
"Siapa kalian?" tegur salah satu pelayan vampir yang baru masuk. Dia belum pernah melihat Robert dan Nazira.
"Kami pelayan tambahan yang dikirim untuk membantu perjamuan," sahut Robert. Dia menenangkan jantung yang mulai berdetak dengan kencang.
Jangan sampai rencana mereka gagal.
"Wanita itu? Kenapa dia berada di bawah meja?" tanya Vampir pria itu lagi.
"Dia mengambil botol minuman yang jatuh," jawab Robert.
Si vampir mendekat ke arah Nazira. Dia melihat sebuah botol yang di design secara khusus. Si vampir mengambil botol tersebut bersiap membukanya. Posisi vampir tersebut sangat dekat dengan Nazira. Mereka saling bertatapan sambil jongkok.
Si pria mengendus bau Nazira, posisi dekat busa saja vampir tetap mengenali bau darah di tubuh manusia. Nazira memfokuskan penglihatannya kepada vampir tersebut.
Tiba-tiba vampir iti berdiri.
"Aku ingat raja memintaku memgambil gelas." Vampir tersebut meletakan botol serum di atas meja dan mengambil gelas dN membawanya keluar dari sana.
Robert dan Nazira bernafas lega.
"Cepatlah, sebelum yang lain datang," perintah Robert.
__ADS_1
Nazira mengambil botol membukanya dengan cepat kemudian menuangkannya ke dalam darah. Nazira memasukan kembali botol tersebut ke dalam ranselnya.
Mereka kemudian keluar, sebelum reaksi obat habis dan kaum dingin tersebut menyadari kehadiran mereka.
Semua tim ternyata telah kembali dari tugas masing-masing. Mereka mengganti lampu sorot dengan lampu yang memancarkan ultra violet. Beberapa orang lagi memasang penyadap pada cctv untuk mengamati keadaan yang tetjadi paska kaum vampir setelah meminum darah yang dicampir serum. Mereka berkumpul jauh dari lapangan di dalam sebuh mobil.
Mereka memperhatikan layar televisi yang ada di mobil. Terlihat Nazareth tengah memberikan sambutan. Nazira penasaran, apakah Nazareth akan memberikan kilas balik saat dia melakukan pemberontakan. Dan kejadian yang dialaminya di masa lalu karena kedatangan Nazira. Apakah ada perubahan dalam sejarah.
Nazareth mengatakan bahwa raja Edden memang pantas mati karena lebih berpihak kepada manusia dari kaumnya sendiri. Semua vampir bertepuk tangan dan bersorak. Nazareth juga mengatakan tentang kematian putrinya yang memakan darah hibrid. Jadi mereka menentang vampir bersatu dengan manusia karena jika ada anak yang lahir dari hubungan itu akan menghasilkan monster yang dapat membunuh kaum vampir.
Sekarang Nazira paham mengapa Nazareth melarang vampir berhubungan dengan manusia. Jika ingin memiliki hubungan dengan manusia maka harus menjadikan manusia itu vampir, agar tidak menghasilkan monster yang akan memusnahkan kaum dingin itu sendiri.
"Apakah hibrid yang dimaksud Nazareth, pria yang memberikan darahnya kepadamu?" tanya Robert, pria itu seperti paham dengan perubahan sikap Nazira saat menjatuhkan ponselnya.
"Syukurlah kau, telah mendapatkan darahnya sebelum Nazareth membunuhnya," celetuk salah satu dari tim.
Robert memelotot kepada wanita itu, memberikode, bahwa ucapannya sangat menyakitkan.
"Maaf Nazira, maksudku bukan begitu," s3sal temannya itu.
Nazira membuka pintu mobil dan keluar.
__ADS_1
"Aku akan mencari udara." Nazira menutup kembali pintu mobil.
Rekannya itu merasa bersalah, dia bersiap untuk keluar dan membujuk Nazira. Namun, Robert menahannya.
"Biarkan dia sendiri dulu, kita tidK tahu apa yang dialaminya di sana. Pasti Nazira sangat sedih karena pria hibrid itu telah memberikan darahnya dan sekarang Nazira mengetahui bahwa dia telah mati 50 tahun yang lalu," terang Robert.
Mereka kembali menyaksikan pertunjukan dan Nazareth masih berpidato tentang keberhasilannya memguasai manusia. Bahkan kota telah menjadi kota vampir.
Kemudian Nazareth mulai mengangkat gelasnya dan meminum darah dari gelas tersebut. Semua vampir juga melakukan hal yang sama. Mereka masih baik-baik saja.
Para vampir itu berpesta, tanpa memperlihatkan reaksi apapun. 30 menit berlalu.
"Apakah serumnya tidak bekerja?"
🍒🍒🍒
Please Follow akun NT ini sekalian ig dan tik tok author ya!
Ig : lady_mermad
Tiktok : lady_mermad
__ADS_1