
" Jadi kau berselingkuh dengan seorang pembantu?" Ucapnya dengan nada meremeh.
Aslan hanya menatapnya sinis dia tidak menjawab pertanyaan mau nikah lantaran dia sibuk mengirim pesan menunggu jawaban dari orang-orang suruhannya yang ia kerahkan untuk mencari keberadaan Mira.
" Hahahaha …" wanita itu malah tertawa dengan nada lantang kemudian dia beranjak ke tempat tidur dengan tubuh yang masih ditutupi oleh selimut.
Assalamualaikum alisnya menatap istrinya itu bingung tadi marah tetapi sekarang malah tertawa tentu dia merasa aneh…
" Aslan Aslan jadi selingkuhanmu selama ini adalah wanita rendah yang hanya sebagai seorang pembantu. Aku pikir tadinya sainganku itu adalah para artis atau sekretaris mu dan rekan-rekan bisnismu yang keganjenan itu. Ternyata hanya seorang pembantu," Monica kembali tertawa sampai perutnya terasa sakit dia benar-benar puas sekali ternyata saingannya bukan orang berkelas.
" Hah …" Monika menghela nafasnya. Kemudian dia kembali menatap suaminya yang menatapnya bingung.
" Jadi kau lebih tertarik dengan wanita rendah hati kampungan dan seorang pembantu. Tidak menyangka orang sepertimu yang berupa seorang CEO perusahaan terbesar memiliki standar yang rendahan." Monica mengejek suaminya lantaran memiliki selera yang murahan sekali.
Jika dibandingkan dengan dirinya tentu Mira tidak ada apa-apanya, bagaikan langit dan bumi sungguh jauh sekali perbedaannya dan untuk menyingkirkan pelakor tersebut merah tidak perlu susah payah, tidak perlu menguras tenaga lantaran orang miskin rendahan seperti Mira hanya ditiup saja sudah melayang. Sehingga dirinya tidak perlu merasa khawatir lantaran saingannya hanyalah seorang pembantu saja.
" Apa seperti itu selera wanita impianmu, hem …" Monica berjalan mendekati Aslan dia mengedit ke sebelah mata tak akan menggoda.
" Ternyata seleramu merendahkan sekali ya apa istimewanya dia dia hanya seorang pembantu wanita kampungan yang murahan jika dibandingkan denganku dia tidak ada apa-apanya Aslan." Monica begitu percaya diri sekali, bahkan sekarang ini dia sedang menggoda suaminya.
" Singkirkan tangan kotormu dari wajahku Monica!" Marah Aslan dengan nada beratnya dia menatap tajam arah istrinya tersebut lantaran tidak suka dirinya disentuh terlebih lagi wanita di hadapannya ini habis melakukan hal yang menjijikan seperti tadi tanpa cuci tangan.
" Tentu Kau sangat berbeda dengannya. Dia jauh lebih suci dan bersih sementara kau hanya kotoran debu yang menjijikan," ucap Aslan menghina Monica.
__ADS_1
Sontak Monica langsung memasang wajah sangat marah dia menggertakkan giginya mengepel tangan lantaran dirinya dibandingkan dengan seorang pembantu.
" Dia hanya pembantu Aslan, sementara aku. Aku wanita karir wanita yang cantik dan kaya tidak akan ada apa-apanya jika dibandingkan dengan dia," ucapnya emosi.
" Kau begitu percaya diri sekali Monica. Seharusnya bercermin seperti apa dirimu di luaran sana, jika dibandingkan dengannya tentu jauh berbeda sekali setidaknya dia lebih suci dan bersih ketimbang kau yang menjijikan."
" Suci dan bersih?" Sontak Monica tertawa dengan lantang.
" Jika dia wanita suci dan bersih tidak mungkin dia hamil sekarang ini Ahsan tidak mungkin dia mau menjadi pemuas nafsumu!" Ucapnya.
" Tetapi setidaknya aku lah laki-laki yang pertama mengambil kesuciannya, dan hanya akulah laki-laki yang tidur dengannya." Aslan tersenyum miring nyatanya memang hanya dirinyalah satu-satunya laki-laki yang tidur dengan Mira. Jadi dia mengakui jika Mira jauh lebih bersih dan suci ketimbang dibandingkan dengan istrinya itu.
" Sementara kau aku tidak tahu sudah berapa banyak laki-laki yang masuk ke dalam dirimu. Benar-benar menjijikan, bahkan kau sampai bermain seorang diri hanya untuk memuaskan nafsumu saja." Aslan terang-terangan menghina istrinya tersebut dia mengetahui jika selama ini istrinya itu selalu bermain di belakangnya berselingkuh dengan banyak laki-laki.
