The Last Vampir Hunter

The Last Vampir Hunter
Penasaran


__ADS_3

"Ada manusia di sini," Nazareth memberitahu Bertrand melalui telepaty.


Sementara kehadiran Ryder tidak dapat dirasakan oleh Nazareth. Bertrand mencoba memfokuskan panca indranya untuk merasakan kehadiran manusia yang dimaksud oleh Nazareth.


Pandangan Bertrand mengelilingi ruangan. Dia masih tidak melihat keberadaan manusia.


"Maksud anda manusia berada di dalam rungan ini?" Bertrand membalas juga dalam pikirannya.


"Seorang wanita." Nazareth memberitahu Bertrand.


"Apa jangan-jangan itu wanita yang sama?" tanya Bertrand.


"Maksudmu gadis pemburu Vampir?"


"Ya, dia dan beberapa rekannya sering patroli di sini dan membuat ruang gerak kita sedikit terkekang," balas Bertrand.


Sementara Nazira yang tidak mendapat jawaban dari Ryder kembali berbicara.


"Ryder! Kau--. Mulut Nazira ditutup dengan jari oleh Ryder.


Nazira menatap Ryder heran dengan wajah tanda tanya.


"Mereka mengetahui keberadaan kita," bisik Ryder.


"Apa? Bagaimana kau tahu?" Nazira masih penasaran karena dilihatnya Vampir-vampir tersebut masih saja diam dan bersikap biasa.


Jika mereka mengetahui keberadaan Nazira dan Ryder, tentu mereka akan segera menangkapnya, bukan?


"Sebaiknya kita pergi dari sini." Ryder memegang tangan Nazira untuk segera pergi. Nazira menepis tangan Ryder.


"Katakan bagaimana kau tahu?" tuntut Nazira.


"Perasaanku mengatakannya." Ryder mencoba menarik Nazira lagi.


"Tunggu, aku tidak bisa pergi. Aku harus mengetahui kapan mereka melakukan pemberontakan?" Nazira kembali menarik tangannya. Mereka masih jongkok di balik meja.


Nazira masih penasaran dengan kapan mereka mulai melakukan penyerangan agar Nazira bisa memberiperingatan kepada Edden. Siapa tahu Nazira bisa merubah masa depan di sini dan saat ini? Dan siapa tahu Edden bisa diajak bekerja sama?


"Kau ini terlalu berani," ejek Ryder.


"Kau tidak tahu bagaimana perjuanganku, aku butuh informasi itu," terang Nazira.


Ryder semakin merasa aneh dengan tingkah Nazira. Siapa sebenarnya gadis ini?

__ADS_1


"Nazira dengar! Di sini sangat berbahaya," bujuk Ryder.


"Dia ada di balik meja," suara pikiran Nazareth.


Ryder dapat mendengarnya. Ryder terpaksa untuk menarik paksa Nazira. Namun, terlambat saat mereka membalikan badan. Nazareth dan Bertrand tepat berada dibelakang mereka. Nazira terkesiap, beruntung dia masih sempat mengambil pisau yang berada di kakinya. Ryder menahan tangan Nazira dengan cepat.


"Siapa kalian?" hardik Nazareth.


Ryder dan Nazira berdiri. Nazareth terkejut ternyata bukan satu manusia melainkan dua. Lalu mengapa dia tidak bisa merasakan kehadiran pria ini?


"Kau!" tunjuk Bertrand saat melihat wajah Nazira.


"Apa dia pemburu Vampir yang kau katakan?" tanya Nazareth, dia melayang mengelilingi Nazira dan Ryder.


Pemandangan tersebut hal biasa bagi Nazira. Namun, itu pertama kali bagi Ryder menurut Nazira. Wanita masa depan itu sedikit heranย  karena Ryder bersikap biasa saja.


Pemburu Vampir saja yang percaya Vampir ada, saat dihadapkan dengan makhluk dingin itu, tetap saja mereka terkejut dan ketakutan. Berbeda dengan pria yang bersamanya ini.


"Tidak, hanya saja aku tadi sempat melihat dia keluar dari rumah sebelah," jawab Bertrand.


"Apa kau pemburu Vampir, Nona?" Nazareth tepat di depan Nazira dan memegang dagu Nazira. Dia mengabaikan keberadaan Ryder.


Ryder tahu jika Nazareth menganggap remeh dirinya. Itu lebih baik, pikir Ryder daripada dia harus terlibat hal ini.


Ryder telah diperingati oleh ibunya beberapa hari yang lalu, bahwa keberadaannya sangat diinginkan oleh para Vampir. Saat itu Blaire menasehati Ryder agar tidak bergaul dengan Alexia.


