
Dipagi hari Queen bangun dari tidurnya, melihat dijam wekernya sudah pukul 5, dia membereskan kamarnya setelah dirasa sudah rapi, dilanjut masuk ke kamar mandi untuk mencuci wajah dan gosok gigi dilanjut ganti baju olehraga karena sudah janjian sama kekasihnya kemarin. Queen keluar kamar menuju dapur , dia meraih gelas untuk minum air hangat
Hari ini dia membuat sarapan simpel saja, dia memasak nasi goreng + telor mata sapi, memasaknya dia buat agak banyakan karena Xiro kembali lagi ke rumahnya. Setelah nasi gorengnya matang tidak lupa dia cek rasa masakannya
Queen mendongak keatas untuk melihat jam masih petang, dia melanjutkan menyapu dan mengepel lantai rumahnya. Karena dia memang tidak menyewa asisten rumah tangga, dia masih sanggup membersihkan rumahnya seorang diri. Kalau soal mencuci baju Queen menggunakan mesin cuci, memasuki kamarnya tak lama keluar dengan membawa pakaian kotornya ke tempat ruang cuci bajunya. Di pisahkan pakaian putih dan berwarna, dia mencuci baju putihnya terlebih dahulu hingga bersih
Tiba - tiba tok tok tok, terdengar pintu masuk diketuk, Queen mengintip siapa pagi - pagi sudah bertamu. Setelah mengintip ternyata Xiro didepan rumahnya denga style olahrganya lengkap
"Sebentar" sahutnya dari dalam, ceklekkk pintu dibukanya
" Selamat pagi sayang " cup cup kecupan kembali melayang dikening juga bibirnya
" Pagi masuklah bang, ahhh kamu bang masih pagi sudah main nyosor aja" malunya. Xiro masuk dengan cengir". Xiro menatap baju Queen yang dikenakannya terlihat belum bersiap untuk lari pagi
" Koq belum ganti baju olahraga?? "sambil alis sebelah dinaikkan keatas
" Iya, tadi aku habis beres" rumah, dan sekarang masih mencuci baju di belakang " sahutnya setengah lupa, dia lupa bahwa hari ini mau lari pagi
Queen kembali menuju arah belakang tempat ruang cucian tadi, diikuti oleh Xiro yang hobinya sekarang mengintilinya. Queen merasa sudah selesai mencuci langsung saja menjemur semua baju"nya , ketika mau menjemur BH dan CD nya Queen malu karena masih ada Xiro disana, Xiro yang meihat itu menjadi gugup saja " Eheemmm " deheman terdengar
"Aku tidak melihatnya" sambil menengok arah lain. Queen yang melihat kekasihnya itu terkekeh pelan
"Apa kamu sudah sarapan bang?? "
"Emmm belum"
" Yasudah lain kali saja ya bang lari paginya. Entah aku kenapa menjadi sangat malas" sambil tertawa pelan. Xiro hanya geleng" kepala saja dan mengiyakan perkataannya
" Ayo masuk kedalam, kita sarapan dulu" ajaknya sambil berjalan mendahului Xiro, Xiro tidak menjawab tapi tetap mengikuti saja
Queen mengambil 2 piring segera menuangkan nasi goreng dipiringnya dan dipiring Xiro. Makanannya tadi sudah dia tata dimeja makan ya. " Kemari duduklah" seraya menepuk kursi disebelahnya
Xiro menurut saja, Queen menyodorkan sepiring nasi goreng kehadapannya
" Makanlah bang"
" Terimakasih "
" Sama Sama, semoga cocok denganmu soal rasanya bang" gugupnya
Xiro mulai menyendokkan nasi goreng itu dan mulai memakannya, 1 sendok dia merasakannya, kemudian Xiro memakannya dengan lahap. Queen yang tahu kalau masakannya cocok dengan Xiro itu merasa senang, dan dirinya mulai ikut makan
10 menit sudah makanan mereka habis
" Sayang masakanmu sungguh enak!!!" gembira
"Sukurlah kalau kamu suka " dia beranjak dari kursinya dan mulai membereskan piring kotor dan gelas ,dia langsung mencucinya
Queen yang asik mencuci piring itu, Xiro mulai beranjak mendekat ke arah Queen...grepppp Queen yang merasa ada seseorang yang memeluknya erat itu melihat tangan siapa itu, lalu pandangannya menoleh kebelakang
