THE HERO OF DESTRUCTION

THE HERO OF DESTRUCTION
Kenangan Masa Lalu Yang Terlihat Layaknya Cerita


__ADS_3

Dariella pun menanyakan balik Jinx.


"Kenapa kau kesini anak baru. "tanya Dariella


"Tidak, aku sama sekali tak memiliki maksud untuk kesini. aku kesini hanya ingin duduk sendirian, dan juga aku tidak bisa tidur. aku hanya kebetulan saja bertemu dengan mu di sini, sendirian. Kau masih beruntung. "kata Jinx


"Beruntung apanya. "kata Dariella


"Kau seperti seseorang yang memiliki tujuan untuk terus hidup. dan sementara aku tidak memilikinya. aku sudah tahu semua masa lalu mu, yang penuh dengan penindasan. kau orang yang kuat. "kata Jinx


Dariella yang mendengar itu merasa terkejut. bagaimana Jinx bisa tetang masa lalunya itu.


"Bagaimana kau bisa tahu masa lalu ku itu?. "tanya Dariella sambil merasa heran


Jinx pun menjawabnya dengan berkata.


"Aku pernah melihat masa lalu dengan jelas, itu seperti sebuah mimpi yang sangat nyata, berada di depan mataku. "jawab Jinx


Setelah itu Dariella pun menanyakan balik kenapa Jinx sama sekali tak memiliki kekuatan apa pun di dalam tubuhnya, dalam dirinya.


"Kenapa kau tak miliki kekuatan apa pun di dalam tubuhmu, dalam dirimu?. dan aku merasakan kau mampunyai sesuatu yang sangat mengerikan di dalam dirimu itu. "tanya Dariella


Jinx pun berkata bahwa dirinya tidak memiliki kekuatan apa pun karena suatu hal yang sulit di jelaskan, lebih tepatnya ia menekan hal yang seperti itu di dalam dirinya.


"Aku tak ingin, mengatakannya. itu adalah hal yang sangat sulit untuk digambarkan oleh kata-kata. aku persingkat, lebih tepatnya aku menekan semuanya yang berada di dalam diriku ini. "kata Jinx


Dariella terkejut dengan apa yang di katakan oleh Jinx bahwa dirinya mampu menekan kekuatan yang terasa besar itu. dan dia pun tidak percaya, bahwa Jinx tidak memiliki kekuatan.


Dariella pun bertanya-tanya dalam hatinya kenapa orang Seperti Jinx yang tidak memiliki kekuatan apa pun bisa masuk kedalam organisasi GAS dan apalagi Jinx masuk dalam kategori atau posisi All dan Netral, Atau mungkin Jinx mempunyai kekuatan fisik yang kuat tapi tubuh Jinx tidak ciri-ciri seperti orang yang memiliki kekuatan fisik yang kuat.


Dariella pun meminta sesuatu pada Jinx.


"Aku punya permintaan padamu. "kata Dariella


"Apa itu?. "tanya Jinx


"Ya itu, aku penasaran dengan kekuatanmu itu. kekuatanmu terasa sangat kuat. walau pun aku tahu kau menekannya sangat dalam. aku ingin kau memperlihatkan kekuatan mu itu. "jawab Dariella


Jinx pun mengiyankan permintaan Dariella tapi.


"Baiklah, aku sama sekali tak keberatan sedikit pun. tapi kau harus apa yang akan terjadi nanti. kau harus menahan tekanan yang akan, kau terima setelah aku mengeluarkan kekuatanku itu. "kata Jinx dengan wajah serius


Jinx berfokus mengalirkan kekuatannya keseluruh bagian tubuhnya, angin mulai bersembuh kencang dan kemudian seketika berhenti.


Terlihat ketakutannya mulai keluar dan membentuk aura yang semakin lama semakin besar, dan juga menyebar kemana-mana.


