The Last Vampir Hunter

The Last Vampir Hunter
Informasi Berharga


__ADS_3

Nazareth duduk di kursi ruang kerjanya di markas mereka di pemukiman lama. Bertrand duduk di depannya dan melaporkan tentang jumlah pasukan mereka.


"Bagaimana hasil penyelidikanmu tentang pria itu?" tanya Nazareth. Dia tidak bisa mengalihkan pikirannya dari Ryder dan Nazira. Apalagi Ryder, mengapa dia sampai tidak bisa merasakan kehadirannya? Seolah-olah pria itu juga makhluk dingin seperti mereka. Ditambah dengan kekuatan pria itu.


Manusia biasa tidak akan mungkin melakukannya.


"Saya telah menyelidikinya, Sir! Hasil penyelidikan saya dia bukan pria biasa. Dia memiliki kekuatan seperti vampir hanya saja dia bisa melakukan aktivitas di siang hari," jelas Bertrand.


"Apa dia bisa berjalan di siang hari?" Nazareth memastikan bahwa dia tidak salah dengar.


"Ya, Sir," jawab Bertrand.


"Atau dia manusia serigala?" tanya Nazareth.


"Tidak mungkin, Sir. Suhu tubuhnya seperti kita, dingin," lanjut Bertrand. Dia ingat saat berkelahi dengan Ryder.


"Apa dia hibrid?" Nazareth berpikir, dia pernah mendengar tentang mitos makhluk hibrid ini.


"Hibrid?" tanya Bertrand. Dia belum pernah mendengar tentang nama itu.


"Ya hibrid, dia setengah manusia dan setengah vampir. Mitos yang beredar. Darah hibrid akan membuat kita semakin kuat dan tahan terhadap matahari," jelas Nazareth.


"Apakah mungkin ada makhluk seperti itu. Sir?" tanya Bertrand penasaran. Jika darah hibrid sangat berharga, maka mereka harus mendapatkannya. Dan akan sangat bisa menguasai dunia karena mereka tidak perlu lagi untuk bersembunyi dari matahari.


"Secara logika tidak, tapi pernah beredar bahwa hibrid sangat langka, makanya darah mereka sangat berharga. Biasanya tidak ada manusia yang bisa melahirkan benih vampir dengan selamat. Atau sebaliknya manusia yang membuahi vampir tidak pernah berhasil." Nazareth beranjak dari kursi dan berjalan menuju jendela.


"Lalu bagaimana dengan pria itu?" Bertrand mengikuti Nazareth berdiri menghadap jendela.


"Aku yakin dia hibrid, hanya saja siapa diantara ornag tuanya yang vampir? Apakah ayahnya? Atau ibunya? Kita harus mencari tahu lebih detail data pribadinya," lanjut Nazareth.


"Dari informasi yang saya dapatkan, Sir. Ibunya seorang manusia dan dia ti ggal bersama ibunya," jawab Bertrand.

__ADS_1


"Siapa vampir yang menyembunyikan anaknya selama ini? Kita harus menangkapnya dan menjadikan darahnya makanan kita," perintah Nazareth.


Pintu ruang kerja terbuka, Leo masuk ke dalam.


"Akhirnya saya bisa bertemu dengan anda, Sir!" sapa Leo. Dia telah mencoba ingin bertemu dengan Nazareth, hanya saja Nazareth sangat sibuk dengan rencana pemberontakannya dna mengumpulkan masa. Terkadang Leo yang tidak bisa ke sini karena di kastil semakin ketat.


"Apa kau punya berita. Leo?" tanya Nazareth.


"Ya, Sir, dan berita ini mungkin berita buruk." Leo ragu untuk menyampaikannya. Dia takut Nazareth menjadi murka.


"Apa itu katakan saja, setidaknya, aku telah mendapatkan berita bagus." maksud Nazareth adalah informasi tentang Ryder. Jika dia dapat menangkap pria itu dan meminum darahnya. Maka tidak hanya tahta Edden Collins yang bisa dia rebut. Tapi juga, dia bisa menguadai dunia.


Nazareth tersenyum membayangkannya. Dia berjalan dan berdiri di depan meja. Leo dan Bertrand heran dengan Nazaerth. Hanya saja mereka tidak berani untuk bertanya.


"Di Kastil sekitar satu minggu yang lalu telah ditangkap seorang pemburu vampir, dia seorang wanita dan sekarang dipenjara di bawah tanah kastil," terang Leo. Dia menunggu reaksi Nazareth. Apakah Nazareth murka.


"Apa?" teriak Nazareth, dia menggebrak meja. Membuat meja terbelah menjadi dua dan isinya berantakan.


Itu bukan suatu halangan? Raja tidak tahu tentang pemberontakannya.


"Katakan kenapa ada pemburu vampir di kastil?" tanya Nazareth.


"Saya juga tidak tahu, Sir. Dari informasi pengawal, wanita ini sebelumnya telah pernah ke kastil dan memberitahu raja bahwa ada vampir yang membunuh manusia." Beruntung Leo telah mendapatkan informasi dari vampir yang bertemu Nazira saat datang ke bersama Evan.


"Apa?" Nazareth mulai cemas, apakah rencananya telah diketahui raja?


"Apa raja mencurigai sesuatu?" lanjut Nazareth.


"Sepertinya raja belum, tahu tentang rencana kita, Sir," jawab Leo yakin karena Edden masih kelihatan santai.


"Bertrand coba perlihatkan cctv yang kejadian kita bertemu hibrid itu," perintah Nazareth.

__ADS_1


Bertrand mengambil laptop dan memperlihatkan cctv bagian luar saat kedatangan Ryder dan Nazira.


"Apakah ini wanita yang kau maksud?" Bertrand memperlihatkan foto Nazira dan Ryder.


"Benar, Sir. Wanita ini juga yang membuat bahu saya terbakar dengan senternya. Dan dia juga bersama pria ini saat itu," jelas Leo.


"Kita harus melaksanakan rencana kita secepatnya untuk menyerang kastil dna mengambil alih kepemimpinan raja Collins. Saya takut jika gadis itu membocorkan informasi yang didengarnya saat itu, maka kita akan terlambat untuk melaksanakan rencana kita," terang Nazareth. Dia menggenggam tangan menahan emosi.


Bertrand paham maksud Nazareth karena dia berada saat Nazira mendengar rencana mereka.


"Lalu bagaimana dengan rekannya yang hibrid?" tanya Bertrand.


"Leo, apakah pria ini juga ada di penjara atau kastil?" tanya Nazareth.


"Tidak, Sir. Hanya wanita ini saja," tunjuk Leo pada foto Nazira.


"Kalau begitu. Kita abaikan saja dulu dia, setelah berhasil mengalahkan raja Collins baru kita akan memburu dia," putus Nazareth.


"Baik, Sir," jawab Bertrand.


"Siapkan pasukan secepatnya, kita akan melakukan penyerangan segera. Leo kau pastikan kastil masih belum tahu dna kabarkan secepatnya jika raja curiga," tambah Nazareth.


"Siap, Sir,"


🍒🍒🍒


Please Follow akun NT ini sekalian ig dan tik tok author ya!


Ig : lady_mermad


Tiktok : lady_mermad

__ADS_1


__ADS_2