" Abangggg !!!" teriakan kesal
" Apa sayang, hmmm" cup cup cup cup setiap wajah tidak luput dikecup oleh Xiro, kepalanya ditenggelamkan diceruk lehernya. Queen merasakan sapuan basah dan hangat dilehernya yang agak kebelakang. Iya Xiro membuat tanda cinta dilehernya
"Yahhh bangg, kamu ini kenapa???" kesalnya. Xiro kembali mengecup basah bibir Queen, menciumnya dengan lembut dan penuh persaan, tidak ada ciuman nafsu disana. Ciuman ini tanda bahwa cintanya sedang tumpah - tumpah " arghhhh lebay
Queen ikut terhanyut dengan ciuman yang dilayangkan oleh kekasihnya itu, dan mulai membalasnya. Tiba - tiba kringg kring kringg bunyi ponsel Queen
Ciuman mereka jadi terlepas, kening mereka menyatu sambil mengambil nafas dalam - dalam
__ADS_1
Queen yang mendengar ponselnya bunyi lagi pun mencari ponselnya, setelah ketemu dia melihatnya siapa yang menelfonnya
Tut diangkatnya, Xiro mendekati Queen dan memeluknya lagi dari belakang, tapi Queen malah tidak meresa terganggu oleh tingkah lakunya
Terlihat dilayar seseorang menghubunginya tapi hanya nomor saya tidak ada namanya
"Ya hallo" dingin. Xiro ikut menempelkan telingannya dibelakang ponsel Queen
" Yak Queen loe apa apa tidak tahu kah kalau Ayah masuk rumah sakit dari kemarim, dan kau tidak menjenguknya sama sekali. Tidak ingatkah kau pernah menumpang dirumah kami, kenapa kau jadi tidak tahu diri??? " bentaknya songong
Queen diam
" Dan kau tidak ada balas budinya sama sekali , kami memungutmu, ngasih tempat tinggal dan makan enak" tuturnya disebrang sana
" Apa kau bilang aku membalas budi, pernah berbuat baik apa kalian kepadaku?? Apa tempat tinggal katamu?? , saya saja tidur digudang gelap belakang rumah kalian yang reot itu,tanpa sekalipun ada penerangan cahaya, sudah pantaskah itu disebut tempat tinggal yang layak untukku??? Dan soal makan maaf nih saya tidak pernah makan enak, malahan saya diberi makanan basi oleh Ayahmu itu Mon?? geramnya. Xiro yang mendengarkan itu ikut sakit hati karena perilaku tidak pantas kaluarga biadab itu
" Ya setidaknya kau tidak kehujanan, kepanasan kan. Kau tidak perlu bayar biaya untuk kami yang sudah menampungmu. Setidaknya berkunjunglah menjenguknya " tekannya
" Oke aku akan menjenguknya" tut tut sambungan langsung diputuskan
" Sayang, apa kau tidak apa - apa untuk menjenguk ayah angkatmu?? Aku takut nantinya mereka mempersulit kamu disana" Xiro merasa cemas
" Kamu tenang saja bang, aku tidak akan takut melawan mereka, aku sudah kebal jika berurusan dengan medusa itu. Karena kamu selalu ada bersamaku jadi aku akan merasa aman " bicaranya kembali lembut
" Kapan kamu mau menjenguknya?? "tanya Xiro
" Nanti malam saja kayaknya" jawab Queen
" Aku ingin mengajakmu kerumah, apakah mau?? Mommyku ingin sekali bertemu denganmu sayang, aku sudah bercerita kepadanya kalau aku memiliki kekasih" ujar Xiro
" Kapan?? " tanya Queen
" Baiklah aku beberes dulu kalau begitu" menatapnya teduh. Xiro mengangguk saja dia mengikuti Queen ke kamarnya
Xiro melihat kalau kamar Queen ini sangat rapih , bersih dan wangi
" Kamu duduklah disitu bang" tunjuk sebuah sofa dikamarnya
Xiro menurut saja, Queen mengambil baju ganti sekalian memakainya dikamar mandi, karena tidak mungkin dia ganti baju dihadapan Xiro malah jadi tidak tidak nanti
20 menit Queen mandi baru selesai sekalian memakai bajunya, tak lama Queen keluar dari kamar mandi sambil menggosok rambutnya yang basah dengan handuk, Xiro yang melihat itu dibuat mematung olehnya,
"Sexy " gumamnya pelan, tapi masih terdengar di telinga Queen.
