
Posisi masih direstoran
Queen " Untung saja, anak kecil tadi selamat" gumam kecil tapi masih terdengar oleh mereka
Izzana " Tadi yang menlfonmu siapa Queen? "
Queen " dari Dr Ahli Bedah"
Izzana " Apa katanya? "
Para pria hanya menyimak pembicaraan Queen dan Izzana dengan cermat
Queen " Anak tadi kondisinya sudah mulai membaik, dan bisa melakukan tindakan selanjutnya" ucapnya santai
Izzana " Wahhh, loe hebat Queen"
Queen " Dan besok ini dokter mau minta ketemu sama gue" katanya
Izzana " Ngapain?"
Queen " Entahlah, lihat aja besok"
Xiro " Gue antar ya? "
Queen " Hmm boleh, kebetulan gue malas bawa motor" serunya
Karena hari sudah menjadi siang, mereka berenam memutuskan untuk pulang ke rumah masing - masing.
Tanpa sengaja Queen ketemu Ayahnya Monica dijalan, Ayah Monica berjalan menuju restoran bersama Emak peot dan anaknya. Mama Monica lalu menegurnya.
Mama Monica " Lihat lah anak bodoh ini" katanya
Queen yang masih disana bersama kawannya itu mendengar perkataannya tapi juga menghiraukan. Mama Monica yang melihat jadi geram sendiri
Mama Monica " Kau makin hari, makin sombong aja ya setelah kita usir dari rumah. Tidak tahukah kalau anakku habis masuk RS itu semua ulahmu" katanya
Queen " Ya itu karena ulah anakmu sendiri, jadi gak salah saya dong disini" ucapnya santai
Monica yang melihat keberadaan Xiro pun langsung saja mencoba mendekatinya
Monica " Hay, Xiro habis dari mana? " tanyanya PD
Xiro " ? "
Monica " Kebetulan aku mau makan direstoran ini, kamu ayo bergabung sama kami" katanya centil
Monica " Mah kenalin dia Xiro dan kawannya, dia para most wanted yang ada disekolahku" nada gembira
Monica " Ayo gabung sami kami" ajaknya sambil menatap empat pria ini
Black Eagle " Tidak perlu, kami mau pergi sekarang" dingin
Monica " Ayolah aku mohon"
Black Eagle " Gue bilang tidak ya tidak" ketusnya
Monica terlihat malu dan mau menangis sebentar lagi
Mama Monica " Nak maafin anak tante, dia terlalu semangat mengajak kalian makan bersama direstoran ini"
__ADS_1
Monica " Ini pasti karena loe yang sudah menghasut mereka iyakan ngaku aja deh loe" bentaknya hingga membuat orang disekelilingnya menoleh kearah mereka
Queen " Apa yang gue lakuin ke loe, gue gak pernah tuh nyari masalah sama loe. Lagian anehnya loe yang mempersulit diri sendiri kenapa malah nyalahin gue"
Queen " Gue selalu diam ya, apa yang sudah keluarga loe lakuin ke gue, bahkan gue dijadikan pembantu dirumah loe. Gue tahu kalau gue ini bukan saudara kandung loe" pancaran amarahnya terlihat disana
Queen " Bahkan Ayah loe suka mukulin gue dari waktu kecil hingga sekarang, menghukum gue digudang yang gelap walau gue gatau kesalahan gue apa, meskipun itu kesalahan loe mana ada orang tua loe memarahi loe, sedangkan gue kesalahan yang gak gue lakuin pun masih bisa tuh nyiksa gue bahkan pernah gue kagak dikasih makan selama 2 bulan penuh. Di hukum berdiri dibawah guyuran hujan lebat diselingi petir menggelegar gue pernah"
Queen " Bahkan gue juga tahu apa yang sedang Mama loe lakuin ke gue, dengan menyuruh geng mafia untuk membunuh gue" perkataannya membuat terkejut para teman - temannya
Queen " Bukan salah gue juga jika gue membalas semua perbuatan kejahatan kalian ke gue" nada dingin mencekam
Kawan - kawannya yang mendengar itu semua sontak terkejut dengan apa yang dialami Queen sungguh keluarga biadab . Dimana keluarga Baker digadang - gadang sebagai keluarga harmonis, tetapi banyak cerita dibelakangnya
Degg langsung saja perkataan Queen terngiang dipikiran keluarga itu. Ayah Monica langsung sadar
Ayah Monica " Tidak Queen, Ayah nggak pernah menyiksamu" katanya menggunakan raut dibuat sedih
Mama Monica " Tidak, itu tidak benar Queen, kamu masih anak Mama, mana ada Mama mau membunuhmu Queen" katanya dibuat sedih
Monica " Ini juga orang tuamu Queen, loe gak bisa memfitnahnya, lihat lah Ayah dari kemarin sedang sakit, sekarang karena sudah mendingan dia ingin mencarimu demi rindunya"
Ayah Monica " Ayah mohon Queen kali ini pulang lah" pintanya dengan raut sedih
Orang" disana mendengar itu beranggapan bahwa Queen nekat pergi dari rumah karena kenakalannya, dan sekarang seperti bertindak sombong.
