
Queen dan Izzana tampak asik mengelilingi mall disana, memasuki demi satu toko ke toko yang lain. Karena hari sudah semakin malam, mereka memutusknya menyudahi acara belanjanya
" Apa loe sudah belanjanya?? " tanya Queen
"Hmmm gue rasa sudah nih" jawab Izzana
" Baiklah yok pulang, sudah makin malam ini" ajak Queen
" Okee gue bayar dulu dikasir depan " ucapnya sambil jalan ke arah kasir
Queen memilih menunggu Izzana disofa tunggu yang sudah disediakan, Tidak menunggu lama Izzana kembali menghampirinya yang sedang duduk santai
" Yok Queen balik " ajak Izzana
" Hmmm " gumam Queen
" Apa loe belanja segini saja " Izzana heran
" Iya Za" ucapnya
Mereka berdua berjalan keluar dari toko tersebut, sekarang tujuan mereka adalah pulang. Berjalan santai menuju ke basment parkiran mobil. Tidak terasa mereka sampai diparkiran
Terlihat Queen dan Izzana menghampiri mobil yang ditumpanginya sedari mereka pergi main tadi, segera mereka berdua memasuki mobi. Izzana memacukan pedal gasnya dengan kecepatan rata - rata
Izzana mengantar Queen pulang ke rumahnya terlebih dahulu, hening didalam mobil karena tidak ada pembicaraan sama sekali, sungguh mereka berdua sangat lelah
Tidak lama perjalanan mereka memakan 35 menit sampai di rumah mungil Queen. Queen langsung turun dari mobil milik Izzana, sebelym itu dia berpamitan terlebih dahulu
" Gue duluan " ucapnya sambil membuka pintu mobil Izzana
" Baiklah " jawab Izzana
Sebelum benar - benar turun Queen menoleh ke arah Izzana
" Apa loe tidak menginap saja dirumah gue? " tanya Queen
" Hmmm lain kali aja deh kalau ada libur kembali, lagi pula besokkan sudah masuk sekolah" ujarnya
" Emmm baiklah " pasrahnya, entahlah tiba -tiba perasaan hatinya tidak enak
Queen keluar dari mobil menunggu mobil Izzana melaju hingga tidak terlihat oleh pandangannya. Izzana melajukan mobilnya sambil mengklakson tanda dia pamit pergi
Dilpandangi terus pemilik mobil itu hingga tidak terlihat, setelahnya Queen melangkah masuk ke rumahnya dengan perasaan yang semakin menjadi - jadi. Sungguh firasatnya sangat buruk soal sahabatnya ini
Tanpa pikir panjang dia mencari ponselnya, dia ingin menghubungi seseorang. Setelah menemukan ponselnya dia menekan nama kontak seseorang itu
Tut tut tut bunyi telfon terhubung
Dunia Telfon
" Hallo Mario, tolong gue minta suruh sekarang anak buah didikanmu untuk memantau Izzana kemana pun dia berada. Gue merasakan tidak enak tentangnya" ucap Queen dingin
" Ada apa koq tiba - tiba??" tanya Mario bingung
" Entahlah perasaan gue tidak enak banget, gue tunggu kabar dari loe" ucapnya , tut telfon dimatikan tanpa menunggu jawaban orang disebrang sana
Di markas inti Los Antraxz
" Sialan selalu saja begini " umpat Mario, mulai mencari anak buah kepercayaannya
" Kau disana " tunjuk Mario kearah anak buah didiknya
" Ada apa tuan?? " tanya orang itu
" Kau bawalah temanmu untuk mengawasi sahabat Lady kemana pun dia berada " perintah Mario tegas
" Baik tuan " ucap orang itu lalu segera pergi dari sana
Mario kembali keruangannya untuk menghubungi Queen
Tut tut tut
" Anak buah suruahan gue sudah bergerak kesana " jelas Mario
" Baiklah makasih " dingin Queen tut dimatikan lagi
__ADS_1
" Sialan " geram Mario
Kembali di rumah Queen
Queen merasa hatinya agak lega, dia lebih memilih segera mandi saja untuk menenangkan pikiran dan hatinya itu
Membutuhkan 25 menit untuk menyelesaikan mandinya, dirinya keluar dari kamar mandi dengan sudah memakai baju ganti tidak lupa memakai skincare sebelum tidur
Karena tubuhnya sudah lelah dia langsung menjatuhkan tubuh dikasur empuk miliknya itu, tidak lama dia sudah terlelap dalam tidurnya
Disisi Izzana
Izzana melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, dirinya juga merasakan tubuhnya sudah lelah seharian nyetir mobil. Disebrang sana ada yang sedang memantaunya dari kejauhan
Izzana sebenarnya peka jika ada yang mengawasinya, dia masih bodo amat soal ini . Biarlah jika orang itu berani mengusiknya dirinya tidak akan segan untuk melawannya
Izzana sampai dipekarangan rumahnya dengan selamat tanpa hambatan, dia turun dari mobil dan berjalan menuju pintu rumahnya. Masuk kedalam dirinya tidak tahu kalau orang tuanya pulang dari luar negeri
" izzana sudah pulang " sapa Mamanya
" Ehhh sudah Mam hehe " ucapnya sambil menghampiri orang tuanya
" Kamu dari mana nak?? " tanya Papanya
" Tadi pergi sama Queen Pa makan - makan , dilanjut ngemall " jujur Izzana
" Hmmm bagaimana kabarnya Queen sayang?? Mama rindu kepadanya lain kali ajaklah main kerumah " ucap Mamanya