Ryder bertanya mengapa ibunya baru mengatakan sekarang? Blaire hanya menjelaskan jika dulu tidak banyak Vampir yang berbaur dengan manusia, tapi berbeda dengan sekarang.


"Lepaskan!" Nazira mencoba menepis tangan dingin Nazareth dari dagunya.


"Ternyata kau sangat berani, Nona." Nazareth melepaskan tangannya dari dagu Nazira.


"Maaf tuan-tuan, kami akan merahasiakan kejadian hari ini. Jadi saya mohon lepaskan kami," bujuk Ryder.


"Melepaskan kalian?" Bertrand terkekeh.


"Apa yang kalian lakukan di sini?" Nazareth mencoba membaca pikiran dua orang di depannya ini. Namun, tidak berhasil. Semakin membuat Nazarerh penasaran dengan dua orang itu.


"Kami hanya detektif yang sedang menyelidiki kasus orang hilang dan pembunuhan lebih dari satu bulan yang lalu," terang Ryder. Dia mencoba agar Nazareth hanya menganggap dia dan Nazira manusia biasa.


"Jadi kalian yang menangani kasus itu?" Nazareth berjalan dan memegang bahu Nazira. Membuat Nazira bergidik ngeri.


"Ya!" Nazira menjawab.

__ADS_1


"Berarti kalian telah membuat keputusan bukan? Bahwa yang membuat orang-orang itu mati maupun hilang adalah kami," bisik Nazareth di telinga Nazira.


Ryder mendengar Bertrand memberitahu Nazareth dengan telepati, untuk menjadikan mereka pengikut mereka.


"Bagaimana jika kami membuat penawaran?" usul Ryder.


"Penawaran apa? Apa kalian ingin jadi pengikut kami?" tawar Nazareth.


"Bukan, kami akan menutup kasus itu dan mengatakan bahwa ternyata pembunuhan memang karena hewan liar dan orang hilang tersebut bukan hilang, melainkan memang pindah ke luar kota," terang Ryder.


"Menarik!" Nazareth berpikir, mungkin bisa dia menggunakan dua orang di depannya ini untuk mendapatkan informasi di siang hari tentang peradaban manusia.


"Anda tidak akan rugi, jadi sekarang biarkan kami pergi." Ryder bersiap-siap melangkah dan menarik Nazira untuk pergi dari sana.


"Kalian pikir semudah itu kalian akan lolos." Nazareth terbang dan berada kembali di depan Ryder dan Nazira.


Nazira mengambil pistol secepat kilat dari samping pinggangnya.


"Jadikan saja mereka pasukan kita," ucap Bertrand.


Nazareth mencoba merebut pistol dari tangan Nazira. Mereka berkelahi. Sementara Bertrand mencoba melawan Ryder. Bertrand seperti merasakan keanehan saat menyentuh tangan Ryder. Namun, diabaikannya dan mereka berkelahi.


Nazareth kagum dengan kemampuan Nazira. Dia berpikir apakah Nazira salah satu pemburu Vampir?ย 


Nazira menendang perut Nazareth dan mencoba mengambil pistol yang tadi terlempar. Namun, secepat kilat Nazareth melayang dan menendang pistol itu. Nazira akhirnya mengeluarkan pisau dari kakinya. Dia mencoba menusukannya ke Nazareth. Nazareth dapat menghindarinya. Dia meraih tangan Nazira dan mencoba memuntirnya. Nazira menendangkan kakinya ke dinding dan mendorong ke belakang, agat Nazareth melepaskan tangannya.


Ryder mencoba menahan kekuatannya agar tidak dikenali oleh Bertrand. Dia berkelahi layaknya seorang detektif. Bukan setengah Vampir. Ryder tidak ingin hidupnya yang nyaman akan berantakan dan di kejar-kejar oleh Vampir jika mereka mengetahui siapa Ryder sebenarnya.


Nazira terus melawan Nazareth, pria itu semakin kagum dengan kemampuan Nazira.


Apa karena dia detektif?


Akan sangat bagus jika wanita ini menjadi pengikutnya karena Nazareth tidak perlu lagi melatihnya.


Nazareth kehabisan kesabaran, cukup main-mainya. Dia dengan cepat memeluk Nazira dengan kuat dan bersiap menghisap darah di leher Nazira.


Ryder yang melihat Nazira akan dihisap oleh Nazareth, dengan reflek membanting tubuh Bertrand ke dinding. Kemudian menyingkirkan Nazareth dari tubuh Nazira. Ryder menggendong Nazira dan melompati jendela dan menghilang secepat kilat. Membuat Nazareth tercengang.


Makhluk apa dia?


๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’


Silahkan baca karya temanku ya besties!

__ADS_1


...THE BODYGUARD...



__ADS_2