THE HERO OF DESTRUCTION

THE HERO OF DESTRUCTION
Kebingungan


__ADS_3

"Apakah hanya itu yang ingin kau bicarakan dengan ku?. "tanya Jinx


"Ya, kau benar aku hanya memang ingin membicarakan itu saja. "jawab Darisa


"Kalau memang selesai, tolong lepas sihir mu ini. "kata Jinx


"Baiklah aku akan melepaskan sihir ku ini, tapi aku punya satu syarat. "kata Darisa


"Apa syaratnya?. "tanya Jinx


"Apa ya, Hah karena aku tidak bisa mendapatkan jawab hanya dengan melihat mata mu, maka aku akan bertarung dengan mu Jinx. "Kata Darisa


"Aku menolaknya!. "kata Jinx


"Kau menolaknya, sayang sekali, jika kau tidak melawan ku kau tidak akan bisa keluar dari sini. "kata Darisa


"Aku menolak mu karena ada jalan lain agar diriku dapat ke luar dari sini. "kata Jinx


"Hem... menarik, katakanlah apa yang akan kau lakukan agar dapat keluar dari sini Jinx. "kata Darisa


"Aku akan keluar dari sini, dengan merobek dimensi sihir ini dengan paksa. "jawab Jinx


"tapi jika kau melakukannya kau akan berada di dalam dimensi hampa. "kata Darisa


"Itu bukanlah masalah aku akan tetap keluar dari sini. "kata Jinx


"Dia memang bukan orang yang akan peduli, dengan omongan orang lain ya, dan lagi pula aku hanya berbohong tentang dimensi hampa itu. tapi apakah seorang pahlawan yang berada ditingkat Bias bisa merobek dimensi sihir ku. "batin Darisa


Jinx pun mulai memasang kuda-kuda dan juga berpikir untuk mencoba mengendalikan auranya itu.


Auranya pun mulai muncul keluar dari tubuhnya.


Darisa pun terkejut bahwa Jinx dapat mengeluarkan auranya apalagi aura itu sangat besar dan meluap-luap.


"Dia memang orang yang sangat menarik ya. "batin Darisa


Jinx pun mulai mengarahkan tangannya kedepan.


Namun saat Jinx mengarahkan tangannya kedepan auranya langsung hancur/berantakan.


Jinx pun tidak menyerah dia pun mencoba lagi dan lagi.


Dengan perlahan auranya mulai maju kedepan mengikuti gerakan tangannya yang juga semakin cepat.


Dan akhirnya aura miliknya berhasil menyelimuti seluruh bagian lengannya.


Gerejanya pun semakin cepat dan tempat itu tiba-tiba bergetar selama Jinx memukul dinding dimensi sihir kegelapan itu.

__ADS_1


Pada saat Jinx terus meningkatkan kecepatan serangannya, muncul sebuah retakan kecil.


Darisa pun merasa aneh.


"Kenapa dia bisa membuat retakan di dimensi sihir ku, hanya dengan auranya sendiri, tapi seharusnya itu tidak mungkin, aura tidak bisa melakukan itu, aura hanya sebuah tanda dari keberadaan saja. ini tidak mungkin, ini benar-benar aneh. "batin Darisa


Retakan di dinding dimensi itu pun mulai melebar dan membesar, semakin banyak retakan di mana-mana.


Jinx pun ingin mengalirkan semua tenaga dan auranya ke satu tangan untuk melakukan serangan yang sangat kuat. tapi juga akan menyebabkan dirinya kekurangan seluruh tenaganya untuk sementara waktu.


"Ha!... "teriakan Jinx


Semuanya dinding dimensi itu pun hancur dengan satu pukulan.


Jinx pun tertawa.


"Ha, ha, ha, ha. "tawa Jinx


setelah itu Jinx pun terjatuh karena badannya kehabisan seluruh tenaganya.


