
Kembali ke masa sekarang.
"Tidak, Mom!" teriak Ryder histeris. Dia berlari secepat kilat meraih ibunya yang hampir terjatuh di lantai. Namun, Edden telah lebih dulu meraih tubuh Blaire sebelum menyentuh lantai. Edden memangku tubuh Blaire. Nazareth menghisap jantung Blaire yang berdarah.
"Blaire!" Edden menepuk pipi Blaire agar bangun. Blaire seketika mati saat Nazareth mencabut jantungnya.
"Tidak! Blaire jangan tinggalkan aku!" pekik Edden memeluk tubuh Blaire. Seketika tubuh Blaire menjadi dingin. Edden terus mengguncang tubuh Blaire agar Blaire kembali hidup. Edden mencoba menggigit leher Blaire berharap dia bisa merubah Blaire menjadi vampir. Setidaknya dia masih bisa melihat Blaire. Usaha tersebut sia-sia, Blaire tidak bisa diselamatkan lagi.
Nazira pun teralihkan karena kedatangan Ryder dan Blaire. Hal itu dimanfaatkan Bertrand untuk melumpuhkan Nazira. Vampir itu telah mengunci tubuh Nazira dan bersiap menusukan taringnya ke leher Nazira.
"Sir, boleh kah saya menjadikan wanita ini vampir?" ujar Bertrand.
Kesadaran Ryder kembali, dia melihat Bertrand yang akan menghisap darah di leher Nazira. Ryder membiarkan ayah bersama ibunya. Dia berlari menyelamatkan Nazira. Ryder menyambar tubuh Bertrand secepat kilat dan membantingnya ke dinding. Retakan besar tercetak di dinding menandakan kekuatan Ryder yang murka.
"Ternyata dia putramu?" ujar Nazareth sambil tertawa, dia melempar jantung Blaire yang telah kering karena habis dihisap darahnya.
Edden menatap penuh benci dan murka kepada Nazareth. Dia meletakkan tubuh Blaire dengan hati-hati di lantai. Kemudian Edden kembali menyerang Nazareth. Baku hantam pun kembali terjadi antara Edden dan Nazareth. Mereka sama-sama kuat.
Nazira menatap Ryder yang tengah bertarung dengan Bertrand.
Jadi Ryder benar seorang hibrid. Kenapa dia tidak jujur padanya?
Nazira menyesal tidak mengetahuinya dari awal. Sekarang situasi benar-benar diluar kendali. Bagaimana caranya agar Nazira bisa mendapatkan darah Ryder saat ini? Melihat situasi sekarang Nazira tidak dapat merubah masa depan. Bagaimanapun Nazareth akan tetap menjadi raja vampir di masa depan.
"Pergilah, Nazira," usir Ryder di tengah-tengah pertarungannya dengan Bartrand.
"Aku akan membantu kalian," putus Nazira. Dia mengambil pisau perak yang tergelatak di lantai saat dia kehilangan konsentrasi.
Dari atas tangga pasukan Nazareth datang berombongan. Nazira yang tadinya mencoba membantu Ryder, akhirnya merubah posisi melawan vampir yang lain. Keadaan mereka benar-benar tidak memungkinkan buat mereka.
"Papa! Apa yang terjadi?" Alicia juga menyusul ke ruang bawah tanah. Gadis itu tadinya di kurung Nazareth di rumah mereka dan Nazareth berpesan apapun yang terjadi Alicia jangan keluar rumah. Nazareth berjanji setelah hari ini Alicia boleh menjadikan manusia mana saja menjadi vampir.
Alicia senang mendengarnya, dia menunggu di dalam rumah dengan patuh. Hanya saja hiruk pikuk dan api di kastil mempengaruhinya. Meskipun coba diabaikannya. Alicia tidak tshan dan akhirnya keluar dari rumah.
Gadis itu menemui Clara dan mereka bersama-sama mencari Nazareth.
"Alicia! Pergilah! Clara bawa Alicia dari sini," usir Nazareth.
__ADS_1
"Clara!" Edden memperhatikan istri vampirnya itu. Bertanya-tanya sejak kapan Nazareth memanggil Clara hanya dengan namanya. Biasanya Nazareth memanggil Clara dengan Yang Mulia juga.
Kedatangan Alicia dan Clara membuyarkan konsentrasi Nazira, gadis itu disandra oleh Bertrand.
"Jangan ada yang bergerak atau aku akan mematahkan leher gadis ini?" ancam Bertrand.
Ryder dan Edden tidak melawan lagi. Edden menatap Clara dengan pandnagan menuduh.
"Jangan menatapku seperti itu Edden, semua salahmu. Kau tidak pernah menganggap aku istrimu. dan Nazareth memberikan penawaran kepadaku. Setelah kau mati, dia akan mengambil alih kerajaan dan aku tetap jadi ratu," ungkap Clara. Dia memperhatikan seorang manusia yang baru saja mati.
