THE HERO OF DESTRUCTION

THE HERO OF DESTRUCTION
Bunuh Dia!...


__ADS_3

Jinx berusaha melepaskan duri yang menancap di perut.


Jinx pun berhasil melepaskan dirinya dari duri itu.


Mata emosinya pun mulai menghilang.


Karena Jinx mengalami luka yang parah di bagian perutnya hal itu membuat tubuhnya lemas dan mengeluarkan darah yang banyak.


"Sial, kenapa ini selalu terjadi padaku, saat melakukan sebuah pertarungan. "batin Jinx


Monster itu terlihat seperti bisa mengendalikan pasir-pasir yang berada di sekitarnya.


Monster itu membuat pasir menjadi sebuah ombak yang sangat besar dan tinggi untuk menghantam Jinx.


Dengan keadaan las Jinx pun menggunakan teknik rantai bilah pedangnya.


"Teknik bela diri rantai bilah pedang, teknik ke sembilan. Double Chainsword. "kata Jinx


Jinx membelah ombak pasir itu menjadi dua.


Setelah Jinx melakukan itu pasir ombak itu seketika berubah menjadi debu yang menutupi pandangannya.


Jinx pun menyapu debu pasir itu dengan pedangnya.


Tapi saat dia melihat kearah depan tidak ada monster itu.


Jinx pun mencari di segala arahnya tapi tidak monster itu.


Tiba-tiba ada yang menusuk perutnya dari bawah pasir dan Jinx dipentaskan ke betu-betu yang berbentuk tiang itu.


Jinx tersentak ke batu itu dengan sangat keras hingga membuat batu hancur.


Luka perut yang dialami oleh Jinx semakin parah karena tertusuk ke dua kalinya.


Jika juga mengalami patah tulang bahu bagian kanan dan mengalami seluruh patah tulang rusuk.


Jinx mulai mengeluarkan darah dari mulutnya.


Namun Jinx masih tetap berdiri.


Jinx pun berpikir untuk menggunakan Absolute Angry Mode

__ADS_1


Namun jika Jinx menggunakan mode ini maka dirinya akan kehilangan kesadaran dan hatinya akan dipenuhi oleh amarah yang meluap-luap sehingga dia terlihat seperti sekor hewan buas yang kelaparan.


Tapi Jinx tak memedulikan hal tersebut karena sudah tak memiliki caranya dan jalan yang lain lagi untuk sekarang.


Jinx pun mengaktifkannya.


"RAGE!. "


Seketika tubuh Jinx di selimuti oleh aura yang gelap dan mata emosinya juga ikut muncul menutupi seluruh wajahnya.


Hati Jinx di penuhi oleh amarah dan pikiran mulai kosong, hanya dipenuhi oleh pemikiran untuk terus membunuh dan mengamuk untuk menghancurkan semuanya.


Setelah itu Jinx pun tiba-tiba tertawa lepas.


"Hahaha!. "tawa Jinx


Jinx pun di tusuk oleh banyak tombak di seluruh tubuhnya tombak itu terbuat dari pasir.


Tombak yang menusuk di tubuh Jinx terus menusuk hingga tubuh Jinx bersimbah oleh darah.


Walau pun begitu Jinx terus berjalan mendekati monster perusak itu.


Perusak merasakan sesuatu di hatinya. itu adalah rasa takut.


Perusak menganggap perasaan aneh ini yang berada di dalam hatinya adalah rasa lapar.


Tapi dia pun berpikir sejenak kenapa perasaan aneh yang ia rasakan hanya akan terasa saat melihat Jinx terlalu lama.


Secara tak terduga kaki monster perusak bergerak dengan sendirinya kebelakang seperti seseorang yang sedang ketakutan akan sesuatu hal.


Monster juga merasa bingung akan hal itu.


Kakinya juga mulai bergetar dengan sendirinya.


Tiba-tiba monster perusak itu berteriak.


"Mati kau!. "


Jinx pun oleh ditimpa semacam kristal yang sangat besar.


Setelah Jinx tertimpa oleh kristal.

__ADS_1


Jinx terlihat sedang mengangkat kristal itu dengan kedua lengannya.


Dan setelah itu Jinx pun tertawa.


"Hahahaha... "tawa Jinx


Monster perusak yang melihat Jinx masih berdiri tegak walau sudah ditimpakan kristal yang sangat besar.


Itu membuat rasa takut di dalam hatinya semakin kuat dan besar terhadap Jinx.


Jinx pun bergumam.


"BUNUH SEMUANNYA, BUNUH DIA. "gumam Jinx


Kakinya pun tiba-tiba mundur kembali.


Dia pun akhirnya menyadari bahwa hal aneh yang ia rasakan di dalam hatinya sesungguhnya adalah rasa takut.


Monster perusak pun berteriak kembali.


"Mati kau... kau telah membuatku merasakan hal yang paling menjijikkan. kau memberi rasa takut!. "


Jinx pun di serang, ditmpa dan ditusuk oleh banyak hal.


Jinx pun menggunakan teknik ke sembilan yaitu Chainsword.


"Chainsword. "


Jinx meengabungkan teknik ini dengan tek ik yang ia tiru dari Maru.


"Slash X Infinity. "


Semua serang yang di lancarkan oleh monster perusak seketika tertebas.


Semua tebasan yang dilancarkan oleh Jinx berbentuk menyilang atau x.


monster perusak pun berlari masuk kedalam pasir menuju perkotaan.


Jinx juga ikut mengejar monster perusak tersebut.


(terima kasih telah membaca dan silahkan berkomentar).

__ADS_1


__ADS_2