
Xiro masih mengikuti sang pujaan hatinya itu untuk pulang ke rumahnya. Queen menyuruh Xiro masuk kedalam rumahnya
Queen " Apa kamu mau mandi?? " tanyanya lembut
Xiro " Iya sayang" katanya
Queen yang mendengar Xiro memanggilnya seperti itu menjadi grogi
Queen " Baiklah kamu mandilah dikamar mandi didekat dapur sana, aku akan ke kamar untuk mengambil handuk barumu" katanya lagi langsung berlalu masuk kamarnya dan mengambil handuk untuk Xiro. Setelah itu Queen mengetok pintu kamar mandi yang sedang dipakai Xiro
Tok tok tok " Xiro " panggilnya
Xiro " Iya sayang, ada apa??? " teriaknya didalam kamar mandi
Queen " Ini aku mengantarkan handuk dsn bajumu" katanya
Cklekkk... pintu kamar mandi terbuka sedikit bisa dilihat Xiro sedang melongokkan kepalanya, " Ini handukmu dan bajunya" sambil menyodorkan kearahnya
Xiro " Hmm terimakasih sayang" lembutnya
Queen kembali masuki kamarnya dan pergi mandi juga. 20 menit selesai mandi., kali ini dia menggunakan dalaman tanpa lengan dipadukan dengan cardigan, dan bawahan celana jeanz sobek", dipoles sedikit wajahnya dia hanya memakai bedak tabur dan lipcream warna merah. Wajah sungguh terlihat cantik, dan dia kembali keluar kamar untuk menghampiri Xiro di ruang keluarga
Xiro yang melihat kedatangan Queen seketika terpesona " Kamu cantik sekali sayang" katanya sambil menarik tangan Queen hingga dia terjatuh dipelukan Xiro sungguh dia terlihat sangat tampan jika dilihat dengan dekat seperti ini. Xiro menatapnya lama dan memulai mendekatkan wajahnya dan.... Cup sebuah kecupan melayang dibibir merah Queen. Membuat Queen menjadi gelagapan saja
Xiro " Ayo kita pergi cari makan?? " ajaknya
Queen " Ayokkk" katanya senang. Sebelun keluar rumah Queen mengambil helmnya diatas nakas meja ruang tamu kemudian mengunci rapat pintu rumahnya. Dan dia berjalan mendekati kekasihnya itu, " Sudah siap?? " tanyanya. Queen mengangguk, " Ayo buruan naik, cuacanya sudah mulai panas" katanya. Iya mereka berdua naik motor saja
Motor Xiro, anggap saja ada boncengannya
Mereka berdua terlihat diam saja sepanjang perjalanan ini, terlihat sekali kalau sedang menikmati perjalanan. 30 menit sampai disebuah restoran mewah
Di Restoran Le Pre Catelan, makanan khas dari negara prancis
Queen dan Xiro saling bergandengan tangan ketika memasuki restoran dan memilih tempat duduk dipinggir jendela, Xiro melabaikan tangannya untuk memanggil pelayan restoran disana dan menyerahkan buku menu. Tanpa sadar pelayan itu memandang Queen dan terkejut spontan memanggilnya
Pelayan " Nona " terkejutnya sambi menunduk sopan tapi segera tersadar akan timgkah lakunya
Queen ".?."
