kembali? " Tanya Aris yang berdiri disamping Bella.
__ADS_1
" Iyh, aku akan kembali setelah melihat keadaan keysah di rumah " Jawab Bella.
" Baiklah, aku akan menghubungi mu nanti, Misyah aku akan menjaganya sampai ibumu datang " Ucap Aris.
Bella mengangguk kan kepalanya.
" Iyh, Terima kasih ris, aku pergi dulu " ucap bella berdiri lalu memeluk Aris "
" Itulah gunanya Sahabat " jawab Aris.
Bella berjalan keluar meninggalkan kamar perawatan Misyah, Saat berjalan Bella bertemu dengan ibunya yang sedang berjalan ke arahnya. Bella berdiri di depan ibunya membuat langkah ibunya berhenti dan menatap wajah Bella.
" Apa ada yang ibu mau jelaskan padaku " tanya Bella.
Membuat menunduk dan tangannya saling meremas satu sama lain.
" Ibu " panggil bella lagi.
" Ibu kenapa tega melakukan ini padaku, kenapa ibu mau menerima uangnya dengan menukarkan dengan ku, apa karena aku bukan anak kandung ibu jadi ibu bisa tega itu padaku, apa ibu tidak tau apa yang dilakukan tuan muda Sky padaku? " tanya Bella dengan air mata.
" Tidak nak, ibu tidak melakukan itu karena kau bukan anak kandung ibu, kau tahu ibu sendiri yang merawat mu dan membesarkan mu dari kecil seperti anak kandung sendiri semenjak ibumu meninggal bahkan ibu tidak membeda-bedakan kasih sayang diantara kalian bertiga "
" Lalu kenapa ibu melakukan ini padaku "
" Ibu hanya tidak tau berbuat apa nak, ibu tidak punya pilihan lain kita membutuhkan uang yang tak sedikit untuk biaya pengobatan adikmu, bahkan biaya semalam saja sudah hampir ribuan dollar "
" Itu sama saja ibu menjual ku " ucap Bella.
" Ibu tahu ibu salah maafkan ibu nak, ibu tidak harus berbuat apa lagi "
" Lakukan apa yang ibu ingin lakukan " Ucap bella berjalan meninggalkan ibunya dengan menghapus air mata yang tertulis mengalir karena rasa sakit yang ia rasakan.
__ADS_1
****