
Jinx pun berlari sekuat tenaganya untuk menjauh dari monster itu.
Karena Jinx merasakan ancaman yang besar terhadap monster tersebut.
Monster itu mengejar Jinx.
Monster itu berbicara pada Jinx untuk tidak kabur karena dia ingin menanyakan sesuatu padanya.
Namun Jinx tidak memedulikan hal itu dan Jinx berbicara di dalam hatinya.
"Ada monster yang bisa berbicara. ini sangat tidak masuk akal, tapi aku juga tidak memperdulikannya. "batin Jinx
Jinx menghentikan larinya dan berbalik arah menuju monster tersebut dengan berlari.
Jinx pun ingin mencoba kekuatannya yaitu kehancuran yang selama ini dia tahu ada di dalam dirinya namun dia tidak dapat menggunakannya karena tidak tahu bagaimana cara menggunakan kekuatannya.
Jinx berusaha fokus terhadap aliran energi kekuatan yang berada di dalam tubuhnya.
Monster itu pun semakin dekat dengan Jinx.
Begitu juga dengan Jinx yang semakin mendekat ke arah monster tersebut.
Monster itu sudah berada di depannya.
Jinx pun melompat ke arah monster itu dan mengepalkan tangannya sambil memusatkan aliran energi kekuatannya ke lengan kanannya untuk menyerang dengan sekuat tenaganya.
Jinx pun menghantam kepala baja monster itu dengan keras.
Jinx dan monster saling menghantam.
Tiba-tiba Jinx merasakan sesuatu yang berbeda di tubuhnya.
Tubuhnya seketika seperti terisi oleh banyak hal dan itu terasa sangat berat.
Hal ini disebabkan karena tubuh Jinx belum terbiasa dengan kekuatannya yaitu kehancuran.
Jinx terkena efek dari kekuatan sendiri.
Aliran energi kekuatannya tiba-tiba menjadi berantakan dan mulai berbalik menyerang Jinx.
Sekujur tubuh Jinx terasa kaku.
Tubuh Jinx mulai remuk dan hancur.
Jinx pun tidak dapat menahan hantaman dari monster itu lagi.
Monster itu pun membuka mulutnya yang sangat lebar. karena Jinx sudah tidak menahannya lagi.
Sementara pada saat itu Jinx tidak bisa melakukan apa pun.
Jinx pun masih berusaha untuk terus bangkit dengan menahan mulut monster itu menggabungkan tangannya.
__ADS_1
tangannya tidak kuat menahan mulut monster itu dan lengannya mengalami patah tulang.
Jinx pun melepaskan kedua tangannya.
Monster itu langsung menghantam Jinx dengan sangat keras dan setelah itu Jinx pun ditelan bulat-bulat oleh monster itu.
Setelah monster itu menelan Jinx, monster itu pun menggali lubang kedalam pasir dan masuk kedalamnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jinx terbangun sambil terikat di sebuah tempat yang tanahnya berwarna merah hati agak kusam.
Jinx tidak bisa melakukan apa pun karena tubuhnya beru saja mengalami luka yang cukup parah.
Ada seseorang yang menghampirinya.
Orang itu tidak terlihat jelas wajahnya karena dia berada di tempat yang gelap.
Dengan tubuh yang lemas Jinx pun menanyakan siapa dia.
"Siapa kau?. "kata Jinx
Orang itu pun dengan senang hati menjawabnya.
"Aku adalah menjaga wilayah timur. Zalbaoth, atau lebih dikenal sebagai Zala. "balas Zalbaoth
Orang itu mengatakan bahwa Jinx adalah satu-satunya orang yang pernah selamat dari anak buahnya dan entah bagaimana caranya, lukanya yang separah itu bisa sembuh dengan cepat tanpa ada hal sesuatu yang dapat menyebabkannya.
"Kau adalah orang yang paling pertama, pernah selamat dari anak buahku. siapa sebenarnya kau ini kenapa luka separah itu bisa sembuh dengan seketika saja. "kata Zalbaoth
"Aku sama sekali, tidak tahu apa-apa tetang hal itu. "balas Jinx
Setelah itu terdengar bunyi sebuah pedang yang di cabut.
