
Tiba-tiba muncul sebuah cahaya dari tempat Sora di hancurkan oleh rantai Jinx, Jinx pun memalingkan pandangannya dari cahaya itu karena terlalu terang dan menyilaukan.
Jinx terkejut dengan yang ia lihat, dia melihat Sora berdiri hadapannya dengan melayang di atas.
Sora pun terlihat sangat bercahaya dan Sora pun berkata sesuatu pada Jinx.
"Akhirnya... ada seseorang yang dapat di ajak bermain, setelah sekian lamanya!. aku sudah lama menunggu sampai 1000 tahun. akhirnya.. akhirnya... "kata Sora dengan wajah yang merasa senang
"Hahaha. "tawa Sora
Jinx pun sangat tau rasa keberadaan ini.
"Tidak, salah lagi ini adalah rasa keberadaan dari seorang dewa. jadi seperti ini ya rasa keberadaannya,aku ku ingat selalu hal ini. aku akan membunuh mereka semua. "batin Jinx dengan rasa amarah yang bergejolak
"Salam kenal wahai manusia sekalian, aku adalah seseorang yang lebih kuat keberadaannya di banding, keberadaan yang lainnya. tebak siapa aku, ya benar sekali. aku adalah seorang dewa, aku dewi keberadaan, Sora. "kata Sora
Sora pun berubah menjadi sosok aslinya yaitu seorang gadis yang terlihat seperti berumur 15 tahun dan memakai baju dari kain berwarna putih.
"Inilah aku sang dewi keberadaan, Sora. "kata Sora
"Dia benar-benar seorang dewa, dia seorang dewa, dewa, dewa, dewa, dewa!!... "batin Jinx dengan amarah yang bergejolak
"Aku selama ini mencari seseorang yang dapat membuat merasa senang, di kehidupanku yang abadi ini. dengan beradu kekuatan bersama orang itu. tapi, tapi, tapi orang yang selama ini aku temui semuanya lemah, hanya banyak oceh saja. tapi, tapi, aku akhirnya menemukannya. aku sama sekali tak menduga orang seperti mu lah yang menjadi lawan yang pantas untuk ku lawan. nama mu Jinx kan. nama yang berarti kesialan. "kata Sora
Dengan wajahnya yang datar namun hatinya di penuhi oleh amarah dan benci yang besar. Jinx pun bertanya sesuatu pada Sora.
"Apa kau benar-benar seorang dewa?. "tanya Jinx
"Iya!, aku ini adalah seorang dewa. "jawab Sora sambil tersenyum
Setelah mendengar itu hati Jinx pun seketika semakin di penuhi dengan amarah dan kebencian yang mendalam sekaligus besar terhadap sosok dewa.
Sora yang melihat Jinx tiba-tiba menunjukan ekspresi yang terlihat sedang marah, dia pun turun dan mendatangi Jinx.
Sora pun berkata sesuatu pada Jinx sambil memegang kepalanya Jinx.
"Hm... sepertinya kau sedang marah, bukankah kau tadi memiliki raut wajah yang sangat dingin. tapi sekarang wajah mu menjadi terlihat menyeramkan sekali. "kata Sora
Tiba-tiba Jinx memukul Sora hingga terpental jauh dan terbentur di sisi arena.
"Eh?. "kata Sora sebelum terpental oleh pukulan Jinx
"Dewa, dewa, dewa, dewa, dewa. "gumangan Jinx
"Ini cukup sakit, waw apakah ini yang di namakan rasa sakit. ini sangat nikmat dan luar biasa. "kata Sora
Tiba-tiba ada sesuatu yang turun dari atas langit.
Ada dua orang yang keluar dari debu, yang di timbulkan dari benda itu yang terjatuh barusan.
Orang itu pun menyapa semua orang yang berada di arena itu.
Hal itu membuat para pemimpin kelompok merasa terkejut melihat orang tersebut.
__ADS_1
"Semuanya lama tak bertemu ya, teman-teman ku apa kabar kalian, apa kali masih sehat ataukah jalin sudah mati. "kata Victor
Semua pemimpin kelompok pun langsung menyerang Victor dengan kekuatan super/kekuatan sihir mereka masing-masing.
Namun semua itu di tangkis oleh Victor hanya dengan satu tangannya saja.
Victor tidak tahu bahwa Dariella diam-diam menyelinap di balik debu yang masih tebal. untuk melakukan serangan pada Victor secara diam-diam.
"Kekuatan kalian bukanlah tandingan ku sekarang "kata Victor
Dariella pun melesat ke hadapan Victor dan langsung menendang kepalanya Victor.
