
π»H 4 P P Y R 3 4 D I N Gπ»
πΉβ¨πβ¨πΉ
Felix duduk menunggu kedatangan kedua anak nya yang saat ini sedang dalam perjalanan, 15 menit yang lalu Joi mengabari mereka telah tiba di bandara dan sekarang menuju Mansion Felix.
Joi juga membawa Astyn sahabat Rini, wanita itu tidak percaya jika ia adalah utusan Daddy si kembar yang meminta nya menjemput, tidak ingin berdebat makin lebar kemana-mana ia memutuskan membawa wanita itu bersama si kembar, mungkin dengan adanya Astyn nanti Rini akan senang. Seperti itulah pemikiran nya.
"Uncle, apa Mom kami bersama Daddy?" tanya Katy, anak kecil itu begitu aktif sejak mendapat kabar Daddy ingin bertemu mereka.
"Iya anak cantik, Daddy kalian sedang bersama Mommy. Apakah Nona muda senang?" tanya Joi dan Katy mengangguk tersenyum lebar.
"Tentu uncle, Katy senang akhirnya bisa bertemu Daddy. Dan Daddy bisa menjaga Mommy agar tidak di ambil Daddy teman-temannya Katy," ucap Katy tidak suka mengingat betapa suka nya Daddy teman-teman nya ingin dekat dengan Mommy nya.
Dia tidak ingin Mommy nya ambil orang lain. Mom nya hanya milik mereka tidak boleh orang lain.
"Kenapa Nona muda bisa berkata seperti itu? coba ceritakan pada uncle?" penasaran Joi ingin tau maksud perkataan anak Tuan nya.
Berbeda dengan kembaran Katy satunya, Louis tidak suka banyak bicara, dia lebih banyak diam dengan wajah dingin sama seperti Felix.
"Baiklah Katy akan ceritakan pada Uncle. Mom Katy itu sangat cantik, hingga tidak ada seorang pun di tempat tinggal Katy mengatai Mom buruk, padahal mereka tau kita tidak tinggal bersama Dad. Berbeda dengan Mom teman nya Katy, Mom nya di hina karena tidak ada Dad bersama mereka. Apa Uncle tau kenapa Mom ku tidak di hina seperti Mom teman nya Katy?" antusias Katy menceritakan.
"Emang nya kenapa? apa Mom Nona muda menghajar mereka yang menghina nya?" Joi makin penasaran sebab ia tau seperti apa bar-bar Istri Tuan nya itu.
"No Uncle, Mom ku tidak menghajar, tapi dengan kecantikan membungkam mereka. Dan Katy akan melakukan hal yang sama seperti Mom. Bukan seperti itu Kak Louis?" Katy menatap kembaran nya minta pendapat.
"Ya," singkat Louis.
"Uncle dengar itu, kan," senyum Katy puas tidak henti memuji dirinya dan juga Mom nya.
"Hancur lah dunia ini sifat Nyonya menurun pada Nona muda, dan Sifat Tuan menurun pada Tuan muda," teriak Joi dalam batin.
__ADS_1
"Uncle kenapa diam?" Katy menyadarkan pria suruhan Daddy nya yang di utus menjemput mereka terdiam tidak menjawab perkataan nya.
"Ah, tidak Nona. Uncle sedang membayangkan saja bagaimana reaksi Daddy Nona muda melihat kedatangan Nona dan Tuan muda," bohong Joi mencari alasan padahal bukan itu yang di pikirkan.
"Ck, bohong. Pasti tadi sedang berpikir buruk tentang Rini," sindir Astyn pelan yang jelas Joi dapat mendengar karena duduk mereka bersampingan.
"Sok jadi peramal," balas Joi menyindir Astyn.
πππ
"Sayang kau sudah bangun," lembut Felix duduk di samping ranjang Rini tertidur.
"Kenapa kau di sini? di mana aku?" bukan menjawab Rini berbalik tanya.
