
Keesokan paginya Queen sudah bangun dari tidur cantiknya, dan sekarang lagi berkutat didapur. Dia membuat sarapan untuknya dan untuk Xiro
Setelah dirasa beres semua, dia menatanya dimeja makan dengan rapih. Lalu pergi ke kamar Xiro untuk membangunkannya
Dibuka pintu kamar itu ternyata tidak dikunci, jadi Queen lebih gampang untuk membangunkannya. Melihat Xiro yang masih terlelap itu, tidur aja ganteng pikirnya
"Abang bangun" kata Queen sambil mengusap kepalanya
Merasa belum merespon, dia mencoba membangunkan lagi
"Abang sayang bangun, buruan mandi terus bergegas ke meja makan " kali ini dia menggoyang tubuh Xiro agar bangun
Xiro yang merasa tidurnya diganggu itu jadi membuka matanya perlahan
Queen melihat kekasihnya tidak kunjung bangun itu, mencium seluruh wajahnya
Cup cup cup cup cup, setelah menciumnya baru Xiro matanya melek lebar
Cup dia membalas kecupan dibibir Queen
"Bangun ayok" ucapnya
Xiro bangun dari tidurnya dan beranjak pergi ke kamar mandi untuk mandi. Karena Queen tadi sudah mandi dia hanya mengganti bajunya saja
Seragam hari jum'at, laki - laki dan perempuan
Setelah beres semua Queen keluar dari kamarnya sambil menenteng tas ranselnya, bertepatan dengan Xiro yang setelah mandi dan sudah memakai seragamnya
"Handuknya langsung dijemur dibelakang abang, baju kotormu taruh saja dimesin cuci sana" perintah Queen
"Hmmm iya iya " gerutunya, sambil pergi menuju teras belakang
Tidak lama Xiro kembali, menuju kamarnya sebentar untuk dadan sebentar. Gayanya hanya memberi minyak rambut saja dirambutnya itu, lalu menyisirnya dengan rapi. Tidak lupa parfum yang bau maskulinnya
Merasa dirinya sudah tampan, dia bergegas pergi ke meja makan untuk sarapan bersama kekasihnya itu. Tas sekolahnya sudah dia bawa juga
"Hari ini sarapan apa?? " tanya Xiro lembut
"Hmm aku buat roti isi daging " jawab Queen
"Hmm pasti enak" pujinya
"Yasudah ayok makan, keburu telat nanti" kata Queen
Tanpa basa basi mereka makan dengan suasana hening, karena mereka sedang fokus dengan makanannya
Tidak lama mereka menyelesaikan acara sarapannya dan sudah dibereskan semua peralatan kotornya. Mereka memutuskan untuk segera berangkat ke sekolah karena hari sudah semakin siang
Berangkat sekolah Xiro memakai mobilnya yang kemarin lagi, Mobil melaju dengan kecepatan sedang karena banyak pengendara lain yang berlaku lalang
45 menit mereka sampai disekolahannya, seperti biasa siswa siswi disana selalu heboh ketika mobil mewah masuk dipelataran sekolah
Kasak kusuk terdengar setelah Xiro keluar dari mobilnya secara bersamaan dengan keluarnya Queen
"Wah pasangan idamanku muncul" jerit siswi C
"Lihatlah mereka cantik dan tampan" ucap siswi E
"Makin cantik aja ya si Queen ini" ucap siswa A
"Cantik apanya, masih cantikan gue kali" ucap siswi G yang merasa iri
"Mbok ngaca gitu loh wajahmu itu penuh dempul, jadi jangan samakan dengan wajah Queen yang sudah cantik alami" balas siswa C
jlebb anak siswi G itu jadi malu. Dan bla bla bla
Seperti biasa Xiro dan Queen menghiraukan ucapan mereka, Queen masuk duluan ke dalam kelasnya
"Bang aku duluan ya" kata Queen
