THE HERO OF DESTRUCTION

THE HERO OF DESTRUCTION
Orang Yang Mencintai


__ADS_3

Jinx pun terbangun di rumah sakit dan di sampingnya ada Siska yang sedang menunggu Jinx untuk bangun.


Siska yang melihat Jinx sudah bangun pun langsung menanyakan kondisinya.


"Jinx apa kau tak apa-apa?, apa kau terluka parah?. aku, aku, aku sangat mengkhawatirkan mu. "kata Siska sambil menangis


*Hiks-hiks.*suara tangis Siska


Siska pun lantas memeluk Jinx dengan erat sambil menangis di pelukan itu.


"Aku tak apa. aku baik-baik saja, jadi jangan mengkhawatirkan ku. "jawab Jinx dengan wajahnya yang datar


"Jangan mengkhawatirkan mu apanya, jelas-jelas kau terluka parah seperti ini. itu membuat ku sangat sedih, jangan pernah bilang begitu lagi. aku sangat takut kehilangan mu, aku tidak ingin kau tiada. "kata Siska


Jinx yang mendengar perkataan Siska pun kebingungan.


"Kau tahu, aku sama sekali tidak mengerti ucapan mu itu. tapi yang aku tahu, kau sebenarnya itu menyukai ku kan?. "kata Jinx


"Ya aku memang sangat menyukai mu Jinx, dan karena itu jugalah aku khawatir pada mu. jika kau bukan siapa-siapa di hidup ku, un, untuk apa aku mengkhawatirkan mu. "jawab Siska


"Carilah orang lain yang lebih baik daripada diriku di luar sana. carilah orang yang paling kau cintai. "kata Jinx


"Tapi kaulah orang yang paling ku cintai, Jinx!. "kata Siska


Jinx yang mendengar itu dari Siska tidak bisa berkata-kata lagi, dia pun melihat Siska seperti Melissa di dalam pandangannya.


setelah itu Jinx pun terdiam.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dariella pun ingin menjenguk Jinx.


"Mungkin aku akan melihat anak baru itu, kalau tidak salah namanya itu, adalah... Jinx. Maru kau tetap di sini untuk menggantikan ku di sini. "kata Dariella


"Iya, baiklah. "jawab Maru


Dariella pun pergi ke tempat ruangan Jinx.


Namun setelah dirinya berada di depan pintu ruang di mana Jinx di rawat, ia terhenti karena mendengar suara Siska sedang berada di sana.


Karena tujuan Dariella adalah untuk menjenguk Jinx dan juga dia ingin berduaan saja dengan Jinx.


"Aku tidak bisa mencintai seseorang, karena orang yang ku cintai pasti akan mati di hadapan ku. itulah yang membuatku tidak ingin di cintai atau mencintai seseorang. "kata Jinx


"Kalau begitu aku akan berusaha agar kau menyukai ku Jinx, walau pun itu mungkin membuat ku mati. aku mencintai mu Jinx. "jawab Siska

__ADS_1


"Bukan itu yang ku maksudkan. "kata Jinx


Siska pun pergi dari sana dengan seluruh wajahnya yang memerah karena sehabis menangis.


Dariella pun terdiam setelah mendengar itu dan langsung pergi dari sana.


Jinx pun merasakan seseorang baru saja kemari dan langsung pergi lagi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kesokan harinya pertarungan antar pahlawan pun di tunda karena ada sebuah insiden.


Arenanya pun ditutup sampai selesai di perbaiki sekitar tiga bulan.


Jinx pun melakukan aktivitas biasanya yaitu melatih tubuhnya dan berolahraga atau juga membunuh monster-monster yang berada di sekitar hutan.


Jinx berpikir untuk melatih teknik bela dirinya yaitu rantai bilah pedang.


Jinx berpikir untuk mencoba teknik rantai bilah pedang yang keempat, karena dirinya belum pernah mencobanya sama sekali dan juga teknik ke empat membutuhkan tempat yang luas dan juga sangat berbahaya.


