THE HERO OF DESTRUCTION

THE HERO OF DESTRUCTION
Kekuatan Kecil Dari Sang Dewi


__ADS_3

Jinx yang melihat itu langsung bergerak ingin menyelamatkan Cika karena dia merasa sangat khawatir.


Namun tiba-tiba muncul cahaya dari tubuh Cika yang terlihat sangat menyilawkan sampai menerangi seisi tempat di arena itu.


Tapi kemudian Jinx yang tadinya ingin menyelamatkan Cika memberhentikan langkahnya karena dia merasakan aura dari keberadaan yang ia tak tahu.


Setelah cahaya itu menghilang semua orang langsung menatap ke arah arena kembali dan Jinx terkejut saat melihat Cika.


"Cika. "kata Jinx dengan heran


Cika pun membalas perkataan Jinx tapi Jinx merasakan bahwa yang membalas perkataannya bukanlah Cika melainkan orang lain


"Manusia, pergilah dari hadapan ku kau adalah manusia yang sangat aneh. kau memiliki sesuatu yang sangat gelap di sekitarmu. "kata dewi penyembuh


"Siapa kau?. "tanya Jinx dengan heran


Jinx pun tiba-tiba terhempas oleh sesuatu yang tidak diketahui.


*akk...*


Jinx pun tersentak ke sisi dinding arena hingga dinding tersebut hancur dan hal itu menyebabkan Jinx mengalami banyak luka diselimuti tubuhnya.


Para penonton pun mulai panik dan berlari ke luar arena dengan ketakutan.


Ada beberapa orang yang tahu dan menyadari bahwa saat ini Cika sedang di rasuki oleh seorang dewa dan Yang artinya yang sekarang mengendalikan tubuh Cika bukanlah Cika melainkan dewi penyembuh.


Cika yang sedang di rasuki oleh dewi penyembuh pun menatap ke arah orang-orang yang berlari kesana kemari dengan tajam dan mengatakan sesuatu sambil menunjuk dengan jari telunjuk ke arah semua orang.


"Matilah manusia yang bodoh dan tak berguna. "kata dewi penyembuh


Seketika muncul aliran energi yang kuat dan besar dari jari telunjuk lalu dewi penyembuh pun langsung melepaskan energi ke arah orang-orang itu.


Jinx pun terbangun dari pingsannya dan langsung menghadang pelepasan energi yang sangat kuat itu dengan kedua lengannya agar tak mengenai para penonton.


Tapi karena hal itu juga Jinx mendapatkan luka yang cukup parah di kedua lengannya yaitu kedua kulitnya terkelupas hingga memperlihatkan serat-serat otot dan dagingnya yang berwarna merah.


Dewi penyembuh itu mengatakan sesuatu pada Jinx.


"Kau rupanya sangat tangguh ya. aku tak menduga masih ada manusia sekuat dirimu di dunia. "kata dewi penyembuh


Jinx pun menatap tajam pada dewi penyembuh itu dan hal itu seketika membuat dewi penyembuh merasakan sesuatu yang asing dihatinya yaitu perasaan takut akan sesuatu hal.


Bagi seseorang yang tak pernah menghadapi sesuatu yang sulit tak akan pernah merasakan yang namanya ketakutan dan itu menyebabkan mereka menganggap perasaan itu sebagai perasaan yang asing.


Dewi itu pun lalu mengarahkan serangan yang sama pada Anesa yang sedang mencoba lari tapi lalu kemudian Anesa terjatuh karena tersandung.


Anesa pun terduduk karena terjatuh dan lalu saat melihat dewi penyembuh mengarahkan jari telunjuknya yang bersisi energi kuat, Anesa berteriak ketakutan ketakutan.


Dewi penyembuh pun melepaskan energinya, energinya pun langsung melesat pergi menuju kearah Anesa yang terjatuh.


Saat sebentar lagi pelepasan energi itu mengenai Anesa.


Tiba-tiba secara mengejutkan pelepasan energi itu hancur seperti terhantam oleh sesuatu yang kuat.