Akan tersenyum miring kemudian dia menatap Monica." Aku laki-laki normal wajar jika aku tergoda Tapi sayangnya aku tidak pernah menikmati lantaran milikmu benar-benar tidak enak lagi, tidak terasa kesat dan juga sempit. Sungguh berbeda jika dibandingkan dengan Mira miliknya mampu membuatku begadang dalam semalaman," ucap Aslan iya benar-benar Mah hina istrinya tersebut.
" Kau terlalu percaya diri sekali dan berpikir jika milikmu itu benar-benar nikmat dan memuaskan. Harusnya kau itu pergi ke dokter untuk melakukan operasi agar kembali virgin ke mbak lagi setelah itu Kau boleh mencoba dengan orang lain dan tanya apakah lebih nikmat kesat dan sempit ketimbang milikmu yang sekarang ini."
Setelah mengatakan itu Aslan pergi meninggalkan Monica yang tengah menahan amarahnya wanita itu menggertakan gigi mengepal tangan dan wajahnya sudah sangat merah sekali seakan gunung Merapi ingin meledak.
" Brengsek kau Aslan beraninya kau menghinaku?" Teriak Monica begitu terdengar sangat marah sekali kemudian dia menghempaskan barang-barang miliknya yang ada di meja rias. Dia berteriak lantaran tak terima karena dirinya dibandingkan dengan wanita rendahan seperti Mira.
Aslan tidak peduli dia bergegas keluar dari rumah dan memasuki mobil untuk mencari keberadaan Mira sekarang ini dia harus segera menemukan wanita itu karena bagaimanapun juga anak yang dikandung oleh Mira adalah anaknya darah dagingnya dan Aslan harus mendapatkan wanita itu.
__ADS_1
Monica sangat amat kesal dia menangis membanting semua barang-barang yang ada di dalam kamarnya kemudian dia teringat akan keluarga Aslan yang sangat menyayangi dirinya lalu bergegas dia mengambil handphone miliknya kemudian menelepon sang mertua.
" Halo Mami …" kemudian Monica menangis histeris setelah panggilan teleponnya dijawab oleh orang tuanya Aslan.
" Monica ada apa?" Tanya wanita di seberang sana begitu sangat khawatir mendengar menantunya menangis histeris.
" Aslan Mi, Aslan berselingkuh di belakangku," ucap Monika mengadu kepada mertuanya dia menangis seakan dirinya lah yang teraniaya dan paling tersakiti.
" Apa, Aslan berselingkuh?" Sontak mamanya Aslan terkejut.
" Kamu yang tenang ya Mami akan segera ke sana dan memarahi anak kurang ajar itu karena sudah berani sekali berselingkuh di belakang menantu kesayanganku," ucapnya sangat marah mendengar anaknya berselingkuh dan menyakiti hati menantu kesayangannya itu.
" Iya Mi, tidak kuat lagi rasanya karena sudah dikhianati oleh Aslan dia benar-benar jahat apa salah Monika, Mi," ujarnya sembari terus mengeluarkan air mata buaya.
Monica sengaja berakting seakan dirinya yang paling tersakiti atas perselingkuhan Aslan. Monica tahu jika Aslan tidak akan bisa berkutik jika keluarganya sudah bertindak apalagi yang paling ditakuti oleh Aslan adalah kakek mertuanya, mau nikah yakin jika kakek mertuanya itu memarahi Aslan suaminya itu tidak akan berani mencari Mira lagi dan tentu dirinya akan menang lantaran masih menjadi menantu kesayangan mereka tidak peduli Aslan menyukainya atau tidak yang terpenting dalam hidupnya adalah hidup dalam kemewahan dan dilindungi oleh keluarga Aslan.
" Monica tidak sanggup lagi Mi, wanita itu bahkan sampai hamil dan Aslan malah mencarinya dan akan membawanya ke rumah ini. Sakit rasanya hati Monica Mi, Monica tidak mau dimadu," ucapnya kembali.
" Anak kurang ajar berani-beraninya dia menduakan kamu bahkan sampai wanita itu hamil. Kamu tenang saja karena sampai kapanpun Mami tidak akan pernah merestui hubungan mereka."
Boneka tersenyum penuh kemenangan." Tapi bagaimana jika Aslan tetap memaksa nih dengan alasan karena wanita itu sedang hamil. Monica takut jika kehamilan wanita itu hanyalah akal-akalan saja agar supaya bisa memiliki Aslan dan seluruh keluarga ini," ucapnya dengan ada sedih.
" Mami tidak akan membiarkan wanita itu menjadi nyonya dan menyingkirkan kamu apalagi menguasai hartanya. Mami yang akan mengurus pelakor itu kamu tenang saja."
__ADS_1
" Iya Mi."