Namun tendangan itu tidak berpengaruh apa-apa pada Victor.
Dariella pun melompat mundur.
"Rupanya kau cukup cerdik ya. tapi siapa kau ini, aku tak pernah melihat mu. Hah. aku ingat sekarang kau itu Dariella si gelak kan, kau sudah besar ya. ternyata kau cukup cantik juga. "kata Victor
"Kenapa kau masih hidup, bukankan seharusnya sudah mati, Dasar penghianat!. "kata Dariella dengan berteriak dan merasa marah
"Kata-kata mu sangat tajam. tenang saja aku kesini bukan untuk mengacaukan dan membunuh kalian semua, tapi mungkin lain kali aku akan melakukannya lagi. aku kesini untuk mencari seseorang Yang bernama Jinx. "kata Victor
Pelayan Victor pun keluar dari benda itu dan berjalan menuju sisi Victor.
Victor pun menanyakan sesuatu pada semua yang ada di sana di mana Jinx.
Pelayannya pun langsung menjawab dengan cepat.
"Dia di sana tuan ku, orang yang badannya cukup tinggi, dan dia orang yang memiliki rambut berwarna hitam. matanya berwarna hitam pekat dengan tatapan kosong, dan sepertinya dia sedang terdiam sambil berdiri. "jawab pelayan Victor
"Bagus sekali. "kata Victor sambil tersenyum
Victor pun lantas mendekati Jinx yang sedang terdiam.
Saat Victor mendekati Jinx Sora pun menghadang Victor sambil berkata sesuatu pada Victor.
"Hei kau jangan mendekati orang yang akan bermain dengan ku. dia milik ku. "kata Sora
"Heh, aku tak peduli dengan hal itu. karena tugas ku hanya ingin membunuhnya saja. "kata Victor
"Bukan kau yang akan membunuhnya, tapi akulah yang akan membunuhnya. "kata Sora
"Sudah ku bilang aku tak peduli dengan hal itu. "kata Victor
"Kau melawan perkataan ku. "kata Sora
"Apa kau ingin mati hah. "kata Victor
"Sini maju sialan. "kata Sora
"Mari kita mulai sekarang, dasar orang yang sangat ongtot. "kata Victor
Sora dan Victor pun saling beradu kekuatannya masing-masing sambil saling tertawa.
__ADS_1
Sementara Jinx masih terdiam sambil berdiri dan sedang menggumangkan sesuatu.
"Bunuh, hancurkan, musnahkan, bunuh semuanya. "gumangan Jinx
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hati Jinx pun semakin lama tertutupi oleh amarahnya dan mulai memenuhi pikirannya.
Saat itu hati Jinx hanya mengatakan kata bunuh, hancurkan, musnahkan, bunuh semuanya.
Jinx pun merasakan dirinya seperti tenggelam ke dalam suatu lautan yang dalam dan gelap.
Namun Jinx saat ingin menggerakkan tubuhnya, tapi tidak bisa menggerakkannya.
Lanjutan itu di penuhi oleh sosok-sosok yang berwarna hitam dan merah.
Sosok-sosok itu mengatakan satu kata yang berulang.
"BALASKAN DENDAM. "dengan berulang-ulang
Satu persatu sosok-sosok itu pun memegangi tubuh Jinx dan mulai menarik Jinx secara perlahan ke dalam tempat yang dalam dan gelap itu.
Jinx pun berada di tempat berwarna putih.
Saat Jinx mengarahkan lengannya ke arah depan.
Tempat itu pun seketika menjadi gelap.
Namun tiba-tiba semua hal gelap itu masuk/terhisap kedalam Jinx.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dunia nyata Sora dan Victor masih saling beradu untuk merebutkan siapa yang layak di antara mereka berdua untuk membunuh Jinx.
Victor pun mengeluarkan kekuatannya yaitu Red Booster.
Sebagai seorang dewa Sora juga tidak ingin kalah dia pun mengeluarkan kekuatannya juga yaitu Existence dan Existence Eraser.
Saat mereka ingin melanjutkan pertarungan mereka.
Tiba-tiba aura aneh yang di miliki Jinx itu muncul lagi namun kali ini jauh lebih mengerikan dan lebih besar.
Semua orang pun terkejut termasuk Sora dan Victor.
Semuanya menjadi seperti tertekan ke bawah.
Setelah itu semuanya terhenti dan menjadi abu-abu.
Hanya Jinx yang tidak berhenti dan dia pun mengatakan sesuatu.
"HANCURKAN. "kata Jinx
(Terima kasih telah membaca dan silahkan berkomentar).
__ADS_1