
...*****...
...Kau boleh pergi kemana saja, aku tak pernah melarang....
...Bahkan ke lain hati sekali pun, silahkan....
...Namun, jika kelak kau pulang dan aku sudah tidak ada lagi di sana,...
...Tak usah kau tanyakan kemana hati yang dulu selalu ku jaga....
...Sampai sini paham ya?...
...*****...
“Aku ingin dia seperti dulu. Itu permintaanku. Sekali ini saja. Ku mohon” pinta Athena pada Zeus dengan mata sendu.
Zeus yang mendengar permintaan tersebut hanya menggelengkan kepala, bagaimana bisa Athena meminta hal demikian. Itu di luar kendalinya, meski statusnya adalah seorang dewa.
“Ya, ayah pasti bisa melakukannya kan” desak Athena memegang kedua tangan Zeus.
Ya, Athena sangat berharap pada Zeus agar bisa mengabulkan permintaannya.
Zeus sendiri menghela nafasnya dan beralih memegang kedua tangan Athena.
“Athena, kau sangat tahu kalau permintaanmu ini tidak bisa Ayah wujudkan. Itu semua di luar kuasa para dewa” jelas Zeus pada Athena.
Mendengar itu, Athena menatap nanar Zeus dengan perasaan sesak.
__ADS_1
“Ja-jadi? Apa memang tidak bisa lagi” lirih Athena dengan suara kecil.
“Kau sudah sangat tahu jawabannya bukan. Dan satu lagi, kau sekarang sepertinya sudah benar-benar menjadi manusia seutuhnya” tutur Zeus meneliti sosok Athena sekarang.
Athena mengerutkan keningnya mendengar penuturan dari Zeus.
“Bukannya aku sekarang memang manusia” jawab Athena yang sebenarnya malas membahas hal ini lagi. Hal ini seakan Zeus mengungkit status di antara mereka. Dimana Zeus adalah dewa, sedangkan dirinya hanyalah manusia biasa.
Sementara itu, Zeus malah tersenyum tipis dan mengusap kepala Athena.
“Pemikiran mu sekarang ini salah” Zeus meluruskan pandangan Athena terhadap penuturannya barusan. Ya, meski pun Athena tidak menyampaikan apa yang di pikirkannya barusan, namun bukan hal yang sulit bagi Zues yang notabene-nya sebagai raja para dewa untuk membaca pikiran dari Athena lewat sorot mata.
Sejenak Athena tersadar, sekarang dirinya manusia bukan seorang dewa lagi. Dan pastinya sangat mudah bagi Zeus untuk membaca pikirannya saat ini.
“Huuuh, lalu apa kalau bukan itu” ucap Athena.
“Ya, sekarang kau sudah menjadi manusia seutuhnya. Memiliki tubuh manusia dan juga sifat asli manusia” jelas Zeus dengan tatapan serius.
“Ya, kau punya sifat manusia sekarang. Kau memiliki sifat pemaksa dan juga egois. Memaksakan segala hal untuk mendapatkan apa yang kau inginkan. Bukan kah itu sifat dari seorang manusia” ejek Zeus seraya tertawa sumbang.
Deg…
Athena seakan tertampar dari ucapan Zeus.
“Cih, jangan beranggapan bahwa watak manusia sangat buruk. Jika manusia memiliki watak buruk seperti pemaksa dan egois. Lalu watak dewa bagaimana? Ku pikir sifat dewa lebih parah. Setidaknya manusia masih punya pikiran dengan tidak memperkaos sesama saudara perempuannya” balas Athena angkuh.
Mendengar perkataan Athena barusan membuat Zeus seketika murka bahkan kilatan petir terlihat dari kedua bola matanya, membuat Athena tersenyum tipis.
__ADS_1
“Oh ayolah Ayah, aku hanya bercanda. Jangan serius menanggapinya” ucap Athena dengan santainya.
“Kau memang sengaja mengatakan itu Athena, Lidahmu sangat beracun membuat orang yang mendengar perkataanmu terpancing amarahnya” jelas Zeus menahan amarahnya pada putri kesanyangannya.
“Tapi bukan kah itu memang fakta dan kebenarannya?” balas Athena lagi, seakan tidak merasa bersalah.
“Athena. Hentikan omongan mu itu” bentak Zeus dengan amarah yang sudah tidak terbendung lagi.
“Maaf” ucap Athena singkat dengan mimik wajah yang datar bahkan sorot matanya terlihat mengejek sosok Zeus.
Zeus hanya bisa mengurut dada dengan sikap congkak dan angkuh yang di miliki oleh Athena.
“Sudahlah, jaga dirimu baik-baik. Jaga kesehatanmu. Ingat, sekarang kau hanyalah manusia biasa bukan seorang dewi yang memiliki kekuatan magis.”
Athena hanya mengangguk saja mendengar apa yang di sampaikan Zeus.
“Baiklah, Ayah akan kembali kalau begitu” ucap Zeus.
“Eh, tunggu dulu ayah. Apa tidak ada cara lain lagi agar Arjuna kembali pada ku?” tanya Athena yang masih berharap masih ada cara untuk menggait Arjuna menjadi miliknya.
“Semuanya tergantung pada usahamu Athena. Kau sendiri yang menentukan. Karena sekarang kau memiliki satu jarak dengan Arjuna. Sambunglah jembatan jiwa yang sudah rusak itu jika memang kau ingin bersama dengannya” tutur Zeus pada Athena.
Seketika Athena terdiam dan mengepalkan tangannya.
“Kau pasti bisa, tidak mungkin kau ingin mundur bukan setelah perjuanganmu sudah sejauh ini?.”
.
__ADS_1
.
Continued💗😘