"Kau ternyata sangat hebat, aku tidak menduganya sama sekali, karena aku berpikir seorang pahlawan yang berada di tingkat Bias, tidak bisa melakukan apa-apa apalagi merobek sebuah dimensi. "kata Darisa


"Kau tahu, aku ini hanya orang biasa, aku tidak memiliki kekuatan sihir seperti mu, dan juga tidak memiliki kekuatan layaknya seperti Dariella. "kata Jinx


"Ya aku tahu itu. kau sepertinya miliki Dariella ya, sayang sekali padahal kau sangat bagus, kenapa waktu itu aku menolok mu, ah.. kesal. "kata Darisa


"Baiklah aku akan membantu mu untuk berdiri. "jawab Darisa


"Tapi apa kau bisa mengakat ku?. "tanya Jinx


"Aku memang tidak bisa mengangkat mu, tapi aku bisa menggunakannya sihir. "jawab Darisa


Darisa pun mengaktifasi sihirnya dan mengalirkan energi sihir keseluruh tubuhnya.


"Aktifasi sihir, sihir kegelapan, Dark Room ukuran lingkup tubuh. "kata Darisa


Jinx pun melayang karena sihir dari Darisa.


Setelah itu Darisa mengatakan bahwa dia harus pergi sekarang karena sebentar lagi pertandingan selanjutnya akan di mulai.


"Apakah kau sudah bisa berjalan, aku tidak bisa lama-lama di sini, karena sebentar lagi pertandingan akan di mulai. "kata Darisa


"Ya, aku sekarang sudah bisa mengerakan kaki ku. jawab Jinx


Darisa pun pergi dari sana.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


01,55 satu jam lima puluh lima menit telah berlalu, yang artinya pertandingan selanjutnya di mulai akan sebentar lagi.


Yaitu pertandingan antar posisi Spy.


Saka pun melatih kekuatan super.


"Aku harus mengalirkan energi kekuatan ke seluruh tubuh, ini sangat melelahkan, tapi mau bagaimana lagi aku tidak akan mengecewakan teman-teman ku. "batin Saka


"Api, Fire Wall. "


Fire wall adalah salah satu jurus kekuatan api, dan itu biasa di pakai untuk melindungi atau menghalangi serangan.


"Fire Gun. "


Saka pun terus melakukan semua jurus dari kekuatan apinya.


"Fire Gin X 10. "


Saka pun berpikir bahwa latihannya sudah cukup dan karena dia juga melihat jam yang menunjukan sebentar lagi pertandingan akan di mulai.


"Halo... semuanya, kita bertemu lagi, kali ini kita melanjutkan pertandingannya, dan pertandingan selanjutnya adalah, pertandingan antar posisi Spy!. aku akan sedikit menjelaskan tentang cara memenangkan permainan ini, yaitu dengan cara menjadi Spy yang terbaik, dalam tantangan pertandingan ini. dengan melindungi dan menjaga dokumen yang sangat penting, yang di berikan pada para pahlawan Spy, dan juga kalian harus berlari secepatnya, karena orang yang mencapai garis finis akan menjadi pemenangnya. "kata Darisa


"Ah.. ini membuat tenggorokan ku kering. "kata Darisa


Dariella pun mendapatkan pesan Darisa yang memintanya untuk menemuinya.


Dariella sudah sampai di tempat Darisa berada.


Dariella pun langsung menanyakan kenapa dia meminta untuk meminumnya.


"Kenapa kau meminta ku untuk menemui mu?, dan ada alasan apa, kau tidak mungkin meminta seseorang untuk menemui mu hanya untuk datang kan. "kata Dariella


"Kau rupanya masih mengingat teman lama mu ini ya. alasan ku meminta mu untuk menemui ku adalah untuk membahas tetang, anggota baru dari kelompok mu itu yang bernama Jinx. "jawab Darisa


"Mabahas tetang Jinx. "kata Dariella sambil merasa heran


"Ya, kau sepertinya mendapatkan orang yang sangat bagus. "kata Darisa


"Bagus apanya?. "tanya Dariella


"Loh, kau sepertinya tidak tahu apa yang bagus dari anak itu ya, anak itu memiliki kekuatan sangat mengerikan kau tahu, tapi sepertinya dia belum bisa menggunakannya. "jawab Darisa


"Jinx, memiliki kekuatan, itu tidak mungkin,lagi pula Jinx hanya manusia yang tidak memiliki kekuatan. "kata Dariella


"Tidak, dia memilikinya, yaitu kekuatan kehancuran, dia adalah sang pahlawan kehancuran, tapi dia sendiri tidak menyadarinya. "jawab Darisa


(Terima kasih telah membaca dan silahkan berkomentar).

__ADS_1


__ADS_2