
...*****...
...Tetaplah menjadi versi terbaik dari dirimu sendiri....
...Tetaplah menjadi baik walaupun lelah....
...Berdamailah dengan keadaan, jangan marah....
...Badan boleh lelah, pipi boleh basah....
...Tapi jangan menyerah....
...Pelan-pelan, semua akan menjadi indah....
...Percayalah....
...Sampe sini paham ya?...
...*****...
Hari ini bertepatan dimana Arjuna akan di lantik menjadi CEO di perusahaan yang di pegang oleh Daddy nya.
__ADS_1
Pelantikan itu berjalan dengan lancar yang di hadiri langsung oleh para dewan direksi dan dewan komisaris, mitra bisnis sekaligus para investor, tak luput juga dari para wartawan yang mengabadikan momen serah terima jabatan CEO yang sudah lama di nantikan menduduki posisinya saat ini.
Banyak yang mengucapkan selamat padanya banyak pula yang menganggapnya remeh karena sebelumnya desas desus tentang alasan pelantikannya di tunda karena Arjuna yang tidak mempunya bakat di bagian bisnis. Tak ayal juga dengan di lantiknya Arjuna menjadi CEO perusahaan ternama yang cukup terkenal di negaranya membuat para wanita berbondong-bondong mulai mendekatinya bahkan membuat fans club khusus pengagum Arjuna. Mereka mengirim beberapa papan bunga yang berjejer di depan perusahaan dengan ucapan selamat kepada CEO baru itu, banyak juga yang mengirimkan buket yang langsung di kirim melalui sekretaris Arjuna.
***
Klek..
Pintu ruangan Arjuna di buka oleh Dellon yang sekarang menjadi asisten pribadi dari Arjuna sekaligus mentor rahasianya yang akan membimbingnya dalam memimpin perusahaan.
Arjuna berjalan tegap dan penuh wibawa tak lupa dengan template wajah dingin sedingin kutub utara. Arjuna menghampiri meja kebesarannya yang di atas meja tersebut telah telah tertulis namanya di bawah tulisan Chief Executive Officer (CEO).
Matanya memicing melihat di pojong ruangannya yang terisi dengan beberapa buket bunga dan buket balon.
Dellon hanya terdiam dan meminta maaf kalau hal itu tidak akan terulang lagi sedangkan sekretarisnya sudah gemetar duluan sebelum memberikan jawabannya.
“Bia, saya membayar mu untuk bekerja di perusahaan ku guna membantu pekerjaan ku, bukan membantu mereka dalam memberikan sampah-sampah ini di ruangan ku” ucap Arjuna menatap Bia sang sekretaris yang sudah tertunduk karena kesalahannya.
“Maafkan saya Pak. Saya tidak akan mengulangi lagi kesalahan saya yang ini” jawab wanita berambut sebahu itu pada atasannya.
Arjuna tidak lagi mempersalahkan itu, ia hanya bisa menghela nafasnya.
__ADS_1
Arjuna langsung duduk di kursi kebesarannya sembari membuka satu persatu berkas-berkas yang akan langsung di tanganinya. Sedangkan Bia langsung sigap menghubungi OB yang bertugas membersihkan ruangan CEO untuk membuang bunga-bunga yang berada di ruangan Arjuna.
Setelah itu mereka bertiga langsung berdiskusi membahas progress-nya yang akan di lakukan Arjuna ke depannya, menjadwalkan agenda pertemuan Arjuna baik secara internal maupun eksternal.
“Sepertinya sudah cukup, kalian boleh kembali ke tempat kalian” titah Arjuna langsung menutup berkas beserta MacBook nya.
“Baik, Tuan kami permisi” balas Dellon untuk pamit keluar dari ruangan Arjuna, begitu pula dengan Bia.
“Hufttt….” Keluh Bia langsung memijit kepalanya yang terasa mau pecah setelah keluar dari ruangan Arjuna.
“Kau kenapa?” tanya Dellon yang melihat Bia dengan wajah yang nampak merah.
“Darah tinggi sama atasan yang baru. Oh astaga ini baru sehari aku bekerja dengannya namun sudah semencekam ini. Bisa-bisa aku mati muda.”
Dellon juga berpikir sama dengan Bia. Bagaimana tidak, ketika mereka berdiskusi tadi banyak agenda yang di ubah oleh Arjuan karena tidak sesuai dengan keinginannya. Belum lagi progressan mereka yang di ubah dan di tambah supaya out dari plan mereka bisa terselesaikan dengan segera. Di tambah wajah Arjuna yang sangat sangar dan dingin membuat Dellon maupun Bia sungguh tidak bisa berkutik.
“Kau benar Bia. Tapi mau bagaimana lagi. Tidak mungkin kita mengundurkan diri hanya dalam waktu sehari” keluh Dellon sama halnya dengan Bia.
“Kalau mau mengundurkan diri tidak masalah, silahkan berikan surat resign kalian di HRD” sahut Arjuna yang baru keluar ruangan dan hendak meminta kembali file salinan progressan kerja mereka ke depannya.
Lanjut?
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak komentarnya ya💗