"Iya sayang, nanti kita pergi ke kantin bersama - sama" ucap Xiro. Dan Queen mengangguk saja sambil berbalik masuk ke kelasnya
Xiro melihat kalau kekasihnya sudah masuk ke kelasnya itu, baru Xiro pergi ke kelasnya yang berada disebelah kelas Queen
Xiro masuk ke dalam kelasnya dan disambut oleh para sahabatnya itu
"Koq baru dateng ro" kata Edward
"Iyaa " jawab Xiro, dan mulai duduk disebelah Edward
Xiro duduk bersama Edward paling belakang pojokan sendiri. Endro duduk bersama Dito yang bangkunya berada didepan bangku Xiro dan Edward. Paham kan maksudnya
Tidak lama Xiro duduk, bell masuk berbunyi. Dikelas Xiro dengan kelas Queen itu beda ya, kalau dikelas Xiro itu siswa siswinya serius semua, terlalu berambisi dan penuh tekanan juga. Jadi terlihat sangat membosankan bukan
Beda kalau dikelas Queen, tidak ada jejak berambisi disana, bisa memposisikan diri kapan bisa serius dan kapan bisa bercanda. Siswa siswinya juga pintar - pintar dan cerdas semua, tapi juga nakal - nakal. Tapi disiplin
Tidak ada rasa iri dengki disana, mereka saling merangkul, membahu, dan tentunya loyal. Jika diluar kelas sifat mereka akan menjadi dingin seperti kulkas 1000 pintu itu julukannya. Kalau didalam tampak hangat , kocak dan mengasikkan
Mereka juga menyayangi Queen termasuk wali kelasnya
"Ini apa nggak ada gurunya?? " tanya Izzana ke ketua kelasnya
"Nggak tahu gue Za, ini juga nggak ada pemberitahuan juga" jawab ketua kelasnya, ngomong - ngomong dikelas Queen itu cantik - cantik dan ganteng - ganteng ya
Ting tiba - tiba ponsel mereka berbunyi, ada pesan masuk digrub kelasnya isi chat itu mengatakan
"Jam kosong karena guru - guru ada kepentingan, diharap jangan membuat gaduh. Boleh ke kantin tapi tidak diperbolehkan untuk pulang dahulu" itu isi pesannya
__ADS_1
"Wohoho jam kosong gaes " teriak siswa laki - laki disana
"Woyyy kita ngapain nih?? " tanya siswi itu heboh
"Kita bernyanyi yuk" ajak Izzana, Queen disana melihat saja
"Boleh kalau gitu kita tata bangkunya" ucap siswa laki - laki itu
Mereka menata mejanya untuk dijadikan panggung, mic menggunakan sapu
"Yang mau nyanyi siapa?? " tanya ketua kelas
"Queen loe sana nyanyi" ucap Izzana
"Aihhh nyanyi apaan sih??? tanya Queen datar
"Terserah loe, suara loe kan bagus" puji Izzana
"Waaa Queen ayok lah nyanyi" kata teman sekelasnya itu
"Buruan Queen, kita ingin tahu suara loe" ucap ketua kelas itu
"Haisshh iya iya" gerutunya sambil berdiri dari duduknya, dan melangkah ke depan menaiki panggung buatan itu
"Horeeee Queen akan nyanyi " sorak - sorak dari teman lainnya
"Ehemm tes tes tes " Queen mengetes mic jadi - jadian itu
Mulailah Queen bernyanyi, suaranya sungguh bagus, dan unik menurutnya. Tiba - tiba teriakan Queen menggema dikelas itu, diikuti oleh teman sejawatnya
Dan terjadilah konser dadakan
Dikelas Xiro
Dikelas Xiro telihat hening disana, dikelasnga juga sedang jamkos tapi siswa siswinya masih asik untuk tetap membaca buku. Sungguh benar - benar membosankan
Mereka juga mendengar suara bising dari kelas Queen
"Itu kenapa kelas sebelah rame banget?? " tanya Dito
"Apa dikelas sebelah ada konser dadakan??" tanya Endro
