The Queen

The Queen
Bab 43


__ADS_3

Maaf pemirsa dibab sebelumnya kan hari Sabtu Queen dan teman - temannya sekolah. Dan di sekarang ini bab ini jadi hari Minggu jadi ya sekolahnya libur!!!! Mana ada hari Minggu sekolah 😕😑


Keesokan harinya, pukul 05.00 pagi hari Minggu. Queen terlihat sedang berkutat dengan peralatan memasaknya. Dia mau membuat sarapan untunya dan kekasihnya itu


Karena sekolahnya libur jadi Queen memasaknya agak santai. Sambil menunggu masakannya matang, Queen mencuci beberapa peralatan kotor yang sudah dibuat masak. Agar tidak menumpuk banyak


Mencucinya semua hingga bersih, tidak lupa juga Queen memeriksa masakannya sudah matang atau belum. Melihat masakannya sudah matang, dimatikan kompornya dan hasil masakannya ditaruh diwadah


Menatanya dimeja makan dengan rapih, setelah beres dia mencuci teflon bekas memasaknya hingga bersih. Dapur kesayangannya ini juga dia bersihkan juga biar kinclong


Tidak lupa dia juga menyapu dan mengepel. Menyapu hingga bersih, dan dilanjut mengepel. Mengganti pengharum ruangan dengan yang baru, kali ini Queen mencoba pengharum ruangan bauk - bauk coklat gitu tapi nggak nyegrak


Menatap seluruh sudut rumahnya ini sudah bersih dan wangi. Dia mau melangkahkan kakinya mengarah kearah tempat laundry, tapi tiba - tiba dia lupa kalau kekasihnya itu menginap dirumahnya. Alhasil dia mau nggak mau juga harus membangunkannya


"Hmmm rumah gue sudah wangi, gue mau bangunin abang dulu deh" monolognya


Queen melangkahkan kakinya menuju kamar tamu yang ditempati Xiro selama menginap dirumahnya itu. Setelah berada didepan kamar Xiro, tok tok tok


"Abang, sudah bangun apa belum?? " teriaknya dari luar sambil mengetok pintu kamar


Belum ada respon didalam sana


"Abang " panggilnya lagi lebih keras


Queen mencoba membuka handel pintu kamar, ternyata tidak dikunci


"Kenapa juga gue teriak kalau tahu pintu kamarnya tidak dikunci" gumamnya


Tanpa basa basi Queen langsung masuk kedalam kamar Xiro, melihat kekasihnya itu masih bergelung dalam selimutnya itu jadi tidak tega membangunkannya. Tapi mau nggak mau ya harus dibangunkan


"Abang bangun yok" panggil Queen sambil membuka gorden kamar


"Emmm 5 menit lag, sayang silau" gumamnya masih memejamkan matanya, tapi malah masuk kedalam selimut hingga kepala


"Tidak ada 5 menitan, ayok bangun. Ini sudah pagi, keburu masakannya jadi dingin" ucap Queen sambil menarik selimut itu


"Iya iya " ucap Xiro serak khas bangun tidur


Membuka kedua matanya dengan pelan, mengerjapkan matanya sejenak untuk menyesuaikan cahaya matahari yang sudah menerangi kamarnya itu tanpa sungkan - sungkan


"Mandilah dulu bang, habis itu sarapan. Baju kotor abang mana biar aku cucikan sekalian" ucap Queen


"Sudah abang taruh semua dimesin cuci" kata Xiro pelan


"Oh yasudah, sana abang mandi dulu" perintah Queen sambil meninggalkan kekasihnya yang masih duduk santai itu


Sementara Xiro mandi dulu, sedangkan Queen melanjutkan acara mencuci bajunya. Setelah semua cucian sudah masuk, Queen meninggalkannya sebentar. Melihat Xiro yang sudah keluar dari kamar mandi, dan sepertinya mau jemur handuknya


"Abang aku minta tolong, tolong abang jemurin bajunya ya?? Itu masih dicuci. Aku mau mandi dulu" pinta Queen


"Emm iya sayang" balas Xiro lembut


Merasa lega Queen melangkahkan kakinya menuju kamar untuk ambil ganti, tidak lupa handuknya sudah dia bawa dari teras belakang tadi. Queen mulai mandi


