The Queen

The Queen
Bab 12


__ADS_3

Di sebuah markas Mafia Legendaris Blood Demon


Ini yang depan ya markasnya kalau yang belakang tempat rahasia



Tiba - tiba kedatangan mobil sport milik Lady alias pemimpin markas ini


BG 1 " Kita sudah sampai nona ". Dan keluarlah seseorang yang sedang memakai jubah penutup kepalanya dan berjalan dilorong markas itu diikuti segerombol bodyguard disana


....." Gimana tentang penyelidikan kalian" dingin+++


Ketua BG " Saya sudah menyuruh anak buah saya untuk menyamar disana nona" katanya dingin


..." Apa yang sudah dia dapatkan" dingin+++


Ketua BG "Rancananya diubah nona, mereka datang kesini satu persatu dan mereka sudah menyebar diseluruh kota ini, dan sudah ada yang membuat kekacuan didaerah terpencil"


..."selidiki dari jarak aman, dan langsung habisi secara perlahan jika ada yang membuat kekacuan itu, habisi sampai bersih tanpa jejak. Mereka tidak akan menyadari jika anak buahnya semakin habis" dingin++++


Ketua BG " Baik nona


...." Dan soal keluarga itu gimana"


ketua BG " Katanya pria itu mau mengirim barang terlarang ke luar negeri nona, dikirim melalui dermaga malam ini nanti, dan pria itu membawa 2000 anak buahnya" katanya


..."Hahahaha. Gagalkan itu malam ini, dan bakar semua tanpa sisa, bawalah 1000 anak buahmu yang sudah terlatih kali ini saya rasa itu sudah cukup" dingin+++


Ketua BG " Baik nona" . " Kau bisa pergi" dingin serta mengibaskan tangannya


..."Kau siapkan tempat untuk saya berlatih" tunjuk salah satu BG disana


BG " Baik nona"


Lalu dia pergi dari aula menuju ruang rahasia yang selalu dijaga ketay oleh orang kepercayaannya " Nona" sapanya


...." Bukakan pintunya" perintahnya dingin , tanpa lama pintunya dibuka dan dia masuk kedalam sebelum itu " Jangan ada yang boleh masuk" katanya dingin, " Baik nona" kata penjaga itu


Disebuah ruangan tempat berlatih, dia duduk menekuk kakinya untuk meditasi sebelum itu dia meminum pil tingkat 5 master


Itu pil sebagai memperkuat tenaga dan pil pencuci tulang buatannya, setelahnya dia mulai mendalami ilmu batin dan tenaga dalamnya,


2 jam berlalu dia sudah berlatih. Dia keluar ruangan itu lalu menuju tempat berlatih bela diri dan senjata


Sesampainya diruangan berlatih khusus dia mulai pemanasan dan lari keliling lapangan 50 kali, push up 50 kali.


Dan mulai berlatih bela dirinya bugh bugh bugh ceplas ceplas bugh bughh, untuk sejata dia mengambil samurainya wussh wushh,


Dilanjut katana sring sring sring, dilanjut lagi pistol kesayangannya dor dor dor dengan mata tertutup. 4 jam sudah berlatih dia menyudahinya.


Berlalu ke kamarnya dan masuk ke kamar mandi dia ingin berendam air mawar, selama berendam dia merasakan penggungnya sakit dan terasa panas.


Dia melihat dicermin dia melihat sebuah tatoo sayap abu - abu dan kuning, seketika matanya berubah warna merah tapi sekejap saja.


Itu tanda ilmu dalamnya sudah tingkat master, dan bisa dikatakan master bela diri kuno maupun modern


...****************...


Ditempat Queen dia sedang diperjalanan untuk pulang kerumahnya, dia ingin pergi ke mall


" Antarkan saya ke mall dulu " katanya.


" Baik" kata AB itu


Queen turun dari mobilnya, dia memakai masker guna menutup hidung dan mulutnya. Dia berjalan melihat toko - toko disana.


Dia memasuki toko baju disana dan melihat - lihat, jika ada yang membuatnya tertarik langsung diambilnya,


Dia mengambil jaket hoodie, baju setelan, baju kantor, dan dress. Parfum, lanjut skincare


Setelah dirasa cukup untuk belanjanya, Queen pergi ke restoran untuk makan malam, dia berjalan menunduk dengan melihat hpnya, tiba - tiba brukkkk terjadi tabrakan.


