
"Aku tak bisa menerimanya kak, aku menolak hal itu. yang ku inginkan adalah kemenangan melawan mu dengan adil, lagi pula jika aku melawan mu aku pasti kalah, saat ini aku belum bisa mengalahkan mu. "jawab Arisa
Setelah Arisa sudah cukup membaik mereka pun pergi menuju arena bersama.
Seksi pun menjelaskan apa yang terjadi tadi sebelum asap yang di buat oleh Arisa menghilang. bahwa dia melihat Arisa sedang terbaring pingsan dan dia pun membawanya ke ruang perawatan.
Darisa turun dari tempatnya dan menghampiri mereka berdua.
Darisa pun menanyakan pada mereka berdua. apakah kalian ingin melanjutkan pertandingannya.
Arisa pun langsung menjawab pertanyaan dari Darisa sebelum Dekai. karena Arisa tahu bhawa Dekai pasti berniat untuk menyerah/memundurkan diri.
Arisa menjawab pertanyaan dari Darisa. bhawa dirinya tidak bisa melanjutkan pertandingannya dan dia menyerah.
Setelah menanyakan hal itu pada mereka berdua Darisa pun lantas langsung mengumumkan siapa pemenang dari pertandingan ini.
"Semuanya! aku akan langsung mengumumkan, siapa yang akan menjadi pemenang dari pertandingan kali ini, karena salah satu dari mereka ada yang menyerah. pemenang dari pertandingan ini adalah Dekai dari kelompok Holy, dengan kemenangan dari menyerahnya lawan tanding!. "kata Darisa
Arisa dan Dekai pun pergi dari dan menuju tempat kelompoknya masing-masing berada.
Saat di pejalan menuju tempat demoniac.
Arisa masih memikirkan tetang aura aneh yang tadi ia lihat sebelum dirinya pingsan.
Dan dia juga masih merasa ketakutan akan hal itu.
Yang paling menakutkan di pikirannya dan yang paling membekas juga. adalah saat aura itu tertawa pada dirinya sambil mengatakan sesuatu yang berulang yaitu hancurkan.
Saat Arisa berjalan karena dirinya sedang tidak melihat jalan.
Dia tidak sengaja menabrak Jinx.
Jinx pun lantas berkata sesuatu pada Arisa.
"Arisa kalau kau sedang berjalan, perhatikan jalan. kenapa kau tidak memperhatikan, sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu. "kata Jinx
"Tidak, aku hanya sedang tidak enak badan saja. "jawab Arisa
"Kau berbohong. "kata Jinx
"Tidak, tidak, tidak, aku benar-benar tidak berbohong. "jawab Arisa sambil merasa cemas
"Kau yakin. "kata Jinx
"Ya aku yakin sekali. sudah ya obrolannya aku ingin pergi suatu tempat, dah... "jawab Arisa
__ADS_1
Arisa pun pergi dari sana.
"Tunggu kenapa aku bisa samapi di sini. oh ya ingat, aku kesini untuk masuk arena. "batin Jinx
Jinx pun masuk ke arena dan di sisi lain arena ada Sora yang akan menjadi perwakilan posisi All dari kelompok Holy.
"Semua penonton!... Kita akan memulai pertandingan yang paling seru di antar pertandingan yang lainnya. yaitu pertandingan anatar posisi All. "kata Darisa
"Wooo!... "sorakan semua penonton
Jinx pun menatap mata Sora dan berpikir sesuatu.
"Kenapa matanya berwarna biru dan merah, mungkin saja mata. ya sedang sakit, atau mungkin matanya mengalami sesuatu. dia seperti orang Mun yang memakai softlens warna warni. "batin Jinx
Sora pun menatap balik mata Jinx.
"Dia menatap ku balik, ya tidak aneh sih jika seseorang yang menatap orang lain, pasti orang yang di tatap itu menatap balik. "batin Jinx
"Bersiap semuanya... "kata Darisa
Jinx dan Sora pun bersiap untuk menyerang. Jinx merangsang kuda-kuda siap menyerang, yang sering ia pakai dalam memulai pertarungan. dan sementara Sora terlihat hanya diam tapi sebenarnya dia sedang bersiap dengan cara meningkatkan auranya.
