The Last Vampir Hunter

The Last Vampir Hunter
Ketahuan


__ADS_3

Nazira terbangun dari tidurnya, di sampingnya terbaring Ryder yang juga tertidur lelap. Nazira sendiri tidak tahu mengapa dia terbujuk untuk tidur dengan Ryder. Pria itu sangat kuat, membuat Nazira seperti kehabisan tenaga. Ciuman yang diberikan Ryder membuat Nazira melupakan pertanyaannya, dia terlena dengan perlakuan pria itu kepadanya.


Wanita masa depan itu merasakan sakit yang luar biasa dibagian bawah tubuhnya. Ini pertama kali bagi Nazira dia bersama pria. Nazira merutuki kebodohannya, seharusnya dia tidak mudah tertarik, dia sangat ketakutan. Bagaimana hal ini membuat masa depan menjadi semakin kacau?


Nazira mengintip sedikit selimut yang menutupi tubuhnya, berharap kejadian semalam hanya mimpi dan pakaiannya masih utuh. Sayang sekali Nazira harus menelan kekecewaan, dia bahkan tidak memakai sehelai benangpun. Nazira juga melihat pria yang terlelap di sampingnya. Ryder juga sama dengan Nazira tanpa pakaian.


Nazira bangkit dari kasur dengan tertatih, dia merasakan nyeri yang sangat tak tertahankan. Matahari telah terbit dengan sangat terang, cahayanya mengintip dari sela-sela gorden. Nazira memaksakan diri untuk turun dari ranjang dan menuju kamar mandi. Dia ingin membersihkan diri dan pergi secepatnya dari rumah Ryder.


Nazira melihat pakaiaannya yg masih basah, dia mengambil salah satu kemeja Ryder dan memakainya. Dia keluar dari kamar, bertepatan dengan Blaire yang juga berjalan menuju lantai bawah.


"Nazira!" tegur Blaire, dia memperhatikan Nazira dari atas sampai bawah.


"Bibi, aku--," Nazira bingung harus mengatakan apa? Dia seperti ketahuan mencuri.


"Ayo, aku akan meberikanmu pakaian yang lebih layak." Blaire menarik tangan Nazira agar mengikutinya.


Nazira hanya pasrah dan mengikuti Blaire. Blaire mengambilkan beberapa pakaian dan menyuruh Nazira memilihnya. Lengkap dengan pakaian dalam.


"Terima kasih." Nazira mengganti pakaian di kamar pas toko. Dia keluar dan menghampiri Blaire yang duduk di meja kasir.

__ADS_1


Blaire memperhatikan Nazira, gadis itu kelihatan pucat. Blaire semakin khawatir dengan kondisi Nazira.


"Apa kau baik-baik saja?" Blaire terus memperhatikan wajah Nazira, gadis di depannya itu seperti mayat hidup.


"Aku--aku baik-baik saja," bohong Nazira, dia memalingkan wajah dari pandangan Blaire.


"Tidak, kau tidak baik-baik saja. Aku akan membawamu ke dokter," tawar Blaire. Dia mengambil tas yang ada di bawah meja kasir.


"Tidak, saya benar-benar tidak apa-apa, Bibi." Tidak mungkin dokter harus memeriksanya, hanya karena dia kehilangan perawan? Itu akan sangat memalukan.


Nazira melihat ke luar toko, orang-orang telah ramai, entah mereka menuju kantor maupun melakukan aktivitas lainnya. Para pemilik maupun pekerja toko di sekitar sibuk merapikan toko mereka. Nazira memang terbangun pukul 10 pagi. Tidak biasanya dia bangun telat.


"Sebaiknya, aku pulang, Bibi. Aku tidak ingin kakek dan nenek menjadi khawatir," tolak Nazira, dia tidak menyadari perkataannya.


Blaire merasa heran, memangnya gadis ini memiliki kakek dan nenek di sini? Bukankan dia tinggal bersama Evan dan Ezra?


Melihat Blaire bingung, Nazira baru menyadari keceplosannya.


"Maksudku, Evan dan Ezra, mereka pasti mencemaskanku." Nazira lega saat melihat Blaire tidak mempermasalahkan kekeliruannya.

__ADS_1


"Tapi, kau harus sarapan, hanya sebentar untuk membuatkannya," bujuk Blaire lagi. Dia tidak ingin terjadi seauatu kepada Nazira. Terakhir Ryder bersama wanita, dia membuat wanita itu pingsan selama 3 hari. Bersyukur gadis itu baik-baik saja dan sejak saat itu Ryder tidak berani lagi berdekatan dengan wanita.


Blaire sempat cemas, karena putranya tidak pernah dekat lagi dengan wanita. Sampai Nazira datang.


"Maaf, Bibi, saya harus segera pergi karena saya tidak ingin Evan cemas," tolak Nazira. Padahal alasan sebenarnya adalah dia tidak ingin bertemu dengan Ryder. Dia merasa malu.


"Baiklah, setidaknya, biarkan aku mengantarkanmu." Blaire menarik Nazira keluar dan mengambil tasnya.


Nazira hanya pasrah, dan mengikuti Blaire. Blaire mengambil kunci mobil dari dalam tas.


🍒🍒🍒


Maaf lama up 🙏


Sambil nunggu aku up, silahkan mampir ke karya temanku ya!


...SUAMIKU ( CALON ) ADIK IPARKU...


__ADS_1


__ADS_2