*Sing... *bunyi pedang yang dikeluarkan dari sarungnya
Tiba-tiba banyak pedang yang muncul dan mengarah pada Jinx.
Semua pedang itu pun melayang di hadapannya.
Zalbaoth pun menanyakan tetang siapa sebenarnya Jinx ini karena saat dia terus memandangi Jinx dirinya merasa takut akan kematian.
"Siapa kau sebenarnya?, dan kenapa saat aku memandangi mu terus menerus, aku mulai merasa takut terhadap kematian?. aku ini kan abadi. "kata Zalbaoth
Jinx yang mendengar pertanyaan itu dari Zalbaoth pun menjawabnya.
"Di dunia ini tidak ada yang namanya sebuah keabadian. kau hanya diberi umur yang panjang oleh tuhan saja. karena di dunia ini, semua mahluk akan merasakan yang namanya kematian, kecuali tuhan itu sendiri. "balas Jinx
Semua pedang itu pun seketika lenyap dengan perlahan seperti debu.
Zalbaoth pun mulai keluar dari tempat yang gelap itu untuk menunjukkan wujud pada Jinx.
__ADS_1
Zalbaoth perlahan mendekati Jinx.
Wujud Zalbaoth adalah seperti sosok humanoid yang berbentuk wanita muda berkulit putih pucat dan rambut berwarna kuning ke emas-emasan.
Dia juga memiliki sebuah ekor berbentuk seperti kadal dan sebuah telinga seperti hewan di atas kepalanya.
Jinx pun bertanya pada Zalbaoth mengapa dirinya di tahan di sini.
"Kenapa aku ditahan di sini?. "tanya Jinx
Zalbaoth pun menjawab pertanyaan dari Jinx itu.
"Alasan mengapa kau ditahan itu karena, kau dianggap oleh salah satu anak buah ku, adalah ancaman yang besar, bagi seluruh mahluk yang di dunia ini. "jawab Zalbaoth
Karena Jinx tidak melawan saat di tanyakan banyak hal dirinya.
Jinx pun di bebaskan dari ikatan yang mengikat seluruh badannya.
Dan Zalbaoth pun berterima kasih pada Jinx karena sudah menjawab setiap pertanyaan darinya dan Jinx pun di perbolehkan pergi dari sini.
Sebelum pergi Jinx pun menanyakan sesuatu tetang apakah lubang besar yang dibuat oleh anak buahnya itu adalah pusat dari gurun pasir ini.
"Aku ingin menanyakan sesuatu padamu. "kata Jinx
"Apa itu. "balas Zalbaoth
"Apakah lubang yang di buat oleh anak buah mu itu adalah pusat dari gurun pasir ini?. "tanya Jinx
"Tentu saja bukan. "jawab Zalbaoth
"Kalau bukan lubang itu yang menjadi pusat dari gurun ini, berarti di mana lokasi tempat pusat itu berada. "batin Jinx
Zalbsoth pun berpikir untuk membantu Jinx untuk menemukan pusat dari gurun pasir ini.
"Manusia kau sepertinya tersesat ya. "kata Zalbaoth
"Ya benar. "balas Jinx
"Aku bisa membantumu untuk menemukan pusat dari gurun ini. "kata Zalbaoth
Jinx langsung menerima bantuan tersebut.
Tapi Zalbaoth pun memberikan sebuah syarat pada Jinx jika ia ingin di bantu olehnya.
"Jika kau ingin kubantu untuk menemukan pusat dari gurun ini, maka kau harus menerima sebuah syarat dariku ini. "kata Zalbaoth
"Katakanlah, apa pun itu aku terima. "balas Jinx
"Baiklah, kalian para manusia memang sering membuat keputusan tanpa berpikir ya. kalau begitu syarat dariku adalah, setelah kau telah menyelesaikan tujuanmu datang kesini, kau harus datang kembali kelubang yang temukan tadi, dan masuk kedalamnya untuk bertemu denganku. "kata Zalbaoth
Jinx pun setuju dengan persyaratan itu.
__ADS_1
Jinx pun di antar oleh Zalbaoth dengan menggunakan anak buahnya yaitu monster yang tadi di lawan oleh Jinx untuk menuju pusat gurun pasir.
(Terima kasih telah membaca dan silahkan berkomentar).