"Siap... Mulai!... "kata Darisa
Jinx dan Sora langsung melesat dengan cepat.
Namun Sora dapat menghindar dengan cepat juga.
Sora pun melompat mundur dari Jinx.
Dan Sora pun mengeluarkan senjatanya dari telapak lengannya, senjata itu seperti kristal yang berbentuk pedang panjang berwarna biru cerah dan memiliki sesuatu yang menyelimuti di sekitarnya. hal itu seperti aura yang di alirkan pada sebuah senjata.
Aura itu berwarna warna warni/pelangi.
Jinx merasakan hawa keberadaan dari Sora yang rasanya sama seperti saat ia melawan dewi penyembuh yang merasuki tubuh Cika.
Jinx juga mengeluarkan senjatanya yaitu logam panjang berwarna hitam pekat dan pedang peninggalan Melissa.
Karena Jinx tidak bisa bisa memakai sihir dan tidak memiliki mana sedikit pun. jadi dirinya tidak dapat menggunakan kekuatan dari pedang milik Melissa, yang hanya dapat di gunakan oleh seseorang yang miliki energi sihir/mana.
Walau pun begitu Jinx tetap memakainya sebagai alat untuk membalaskan dendamnya pada sosok yang disebut sebagai dewa dan sekte sesat seperti Black Moon.
Jinx pun mengcairkan logam panjangnya itu dan mengubahnya menjadi rantai yang mengikat di kedua lengannya.
Jinx berencana untuk menggunakan rantai asli dari pada rantai yang terbuat dari aura, agar dapat meningkatkan kekuatan tekniknya dan saat ini juga auranya masih belum dapat ia kendalikan.
__ADS_1
Sora pun mengangkat pedangnya ke atas.
Pedang itu seperti menghisap energi kekuatan sihir dan aura milik Sora.
Sora menghunuskan pedangnya ke arah Jinx dua kali dari jarak jauh sambil berkata sesuatu seperti sebuah mantra sihir.
"Head Slash X 2. "Kata Sora
Jinx pun tiba-tiba memiringkan kepalanya ke bawah.
Dan setelah itu pun, muncul sebuah goresan dari sebuah senjata tajam di lehernya dan goresan itu juga mengeluarkan darah.
Jinx pun terkejut apa yang barusan terjadi.
Jinx bertanya-tanya dalam hatinya.
"Kenapa aku menunduk tadi?. aku merasa itu seperti sebuah insting alami ku, tapi aku benar-benar tidak menggerakkan kepala ku. "batin Jinx sambil merasa heran
Sora pun berkata sesuatu pada Jinx
"Aku tak mengira, pahlawan tingkat bias seperti kau bisa menghindari serangan ku dengan mulus. aku agak sedikit terkejut dengan hal itu. "kata Sora
Jinx pun menyerang balik Sora dengan menggunakan rantainya dan menggunakan teknik bela dirinya.
"Teknik bela diri rantai bilah pedang. bias. "kata Jinx
Rantai milik Jinx itu pun langsung mengikat Sora dengan kuat, Jinx berencana untuk mengunakan dua teknik sekaligus sepeti saat dia melawan sosok hitam yang menyebut dirinya sebagai amarahnya Jinx.
"Teknik bela diri rantai bilah pedang ketiga. Sword Spiked Chain And Chain Whell. "kata Jinx
Teknik kelima membuat rantai Jinx berubah menjadi roda rantai yang berputar dan akan menghancurkan apa pun yang di lewatinya.
Jinx pun mengarahkan dua roda rantainya ke arah Sora yang sedang terikat oleh rantai milik Jinx.
Karena tadi Jinx menggunakan teknik ketiga, itu pun menyebabkan teknik kelima yaitu roda rantai, roda rantai itu memiliki pedang di setiap sisi roda itu.
Roda rantai Jinx menghancurkan setengah dari arena.
Roda rantai itu pun telah sampai di tempat Sora dan langsung menghancurkannya.
Suara dari rantai itu saat menghancurkan Sora terdengar sangat keras.
Semua penonton dan pemimpin kelompok pun terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Jinx.
Karena Jinx adalah orang satu-satunya yang pernah melawan Sora sampai sejauh ini.
__ADS_1
(Terima kasih telah membaca dan silahkan berkomentar).