THE HERO OF DESTRUCTION

THE HERO OF DESTRUCTION
Siapa Dia? Apakah Dia Ingin Berteman Denganku


__ADS_3

Tapi tidak lama kemudian Jinx pun membuka mulutnya dan mengatakan sesuatu.


"Aku keluar karena bosan, tidak satu pun orang yang peduliku, di mana pun itu. "jawab Jinx dengan nada lemas dan agak samar-samar


Alice pun mengetahui apa yang paling Jinx inginkan olehnya adalah kesenangan dan kebahagiaan.


Alice pun mengatakan dia akan menjadi orang yang akan membuat Jinx merasa senang dan bahagia.


"Aku akan menjadi orang yang dapat membuat merasa senang. "kata Alice


"Apa perkataan mu itu dapat di percayai. "tanya Jinx


"Ya, perkataan ku dapat seratus persen dapat di percayai. tapi aku ingin kau menjadi teman ku. "kata Alice


"Baiklah. "jawab Jinx


Hati demi hari mereka bermain bersama di dalam kargo dan saat malam hari mereka bermain di luar kargo.


Dan pada suatu hari Alice di beli oleh seorang bangsawan kerajaan.


Pada saat itu juga Jinx tidak pernah bertemu lagi dengan Alice. karena sekarang Alice sudah menjadi seorang bangsawan.


Jinx pun saat itu mulai berpikir bahwa tidak ada satu pun orang yang dapat di percayai. Jinx juga pun mulai membenci orang-orang.


bertahun-tahun telah berlalu setelah kejadian itu dan pada saat Jinx di angkat menjadi pelayan kerajaan.


Setelah kerajaan Hybrid di hancurkan oleh Jinx.


Jinx berjalan dengan penuh luka dan meninggalkan jejak darah yang menuju kearah kota yang pada saat itu masih bergaya seperti pada abad 19.


Jinx terduduk dan sedang berada di pinggir jalan sambil menahan rasa sakitnya.


Tubuh Jinx mulai terasa dingin.


Jinx pun bertanya dalam hatinya apakah akhirnya dirinya mati. karena Jinx sangat ingin mati dia juga berpikir bhawa semua orang di dunia ini tidak ada yang membutuhkannya dirinya merasa seperti hanya dimanfaatkan saja.


Jinx pun menangis di sana.


Tiba-tiba ada seseorang yang menggunakan baju bagus mendatanginya sambil menanyakan apakah dirinya baik-baik saja.


"Apa kau baik-baik saja?. "


Jinx pun menoleh kearah orang itu.


Orang tersebut ternyata adalah Alice.


Jinx pun lantas memegang lengan Alice sambil berteriak Alice.


"Alice!. "teriak Jinx


Tiba-tiba di todongkan banyak tombak oleh para prajurit yang sedang menjaga.


Alice pun menampar Jinx dan mengatakan bahwa Jinx adalah orang yang paling lantang padanya dan dia pun bertanya dari mana dirinya mengetahui nama pada saat dirinya masih menjadi seorang budak.


Jinx yang mendengar itu hatinya semakin menjadi hancur apalagi beberapa hari sebelumnya dia sudah kehilangan Melissa.


Karena Alice tidak ingin orang-orang mengetahui identitas sebelum dirinya menjadi seorang bangsawan.

__ADS_1


Alice secara tak terduga menyuruh Jinx untuk di hukum mati dengan cara di penggal kepalanya atas kelancangannya.


Jinx tertunduk lemas.


Hatinya mulai tertipu oleh rasa benci yang kuat.


Jinx pun mengumangkan bahwa semua orang tidak yang bisa di percayai kata-kata mereka, perbuatan mereka dan janji mereka.


Jinx pun di bawa oleh para prajurit menuju aula penghukuman.


Setelah sampai di sana kepala Jinx diletakan di dalam alat pemenggal kepala tersebut.


Jinx pun mengatakan sesuatu pada Alice.


