THE HERO OF DESTRUCTION

THE HERO OF DESTRUCTION
Kemenangan


__ADS_3

Setelah Rosa bercerita pada Jinx dan memberi salam terakhir pada Victor.


Dia pun pergi dari dan berterimakasih pada Jinx karena Jinx telah membunuh Victor.


"Aku sangat berterima kasih padamu, karena telah membunuh Victor. dia selama ini terlahir sangat tersiksa, diriku malah membuatnya terus hidup dengan penuh derita. jadi sekali lagi ku ucapkan terima kasih. sebagai tanda terima kasih ku, kau boleh meminta bantuan padaku kapan saja, aku pasti akan langsung datang. "kata Rosa


Rosa pun pergi seperti tertelan oleh bayangan yang tiba-tiba menyelimutinya.


itu adalah kekuatan sihir bayangan tingkat menengah yang bernama Balck Shadow.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dua bulan telah berlalu.


Kelompok demoniac menjadi juara ke tiga dalam pertarungan antar pahlawan.


Semua orang yang saat itu melihat dan tahu bahwa Jinx adalah sang pahlawan kehancuran mereka seperti tidak mengingat saat kejadian itu berlangsung yang mereka ingat adalah saat Victor menyerang mereka semua dan ada seseorang yang mengalahkannya hingga terbelah menjadi dua bagian.


Dari acara Pertarungan antar pahlawan Jinx mendapatkan imbalan yang cukup banyak untuk biaya hidupnya selama dua tahun kedepan.


Jinx pun pergi ke dapur untuk membuat sebuah kopi yang sering ia minum.


Saat sudah sampai di dapur Jinx melihat Siska sedang mencoba masuk melewati jendela sambil membawa makan yang berada di dalam kantong plastik dia membawa makan itu dengan menggigit pegangan kantong plastik tersebut.


Jinx pun lantas bertanya pada Siska apa yang sedang dia lakukan.


"Apa yang sedang lakukan?. "tanya Jinx


"Aku berkunjung kerumah mu. "jawab Siska


"Ya kalau memang begitu, tapi mengapa kau masuk lewat jendela dapurku, seperti seseorang yang ingin mencuri. "kata Jinx


"Soal itu, karena jika aku lewat pintu rumah mu, pasti kau akan langsung membantingkan pintu kedepan wajah ku dengan keras. itu cukup sakit. "kata Siska


"Maaf. "kata Jinx


"Kenapa kau minta maafnya sekarang, bukannya saat melakukan hal itu padaku. "kata Siska sambil merasa kesal


Jinx menuyruh Siska untuk duduk dan Jinx pun langsung bertanya pada Siska apa tujuannya kali ini berkunjung kerumahnya sekarang.

__ADS_1


Siska pun menjawab kali ini dia tidak ada tujuan dirinya berkunjung kerumahnya hanya untuk menemui Jinx dan mengobrol dengannya berduaan saja.


"Duduklah di sana, jika kau terus berdiri saja di sana kakimu akan pegal nanti. "kata Jinx


"Kau sangat perhatian sekali kepada ku Jinx. "kata Siska


"Tidak, aku sama sekali tidak perhatian padamu. aku hanya memberitahu bahwa tidak bagus berdiri terlalu lama saja. "kata Jinx


"Kenapa kau tidak perhatian padaku Jinx, aku ini adalah seorang wanita yang cantik, kenapa kau tidak perhatian pada orang sepertiku. seharusnya kau bersyukur, karena jarang seseorang bisa bersama, apalagi berduaan dengan wanita cantik sepertiku ini. "kata Siska


"Aku tak peduli. "jawab Jinx


Siska yang mendengar itu seketika terdiam menjadi batu dan berkata sesuatu di dalam hatinya.