" Hmmm dia baik Mam, cuman aku kasihan saja sama dengannya semoga saja segera bersatu sama keluarga kandunganya" ucapnya sedih
" Papa juga kasihan dengan nasibnya, yang Papa tahu sejak kecil dia hidup sengsara . Semoga saja kebahagiaan menghampiri dirinya, karena Papa sudah menganggap Queen anak kandung sendiri" harapan Papanya Izzana
Orang tua Izzana sama Queen itu sangat dekat sekali, bahkan sejak Queen kecil hingga sekarang. Queen juga sering menginap dirumah Izzana kalau orang tua angkatnya sedang berpergian jauh
Mamanya Izzana hanya mengangguk saja juga harap - harap cemas dengan keadaan Queen
" Yasudah kamu istirahat saja sana, besok kamu kan harus sekolah " ucap Mamanya lembut
" Baiklah, Papa Mama aku pamit tidur ya " pamit Izzana dengan mencium pipi mereka
" Iya sayang " ucap Mama dan Papanya
30 menit dirinya menyelesaikan mandinya karena dia luluran terlebih dahulu makanya lama, keluar kamar mandi dengan handuk melilit ditubuh mulusnya
Berjalan ke arah lemari pakaiannya, mencari pakaian tidurnya setelah menemukan langsung dia pakai cepat - cepat karena sudah dingin
Beres semua dia langsung tidur dikasur empuknya itu
Kembali ke Queen
Kring kring kring bunyi alarm berbunyi membuat tidur Queen terusik, tangannya mulai meraba - raba meja nakas untuk meraih jam wekernya, dilihat jam sudah menunjukkan pukul 04.30
Queen segera bangun dari tidur cantiknya dan melangkah keluar menuju kamar mandi, karena kamar mandinya dekat dengan dapur. Dia membasuh wajahnya agar terasa segar
Keluar dari kamar mandi, dia langsung membuat sarapan paginya
" Mau bikin apa ya?? " gumamnya sambil membuka isi kulkas
" Hmm bikin yang simpel aja deh " serunya
Queen tiba - tiba ingin membuat pancake dan jus jeruk, 45 menit pancake buatannya sudah jadi ditatanya dengan rapih tidak lupa jus jeruknya juga sudah jadi
" Nahh sudah beres" gumamnya, melihat jam mulai pukul 05.30
" Gue siap - siap mandi ajalah " monolognya, sambil
pergi buru - buru mandi
Tidak lama dirinya mandi dirinya keluar dengan sudah berganti seragam, karena hari ini hari senin maka diwajibkan memakai sergam lengkap
Tidak lupa memakai skincarenya, tingg tiba - tiba bunyi ponselnya. Melihat ada pesan masuk dari kekasihnya itu siapa lagi kalau bukan Xiro
"Selamat pagi sayang " isi pesan itu
" Pagi juga bang " balas Queen
__ADS_1
" Sedang apa sekarang?? " tanyanya basa basi
" Hmmm baru siap beres - beres bang " balasnya
"Hmm baiklah jangan lupa sarapan dulu. Sampai jumpa disekolah " pesannya
" Iya abang juga" balasnya lagi
" I love u 😘"
"Me too 😊" balasnya malu - malu
Queen cengar cengir sendiri setelah selesai berbalas pesan dengan kekasihnya. Tidak lama dirinya sadar dia segera pergi sarapan
Dia mulai memakan sarapannya dengan nikmat, dia makan sangat elegan sekali meskipun terkesan buru - buru. Tidak lama dia menyelesaikan sarapannya dan menaruh piring kotornya diwatafel
Disegera berangkat ke sekolah dengan mengendarai motor sportnya, tidak lupa tas sekolah dan jaket yang dia taruh dikursi sebelahnya dia duduk tadi
Seragam Queen
Tasnya
Jaket Queen
Sepatu Queen
Setelah dia memakai jaket, tas dan sepatunya. Dia melangkahkan kakinya menuju garasi untuk mengambil motornya. Kali ini dia akan tampil berani, dia mamakai motor sportnya
Karena motornya sudah panas, dia langsung melajukan motornya dengan kecepatan rata - rata. 35 menit dia sampai disekolahannya, setelah memasuki area sekolah langsung saja dirinya menjadi pusat perhatian
Kasak kusuk mulai terdengar dari siswa siswi disana
" Wahh motornya keren banget " siswa A
" Gilaa itu cewek dong" siswa C
" Fiksss idaman gue ini " siswa G
" Wowww siapa dia?? " siswi B penasaran
" Gue mau motornya " siswi A
Queen melepaskan helmnya dan mengibaskan rambut panjangnya. Terlihat dia sangat cantik, keren, auranya mendominasi
" Whattt itu Queen " syokkk siswa disana
" Queen cantik banget, keren lagi kalau naik motor itu " siswi C
" Fikss menantu idaman " siswa A
"Queen jadilah kekasihku " siswa G
"Hehh loe ngaca dong muka kaya pantat panci gitu mana mau Queen sama loe " sewot siswa A
Dan bla bla bla. Queen turun dari motornya dan segera masuk kedalam kelas tanpa menghiraukan ucapan siswa siswi disana
" Awas kau nanti sayang " gumam Xiro yang melihatnya dari kejauhan
" Gila Queen keren " ucap Dito heboh
" Ayok masuk " ajak Xiro dingin
.
.
.
__ADS_1
Maaf teman - teman baru bisa up cerita lagi, karena Author juga sambil kerja jadi jarang bikin cerita. Tapi Author akan usahain membuat cerita sebanyak - banyaknya
Terimakasih yang sudah mau mampir baca cerita karya pertama Author, semoga menarik para pembaca disini