Dariella yang melihat terkejut bahwa kekuatan Jinx miliki bisa sampai membentuk aura yang sangat besar.


Jinx pun mengatakan sesuatu pada Dariella.


"Aku tak bisa lama-lama melakukan ini, kekuatan ini sangat kuat. saat ini aku masih belum bisa mengendalikannya. "kata Jinx


Kekuatan itu mulai membentuk sesuatu seperti sosok humanoid yang sangat besar memiliki mata berwarna merah menyala dan gigi besar yang tajam. sodok humanoid itu disebut sebagai perwujudan dari kehancuran Destruction The Absolute.

__ADS_1


Jinx pun mengatakan sesuatu lagi pada Dariella.


"Berusahalah untuk tak takut pada kekuatan ku, atau kau akan terkena efek ilusi yang sangat kuat. "kata Jinx


Dariella pun berusaha melakukan apa yang Jinx katakan, namun Dariella tidak dapat melakukan hal itu karena di dalam hatinya dari awal sudah memiliki ketakutan.


Kakinya mulai bergetar dan lalu bertekuklutut sambil ketakutan.


Sosok humanoid itu pun tertawa dan mendekatinya lalu mengcekik lehernya sambil mengangkatnya keats.


Dariella pun mulai merasa sesak di dadanya dan mulai kehilangan kesadarannya.


Jinx yang melihat itu pun merasa panik dan Jinx pun menekan kembali kekuatannya.


Dariella pun terkapar lemas sambil bergemetaran di tanah.


Jinx pun menanyakan apakah Dariella baik-baik saja.


"Apakah kau baik-baik saja?. ah.. sudah kuduga seharusnya aku tak memperlihatkan kekuatan pada seseorang, yang memiliki jiwa yang lemah. "tanya Jinx


Jinx pun mengendong Dariella membawanya ketempat perkemahan.


"Dia sangat merepotkan dan juga berat. lagi pula ini salah siapa dia sendiri yang memintanya kan. sudahlah semoga dia baik-baik saja. "batin Jinx


Jinx pun menaruh Dariella ke tempat tidurnya dan setelah itu Jinx pun keluar lagi untuk duduk sendirian.


Jinx berkata pada dirinya sendiri bhawa dia lebih bahagia saat melihat orang lain bahagia dari pada dirinya yang merasa bahagia.


Jinx melihat-lihat sekitarnya tapi dia tidak melihat siapa pun.


Pada saat bulan yang tertipu oleh awan sudah tidak tertipu lagi, Jinx melihat seseorang yang berada di atas pohon di depannya dan memakai jubah hitam berlambang bulan berwarna hitam.


Jinx yang melihat itu pun langsung menyerang dengan mengunakan teknik rantai bilah pedang ke pohon itu.


Orang itu pun menghindar dari rantai milik Jinx dan orang itu juga sedang berusaha kabur.


Jinx mengunakan tenik ranati bilah pedang pada orang itu lagi sekali.


Orang itu pun menangis rantai Jinx dengan pedang dan orang itu juga melemparkan pedangnya pada Jinx.


Jinx pun menghindar tapi lengan kanannya terluka.


Saat Jinx ingin mengejar orang itu, dia merasakan sakit di lengan kanannya.


Jinx mennyadari bahwa ini adalah racun dan racun ini berasal dari pedang yang di lempar oleh orang itu kepadanya tadi.


Tapi Jinx tidak khawatir karena racun tidak akan berpengaruh/mempan padanya sama sekali, hanya akan membuatnya tidur dan tidurlah yang membuatnya takut karena dia pasti akan bermimpi buruk lagi.


"Aku benci tidur, tidak, jangan tidur. "batin Jinx


Jinx pun tertidur.


Jinx pun terbangun di pagi hari kali ini dia merasa tubuh lebih enak karena racun ditubuhnya sudah hilang dan juga kali ini pada saat tertidur dia tidak mengalami mimpi buruk apa pun hanya tidur dengan tenang.