"Teknik rantai bilah pedang keempat, Cain Domain. "kata Jinx


Seketika semua pohon yang berada di hutan itu pun tersapu bersih oleh rantai yang membentuk sebuah lingkaran besar yang sangat luas sampai terlihat dari ke jauhan dan tanah di tempat itu juga menjadi hitam.


Jinx tak mengira bahwa teknik keempat akan menjadi seperti ini, yang dia kira adalah domain yang sebesar para pahlawan yang ia pernah lihat.


Jinx mulai mempelajari semau hal tengtang domain.


Bahwa domain itu adalah sesuatu kawasan individu yang di luaskan menggunakan jenis kekuatan apa pun, dan juga domain dapat di perluasan jika penggunanya meningkatkan pengaliran energi kekuatannya pada domain tersebut.


Jinx masih heran tetang apa yang dia lihat kemarin saat melawan dewi penyembuh yang merasuki tubuh Cika. yaitu semacam asap yang menutupi tubuh Cika dan juga benda-benda yang berada di sekitarnya.


Dirinya pun tidak mendapatkan jawaban.


Jinx pun mengfokuskan pandangannya pada semua arah dan tiba-tiba dirinya melihat asap itu kembali, Jinx juga melihat tubuhnya juga memiliki hal seperti asap itu namun berwarna hitam/gelap dan juga bentuknya tak beraturan.


Dia mendapatkan jawabannya bahwa asap tersebut adalah sebuah aura/Qi.


Jinx melihat semua tumbuhan dan benda-benda di sekitarnya memiliki semacam pusat dari aura tersebut, yang berada di bagian tertentu.


Tapi pada saat dia melihat auranya tidak memiliki pusat, melainkan seluruh tubuhnya itu adalah pusat dari auranya.


"Apakah ini yang di sebut tenaga dalam, atau aura ya. "batin Jinx


Jinx mencoba mengendalikannya namun tidak bisa dia pun mencobanya sekali, namun masih tetap tidak bisa.

__ADS_1


"Ini lebih susah dari pada yang ku kira. "batin Jinx


Jinx pun kembali ke apartemennya.


Jinx mendapatkan pesan dari Dariella yang memintanya untuk bertemu di suatu tempat dekat dengan pasar swalayan.


Jinx pergi ke tempat yang Dariella katakan.


Namun Jinx tidak menemukan Dariella di sana, Jinx pun mencari ke tempat yang lainnya.


Dariella pun melihat dan langsung memanggilnya.


"Woi... anak baru... "sautan Dariella


Jinx pergi ke Dariella.


"Ternyata kau di sini. jadi ada apa memanggil ku kesini?. "kata Jinx


"e... bukan apa-apa, aku hanya ingin, ingin, ingin pergi berkencan dengan mu saja. "kata Dariella sambil malu-malu


"Hanya itu saja. "jawab Jinx


"Aku berhasil mengatakannya, ah... malunya... "batin Dariella


"Aku punya satu pertanyaan. "kata Jinx


"Ya, apa itu. "balas Dariella


"Apa itu kencan?. "tanya Jinx


"Eh... dia tidak tahu apa itu kencan. "batin Dariella


"Apa ya... kencan itu adalah... adalah jalan-jalan berdua, ya seperti itulah. "jawab Dariella sambil malu-malu dan gugup


"Kalau begitu aku menerimanya, karena aku suka jalan-jalan. apalagi aku tidak pernah jalan bersama orang lain selama ini, seingat aku begitu. "kata Jinx


"Yey, dia menerimanya, aku kira dia akan menolaknya. untung saja dia tidak tahu apa itu kencan. "batin Dariella


"Jadi kapan kita jalan, dan dari mana kita memulainya. "tanya Jinx


"Iya itu, kita akan memulainya dari berjalan mengitari pasar swalayan ini, dari dalam. "jawab Dariella


Jinx dan Dariella pun berkeliling pasar swalayan itu dan membeli beberapa barang.


Namun Dariella selama kencan itu hanya, dia seorang saja yang merasa canggung.

__ADS_1


(Terima kasih telah membaca dan silahkan berkomentar).


__ADS_2