The Queen

The Queen
Bab 34


__ADS_3

Dipagi hari seorang gadis yang masih bergelung dibalik selimut hangatnya, kring kring kring jam weker berbunyi. Gadis itu meraih jam weker yang berada di nakas itu lalu mematikannya


Membuka matanya secara perlahan, merasa nyawanya sudah terkumpul semua dia langsung beranjak bangun dari kasurnya


"Pagi world " ucap Queen. Iya itu adalah Queen


Berjalan keluar dari kamarnya, lalu masuk ke kamar mandi untuk membasuh mukanya. Setelah merasa segar, Queen keluar dari kamar mandi dan menuju dapur untuk membuat sarapan


Kali ini dirinya akan membuat roti lapis daging dengan susu putih hangat, karena nanti kekasihnya menjemput dirinya sekalian aja membuat lebih untuk kekasihnya itu


"Sudah beres " monolognya sambil melihat hasil masakannya


"Jam berapa sekarang??" gumamnya sambil menengok kearah jam dinding


"Jam setengah 6 sekarang, gue mandi dulu deh " Queen pergi mandi, dia juga sekalian bawa seragamnya


25 Menit Queen menghabiskan waktunya untuk mandi, keluar dari kamar mandi dengan sudah beganti pakaian seragam. Berjalan ke kamarnya guna memakai skincare dan para kawan - kawannya


Tok tok tok terdengar pintu rumahnya diketok, mungkin itu Xiro pikirnya. Queen berjalan melangkah menuju arah pintu dan membukanya


Dan bisa dia lihat benar dugaannya itu, Xiro datang menjemputnya


"Eh abang, masuklah dulu " pintanya, Xiro mengangguk saja sambil mengikuti langkah kaki Queen


"Sudah sarapan bang ??" tanyanya


"Emm belum " jawabnya


"Yasudah ayo kita sarapan, kebetulan aku memasak lebih. Karena aku tahu kamu pasti tidak sarapan kalau mau menjemputku " tutur Queen


" Hehe tahu saja " balas Xiro


Sampai dimeja makan Queen menarik kursi untuk Xiro duduk, begitu juga sebaliknya Xiro menarik kursi untuk Queen duduk disebelahnya


Queen mengambilkan roti lapis daging itu untuk Xiro dan menaruhnya dihadapannya, untuk Queen dia mengambilnya sendiri. Ehh kayak sudah bersuami istri saja


"Terimakasih " ucap Xiro


"Sama -sama , ayo mulai makan " ajaknya


Mereka menikmati makanannya berdua dengan hati yang berbunga - bunga. Tidak lama mereka sudah menyelesaikan acara sarapannya


Queen membereskan piring dan gelas kotor itu menaruhnya diwastafel , dia segera mencucinya kalau rumah ditinggal sudah bersih hatinya akan merasa lega


Selesai mencuci piring dan gelas, Queen dan Xiro berangkat menuju ke sekolah. Xiro kali ini membawa mobilnya, dia membukakan pintu mobil untuk Queen disebelah kemudinya


Queen melihat kelakuan kekasihnya itu hanya mengulum senyum saja


"Terimakasih " ucap Queen menenangkan


"Sama - sama sayang " balas Xiro


Xiro mulai melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, 35 menit mereka sampai dipelataran sekolah


Mobil mewah masuk dipelataran sekolah itu langsung saja menjadi pusat perhatian siswa siswi disana


" Wahhh mobil keluaran terbaru ini, baru launching semalam " ucap siswa A


"Gue jadi pengen gaes hiks hiks " siswa C


" Kapan gue bisa kaya seperti itu " siswa H


"Siapa yang bawa mobil mewah itu ?? wanita atau pria ??" siswi A kepo


Memberhentikan mobilnya diparkiran yang sudah tersedia, Xiro mulai membuka pintu mobilnya dan keluar dari sana


"Waahhh itu Xiro " jerit siswi C


" Tampan sekali itu pacar gue " siswi A


"Woy ngaca dong mana mau Xiro pacaran sama uler keket kayak loe " siswa C


"Eh kayaknya disebelah ada orang deh siapa ya??" siswi A


Xiro memutar langkahnya guna membukakkan pintu untuk Queen, setelah dibuka Queen keluar dari sana. Langsung saja itu membuat heboh 1 sekolahan


"Whatt itu Queen dong dateng bersama pangeran sekolah " jerit siswi C


"Gilaa apa mereka pacaran??" siswa A


"Yahh kalau saingan gue Queen ya gue mundur aja deh " siswi C


Dan bla bla bla . Queen dan Xiro menghiraukan ucapan mereka, berjalan menuju kelas bersamaan. Tepat setelah mereka masuk kelas bunyi bell terdengar

