THE HERO OF DESTRUCTION

THE HERO OF DESTRUCTION
Salah Paham


__ADS_3

Siska yang melihat hal itu pun terkejut karena ada seorang wanita di kamarnya Jinx apalagi samapi berduaan.


Siska pun berjalan pergi melewati kamarnya Jinx sambil berpura-pura tak melihat apa pun.


Jinx pun tidak memedulikan hal itu karena dirinya malah berpikir ada orang yang baru saja menerobos masuk rumahnya.


Jinx pun menyuruh Alice keluar dari kamar dan duduk di lantai bersama dengan Siska.


Siska yang sedang duduk dan berada di depan meja pun terlihat seperti sedang kesal.


Jinx pergi ke dapur untuk mengambil minum.


Siska pun pergi ke dapur dan menghampiri Jinx sekaligus menanyakan sesuatu.


"Jinx, siapa orang itu, dan kenapa ada seorang wanita di rumah ini?. "tanya Siska


"Yang kau maksud itu Alice. "kata Jinx


"Ya, orang itu. "kata Siska


"Dia adalah orang yang baru saja kalah dariku. karena dia terluka dari pertarungan itu jadi aku membawanya kesini, untuk mengobatinya. "jawab Jinx


"Masuk akal juga, lagi pula tidak mungkin membawa seorang wanita tanpa ada tujuan yang baik. kenapa aku berpikir yang tidak-tidak. "batin Siska


"Hei. Hei. kau dengar aku. "kata Jinx


"Ya, ada apa?. "tanya Siska


"Tidak, aku tadi sempat menawarkan minum padamu. tapi sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu. kau mau minum air putih. "jawab Jinx


"Tidak, aku tidak haus. "kata Siska


Jinx pun menjelaskan semua hal yang terjadi dan semua hal tetang Alice pada Siska.


Siska pun tidak salah paham lagi.


Dan Alice sekarang menerima sebuah hukuman sekaligus perintah dari sang pemenang yaitu Jinx sendiri.


Alice akan mengurus rumahnya selama enam bulan.


Karena Jinx belakang ini dirinya jarang/tidak sempat mengurus dan merapihkan rumahnya.


Dan hukuman untuk Alice pun ditentukan.


Untuk jaga-jaga jika nanti Alice berusaha atau mencoba kabur dari rumahnya dan melawan dengan menggunakan kekuatannya itu.


Jinx berpikir untuk mengunakan Teknik rantai bilah pedang kenol.

__ADS_1


Teknik kenol adalah teknik yang digunakan bukan untuk menyerang atau menyakiti seseorang melainkan digunakan untuk menahan dan menyegel kekuatan seseorang dengan sangat kuat.


Teknik kenol tidak dapat dihancurkan dan lepaskan oleh siapa pun kecuali orang yang menggunakan teknik ini pada orang tersebut.


Teknik nol ini dapat dilepaskan hanya oleh orang-orang yang memiliki kekuatan super, sihir, aura/Qi dan juga mempunyai teknik apa pun yang lebih tinggi tingkatannya dari tingkatannya sang pengguna teknik nol ini.


Setelah Jinx menggunakan teknik rantai bilah pedang kenol pada Alice.


Ada muncul sesuatu seperti segel di lengannya Alice.


Segel itu berbentuk seperti rantai yang berwarna hitam mengitari seluruh pergelangan.


Siska pun tiba-tiba datang berkata sesuatu pada Jinx.


"Wow. Jinx ternyata kau dapat menggunakan sebuah teknik segel ya. kau tak pernah mengatakan bahwa dirimu bisa melakukan hal seperti ini. "kata Siska


"Itu karena aku sama sekali tak pernah membicarakan, tetang hal-hal seperti ini bersamamu. "jawab Jinx


Jinx sebenarnya tidak bisa menggunakan teknik segel, tapi hal itu adalah bawaan dari teknik bela dirinya Jinx, yang dia pelajari dari seorang kakek-kakek tua. teknik bela diri yang dia miliki ini sangat kompleks, di dalam teknik bela diri tersebut memiliki semua macam teknik yang ada yaitu teknik bela diri, domain, segel, penyembuh, kutukan dan juga pedang.