Pelayan " Anda mau memesan apa nona?? " tanyanya semangat
Xiro yang melihat tingkah lakunya sungguh dibuat terkejut
Queen " Saya pesan Fleur Burger 5000, dessertnya Faberge Chocolate Pudding, dan minumnya es jeruk sirup melon saja"
Xiro "Saya pesan Veggie Burgers, dessertnya Chocolate Caramel Pudding Cake, minumnya Mocktail Lemonade. Sudah itu saja " katanya
Pelayan " Mari nona dan tuan" katanya sambil pergi
Xiro " Sayang, aku tadi melihat kalau pelayan tadi sangat menghormatimu ??" tanyanya dengan tatapan lembutnya
Queen " Dulu waktu kecil kakek pernah ngajak aku kesini, dia sangat menghormati kakek dulu" jawabnya setengah bohong tapi ada benarnya juga
Xiro " Ahhh ternyata begitu " sambil mengangguk
Tiba - tiba terdengar kasak kusuk dari pelanggan lain mengenai sebuah geng yang terlibat dengan sekte iblis , yang terlibat 6 orang semuanya mati, tapi 1 yang masih hidup
Pelanggan 1 " Apa kalian tahu mengenai berita pagi hari ini?? tanyanya
Pelanggan 2 " Emm soal geng dunia bawah yang terlibat dengan sekte iblis ya?? " jawabnya setengah bertanya
Pelanggan 3 " Aku tadi melihatnya ditv, duh sungguh hidupnya sangat sesat sekali"
__ADS_1
Pelanggan 1 " Dikatakan ada 6 orang yang terlibat, kelimanya mati, yang 1 masih hidup tapi dia menjadi gila
Pelanggan 1" Duhh hidup koq banyak banget tingkahnya, ingin kaya ya bekerja cari uang sebanyak"nya, ingin tetap awet muda ya nyalon lah. Apaan minta bantuan sama iblis " katanya bersungut"
Pelanggan 2 " Oiya aku melihat kalau Citra dan anteknya ini gabung sama sekte sesat itu ya, dan dia mati sekarang. Wajahnya dulu sangat cantik ehh sekarang terilhat seperti nenek sihir" ucapnya ngeri
Queen dan Xiro yang mendengar itu saling menatap
Queen " Citra dan temannya mati!!! Kasihan sekali" dengan menggunakan raut wajah terlihat sedih padahal dalam hati dia tertawa jahat, dia tahu semua ceritanya
Xiro " Itu sudah menjadi jalannya untuk mengikuti sekte itu, jadi kamu tidak usah merasa bersedih " ucapnya sambil mengelus punggung telapak tangannya
Di Rumah sakit K. L. H Hospital
Sintia dan Monica turun sari mobil, sambil berteriak minta tolong dan terlihat dokter dan perawatnya berlari menghampirinya, dan mengangkat pasien ke brangkarnya lalu didorong menuju ruang IGD karena wajahnya sudah gosong mau diberihkan terlebih dahulu dengan alat khusus
Sintia " Dok, apakah saya minta tolong untuk melakukan test DNA antara pasien dengan anak saya Monica " katanya cepat
Dokter " Oh bisa nyonya, tapi untuk hasilnya menunggu besok sore " jawabnya
Sintia " Yasudah dok tidak apa - apa"
Monica " Mom aku yakin itu pasti Ayah, tapi kenapa wajah terlihat sangat tua sekali. Ayahkan mempunya wajah yang ganteng gagah " katanya
Sintia " Mama juga bingung Mon, pantas saja perasaan Mama tidak enak waktu itu "jawabnya lesu
Setelah itu tidak ada pembicaraan lagi, Monica membuka ponselnya dan mendadak mendapat pesan grub chat dari sekolahannya, pengumumannya dikatakan Citra, Denis dan Lusi telah meninggal dunia dikabarkan dia terlibat semua sekte sesat. Sontak saja Monica terkejut mengenai teman gengnya apalagi Denis teman sebangkunya itu telah meninggal
Monica " Hiks hiks hiks itu tidak mungkin mereka" katanya menangis
Sintia yang melihat anak menangis ity bertanya" Ada apa Mon??? " tanyanya khawatir
Dia tidak percaya jika itu temannya Monica, lalu dia membuka berita pencarian panas, judulnya terlihat meninggal akibat mengikuti sekte sesat, yang terlibat 6 orang anggota, yang 1 dinyatakan masih selamat tapi tidak tahu gimana keadaannya, sedangkan 5 orang lain meninggal.
Sintia " Loh ini bukannya geng Mafia yang selalu melindungi Mas Frenk ya?? " Batinnya
Sintia " Dan ini juga ketua mafia no 15 juga terlibat " gumamnya, dan dibuka seluruhnya disana ada nama suaminya Frank Shin Baker, dibacanya lagi dengan jelas namanya masih sama. Pyarr seketika ponselnya jatuh dilantai RS
Sintia " Pantas saja Mas Frenk selalu pulang malam, ternyata ini?? " syoknya
Monica " Kenapa Mah?? " tanya Monica
Sintia " Mon Ayahmu terlibat dengan sekte sesat itu Mon, begitu juga dengan temanmu sekolah mereka juga terlibat, hiks hiks hiks. Berarti yang di dalam IGD tadi itu memang Ayahmu Mon, wajahnya berubah itu karena ritualnya gagal, ritual ini selalu dilakukan jika ada bulan purnama merah ini muncul " sambung mamanya
Monica " Haahhh terlibat Ayah terlibat sekte?? " tanyanya terkejut
Sintia " Iya Mon, pantas saja jika aura Ayahmu ketika pulang sangat kuat, ternyata dia mengikuti sekte itu supaya kehidupannya abadi selamanya,Mama takut Mon hiks hiks hiks, gimana jika dia malah berbuat lebih iblis lagi dari sebelumnya. Berarti ketika dia sedang menyiksa Queen dia pas seperti terlihat kesetanan" katanya
Sintia " Mama takut jika Ayahmu lebih menggila lagi" sedihnya
Monica " Apa yang harus kita lakukan Mah?? "
Sintia " Entahlah Mon kita tunggu dokter keluar baru kita akan tahu soal kondisinya" sedihnya
...****************...