__ADS_1


Pelajaran pertama dimulai, siswa siswi disana tampak fokus mendengarkan penjelasan dari guru itu. Jam pertama dikelas pelajaran fisika


3 Jam pelajaran tak terasa selesai, bertepatan bell istirahat juga berbunyi


"Baiklah anak - anak kita akhiri pelajaran hari ini dan jangan lupa tugas rumahnya dikerjakan. Sampai ketemu dipertemuan berikutnya, kalian boleh istirahat " ucap guru itu lalu pergi dari kelas


Siswa siswi disana berhamburan keluar kelas menuju kekantin untuk mengisi perut mereka, tidak lupa juga Queen dan Izzana yang juga ikut pergi kekantin


Tiba - tiba dijalan Queen dan Izzana bertemu dengan Xiro and the genk


"Queen " panggil Xiro


"Kenapa??" tanya Queen sambil menatapnya


"Mau kekantin kan, kita barengan ya ??" izinnya


"Baiklah " balas Queen


Akhirnya mereka berenam pergi kekantin bersama - sama. Rombongan Queen sekarang menjadi pusat perhatian seluruh siswa disana, termasuk Monica dan teman barunya


Sampai tiba mereka dikantin, langsung saja mereka mencari tempat duduk


"Dimana kita ??"tanya Dito


" Dipojokan aja " jawab Izzana


Queen berjalan duluan lalu diikuti oleh teman - temannya yang lain, sampai ditempat duduk yang mereka cari. Langsung saja mengambil tempat duduk masing - masing


Seperti biasa Xiro yang selalu menempel didekat Queen, teman - temannya yang tahu itu hanya geleng - geleng kepala saja. Siswi lain yang melihat itu hanya bisa menggigit jari saja


"Kalian mau pesan apa ini??" tanya


"Nggak usah pesan lagi, udah gue pesankan tadi " ucap Queen


"Emm baiklah " kata mereka bersamaan


Tiba - tiba Monica bersama teman barunya itu mendatangi Queen


"Queen " panggilnya, Queen menghiraukan panggilannya itu


"Queen gue mau bicara " kata Monica lagi


"Apa lagi yang mau loe bicarakan??" tanyanya dingin


Teman - temannya Queen hanya menyimak saja, Xiro melihat gelagatnya Monica itu menjadi curiga


"Gue mau minta uang sama loe untuk biaya rumah sakit ayah " ucap Monica pelan


Queen masih diam melihat Monica


"Berapa lagi yang mau loe minta ??" tanya Queen dingin


"Ee e emm 2M " ucap Monica gugup


"Apa loe tidak ingat soal perjanjiannya??" tanya Queen


"T tapi gue butuh buat biaya rumah sakit ayah Queen " katanya sambil menundukkan kepalanya


"Biaya rumah sakit ayah loe atau buat loe pribadi??" tanyanya lebih dingin


"Bu buat ayah " jawab semakin gugup


"Apa loe tidak ingat isi surat perjanjian itu, disurat itu tertulis jelas jika ada anggota keluarga tuan Frenk yang meminta uang lagi kepadaku akan dikenakan denda bahkan bisa dipenjara" ucap Queen


Mereka semua yang mendengar itu terkejut karena keluarga Frenk ini selalu meminta uang lebih ke Queen


"Dan loe kenapa minta uang lagi ke gue?? Kalau butuh uang itu minimal kerja, bukannya minta - minta. Gue waktu kecil aja sudah bisa ngehasilin uang sendiri" tegas Queen


"Sejak kecil gue nggak pernah ya dikasih uang saku oleh keluarga loe kecuali kakek dan nenek " tambahnya lagi


"Sejak kecil gue sudah bekerja ikut kakek, nah loe bisanya minta - minta terus " sarkasnya


Siswa siswi disana mulai berbisik - bisik


"Gila dasar tidak tahu malu " ucap mereka


"Itu sebagai tanda bayaran kalau loe pernah ditampung oleh keluarga gue " ucap Monica yang tidak tahu malu


"Kau terus berulang kali bicara soa bayar biaya perawatan selama gue ditampung oleh keluarga loe . Pengorbanan gue ke keluarga loe sudah banyak kali, apa perlu gue sebutin satu persatu " sarkasnya, kedua tangannya mengepal kuat


Xiro melihat itu wajahnya seketika memerah padam, tanda bahwa emosinya sedang memuncak


" Berapa bayarannya ??" tanya Xiro sangat dingin

__ADS_1


"Apa??" tanya Monica


"Berapa bayaran semua perawatan Queen selama dia tinggal sama keluarga brengsek loe itu ??" sarkasnya