"Entahlah " jawab Endro, Xiro hanya diam mendengar suara bising itu
"Daripada penasaran gimana kalau kita check" kata Dito
"Baiklah yuk kita tengok" ajak Endro. Mereka berempat berjalan keluar dari kelasnya melalui pintu belakang
Tiba - tiba
"Kalian mau kemana?? " tanya ketua kelasnya
"Jangan lama - lama" ucap ketua kelas yang sibuk membaca buku itu
Mereka berempat pergi dari kelas yang terlihat membosankan itu, mereka tidak mengindahkan ucapan ketua kelasnya
Berjalan lewat belakang menuju kelas Queen, semakin dekat dengan kelas Queen maka semakin jelas suaranya semakin berisik
Mereka berempat terlihat mengintip disela jendela sebelah bangku Queen, bisa dilihat semua siswa disana yang katanya dijuluk kulkas 1000 pintu itu terlihat kocak dan asik
Disisi kelas Queen
"Woyy gue giliran mau nyanyi Queen " teriak laki - laki disana
"Aaa iya iya dasar loe " teriak Queen
"Oke sekarang gue mau nyanyi sambalado" teriak laki - laki itu
"Musikk " ucapnya lagi
Terjadilah musik mengalun, semua siswa disana tampak ikut bergoyang
"Sambala sambala sambalado mulut bergetar lidah bergoyang " nyanyian laki - laki itu yang asik dengan goyangannya
Disisi Xiro berada
Mereka ikut tertawa kecil melihat tingkah laku siswa dari kelas yang dijuluki kulkas 1000 pintu itu
"Kelas Queen tampak asik - asik ya?? Walapun sikapnya dingin semua" ucap Endro
"Iya terlihat juga tampak kental rasa persaudaraan disana" ucap Xiro pelan
"Hah kelas kita apa nggak bisa kayak kelas Queen gitu?? " keluh Dito
"Gue rasa itu bakal sulit, dikelas kita itu sudah dicap sebagai siswa teladan dan penuh ambisi" kata Edward
"Hah loe benar" gumam Endro
Tiba - tiba mereka lihat Pak Gendut, yang biasanya sering menghukum siswa nakal maupun telat itu terlihat sedang berkeliling. Mereka berempat yang belum merasakan dihukum itu menjadi panik, takut kalau ditangkap oleh Pak Gendut
Buru - buru mereka bersembunyi ada yang disemak - semak, ada yang bersembunyi dibalik tembok. Wajah mereka mengeluarkan keringat dingin saat Pak Gendut melewati mereka
Merasa Pak Gendut sudah menjauh, mereka buru - buru keluar dari tempat persembunyiannya dan berlari menuju kelasnya
Sampai dikelas mereka langsung duduk ditempatnya masing - masing, hingga tak terasa 3 jam berlalu bell istirahat berbunyi
Xiro dan sahabatnya menunggu semua siswa pergi keluar duluan barulah mereka juga ikut menyusulnya keluar. Mereka tidak ingin berdesak - desakan saat keluar kelas
Xiro dan sahabatnya berjalan menuju kantin, ketika berada didepan kelasnya Queen mereka menunggunya disana
__ADS_1
"Queen " panggil Xiro , Queen yang merasa dipanggil itu menoleh kearah luar kelas
Melihat kekasihnya sudah berada didepan kelasnya itu, langsung saja bergegas menghampiri dengan disusul Izzana dibelakangnya sedikit
"Ayok kekantin, aku sudah lapar " ucap Queen sambil mengusap perut ratanya
"Hmmm baiklah " ucap Xiro sambil tersenyum
Dan mereka berenam bergegas pergi menuju kantin, sungguh jamkos ini membuat mereka kelaparan padahal tidak belajar juga. Meskipun diperbolehkan untuk pergi ke kantin saat jamkos tadi, tapi mereka tidak mau melakukannya