Dan ternyata itu bisa terjadi karena Jinx melakukan pelesan energi sama seperti yang dilakukan oleh dewi penyembuh itu dan terlihat juga melakukan pose yang sama seperti dewi penyembuh itu.


Jinx menghantamkan pelepasan energinya pada lepasan energi miliki dewi penyembuh.

__ADS_1


Dewi penyembuh pun terkejut akan hal itu dan bertanya dalam hatinya bagaimana bisa seseorang yang terasa tak memiliki kekuatan dalam tubuhnya bisa melakukan ini.


"Ini tak mungkin, seseorang yang tidak memiliki kekuatan apa pun di dalam tubuhnya bisa melakukan ini. apalagi dai melakukannya dengan sempurna, tahap kegagalan sedikit pun. "batin dewi penyembuh


Jinx bisa melakukan pelepasan energi karena ia baru saja mempelajari cara dan bagaimana melakukannya dari kemampuanmya yang dapat mempelajari sesuatu dengan cepat walau pun hal itu diluar natal manusia.


Jinx pun menyuruh Anesa untuk pergi menjauh dari sini.


"Hei kau pergilah dari sini, cepatlah pergi. "kata Jinx


"E, baiklah. "balas Anesa


"Kau mau mengajak ku bertarung ya. kalau begitu cepatlah majulah manusia bodoh, tak berguna. "kata dewi penyembuh


Jinx pun seketika berlari dengan kencang ke arah sambil menghindari setiap serangan yang dilontarkan oleh dewi itu dan sambil mengepalkan tanganya untuk bersiap menyerang.


Jinx menyerang dewi itu dengan pukulan yang sangat kuat namun dewi itu tidak tersentuh sama sekali karena dia memiliki semacam pelindung disekitarnya tubuhnya.


"Ah.. kau membuatku bosan manusia. kemana semangat kepahlawanan mu tadi. "kata dewi penyembuh


Jinx pun seketika terhempas kembali kedinding arena dengan kuat oleh dewi penyembuh.


Tapi Jinx pun lalu bangkit kembali dan langsung berlari dengan kecepatan yang berbeda.


Jinx pun mengaktifkan mata emosinya.


Jinx pun melancarkan pukulan terus semakin lama pukulannya semakin cepat pada saat itu Jinx merasakan ada sesuatu yang mengaliri di dalam tubuhnya.


Pada saat itu lengan Jinx mulai terasa semakin panas dan dia juga melihat sesuatu yang di sekitarnya seperti di lapisi oleh uap yang panas.


Jinx pun menyadari bahwa itu adalah sebuah aura dari benda dan juga makhluk hidup.


Dewi itu pun mulai merasabosan kembali terhadap Jinx kerena sedari tadi Jinx tidak dapat mengenainya atau pun menebus pelindungnya dan dewi itu merasa terkejut bahwa selama Jinx bertarung ia terus berkembang dengan mempelajari semua yang ia lihat.


Jinx di hempaskan kedinding sisi arena lagi oleh dewi itu dengan cara yang sama.


Karena hempasan itu Jinx mengalami luka yang lebih parahdari sebelumnya. sekarang tubuh Jinx sudah mulai terasa ada yang mati rasa.


Dan saat Jinx berdiri kembali tiba-tiba terdengar suara tulang yang patah suara itu berasal dari tulang Jinx yang mengalami patah tulang di bagian kaki kanannya, dua tulang rusuknya dan tangan kananya.


Karena tidak kuat menahan rasa sakit Jinx pun lalu berterima kencang kesakitan.


"Aaaaa... "teriakan Jinx sambil merasa kesakitan


Dewi itu mendekati Jinx dan berkata sesuatu padanya.


"Manusia, kau ini bukanlah tandingan ku, jadi menyerahlah. lihatlah tubuhmu itu, kau sudah tak melanjutkan pertarung ini. "kata dewi penyembuh


"Aku tidak akan menyerah, sampai kau aku kalahkan, agar aku dapat melindungi orang lain. kau juga menggunakan tubuh teman ku. "jawab Jinx


*Uek.. *bunyi murahan darah dari Jinx


Dewi itu pun kesal karena melihat Jinx tetap tidak mau menyerah dan berkata sesuatu lalu memukul kuat Jinx.