"Apa kau tak merasa memiliki teman, yang dulu selalu bermain bersamamu, dan kau membuat janji dengannya. "kata Jinx


"Tidak, aku sama sekali tak memiliki teman, dan aku tidak pernah mempunya janji apa pun pada seseorang. "jawab Alice


"Begitu ya, kau melupakanku. apakah kau masih ingat namaku ini, namaku adalah Jinx. "kata Jinx


"Aku tak pernah mendengar nama itu. "jawab Alice


"Kau penipu dan pembohong!, semua yang katakan itu hanya sebuah kepalsuan!. "kata Jinx dengan nada lantang


Alice yang mendengar itu dari Jinx membuatnya merasa semakin kesal.


Alice pun menyuruh para prajuritnya untuk langsung memenggal kepala Jinx tanpa basa basi.


Pisaunya pun ingin diturunkan.


Saat pisau itu ingin diturunkan tepat di leher Jinx.


Dan tiba-tiba ada gempa yang cukup kuat dari arah hutan.


Setelah itu mulai monster yang sangat besar dan memiliki arus yang berwarna ungu tua.


Monster itu mulai terlihat jelas.


Monster itu terlihat memiliki sesuatu di dada yaitu sebuah lubang yang gelap.


Monster itu bernama Great Dragon Void.


Karena monster ukuran lebih besar dari Dragon Void pada umumnya dia pun mempunyai panggilan Great.


Alice pun berteriak cepatlah penggal kepalanya tersebut.


"Cepatlah!, penggal kepalanya tersebut!. "kata Alice


"Baik. nona. "saut sang perajurit


Pisau penggalnya pun diturunkan.


Great Dragon Void pun menyerang kota ini dengan napas energi kehampaannya.


Pada saat itu terdengar banyak teriakan dari para penduduk kota tersebut.


Kepala Jinx pun dipenggal.

__ADS_1


Saat Great Dragon Void ingin menyerang seorang anak kecil yang sedang ketakutan dan terlepas dari pegangan ibunya.


Secara tak terduga Jinx yang barusan tadi dipenggal.


Bangun dan bergerak melindungi anak itu.


dan setelah itu Jinx berjalan pelan menuju arah Great Dragon Void.


Semua orang terkejut dan ketakutan melihat Jinx yang dapat bangun kembali setelah dipenggal kepadanya.


Apalagi Jinx terlihat dapat berjalan tanpa kepalanya.


kepalanya masih tergeletak di bawah tempat pemenggal.


Jinx terus berjalan perlahan ke arah monster itu sambil mengeluarkan banyak darah yang berasal dari lehernya.


Perangsang saat itu bagi semua orang terasa menakutkan dan menyeramkan.


Mereka semua bingung harus takut kepada Monster itu apa kepada Jinx yang dapat bergerak setelah kepalanya dipenggal.


Monster itu bersiap menyerang Jinx dengan kekuatan penuhnya dia pun mulai mengumpulkan energi kehampaannya.


Monster itu menyemburkan energinya pada Jinx.


Namun Jinx masih tetap berjalan.


Karena hal itu Jinx terlihat setengah badannya menjadi tengkorak.


Jinx mengarahkan lengannya pada monster itu.


Dan tiba-tiba Jinx melesat kearah monster dengan sangat cepat.


Tangannya pun menyentuh tubuh monster itu.


Jinx pun membanting monster itu dengan kuat ketanah itu menyebabkan tanah menjadi bergetar hebat.


Jinx terlihat terus menekan monster itu kebawah.


Perlahan kulit dan daging monster seperti mengelupas. karena tertekan oleh kekuatan milik Jinx.


Tulang-tulang, tengkorak monster itu mulai terlihat dan juga perlahan remuk/hancur.


Monster itu pun seketika mati dan hanya meninggalkan kerangkanya saja, genangan darah yang tercampur oleh daging dan kulit.


Jinx pun berjalan kembali dengan perlahan menuju ketempat pemenggalan untuk mengambil kembali kepalanya yang terpotong itu.


Semua orang pun ketakutan dan menjauhinya karena melihat Jinx yang terlihat seperti mayat itu.


Alice yang melihat itu menyuruh para prajuritnya untuk menyerang Jinx.


Semua prajurit pun langsung menyerang Jinx.


Tapi tiba-tiba mereka semua seketika hancur dan menjadikannya hujan darah.


Alice yang melihat itu mulai ketakutan Juga.


Jinx pun mengambil kepalanya.

__ADS_1


(Terima kasih telah membaca dan silahkan berkomentar).


__ADS_2