
Setelah meletakan Kanaya, Axel keluar kembali dan menuju ke ruang kerja nya.
Dia akan menelpon anak buah nya untuk menanyakan sesuatu.
"Kau sudah dengan berani terang-terangan, maka aku akan membuat kau menyesal" gumam Axel.
Tut.
Tut.
"Bagaimana?" tanya nya langsung setelah panggilan di angkat.
"....... "
"Bagus, bawa saja ke markas dan kalian perketat keamanan Istri ku di mansion" jelas Axel tegas.
".... "
Tut.
Axel menyimpan ponsel nya, dia lalu mengotak-ngatik laptop sebentar sebelum ia kembali lagi ke kamar.
Setelah di rasa cukup, ia kembali menemani Kanaya yang ternyata masih terlelap.
*
Tepat jam 10 malam Mommy dan Daddy sampai di kediaman Axel.
Axel menyambutnya dengan senyuman kecil dan pelukan hangat.
"Dimana Kanaya?" tanya Mommy dengan raut khawatir.
"Dia lagi tidur Mom, tadi kebangun dan makan malam. Besok saja ketemu nya ya" jelas Axel.
__ADS_1
Mommy mengangguk mengerti.
"Kalian istirahat saja dulu" ucap Axel kembali pada kedua orangtua nya.
Mommy dan Daddy lalu masuk ke dalam kamar yang memang di khususkan untuk keduanya.
Axel sendiri pun masuk kembali ke kamar nya, ia tak ingin Kanaya mencari keberadaannya.
🐰
Esok pagi nya, Kanaya sudah siap untuk pergi ke dapur.
Dia seolah lupa dengan kejadian kemarin, apalagi semua nya nampak tenang dan tak ada yang membahas nya sama sekali.
"Mau kemana sayang?" tanya Axel serak.
"Mau ke dapur, mau masak untuk sarapan kita sayang" jawab Kanaya.
Axel menggelengkan kepala dan melambaikan tangan agar Kanaya mendekat kembali padanya.
Dan,
Sudah di pastikan kalau pagi ini akan menjadi pagi yang gersang dan penuh dengan peluh.
*
Sedangkan di lantai bawah, Mommy sudah berkutat dengan alat masak ditemani oleh Bibi.
Mommy akan memasak nasi goreng seafood kesukaan Kanaya.
"Bi, udang nya tolong" ucap Mommy dengan tangan yang sibuk mengaduk nasi goreng.
"Ini Nyonya" balas nya.
__ADS_1
Mommy kembali mengaduk nasi goreng tersebut, hingga benar-benar matang dan rasanya sudah pas.
Hampir 1 jam Mommy berkutat di dapur, bukan hanya nasi goreng seafood saja namun ada beberapa juga makanan lainnya.
Dan tak berselang lama Daddy sudah datang, dan di belakang nya ada Axel dan Kanaya.
"Loh Mommy, Daddy, kapan kalian datang" pekik Kanaya dengan bahagia.
Kanaya langsung saja menghambur memeluk Daddy dan Mommy bergantian, bahkan Kanaya langsung saja bermanja pada Mommy.
Acara sarapan kali ini penuh dengan tawa, Mommy selalu saja menggoda Kanaya dan dengan renyah nya Daddy serta Axel yang pasti akan tertawa.
Setelah selesai sarapan, Mommy membawa Kanaya ke halaman belakang untuk memeriksa bunga yang sudah mereka tanam saat lalu.
Sebisa mungkin Mommy dan yang lainnya membuat Kanaya melupakan hal kemarin yang cukup mengguncang diri nya.
"Lihatlah Mom" ucap Kanaya dengan menunjukan tanaman bunga yang sudah sangat indah.
"Wow ini indah banget sayang, apalgi kalau sudah mekar" balas Mommy dengan bahagia.
Kanaya mengangguk setuju, lalu ia membawa Mommy ke arah tanaman sayuran yang kemarin lalu ia tanam bersama Bibi.
"Nah kalau disini khusus sayuran Mom, aku kemarin nanem itu sama Bibi" jelas Kanaya menunjukan tanamannya.
Mommy memeluk Kanaya dengan senyuman yang sangat indah, dia lalu berjalan-jalan kembali.
Hari itu juga Axel memutuskan bekerja di Rumah, dia tidak ingin hal buruk kembali pada Istri nya walaupun berada di dalam Rumah.
.
.
.
__ADS_1
.