Queen menoleh ke arah sofa, dia lupa tadi membawa Xiro ke kamarnya, tak lama dia tenang kembali dan berjalan ke meja riasnya lalu duduk disana.
Xiro melihat itu langsung saja mengampiri....cup kecupan melayang dipipinya Xiro mengambil alih handuk yang dipegangnya dan membantu mengeringkan rambutnya secara perlahan dan berkata
" Sayang aku mau bertanya kepadamu, mungkin ini sedikit sensitif " kata Xiro
" Apaan bang?? bertanyalah" ucap Queen
" Apa kamu tidak ingin mengetahui atau menemui keluarga kandungmu??? " tanyanya pelan, Queen diam sejenak
" Aku sudah mengetahui siapa keluarga kandungku ini" jawabnya
"Lalu kenapa tidak menemuinya?? " terheran heran
" Aku ingin mereka yang menemukanku terlebih dahulu, bang " sambil menatap Xiro dibalik cerminnya
__ADS_1
"Apa aku mengenalnya?? " tanya Xiro lagi
" Iya abang mengenalnya, bahkan sangat dekat"
" Siapa sayang?? "sambil mengkerutkan keningnya
"Mereka dari Keluarga Wesborn, abang pasiti mengenal anak laki"nya kan?? "sambil tersenyum
Xiro lagi - lagi dibuat terkejut oleh Queen, dia sungguh tidak bisa ditebak, bahkan Xiro sulit menebak apa yang dipikirannya
" Kamu tahu dari mana jika mereka benar" keluarga kandungmu?? "
" Aku mencari tahu sendiri bang, ini juga sudah lama aku mengetahuinya, setelah aku mengetahui kalau aku anak angkat dari keluarga Baker. Aku langsung ingin mencari tahu. Aku harap abang tidak memberi tahu mereka terutama kak Edward dan kak Endro. biar semuanya terungkap secara perlahan"
" Aku juga tahu kalau mereka menyuruh anak buahnya untuk mencariku bang"
Xiro sungguh dibuat terdiam oleh tingkah laku kekasihnya itu. Setelah merasa rambut Queen sudah kering ,dia menyudahi acara menggosok rambutnya
Queen memakai baju atasan hitam dan dipadukan jaket kulit serta celana jeanz hitam, alas kakinya dia menggunakan sepatu warna putih.
Dia juga memberikan sentuhan lipstik dibibirnya bewarna peach. Karena bibirnya sudah merah alami
"Apa sudah siap" tanyanya
" Sudah bang"
" Baiklah ayo kita berangkat sayang" ujarnya sambil menggandeng tangan Queen
Xiro benar - benar membawa Queen bertemu dengan keluarganya
...****************...
Di Rumah Sakit sepasang emak dan anak titisan setan
" Dasar emang itu anak sombong sekali, dasar tidak tahu diri yaaa?? " Monica marah" karena telfonnuya dimatikan begitu saja
" Kau ini kenapa sihh, Mama pusing dengar celotehanmu yang tidak berguna itu" Sintia juga iku kesal
" Aku hanya meminta anak brengsek itu untuk menjenguk Ayah saja koq, tapi dia bilangnya tidak mau" kesalnya sedikit bohong
Padahal Queen sudah mengiyakan untuk menjenguk si tua bangka itu
" Kenapa dia tidak mau menjenguk ayahmu?? " tanyanya marah. Monica mengangguk saja
" Dasar anak tidak tahu berterima kasih, sudah dipungut juga masih aja belagu, songongnya sungguh minta ampun sama itu anak" marahnya
" Tau tuh" kesalnya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
.
.
.
.
Mohon maaf banyak typo bertebaran
__ADS_1
Dan jangan lupa ya vote like, dan komennya!!!!