"Di Mansion kita, ku mohon jangan pergi lakukan ini demi si kembar aku janji akan menuruti apapun permintaan mu asal tetap disini. Saat ini si kembar dalam perjalanan ke Mansion bersama sahabat mu Astyn," jelas Felix memohon pada Rini tidak pergi.
Rini tidak menjawab, terdiam mendengar permohonan seorang Felix yang di kenal kejam dan kasar, tapi sekarang berubah lembut, tidak ada perkataan dan perlakuan kasar dari nya.
"Kau tidak suka di kasihani kan? aku janji tidak akan melakukan itu. Aku mencintai mu tulus, tanpa meminta mu membalas cinta ku. Tak masalah hanya aku yang mencintaimu, tapi tetaplah di sisiku demi si kembar. Aku yakin kau tidak tega membiarkan si kembar sedih, kau Ibu yang baik," bujuk Felix tidak kehabisan akal dengan berbagai macam alasan ia berikan agar Rini tetap bersama nya.
"Huft... " Rini menghela nafas kasar.
"Baiklah, aku akan tetap di sini demi si kembar. Tapi sebelum itu aku harus kembali kota C untuk memberitahu Ken tidak bisa bekerja bersama nya lagi," ujar Rini.
"Ken? apa hubungan mereka begitu dekat, hingga Rini memanggil atasannya nama tanpa embel-embel," curiga Felix tidak suka Rini menyebut nama pria lain.
"Oke. Aku akan menemani mu, kita pergi besok, tapi sebelum itu kita lakukan ulang pernikahan kita di kantor agama, karena kita sudah berpisah lama meski tidak pernah bercerai itu harus di lakukan," jelas Felix pada Rini.
"Kau ini sangat ribet. Terserah asal tidak menghambat perjalanan," tidak peduli Rini saat ini tidak ada cinta untuk Felix, semua yang di lakukan demi si kembar.
Dia tidak ingin kedua anaknya merasakan apa yang di rasakan di masa lalu.
__ADS_1
"Aku berjanji akan membuat mu mencintai ku, dan siapa pun kau Ken, tidak akan ku biarkan kau mengambil milikku," tekad Felix serius.
"Apa kita akan tidur bersama?" tanya Rini.
"Hmmm, kenapa? apa kau keberatan?" tanya balik Felix.
"Tidak, aku hanya bertanya saja. Dan kau tidak boleh menyentuh ku meski kita sepasang suami istri, jika kau langgar aku akan pergi dari sini," ancam Rini serius.
"Bagaimana jika kau yang menyentuh ku? apa aku harus menolak? no sayang, aku tidak bisa menolak itu," goda Felix jahil.
"Tidak mungkin, aku bukan wanita murahan jadi tidak mungkin aku menyentuh mu duluan kalau bukan kau yang duluan," tidak terima Rini jadi salah tingkah dengan perkataan nya, karena mengingat nya pada Ken gila yang mempermainkan nya.
"Jadi maksud mu seperti ini."
Cup.
Felix memberanikan mencium bibir Rini sekilas.
"Apa yang kau lakukan!?" marah Rini menatap tajam Felix berani menciumnya.
"Itu contoh sayang, bukannya kau mengatakan jika aku menyentuh mu, kau akan menyentuh ku balik?" jawab Felix santai tidak merasa bersalah dengan apa yang baru di lakukan.
"Bukan seperti itu juga maksud ku bodoh," geram Rini kesal dengan pemahaman Felix dari perkataan nya.
Felix tertawa geli melihat wajah kesal Rini, Rini terlihat lebih cantik kalau lagi kesal sangat mengemaskan.
"Apa yang kau lihat? tidak ada yang lucu hingga kau tersenyum tidak jelas seperti itu," Rini makin kesal Felix tersenyum padahal ia sedang marah padanya.
"Kau sangat cantik kalau sedang kesal seperti ini, aku suka itu," puji Felix tersenyum.
"Dih, gila. Orang sedang kesal di kata cantik."
__ADS_1
...Bα΄Κsα΄α΄Κα΄Ι΄Ι’......
...β¨____________ πΌπΌ_______________β¨...