"Kau memang manusia yang sangat tangguh. "kata dewi penyembuh


Dewi penyembuh itu berpikir memilih untuk membunuh Jinx. Jinx pun di anggap sebagai ancaman yang besar untuk dunia ini oleh dewi penyembuh.

__ADS_1


Jinx pun di berikan sentilan dengan kuat oleh dewi penyembuh.


"Matilah dengan tenang. "kata dewi penyembuh


Saat dewi itu ingin menyerang lagi tiba-tiba Jinx memegang tangan dewi itu.


Dewi itu terkejut seharusnya manusia biasa sepertinya tidak akan bertahan lagi setelah sekujur tubuhnya hancur-hancur seperti itu.


Dewi itu pun ingin melepaskan tangannya dari genggaman Jinx dan dia pun langsung menghajar Jinx samapi terkubur dalam ke tanah.


Jinx pun seketika pingsan karena pukulan itu.


Saat dewi penyembuh itu sedang berjalan menjauh dia merasakan aura dari kekuatan yang kuat dan besar menyelimuti arena dan aura itu berasal dari Jinx.


Dewi itu langsung menoleh ke arah tubuh Jinx namun tubuh Jinx tidak ada di sana.


Saat dewi itu melihat wajah Jinx, ada sesuatu yang berbeda dari Jinx yaitu tatapannya kosong seperti orang mati.


Tiba-tiba setengah wajah Jinx di tutupi sesuatu yang gelap dan muncul tiga buah mata.


Jinx pun langsung bergerak dengan sangat cepat lebih cepat dari pada sebelumnya ke arah belakang dewi itu.


Dewi itu juga terkejut dengan yang di lakukan Jinx.


"Bagaimana bisa manusia biasa seperti dia dapat melakukan hal ini. "batin dewi penyembuh


Jinx pun langsung menyerang dewi itu dengan cepat sampai tidak dapat terlihat oleh mata dewi itu.


Dewi itu pun menangkis serang dari Jinx.


Dewi itu terdorong karena serang Jinx dan juga dewi itu tidak menyangka bahwa serang dari Jinx kali ini berbeda pada sebelumnya.


"Lumayan juga kau manusia, aku sama sekali tidak menyangkan kau akan dapat mendorong ku sedikit pun. "kata dewi penyembuh


Jinx tiba-tiba kesakitan hingga menjerit dan sesuatu yang berwarana hitam gelap muncul berada di setengah wajahnya itu meluas seperti memakan wajah dan tubuh Jinx.


"Itu tidak mungkin, ini bukanlah kekuatan melainkan emosinya. emosi itu juga sepertinya mulai memakan jiwa dan raganya, itu pasti mata emosi. tapi kenapa bisa seperti itu, seharusnya mata emosi tidak dapat menyelimuti seluruh tubuhnya seperti ini. apakah ini?.tapi itu sama sekali tak mungkin. "batin dewi penyembuh


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jinx pun terbangun di sebuah tempat yang sangat putih dan sangat kosong.


Jinx merasa bingung ini tidak seperti mimpi yang biasa alami karena biasanya mimpi adalah sesuatu yang gelap dan selalu mengerikan.


Saat itu juga muncul sesosok yang berbentuk aura hitam dan aura hitam mulai membentuk sesuatu.


Aura hitam itu berbentuk seperti sesuatu yang memiliki banyak mata yang menyeramkan.


Jinx yang melihat sosok itu bertanya padanya.


"Mahluk apa kau ini?. "tanya Jinx dengan heran


"Aku adalah emosi mu, aku adalah amarah mu, aku dan kau adalah satu. "


"Emosi, apa maksud mu, aku tak mengerti ini sama sekali. "kata Jinx


"Hahaha... "

__ADS_1


Jinx pun menatap dengan tajam pada sosok itu.


(Terima kasih telah membaca dan silahkan berkomentar).


__ADS_2