THE HERO OF DESTRUCTION

THE HERO OF DESTRUCTION
Kebahagiaan?


__ADS_3

Jinx pun pergi mandi dan setelah itu, dia pun pergi ke dapur untuk memasak makanan.


Jinx menyuruh Alice untuk membereskan seisi rumahnya.


Alice pun dengan berhati terpaksa menuruti perkataan Jinx karena di lengannya terdapat segel yang akan menahan dan membatasi semua yang ia lakukan.


Jinx pun telah selesai memasak begitu juga dengan Alice yang telah selesai membereskan seisi rumah itu.


Jinx menyajikan seluruh makanannya adalah sayuran di meja makan. yaitu pare rebus, kol rebus, brokoli rebus, wortel rebus, dan banyak sayuran lainnya yang di rebus.


Karena hal itu Alice pun bertanya apakah tak ada makan lain selain sayuran.


"Semua makanan yang berada di meja adalah sayuran, semuanya adalah sayuran. aku sangat tak suka sayuran, apalagi kebanyakan kau menghidangkan sayuran yang pahit seperti ini, semua saturnus di rebus setengah matang. "kata Alice dengan merasa jijik


"Makan saja, jangan banyak protes. hargailah makan yang ada hadapan mu saat ini. sayuran sangat baik untuk kesehatan tubuh, dan kebugaran tubuh juga. "balas Jinx


"Ya itu memang benar. tapi hampir semua sayuran yang ada di sini pahit, bagaimana kau bisa tahan dengan rasa pahit seperti ini. kau orang yang aneh. "balas balik Alice


"Aku dibilang orang aneh. tapi mengapa aku merasa terkejut, bukankah aku sudah sering dipanggil begitu oleh orang-orang. tidak, mungkin saja rasa akan berbeda kalau kau dipanggil seperti, oleh orang yang kau kenal semenjak kecil. ya itu mungkin saja. "batin Jinx sambil sedikit terkejut


"oi, Kau, apakah tidak ada makan lain, selain sayur-sayur yang pahit ini?. "tanya Alice


"Tidak ada. "jawab Jinx

__ADS_1


Dengan berat hati Alice terpaksa lagi untuk memakan sayuran pahit yang ada di meja makan itu.


Setelah itu Jinx pun karena sering melihat Alice kesepian dan bosan, Jinx mengajaknya keluar untuk jalan-jalan seperti yang ia biasa lakukan.


"Kau. "kata Jinx


"Sudah kubilang, jika kau memanggil nama seseorang panggil menggunakan namanya. "kata Alice


"Baiklah, Alice apa ku ingin pergi keluar bersamaku untuk jalan-jalan, aku merasa kasihan, aku sering melihat kau kesepian dan, sepertinya kau juga bosan. "kata Jinx


"Aku tidak mau. "balas Alice


"Kenapa?. "tanya Jinx


"Itu karena aku tak memiliki baju selain baju yang ku pakai untuk membunuh saat, dan baju itu juga sudah robek di mana-mana, itu juga berlumuran darah. "jawab Alice


Jinx mengatakan bahwa baju itu dirinya minta dari Siska untuk Alice.


"Aku ingin memberikan sesuatu pada mu, terimalah. "kata Jinx


"Apa ini?. "tanya Alice


"Terima saja. "kata Jinx

__ADS_1


"Ok. "balas Alice


Alice pun membukanya dan melihat ada banyak baju yang bagus sambil dengan wajah yang tersenyum bahagia.


"Wah... akhirnya aku memiliki sebuah baju, aku takkan menggunakan baju orang itu lagi, baju itu sangat lebar dan kendor di tubuhku. "batin Alice


"Itu adalah barang yang ku pinta dari Siska untuk mu. "kata Jinx


Alice pun langsung mencoba baju itu.


"Dengan begini masalahnya selesai, jadi sekarang kau bisa keluar untuk jalan-jalan kan. "kata Jinx


"Ya, aku sekarang bisa keluar. "jawab Alice dengan wajah tersenyum bahagia


Sementara itu Jinx berpikir dan berbicara di dalam hati.


"Apa yang membuatnya merasa senang dan bahagia itu. tunggu dulu apa itu bahagia?. aku berkata hal seperti ini tapi aku tak tahu apa itu sebuah kebahagiaan. "batin Jinx


Jinx dan Alice pun pergi keluar jalan-jalan.


Hari itu mereka berdua bersenang-senang dan Alice merasa sangat bahagia karena akhirnya ia bisa keluar dari rumah sempit itu.


Sementara itu Siska yang tak sengaja melihat mereka berdua sedang bersama.

__ADS_1


Hal itu membuat Siska merasa sangat kesal dan iri di hatinya.


(Terima kasih telah membaca dan silahkan berkomentar).


__ADS_2