Total dari semua teknik bela diri rantai bilah pedang adalah sebanyak 111.


Tapi saat ini Jinx hanya baru menguasai sekitar tujuh/delapan gaya dan serangan teknik rantai bilah.


Alice pun menanyakan sesuatu pada Jinx yaitu tetang senjatanya yang saat itu dia gunakan melawan Jinx.


"Aku ingin menanyakan sesuatu padamu. "kata Alice


"Tetang senjataku yang ku gunakan saat melawan mu. apa kau melihatnya?. "tanya Alice


"Seingat ku, benda telah hancur lebur, saat kau terkena Smash dariku, senjata itu terlempar jauh dan perlahan hancur. itu karena efek dari serangan ku. "jawab Jinx


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kesokan harinya Jinx pun terbangun dari tidurnya.


Dan Jinx pun melakukan aktivitas biasanya seperti setiap hari yang ia lakukan.


Jinx pun menyuruh Alice untuk membersihkan rumahnya dan rumahnya nanti. karena dia akan pergi ke markas demoniac untuk mengambil dan menjalankan misi yang ada.


Alice pun merasa kesal karena dia di suruh-suruh.


Jinx pun pergi dari rumahnya menuju markas demoniac dengan berjalan kaki sambil berlari.


Alice pun duduk karena kelelahan.


Alice pun coba untuk mengeluarkan kekuatannya namun tidak bisa keluar sama sekali walau pun dirinya sudah berusaha keras.

__ADS_1


Alice pun berpikir kenapa dirinya menerima hukuman ini bukankah pada saat itu dia bisa saja kabur menggunakan sayap iblis darah dari kekuatannya.


Alice pun berpikir bahwa dirinya seperti melupakan sesuatu hal yang penting.


Alice pun tidak memedulikan hal itu. karena dirinya juga dikalahkan oleh seseorang.


Dan Alice menyalakan TV dan menontonnya.


Sementara itu Jinx masih berlari menuju markas demoniac.


Jinx melihat banyak anak kecil yang bergandengan tangan dengan orang tuanya masing-masing.


Jinx yang melihat itu merasa iri dengan semua anak kecil itu. karena Jinx selama hidup ini dirinya belum pernah merasakan kehangatan atau pun kasihsayang dari sebuah keluarga.


"Masa kecil yang bahagia, aku iri terhadap semua anak kecil itu. "batin Jinx


Selama di perjalanan Jinx banyak melihat semua orang hati itu bahagia.


Dan Jinx pun berpikir bahwa sepertinya hanya dirinya seorang diri yang belum pernah merasakan sebuah kebahagiaan, walau dirinya mungkin mempunyainya tapi kebahagiaannya itu tidak akan bertahan lama tidak selayaknya seperti orang-orang yang memiliki kebahagiaan yang bertahan lama.


Jinx pun sudah sampai di markas dan langsung pergi keruangan ganti untuk mengganti pakainya dan menyiapkan peralatannya.


Jinx pun berkumpul bersama yang lainnya di satu meja besar.


Dariella pun datang dan berdiri depan semua anggota demoniac.


Dengan tegas dia pun menyuruh semua anggota demoniac untuk berdiri dengan posisi tegak lurus.


Karena Jinx yang sedari tadi sedang melawan dia jadi tak mendengarkan perkataan Dariella.


Dariella yang melihat itu terus menegur dan memanggilnya.


Namun Jinx masih tak mendengarkannya.


Dariella pun kesal.


Dariella pun melemparkan sepatu pada wajahnya Jinx.


Jinx secara respek menghindari sepatu itu.


Dariella pun lantas bertanya pada Jinx apa yang sedang dia pikirkan hingga dia tak mendengarkan perkataannya.


Dengan wajahnya yang datar Jinx pun berkata tidak ada.


Jinx berdiri dengan tegak lurus.


Dariella pun menjelaskan misi yang mereka hadapi kali ini berbeda, kali ini mereka semua akan melakukan pelindung ke daerah-daerah yang saat sedang muncul banyak monster.

__ADS_1


Dan Jinx pun disuruh ke timur sendirian dan sementara yang lainnya berdua atau bertiga.


(Terima kasih telah membaca dan silahkan berkomentar).


__ADS_2