
Tiba-tiba Jinx keluar dari tempat yang di lihat oleh Siska barusan.
Dan Jinx melapor kearah Siska.
Jinx pun berencana untuk membalas perbuatan Siska tadi.
Siska yang melihat itu pun terkejut.
Jinx langsung memeluk pinggul Siska dan langsung melompat kembali ke laut.
Jinx membawa Siska kedalam lautan dengan meluncur cepat kebawah.
Setelah itu Jinx pun langsung meluncur keatas kembali dengan cepat.
Siska yang dibawa oleh Jinx pun pingsan.
Jinx pun melompat sangat tinggi kembali keatas.
Jinx pun melepaskan pelukannya dari Siska.
Siska terbaring lemas sambil merasa lemas.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sementara itu di tempat para penyembah ajaran yaitu sebuah sekte sesat yang bernama Black Moon berada.
Terlihat ketua dari sekte ini berkata sesuatu pada seseorang. orang ini adalah seorang pembunuh bayaran.
Ketua itu bernama Norman.
"Aku memanggil mu kemari, karena diriku ingin menyewa mu, dan aku akan menyuruhmu untuk membunuh seseorang. lagi pula itu tugas mu kan Alice. aku ingin kau membunuh orang yang bernama Jinx. "kata Norman
Norman pun memberikan foto wajah Jinx dan segala tetang Jinx dan semua informasinya juga.
Pembunuh bayaran itu pun tersenyum lebar.
Dan berkata sesuatu dalam hatinya dengan senang.
"Akhirnya aku menemukanmu juga ya, kita pasti akan bertemu kembali karena ini adalah sebuah takdir. "
Pembunuh bayaran itu pun menerima dan setuju dan tugas itu.
Pembunuh bayaran itu berjalan kebelakang dengan wajah tersenyum dan menghilang di kegelapan.
Norman pun berkata sesuatu.
"Semoga berhasil. "
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jinx dan Siska pun pulang kerumah masing-masing setelah tadi mereka bersenang-senang bersama.
Jinx di antar oleh salah satu pengawalnya Siska.
Tapi Jinx meminta dirinya untuk di turunkan di depan gang saja.
__ADS_1
Jinx pun turun dari mobil.
Saat Jinx sedang berjalan sendirian dirinya kali ini merasa kesepian.
Dan dia pun bertanya semenjak kapan dirinya memedulikan hal seperti ini dan lagi pula dia sudah sendirian dari dulu.
Dia pun berpikir bahwa mungkin semenjak dirinya dikelilingi oleh banyak orang.
Jinx seperti mendengar ada seseorang yang memanggilnya dari belakang. seperti saat dia berada di arena waktu itu.
"Akhirnya kita bertemu lagi. "
Jinx pun menoleh kearah belakangnya. tapi tidak ada siapa di sana.
Jinx pun berpikir mungkin ada seseorang yang sedang menjahilinya.
Jinx menoleh kembali kearah depannya.
Jinx terkejut ada seseorang yang sedang duduk di tempat duduk yang berada di pinggir jalan dan orang itu juga sedang menatap Jinx dengan wajah tersenyum.
Orang itu memakai jubah berwarna merah dan terlihat mempunyai rambut panjang yang berwarna putih.
Jinx pun menghirawkan orang itu.
Dan berjalan lurus dan tidak melihat kearah orang itu.
Orang itu pun berdiri dan menghadang Jinx.
Jinx melewati jalan lain.
Jinx pun pergi kejalan yang lainnya lagi.
Tapi Jinx melihat orang yang sebelumnya menghadangnya kembali.
Jinx pun mulai merasa kesal.
Jinx pun pergi kejalan yang lainnya lagi.
Tapi di jalan ini orang itu masih menghadangnya.
Jinx berpikir bahwa mungkin dirinya sedang di begal oleh seseorang yang memiliki wajah dan penampilan yang sama. karena tidak mungkin ada orang yang bisa berpindah dengan secepat ini apalagi tahap mengeluarkan suara kaki sedikit pun.