Direstoran tadi tempat Queen dan Xiro makan, mereka juga sudah selesai makan ,Xiro juga sudah membayarnya
Xiro " Apa kamu sudah selesai makannya, sayang?? "tanyanya lembut
Queen " Sudah bang" jawab Queen dengan menatapnya teduh
Xiro " Ayo kita keluar" kata Xiro sambil meraih tangan Queen dan pergi keluar restoran
__ADS_1
Xiro " Kamu mau kemana lagi sayang?? " tanya Xiro
Queen " Gimana kalau kita ke mall saja, ada yang perlu aku beli disana, sebentar lagi sudah masuk sekolah kan" katanya
Xiro " Baiklah tuan putri " kekehnya pelan
Queen tersenyum manis melihatnya, tiba - tiba cup kecupan sedikit ******* lembut dilayangkan Xiro
Xiro " Jangan senyum , kamu terlalu cantik jika tersenyum" katanya
Queen " Kamu 2 x sudah mencuri ciuman pertama aku ya ,dasar " sambil mencubit pinggang Xiro
Xiro " Auww sayang sakit" teriaknya kesakita sambil menggosok pinggangnya
Queen " Ayo buru, sudah panas ini" katanya
Xiro " Iya iya ini berangkat" ujarnya
Sampai di Mall
Setelah Xiro memakirkan motornya dia menghampiri kekasihnya itu " Ayo sayang" katanya sambil menggandeng tangannya, ketika mereka masuk terlihat menjadi pusat perhatian disana
Orang 1 " Wah pasangan goals " ucapnya
Orang 2 " Yang cowok ganteng, yang cewek cantik cocok sudah bla bla bla
Mereka beruda menghiraukan itu dengan memasang raut wajah datarnya, mereka terus berjalan tiba - tiba brukkk seseorang menabrak Xiro entah disengaja atau tidak
..." Ehh maaf " saya tidak sengaja " lembutnya dibuat - buat
Xiro " Hmmm" langsung pergi
..." Eh tunggu bolehkah aku berkenalan denganmu ??" katanya sambil menjulurkan tangannya
Xiro " Tidak, ayo sayang kita pergi" katanya sambil menoleh ke arah Queen
..." Sialan baru kali ini gue dicuekin, biasanya pria" akan mengejarku, tenang saja gue akan mendapatkan loe" sinisnya
Queen " Antar aku untuk membeli buku dan para kawannya" sahut sambil menarik tangan Xiro. Xiro pasrah saja ditarik seperti itu dia tetap mengekori Queen
Sampai disana Queen langsung mencari barang yang dibutuhkan untuk masuk sekolahnya nanti, dari buku tulis, bolpoin, pensil, penghapus, notebook, penggaris dan banyak lagi. Selesai dia langsung bayar " Biar aku yang bayar " kata Xiro sambil menyodorkan Blackcardnya
Queen " Tidak Ro, aku saja yang bayar " rengeknya
Xiro " Tidak apa - apa hanya itu saja" sambil tersenyum kearahnya
Queen " Eemmm kamu mah, aku jadi nggak enak sama kamu" katanya
Xiro " Kenapa sihh sayang, gapapa kali kamu itu kekasih aku, aku masih mampu membiayaimu, sudah jangan khawatir " katanya sambil menenangkan
Queen " Kalau gitu terimakasih" ucapnya
Xiro " Your welcome, beby" senyumnya
.
.
.
.
Terimakasih sudah mampir ke karya Author!!!
__ADS_1