__ADS_1


Jinx pun di oleh Dariella suruh untuk bangun dari tidurnya dan cepat-cepat berkemas barang-barang masing karena mereka akan meninggalkan pulau itu dan pergi ketempat markas besar, untuk melaporkan bahwa misi mereka sudah selesai dan pulau itu sudah di bersihkan dari para monster.


Jinx dan semuanya pun pergi dari pulau itu dengan mengunakan perahu.


Dan semua anggota demoniac lulus seleksi untuk bisa berkerja di luar misi mereka dan mendapatkan imbalan, sementara Jinx dan Saka tidak mendapatkan imbalan maupun lulus seleksi untuk dapat berkerja di luar misi mereka.


Yang artinya Jinx dan saka masih dianggap sebagai pahlawan baru dan tidak bertanggung jawab/tidak kopeten dalam menjalankan sebuah misi biasa apalagi misi berat.


Jinx teringat kejadian saat tadi malam tetang seseorang yang mengunakan jubah hitam berlambang bulan berwana hitam.


Jinx juga mengingat tetang lambang itu.


"Itu tidak mungkin benar Black Moon, mereka para penganut ajaran sesat itu, dan bukankah mereka semua seharusnya ikut mati bersama, pada saat aku meruntuhkan kerjaan hybrid, aku akan balaskan dendam pada mereka, kerena mereka semua sudah menyebabkan Melissa tiada. "batin Jinx


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jinx dan semuanya pun telah sampai di markas besar.


Karena Jinx dan Saka tidak menyelesaikan misi mereka, mereka di suruh untuk menungu di laut markas.


Jinx melihat banyak patung para pahlawan yang hebat-hebat, semua patung tersebut adalah penghormatan bagi pahlawan legenda, mereka semua di sebut para The Guardian.


Jinx meninggalkan Saka untuk melihat-lihat patung pahlawan itu.


Jinx membaca semua tetang pahlawan itu yang ada di bawah patung tersebut. seperti tetang kapan mereka mati dan tetang yang lainnya.


Jinx melihat seorang nenek yang datang ke salah satu patung pahlawan dan memberikan satu batang bunga pada patung tersebut.


Patung itu milik pahlawan yang telah mati, yang bernama Leson.


Jinx pun menghampiri nenek tersebut dan bertanya apa yang sedang dia lakukan di sini.


Nenek itu menjawab Jinx dengan berkata bahwa dirinya tidak melakukan apa-apa dirinya hanya merindukan anak dan di ingin mengunjungi anak.


Jinx pun menyadari bahwa nenek itu adalah ibu dari pahlawan yang memiliki patung ini, yang bernama Leson.


Jinx juga mengkatan pada nenek itu bahwa anak adalah pahlawan yang sang hebat, anak mu itu sudah membantu banyak orang.


Nenek itu tersenyum dan dia menjawab Jinx anaknya memanglah seorang pahlawan yang hebat.


Nenek itu pun pelit pergi dari sana pada Jinx.


Setelah nenek itu pergi Jinx melihat-melihat patung milik pahlawan yang bernama Leson itu.


Jinx pun melihat patung pahlawan itu mengunakan jubah garis-garis.


Jinx mengingat cerita masa lalu Dariella yaitu tetang pahlawan yang menolongnya ciri-cirinya pahlawan yang di ceritakan oleh Dariella persis seperti patung pahlawan yang di depannya itu.


Jinx pun ingin Dariella tetang ini, bahwa pahlawan yang selama ini dia cari telah lama mati.


"Aku tahu sekarang alasan Dariella sebenarnya menjadi pahlawan bukan untuk berterima kasih, melainkan hal lain. aku akan mencari tahu tetang ini, dia menyembunyikan sesuatu. "batin Jinx


(Terima kasih telah membaca dan silahkan berkomentar).

__ADS_1


__ADS_2