Jinx pun menghampiri orang itu dan bertanya.
"Kenapa kau sedari tadi mengikuti ku?. "tanya Jinx
orang itu pun langsung menjawab pertanyaan dari Jinx.
"Aku, sedari tadi tidak mengikuti mu sama sekali kok. "jawab orang itu
Jinx merasa heran dengan jawaban orang itu.
Jinx pun tidak memikirkan jawaban orang itu sambil terus maju melesat orang itu.
Jinx terus berjalan.
__ADS_1
Namun Jinx jalan itu seperti tidak memiliki ujung sama sekali dan dirinya seperti hanya berputar-putar saja. karena Jinx melihat orang yang sebelumnya menghadangnya, sedang berada dihadapannya sekarang.
Meletakan tangannya ketanah.
Tapi Jinx pun tidak merasakan apa pun di tanah, tanah itu terasa seperti kosong. karena seharusnya pasti ada aura kehidupan di tanah yaitu seperti aura dari hewan-hewan kecil.
Orang itu pun berkata sesuatu pada Jinx.
"Kau hanya buang-buang tenaga saja, semua yang kau lakukan itu percuma saja. "kata orang itu
"Aku tak mengerti perkataan mu itu. "kata Jinx
"Ya.. tentu saja kau tidak akan mengerti apa yang ku katakan. "kata orang itu
"Aku tambah tak mengerti apa yang kau katakan. aku telah menyadari sekarang, sepertinya aku telah terkena jebakan darimu, saat diriku mengambil jalan lain yang pertama, karena kau sengaja menghadang ku, agar aku lewat jalan yang telah dipasang oleh jebakan. atau lebih tepatnya, aku sekarang dikurung di dalam kurungan dimensi tanpa ujung. "kata Jinx
"Ya aku benar, kau memang orang yang cepat menyadari sesuatu, kan Jinx, atau aku akan memanggilmu A-0. "kata orang itu sambil membuka jubahnya yang menutupi wajahnya agar tak terlihat
Jinx yang mendengar dan melihat wajah orang itu pun lantas terkejut.
Orang itu ternyata adalah orang yang disuruh oleh ketua sekte sesat yaitu Black Moon. orang itu bernama Alice.
Jinx pun bertanya pada orang itu.
"Siapa kau?,kau tidak mungkin Alice, karena orang itu sudah mati. "tanya Jinx
"Oh.. ternyata kau masih mengingat ku ya Jinx. "kata Alice
Kita pun di perlihatkan tetang masa lalu Jinx saat bertemu dengan Alice.
Alice adalah seorang budak sepertinya.
Alice juga adalah budak satu kargo dengan Jinx. yaitu di kargo milik Wisov.
Jinx selalu terlihat diam saja tidak melakukan apa-apa.
Alice yang melihat itu pun merasa kasihan terhadap Jinx dia mulai mendekati Jinx. karena ingin menjadikan Jinx sebagai temannya.
Namun Jinx terus menjauh saat ingin di dekati oleh Alice.
Hal itu pun membuat usaha Alice untuk menjadi Jinx sebagai temannya akan sulit tercapai.
Saat pada malam harinya Jinx seperti biasa dirinya tidak bisa tidur.
Jinx memilih untuk duduk di belakang kargo.
Alice yang tak sengaja melihat Jinx bangun dan pergi kebelakang kargo karena penasaran dia pun mengikuti Jinx.
Saat sampai di tempat Jinx berada yaitu di belakang kargo Alice melihat Jinx hanya duduk dengan wajah datarnya seperti biasa.
Alice pun duduk di samping Jinx dan menanyakan kenapa dirinya pergi keluar malam-malam, seharusnya tetap di dalam karena diluar itu sangat dingin.
"Jinx kenapa kau pergi keluar malam-malam begini?, diluar kan sangat dingin sekali. lebih kita tetap di dalam saja itu lebih hangat. "tanya Alice
Jinx tidak menjawab pertanyaan dari Alice dia terlihat hanya diam saja.
__ADS_1
(Terima kasih telah membaca dan silahkan berkomentar).