"Kau!" Edden mendekat ke arah Clara.
Namun, Edden dihalangi oleh vampir lain anak buah Nazareth.
"Jadi wanitamu adalah manusia?" tunjuk Clara pada jasat Blaire.
"Ryder!" panggil Alicia, dia bersiap untuk mendekat ke arah Ryder.
"Alicia kau mengenal pria itu?" tanya Nazareth kepada putrinya.
"Papa dia adalah pria yang ingin aku jadikan vampir," ujar Alicia. Dia mendekat ke arah Ryder.
Clara melotot tidak percaya dengan yang baru saja didengarnya.
"Putramu? Dengan manusia itu?" Clara merasa tidak percaya bagaimana bisa Edden memiliki anak dengan manusia.
"Ya, Clara dia adalah putra Edden, kita akan menikmati darahnya bersama. Apa kau tahu tentang mitos bahwa darah hibrid akan membuat kita menjadi tahan terhadap matahari." Nazareth tertawa karena sebentar lagi kemenangan akan berpihak padanya.
"Tidak Papa. Dia tidak boleh menjadi santapan kalian, dia milikku." Alicia secepat kilat menuju Ryder dan menggigit leher Ryder.
Ryder sengaja tidak mengelak karena dia tahu, setiap vampir yang mencoba menggigitnya akan mati terbakar. Benar saja, setelah menggigit Ryder, Alicia langsung terbakar dan perlahan memgjilang.
"Tidak!" pekik Nazareth saat melihat putri kesayangannya lenyap.
Semua tidak percaya, mereka mundur, tidak berani untuk mendekat ke arah Ryder lagi. Nazira pun heran, ternyata darah hibrid juga bisa membunuh vampir. Namun, Nazira tidak peduli jika darah yang ini nantinya akan membunuh vampir di masa depan. Dia harus mendapatkan darah Ryder, tapi bagaimana caranya.
"Bunuh gadis itu!" teriak Nazareth. Dia tahu Ryder sangat melindungi Nazira.
__ADS_1
Ryder secepat kilat menyambar Nazira saat Bertrand lengah. Dia menggendong Nazira dan menaiki tangga. Anak buah Nazareth menjadi takut dan menyingkir membiarkan Ryder lewat. Di tengah tangga Ryder berhenti dan menatap ayahnya.
"Pergilah! Selamatkan gadis itu," ujar Edden.
Ryder membawa Nazira pergi keluar dari kastil. Sementara Nazareth kembali mencoba melawan Edden.
Ryder melewati hutan belantara, dia menggendong Nazira seperti dia menggendong ibunya. Mereka akhirnya sampai di tempat mobil mereka terparkir. Ryder menurunkan Nazira.
"Kau baik-baik saja?" Ryder memeriksa wajah dan tubuh Nazira. Ternyata gadis itu baik-baik saja. Ryder mencium bibir Nazira sekilas.
"Aku baik-baik saja. Ternyata kau pria yang aku cari. Kenapa kau tidak jujur padaku?" todong Nazira. Dia memegang pipi Ryder tidak percaya.
Bolehkah dia meminta darah Ryder? Apakah akan terlihat bahwa Nazira memanfaatkannya?
"Apa kau benar dari masa depan?" Ryder memastikan lagi.
"Ya dan aku membutuhkan darahmu demi kelangsungam hidup manusia. Seperti yang aku katakan, raja Vampir di masa depan adalah Nazareth dan manusia hidup bersembunyi. Jika tidak mereka akan menjadi santapan vampir," terang Nazira.
"Ambillah." Ryder memberikan tangannya kepada Nazira.
Nazira mengeluarkan alat dari ranselnya. Alat tersebut memang selalu dibawa Nazira di dalam ranselnya. Gadis itu menyuntikan alat ke lengan Ryder. Pria itu menahan saat darahnya berpindah tempat. Alat tersebut berhenti menyedot darah Ryder saat telah terisi penuh.
Ryder merasakan tenaganya sedikit melemah.
"Pergilah, semoga kita akan bertemu kembali," ujar Ryder.
"Kau baik-baik saja?" Nazira cemas melihat Ryder sedikit pucat.
"Aku baik-baik saja. Aku harus segera kembali dan menyelamatkan ayahku." Ryder mencoba menguatkan diri.
"Terima kasih." Nazira mendekat ke arah Ryder. Gadis itu mencium bibir Ryder. Manusia hibrid itu membalas dengan perasaan rindu. Cukup lama mereka berciuman sampai akhirnya Ryder melepaskan Nazira.
Nazira menuju mobil Evan dan menjalankannya. Melihat Nazira telag pergi Ryder kembali menuju kastil. Namun, tenaganya telah semakin berkurang.
🍒🍒🍒
Please Follow akun NT ini sekalian ig dan tik tok author ya!
__ADS_1
Ig : lady_mermad
Tiktok : lady_mermad