Terpaksa Menikahi Pria Vegetatif

Terpaksa Menikahi Pria Vegetatif
bab 25


__ADS_3

"Kenapa? Apa tidak ada posisi yang cocok untukku?" tanya Clarisa balik.


Raiden bangkit dari bangkunya dan menghubungi bagian personalia untuk mengurus Clarisa. Hanya untuk posisi staff biasa saja, Raiden tidak perlu terlibat langsung dalam posisi perekrutan.


"Silakan kamu bawa berkas ini ke bagian personalia! Katakan kalau aku yang memintamu ke sana. Kalau kamu mau, kamu bisa bekerja di bagian Finance. Bagaimana?" tawar Raiden pada Clarisa.


Clarisa terdiam sejenak usai mendengar perkataan Raiden yang menawarkan posisi yang tidak ia harapkan. "F-finance? Aku mendapatkan pekerjaan di bagian finance?" tanya Clarisa agak keberatan dengan keputusan Raiden.


"Kenapa? Kamu merasa tidak cocok? Hanya itu posisi yang tersedia saat ini. Kalau kamu tidak puas dan ingin mencari posisi lain, kamu bisa mencari perusahaan lain," cetus Raiden mencoba mengusir Clarisa dengan halus.


Sebenarnya pria itu tak ingin mempedulikan permintaan Clarisa. Namun, karena merasa sungkan sebagai keluarga, akhirnya Raiden pun memberikan kesempatan pada Clarisa.


"Tidak! Tentu saja aku mau! Bagian finance, ya? Aku bisa mencobanya!" sahut Clarisa terpaksa menerima tawaran dari Raiden.


'Sial! Kenapa aku mendapatkan pekerjaan di bagian ini? Bagaimana aku bisa mendekati Raiden kalau begini?' batin Clarisa cukup kecewa dengan tawaran Raiden, tapi ia tetap menerimanya. Clarisa masih bisa memikirkan cara lain untuk mendekati Raiden. Hal terpenting sekarang, ia sudah mendapatkan kesempatan untuk melihat Raiden setiap harinya di tempat yang sama dengannya.

__ADS_1


"Aku harus pergi ke bagian personalia sekarang?" tanya Clarisa.


"Silakan pergi ke sana mengurus berkas! Kau bisa mulai bekerja setelah menandatangani kontrak kerja," terang Raiden.


Mau tak mau, Clarisa harus segera pamit undur diri dari ruangan Raiden. Selama mengurus berkas, pikiran wanita itu terus tertuju pada Raiden. Wanita itu nampak sibuk memikirkan cara agar Raiden bisa dekat dengannya.


"Raiden harus mengantarku pulang!" gumam Clarisa mulai membuat rencana baru.


Sore hari begitu jam kerja usai, Clarisa bergegas menuju ke ruangan Raiden untuk mencari kesempatan pulang bersama dengan pria itu. Clarisa yang sebenarnya sudah menyelesaikan urusan sejak tadi, sengaja berdiam diri di kantor Raiden hingga jam pulang tiba agar ia bisa pulang bersama dengan Raiden.


"Tuan Raiden!" panggil Clarisa begitu Raiden keluar dari ruangannya.


"Urusanku baru saja selesai," terang Clarisa mengada-ada. "Kamu mau pulang?"


Raiden terdiam sejenak. Pria itu mulai merasakan firasat tidak enak sejak Clarisa datang menemuinya tadi pagi.

__ADS_1


"Pekerjaanku sudah selesai," cetus Raiden.


"Bolehkah … aku menumpang di mobilmu?" tanya Clarisa begitu lancang meminta Raiden untuk mengantar dirinya pulang.


"Perutku sakit sejak tadi. Aku takut pingsan di taksi. Papaku sedang ada urusan, jadi tidak ada orang yang bisa menjemputku," ujar Clarisa membuat-buat alasan.


Raiden diam mematung di depan Clarisa. Ingin sekali pria itu melenyapkan Clarisa yang sejak tadi berkeliaran di sekitarnya. "Mengantar pulang?"


"Kamu mau, kan? Aku tidak kenal siapa pun di sini. Mana mungkin aku meminta orang asing untuk mengantarku pulang," cetus Clarisa dengan wajah memelas.


Dengan amat sangat terpaksa, akhirnya Raiden pun menurut dan mengantar gadis itu pulang. Saat berjalan menuju tempat parkir, Clarisa pun pura-pura terhuyung dan sengaja menubruk Raiden agar ia bisa memeluk pria tampan itu.


"Kau baik-baik saja?" tanya Raiden pada Clarisa yang sengaja menjatuhkan diri ke pelukannya. Gadis itu bahkan sengaja menempelkan bibirnya ke kemeja Raiden hingga terbentuklah cap bibir dari lipstik merah menggoda yang dioleskan ke bibir Clarisa.


Tak hanya itu, parfum dengan wangi menyengat pun ikut tertempel ke pakaian Raiden karena pelukan Clarisa. Benar-benar kombinasi yang sempurna untuk membuat Abigail salah paham pada Raiden karena cap bibir dan parfum wanita yang menempel di pakaian Raiden. Wanita mana pun pasti akan menduga suaminya berselingkuh, jika mereka melihat cap bibir dengan lipstik merah di pakaian sang suami dan mencium aroma parfum lain dari pakaian sang suami.

__ADS_1


'Nikmatilah ini, Abigail! Aku tidak akan membiarkanmu hidup bahagia dengan suami sempurna seperti Raiden!' batin Clarisa.


*****


__ADS_2