Kecuali Xiro, Edward, Endro dan Izzana yang memang sudah mengtahui karakter mereka dari sekali melihat. Keluarga ini playing victim sekali
Queen "Ngapain aku capek - capek kembali ke rumah itu yang sudah memberi kenangan menyakitkan bagiku, tidak ada yang menyayangiku selain kakek dan nenek, karena berhubung kakek dan nenek sudah pergi dari dunia ini, lantas kenapa aku bertahan dirumah yang sudah membuatku hancur" datarnya
Queen " Mulai sekarang jangan berani menampakkan wajah kalian dihadapanku. Sungguh itu membuatku muak" ketus dan meninggalkan mereka
Monica yang diam sedari tadi, " Mah lihat lah anak bodoh itu beraninya dia mengatai keluarga kita seperti itu, hiks hiks hiks" emosinya meluap
Mama Monica " Anak bodoh itu selalu saja, yasudah nanti kita pikirkan, kita makan dulu saja" Tiba - tiba seorang pelayan laki - laki menghampiri
Pelayan laki-laki " Apa ini dari keluagra Baker", Ayah Monica mewakili segera menjawab
Ayah Monica " Iya itu keluarga saya" jawabnya angkuh
Pelayan laki - laki " Mohon maaf keluarga anda sudah masuk kedaftar hitam, jadi tidak bisa makan disini lagi selamanya" katanya tegas
Mama Monica " Hahhh tapi kenapa, kami tidak bisa makan disini, kami sudah langganan disini jadi jangan asal masukan nama orang kedaftar hitam seenak jidat yaa" marahnya
Pelayan laki - laki " Hah sikap kalian ini sungguh memuakkan, silahkan pergi dari sini sekarang juga? " perintahnya tegas
Monica " Kenapa begitu kami sudah cocok dengan masakan disini, gak bisa gitu dong, loe ini hanya seorang pelayan gitu aja belagu" sewotnya
Pelayan laki - laki " Saya tidak perduli, sekarang pergi dari sini" mulai emosi
Monica " Tidak bisa, apa kau tidak tahu kita ini siapa, kita ini orang kaya berpengaruh dikota ini, jadi saya bisa menyuruh Ayah saya untuk menutup restoran ini sekarang juga" marahnya
Pelayan laki - laki " Heh emangnya kalian punya pengaruh apa sama restoran ini. Ini peraturan langsung dari pemiliknya, jika mau komplein silahkan ke pemiliknya langsung. Salah kalian sendiri sudah membuat marah pemilik restoran ini"
Ayah Monica " Memangnya siapa pemilik restoran ini? Jika anda mencabut nama keluarga kami dari daftar hitam, saya akan menjadi donatur direstoran ini" ucap dengan bangga namun sombong
Pelayan laki - laki " Heh sombong sekali anda, bos saya saja tidak membutuhkan donatur seperti anda Tuan terhormat" ucapnya sinis
Jleebbb. Seketika keluarga Baker malu mendengarnya. Kasak kusuk mulai terdengar dari para pelanggan
__ADS_1
Pelanggan A " Memang kaluarga yang aneh " ucapnya
Pelanggan B " Tidak malukah dia berbicara seperti itu"
Pelanggan C " Halah omonganya sok meninggi"
Pelanggan D " Apa kalian melihat diluar restoran tadi, mereka berdebat sama anak tirinya, dikatakan keluarga ini sangat kejam seperti iblis"
Pelanggan E " Iya gue melihat tadi, gue juga sering tuh melihat anak kandungnya keluar masuk hotel bersama Om, entah orang tuanya tahu atau tidak" . Dan bla bla bla
Keluarga Baret yang malu itu langsung saja pergi dari sana
Monica " Emang manusia tidak berguna" teriaknya sambil menghentakkan kakinya
...****************...
Ditempat Queen
Queen " Gue pamit duluan ya" ucapnya langsung pergi
Izzana yang melihat itu merasa sedih apa yang sudah menimpa sahabat baiknya itu
Izzana " Gue merasa kasian dengannya, sejak kecil dia tidak mendapatkan keadilan, setiap hari selalu saja disiksa sama keluarga biadab itu" ujarnya sambil mata berkaca"
Xiro " Apa saja yang sudah dilakukan oleh orang" biadab itu kepada Queen?"
Izzana " Dia selalu dijadikan budak kalau dirumahnya, budak tanpa digaji. Sering dikurung digudang gelap, disiksa habis - habisan oleh mereka. Loe Ro hiks hiks hiks jika memang benar - benar mencintainya segeralah nembak dia dan lindungilah dia walau buat meyakinkannya itu sulit, meskipun dia kuat berani untuk menghadapi keluarga biadab itu, tapi dia wanita Ro dalam hati terdalamnya pasti rapuh. Meskipun sudah tidak ada air mata terjatuh lagi gue tahu pasti itu anak lagi sedih" tangis izzana
Endro yang sedari tadi diam mendengar cerita Queen merasakan ikut sakittt dihatinya, Edward juga sama merasakan sakit dihatinya.
Dito " Haisshhh keluarga itu benar" katanya frustasi
...****************...
Queen sudah sampai dirumahnya, langsung saja masuk kerumah dan memasuki kamarnya, kali ini dia tiduran dikasurnya pertemuan dengan keluarga biadab tadi sungguh membuat moodnya hancur seketika.
Dia beranjak dari tidurnya dan pergi mandi. Kali ini dia tidak memasak karena tadi sudah makan direstoran milik Izzana,
Setelah mandi dia berjalan ke meja belajar dan membuka laptopnya, dia ingin mencari sesuatu disana
Dia ingin menghancurkan keluarga biadab itu secara perlahan.
Dunia telfon
Queen " Tolong kau cari seorang wanita yang masih muda yang pernah berurusan dengan keluarga itu, dan permudahkan dia masuk ke perusahaan milik Ayahnya Monica, suruh dia untuk melamar pekerjaan disana sebagai sekretarisnya" perintahnya tegas
AB " Baik bos, akan saya laksanakan" jawabnya tegas
Queen " Ingat berhati - hatilah, jangan sampai ketahuan, lakukan dengan bersih " perintahnya.
AB " Baik bos" katanya
Queen " Permainan akan segera dimulai" smirknya
.
.
.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Jangan lupa like dan komentarnya ya!!!!!