" Maaf, saya tidak sengaja" kata Queen sambil memungut belajaannya dan milik Ibu paruh baya,


" Ahhh saya juga minta maaf nona, tadi terburu - buru " kata Ibu itu terlihat dia seperti orang kaya.

__ADS_1


" Tidak apa-apa Bu" kata Queen dingin tapi sopan.


Ibu paruh baya" Kalau begitu sebagai perimintaan maaf saya, mari kita makan malam bersama sambil berbincang - bincang" ajaknya lembut


Berhubung Queen juga lapar dia mengiyakan saja ajakan Ibu itu


Ibu paruh baya " Kita makan direstoran sana saja" tunjuknya


Queen " Iya Bu" jawabnya


Mereka berdua mencari tempat duduk yang agak jauh dari keramaian, setelah menemukan mereka langsung duduk. Seketika itu Ibu paruh baya memanggil pelayan dikejauhan


Ibu paruh baya " Bisa saya melihat buku menunya"


Pelayan laki - laki " Silahkan nyonya" katanya ramah


Ibu paruh baya " Saya memesan steak sapi medium rear dan minumnya air putih sama jus jeruk, dan kamu mau pesan apa nak? " tanyanya kepanda Queen


Queen " Saya spageti carbonara, lalu minumnya jus jeruk, ditambah cake coklat Bu" katanya ikut lembut


Ibu paruh baya " Baiklah, sudah itu saja yang saya pesan " ujarnya kepada pelayan itu


Pelayan laki - laki " Baik nyonya dan nona, 20 menit pesanan anda akan diantar" sahutnya dan pergi dari meja mereka


Setelah memesan Ibu paruh baya itu berbicara kepada Queen


Ibu paruh baya " Nama kamu siapa nak?? Kalau boleh tahu" lembutnya


Queen " Saya Kimberly, panggil saja Kim" menatapnya dengan teduh


Ibu paruh baya " Saya Rima Meisha Miller , panggil saja tante Rima" katanya lembut


Queen bengong mendengar marga Miller, siapa yang tidak mengenal keluarga Miller dinegara ini, keluarga terkaya no 2 didunia,


Anak - anaknya juga sudah ada yang mempunyai usaha bisnis sendiri yang sudah terkenal dimana - mana bahkan cabangnya sudah ada dimana - mana.


Tapi Queen tidak tahu nama anak - anaknya, apalagi bungsunya yang masih disembunyikan batinnya. Karena Queen pada dasarnya tidak kepoan


Queen " Ohh, baik Bu" kata Queen pelan


Queen " Aahhh seperti itu, saya sekolah di K. H. S Bu" katanya kaku


Ibu Rima " Wahh kebetulan sekali anak - anak saya juga sekolah ditempat yang sama sepertimu" semakin semangat


Tiba - tiba makanannya sudah datang, dan mereka makan dengan suasana hening, bagi Queen juga jika makan sambil berbicara itu tidak sopan.


Dan Ibu Rima juga melarang makan sambil berbicara itu menganggap tidak menghargai makanan yang ada didepan mejanya


Ibu Rima " Selamat makan" katanya


Queen " Selamat makan, juga " jawabnya


20 menit makan sudah selesai


Queen " Tante Rima kesini sendiri? " tanyanya


Ibu Rima " Tadi tante kesini diantar sama anak bujang saya, terus dia lanjut ke kantornya katanya mau membantu Ayahnya diperusahaan" jawabnya


Queen " Apa boleh saya antarkan??" katanya


Dengan senang hati Ibu Rima mengiyakan " Boleh, hayukk kita pergi" katanya sambil menuju kasir


Queen seketika mengambil ponselnya dan mengechat anak buahnya


Dunia Chatting


*Queen " Tolong bawakan mobil yang biasanya, antar ke mall ***" katanya


AB " Baik Lady*"


Queen " Tante biar saya bayar makanan saya sendiri " kata Queen cepat


Ibu Rima " Tidak usah, anggap saja ini sebegai tanda perkenalan kita" katanya sambil senyum ramah


Queen " Baiklah" pasrahnya

__ADS_1


Ibu Rima " Mari kita pergi, karena hari sudah petang Kim" ajaknya


Queen mengangguk dan berjalan agak dibelakang tante Rima. Sampai dibesmet parkiran mobil, Queen melihat mobilnya disana yang sudah terparkir