Monica menelan ludahnya susah - susah


"Kenapa apa kamu mau membayarnya?? Jangan deh gue tahu kalau kamu ini tidak mampu" ucap Monica dengan percaya dirinya


"Sudahlah berapa yang loe minta ??" tanya Xiro sekali lagi


"Hahaha aku minta 20M " tambah Monica


Sontak saja siswa lain yang mendengar nominal yang disebutkan Monica itu terkaget-kaget


"Loe gila " bentak Edward


"Aku tidak perduli , yang penting bayarannya " kata Monica


"Dasar mata duitan " ketus Xiro


"Jangan ro " ucap Queen yang ikut terkejut meskipun hanya sebentar


"Gapapa demi kamu akan aku lakukan " ucap Xiro sambil senyum


"Udahlah jangan banyak bacot buruan " ucap sarkas Monica


"No rekening" ucap Xiro kembali dingin


" 1088*** " kata Monica


"Sudah gue kirim, pergi loe dari sini jangan sampai gue melihat wajah loe lagi. Jika gue tahu loe nyakitin pacar gue habis loe sama gue " tegasnya sambil natap tajam


"Apa sih yang loe banggakan dari anak pungut ini, heran gue cantik juga cantikan gue " kata Monica


Siswa lain yang mendengar ucapan Monica itu sontak tertawa terbahak - bahak. Tanpa sadar ucapannya dia jadi malu sendiri


"Heh Queen itu beda ya dibandingin dengan loe yang dasarnya mata duitan itu, dah songong, congkak lagi. Muak gue melihat tingkah loe " kali ini Edward angkat bicara


"Emang kumpulan orang - orang miskin itu beda " ejek Monica


Sontak saja siswa lain yang mendengar itu menjadi ikut muak


"Woy ngaca dong disini yang miskin itu loe, miskin akhlak, miskin attitude. Tidak tahu kah loe kalau geng Xiro ini anak orang terpandang bahkan jauh lebih kaya dari loe. Bangga sekali loe ya kalau Bapak loe itu ikut menganut sekte biar hidup abadi dan berjaya " ucap salah satu siswa disana


Monica mendengar itu sangat malu, kepalanya kembali menunduk


"Hih menjijikkan yang gue tahu kalau ada yang ikut menganut sekte itu syaratnya juga harus mengikuti pesta ***. Apa bapak loe juga termasuk ikut pesta *** juga " ejeknya yang lain


" Hahahaha huuuu anak pemuja iblis " ejeknya lainnya lagi


Monica mendengar itu buru - buru pergi dari sana dengan nahan air matanya


"Pasti mantab lah ya ikut syaratnya itu, yang pesta *** itu loh" tambahnya lagi sambil mencolek dagu Monica


"Bagaimana kalau kita ikut pesta *** saja, gue yakin loe pasti sudah pernah dipakai kan . Gue tahu selama ini kumpulan loe sama Citra dulu yang suka keluar masuk club malam " ucap siswa itu


"Tidakkkk " teriak Monica sambil berlari meninggalkan kantin


"Hahahahaha " mereka langsung tertawa keras melihat itu


Hampir semua siswa siswi disana tidak menyukai akan keberadaan geng Citra dan Monica itu, sekarang ada beberapa dari mereka yang sudah mulai membalas dendam kepada Monica itu


Queen mengotak ngatik ponselnya, ternyata sekolah dipulangkan agak awal karena para guru sedang ada kepentingan


"Anak - anak hari ini pulang agak awal ya, karena para bapak ibu guru sedang melaksanakan rapat " ucap guru itu yang memberi pengumuman lewat pengeras suara


Queen dan teman - temannya berdiri dari duduknya, mereka berjalan ke kelas untuk mengambil tas sebelum pulang


Sampai dikelas mengambil tas dan beberapa buku paket . Queen keluar kelas diikuti oleh Izzana dibelakangnya


Dijalan Queen dan Izzana bertemu kembali dengan gengnya Xiro


"Apa kita langsung ke rumah sakit saja ??" tanya Xiro


"Boleh kita beli buah - buahan dulu ya ?? ajak Queen


"Kita ikut ya Ro " ucap teman - temannya


"Okee, ayo kita berangkat saja sekarang " ajaknya


Mereka berenam membawa mobilnya menuju ke rumah sakit, sebelum itu mereka mampir untuk membeli buah - buahan dulu sebelum menuju rumah sakit


Terimakasih sudah mampir membaca karya Author

__ADS_1


Jangan lupa divote , like dan komentarnya!!!!


__ADS_2