Sampai dikantin mereka berenam menjadi pusat perhatian semua siswa siswi disana. Queen melihat semua tempat sudah penuh itu pergi dari sana
"Ayok ikutin aku" ucap Queen jalan duluan, sahabatnya menjadi bingung
"Lho kenapa?? Katanya lapar" ucap Edward
"Kantinya penuh, kita gak ada tempat duduk" ucap Queen
Mereka berjalan menelusuri lorong yang terlihat sepi itu, tidak ada yang boleh menuju lorong ini. Melihat ada tangga disana mereka naik keatas
Menemukan lorong lagi hingga menemukan 1 pintu dipojokan sana, Queen mengeluarkan kuncinya dan mulai membuka pintu itu
"Ini tempat apa sayang?? " tanya Xiro bingung, sungguh dirinya tidak mengetahui lorong ini
"Ini ruang rahasia" jawab Queen
Queen masuk kedalam dan disusul oleh sahabatnya, setelah masuk mereka melihat sebuah ruangan disana ada sofa, tv yang terlihat sangat nyaman disana, terlihat pemandangan dari luar jendela
Ruangan Rahasia
" Kita makan disini saja" ucap Queen
"Wahh Queen gue baru tahu kalau ada tempat seperti ini disekolah" ucap Dito
" Ya namanya juga rahasia" balas Queen
"Oiyaya hehe " ucap Dito cengengesan
Pletak, bunyi jitakan dari Edward
"Bodoh " ucap Edward dingin
"Yak gue bukan bodoh " teriak Dito sambil mengusal jidatnya yang habis dijitak itu
Queen memencet sebuah tombol disana
"Tolong antarkan makanan keruangan biasanya, bawakan yang banyak" ucap Queen
"Baik nona Queen " jawab tegas disebrang sana
Tut sambungan mati
Mereka menelisik seluruh interior diruangan itu, sungguh mereka semua dibuat kagum. Queen berjalan ke sebuah pintu penghubung menuju balkon, lalu membukanya seketika angin sejuk itu masuk kedalam
Queen kembali ketempat sahabatnya dan mengambil duduk disebelah kekasihnya itu. Tidak lama pelayan perempuan datang mengantarkan pesanan Queen
"Aaaa " teriak mereka serempak
Sungguh mereka terkejut melihat kedatangan seorang perempuan menggunakan seragam khusus pelayan itu datang secara tiba - tiba
"Thank you madam" ucap Queen dingin
"Sama - sama nona " ucap pelayan itu tegas dan datar
Sahabatnya itu dibuat terkejut oleh Queen, melihat pelayan perempuan itu seperti tidak ada tanda - tanda kehidupan disana. Terlihat kaku dan raut wajah yang sangat datar
"Itu bukan manusia " ucao Queen yang tahu mereka bingung
"Whatt bukan manusia!! Tapi apa?? Hantu kah " ucap Dito
Pletakk, bunyi jitakan kali ini dilayangkan oleh Izzana
"Robot" ucap Queen singkat
"Whattt " teriak mereka lagi
"I itu tadi robot?? " tanya Izzana
"Hmmm iya " jawab Queen santai
Xiro mendadak menatap kekasihnya itu kosong, sungguh apa lagi ini pikirnya
"Apa kamu juga yang membuatnya??" tanya Xiro pelan
Queen menoleh menatap kekasihya itu, dia mendudukkan kepalanya sambil meremas jari - jarinya yang dipangku itu. Queen mengangguk pelan
Xiro dan lainnya menatap Queen dengan jeli itu kembali mematung
"Emm ayo dimakan!!" perintah Queen tegas kepada mereka
Mereka mulai memakan makanan yang ada dimeja itu dengan pelan, sungguh mereka sangat kesulitan menelan semua makanan itu walau terlihat menggiurkan
Hey hey terimakasih sudah mampir membaca karya Author
Jangan lupa untuk vote, like, komen dan subscribenya
Biar Author bisa buat cerita lebih banyak lagi
__ADS_1