Queen " Kita jalan kesini tan " katanya


Mobil yang dipakai Queen



Dibukanya pintu sebelah kemudinya biar tante Rima segera masuk " Silahkan masuk tan" kata Queen dingin namun sopan


Ibu Rima " Ahh haha terimakasih nak Kim" katanya. Dan Queen jalan memutar menuju kemudinya dia menstaternya dan melajukan mobilnya menuju rumah Ibu Rima


Ibu Rima yang sedang membuka ponselnya untuk menghubungi anaknya karena dirinya tidak usah dijemput karena sudah ada yang mengantarnya


Dunia telfon


Tut tutt tut


Ibu Rima " Hallo nak, Mommy nggak usah dijemput ya, ini Mommy sudah dijalan pulang" katanya


..." Iya Mom, dijemput sama siapa" katanya dingin tapi lembut


Ibu Rima " Diantar sama seseorang" katanya


...." Iya Mom, tapi siapa namanya" tanyanya yang sudah gemas


Ibu Rima " Dia perempuan, sudah ya Mommy tutup telponnya, ini Mommy masih dijalan" katanya langsung mematikan sambungan telponnya tanpa menunggu jawaban yang sedang disebrang sana


Tut tut tut


Ibu Rima " Itu tadi anak saya yang pertama hehe, dia selalu saja dingin" gerutunya kepada Queen


Queen " Iya tan, tante ini jalannya kemana? " tanyanya


Ibu Rima " Oh iya tante sampai lupa, kita ke jalan *** Kim" katanya


Ibu Rima " Kim tante heran kamu dari keluarga mana??? Maaf ya bukan maksud tante apa - apa " tanyanya takut jika tersinggung


Queen " Saya nggak ada keluarga tan " jawabnya singkat


Ibu Rima " Hah, kamu yatim piatu? tanyanya terkejut


Queen " Saya tidak tahu keluarga kandung saya siapa, tapi yang saya tahu sejak bayi merah, saya diasuh oleh keluarga Baker" dingin namu sopan


Ibu Rima " Ohh maafkan tante Kim, setahu saya tetua keluarga Baker sudah meninggal lama ya? " tanyanya lagi


Queen " Iya tan kakek dan nenek sudah tiada, saya diamanahkan untuk memegang perusahaan Baker, sebelum beliau tiada saya pernah menolaknya,Tapi kakek tidak mengijinkan karena kakek juga tidak ingin perusahaannya dipegang kendali oleh Ayah angkat saya. Karena saya tahu Ayah angkat saya sangat serakah istri dan anaknya juga sama, suka menyalahgunakan kekuasan kakek atas ulah mereka perushaan kakek hampir kolep" katanya panjang lebar, tanpa sadar cerita itu mengalir dengan sendirinya sampai tiba didepan dikediaman Miller. Tapi mereka masih asik bercerita disana


Ibu Rima " Tante turut prihatin mendengar ceritamu Kim, pasti Ayah angkatmu sering menyiksamukan" katanya


Queen hanya mengangguk saja


Ibu Rima " Tante harap kamu segera bertemu dengan keluarga kandung kamu ya, tante tidak bisa membayakan kamu seperti apa jadinya bila terus tinggal bersama mereka yang serakah itu" katanya sedih


Queen " Saya juga sudah tidak tinggal lagi di rumah mereka tan, saya diusir karena nilai saya yang gak memuaskan bagi mereka. Tapi itu suatu keberuntungan bagi saya bisa keluar secara cuma" dari rumah mereka" sambil senyum tipis


Ibu Rima " Yasudah kamu semangat sekolahnya, tante turun dulu, apa kamu mau mampir dahulu? " tanyanya


Queen " Tidak tan lain kali saja, saya harus pulang sekarang sudah semakin malam tan. Saya pergi tan sampai ketemu kembali" jawabnya


Ibu Rima " Iya hati - hati teriaknya" sambil menatap mobil Kim hingga tidak terlihat


Ibu Rima" Astaga aku lupa tidak meminta nomor ponselnya, hah bodoh banget lain kali saja lah kalau ketemu lagi"


.


.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Terimakasih sudah mampir mau membaca karya saya, semoga menarik bagi pembaca disini. Dan jangan lupa like dan komentarnya yaa!!!!!

__ADS_1


__ADS_2