"Aku lupa dia adalah orang yang sangat dingin. dia orang sama sekali tak peduli dengan hal seperti ini. "batin Siska


"Kali ini apa tujuanmu, menemuiku?. jawablah. "tanya Jinx sambil menatap tajam pada Siska


"Ya baiklah aku akan menjawabnya, tapi asalkan kau berhenti menatapku dengan tajam. itu membuatku sedikit merasa tidak nyaman. "jawab Siska sambil merasa sedikit takut


"Baiklah. "kata Jinx


"Kali ini, aku datang kesini hanya ingin menemuimu dan berduaan denganmu saja. ya lebih tepatnya, aku tak memiliki tujuan sama sekali. Hehe. "jawab Siska sambil merasa malu-malu


"Kenapa dia datang kemari, hanya ingin berduaan saja denganku. dan mengapa wajah terlihat malu-malu, dan memerah. "batin Jinx sambil merasa heran


Jinx pun mengatakan sesuatu pada Siska.


"Siska. "kata Jinx


"Ah... Jinx, dia akhirnya memangilku dengan menggunakan namaku. "batin Siska


Yang sebenarnya terjadi bahwa Jinx sudah sering memanggilnya dengan menggunakan namanya, yaitu saat Jinx di jalan dan tak sengaja melihat Siska bersama banyak pengawalnya. pada saat melihat Siska Jinx sering menyapanya dari jauh namun Siska tidak mendengar sapaan dari Jinx.


Jinx pun ingin menyampaikan/mengusulkan sesuatu pada Siska.


"Kalau memang tidak punya tujuan apa pun, kali ini aku yang akan mengajakmu. tapi tetap aku bayar ya. "kata Jinx


"Wah... ya aku yang akan tetap bayar. eh, kenapa aku yang bayar. "jawab Siska dengan kesal

__ADS_1


"Karena diriku tidak ingin menggunakan unganku untuk hal yang begituan. "jawab Jinx


"Ya, ya, baiklah aku yang akan membayar. "kata Siska


Jinx pun memberitahu kali ini mereka akan pergi ke wahana rumah hantu. karena Jinx ingin mencoba seberapa menakutkannya wahan itu.


Siska pun menolak untuk ke wahana rumah hantu. karena dia sangat takut terhadap hantu.


Siska pun akhirnya yang memilih tujuan mereka.


"Terpaksa aku yang akan memilih kali ini. kita akan pergi pantai yang bagus, dan aku akan menyewa pantai tersebut. "kata Siska


"Terserah kemana saja. "kata Jinx


"kalau begitu, kita berarti akan pergi ke pantai berdua!. "kata Siska


"Tunggu, kenapa aku ingin bepergian lagi, bukankah aku hanya ingin berdiam di rumah sendirian saja. tapi entah mengapa aku ingin pergi bersamanya. saat melihatnya berada disini bersamaku, itu membuatku merasa sedikit bahagia. "batin Jinx


Siska dan Jinx pun pergi ke pantai berdua.


Sebelum Siska pergi bersama Jinx. Siska menyuruh semua pengawalnya untuk pulang dan menyuruh pelayannya untuk merawat dan menjaga rumah Jinx.


Salah satu pengawalnya Siska pun datang ke Jinx dan dia ingin menyampaikan sesuatu pada Jinx.


Pengawal itu bernama Nami dia adalah ketua/kepala dari para pengawalnya Siska dan dia adalah paling tertua di antara yang lainnya.


Nami adalah orang yang paling di percaya oleh ayahnya Siska untuk menjaganya dengan baik. karena Nami adalah pengawal Siska yang pertama dia telah menjaga Siska sedari kecil.


"Anak muda, kau harus menjaga baik-baik nona Siska. atau kau akan menerima akibatnya nanti. "kata Nami


"Aku tak peduli. "kata Jinx


"Anak muda ini, dia sangat tidak takut terhadap ancaman seperti ini, dia adalah orang yang pertama berani bicara seperti itu padaku. dan juga sifatnya sangat dingin terhadap siapa pun, mengapa nona Siska menyukainya. "batin Nami


"Anak muda, kau adalah orang yang paling berani bilang seperti itu padaku. kau sepertinya adalah orang yang kenal rasa takut sedikit pun. kalau begitu aku pergi dulu. "kata Nami


"Ya. "jawab Jinx


Siska dan Jinx pun pergi menuju pantai menggunakan mobil pribadi milik Siska yang cukup luas.

__ADS_1


Jinx pun menanyakan sesuatu tetang pak tua yang tadi menghampirinya. yaitu sang kepala pengawal Nami.


(Terima kasih telah membaca dan silahkan berkomentar).


__ADS_2