Tidak menghabiskan waktu lama Queen menyelesaikan acara mandinya. Nampak handuk itu membungkus rambut basahnya, dia habis keramas juga. Melihat kekasihnya belum kelihatan, mungkin masih diruang laundry pikirnya


Queen melangkah kekamarnya, dia mengambil hairdryer untuk mengeringkan Rambutnya. Queen mulai mengeringkan rambutnya dengan santai, tidak lama kemudian rambut Queen sudah terlihat kering


Merasa dirinya sudah cantik Queen memutuskan keluar dari kamarnya dengan membawa handuk basahnya, dia mau jemur handuk itu diteras belakang


Baju Queen



Sampai diteras belakang, dia melihat kekasihnya yang sedang jemur semua pakaian - pakaian mereka


"Pagi sayang" sapa Queen, sambil membantu Xiro menjemur baju

__ADS_1


"Ehh pagi juga sayang" sapanya balik setelah melihat kekasih cantiknya itu


"Sayang, abang habis ini mau pulang. Abang mau jemput Miko dari rumah sakit, katanya dia sudah diperbolehkan pulang, tapi masih menggunakan kursi roda" kata Xiro


"Ohh Miko sudah bisa pulang" ucap Queen sambil mengangguk


"Jangan lupa bang ramuan obatnya, aku melihat pasti tuh anak bakalan nggamau minum obat. Jadi Queen memakai cara ini, minumkan ke anak itu tanpa sepengetahuannya. Beritahu Mommy saja jangan yang lain" suruh Queen sambil mengingatkan


"Baiklah sayang, nanti siang abang akan jemput kamu. Kan kita mau pindah" ucap Xiro yang juga mengingatkan


" Baiklah, yasudah yok kita sarapan dulu" ajaknya setelah selesai menjemur pakaian


Xiro menurut saja apa kata kekasihnya itu, mereka berdua melangkah bersama menuju meja makan. Queen seperti biasa mengambilkan makanan untuk Xiro


"Ini bang" ucap Queen sambil menyerahkan piring itu kehadapanbya


"Terimakasih sayang" ucap Xiro


"Iya sama-sama " balasnya


Mereka berdua menikmati acara sarapannya dengan nikmat, tidak lama mereka selesai sarapan. Bersantai sejenak sambil memakan puding coklat buatan Queen


"Seperti biasa masakanmu selalu enak" puji Xiro


"Terimakasih " balas Queen sambil tersenyum senang


"Yasudah abang siap - siap dulu" kata Xiro


"Iya sayang " ucap Queen


Cup cup Xiro mengecup kening dan bibir Queen, habis itu Xiro melangkah menuju kamarnya. Dan Queen membereskan meja makan itu hingga bersih, pudingnya dia taruh kulkas lagi. Tidak lupa dia mencuci piring dan teman - temannya


Setelah beres Queen melangkahkan kakinya menuju ruang tamu dan duduk disana sambil menunggu kekasihnya selesai beberes


Tidak lama terlihat Xiro keluar kamar dengan pakaian rapih dan tidak lupa tasnya juga dia bawa


"Emmmm abang hati - hati dijalan" ucap Queen


"Iya, sampai ketemu siang nanti" ucap Xiro


"Sebelum abang pulang, abang minta hadiah dulu" godanya


"Ha hadiah apa bang?? " tanya Queen bingung


"Abang hanya mau hadiah ini saja" kta Xiro sambil menarik Queen kedekapannya lalu


Cup Xiro mencium bibir kekasihnya itu dengan lembut tanpa menuntut, ********** dalam. Queen membalas ciuman dari kekasihnya, tangannya dia kalungkan dileher kekasihnya itu


"I love u baby" kata Xiro lirih disela ciuman mereka


"I love u too abang " balas Queen


Ciuman mereka jadi memanas, tampak tangan Xiro naik keatas menyentuh gunung himalaya dan mer*masnya pelan


"Ahhhh" desah Queen disela ciuman mereka


Xiro menidurkan kekasihnya itu disofa, ciuman Xiro tampaknya turun menuju leher kekasihnya, mengecup basah hingga ngecap berwarna merah keunguan.


"Ahhh abang" desahnya lirih


Kembali mencium bibir Queen, tangan Xiro juga tidak tinggal diam, tangannya masuk kedalam baju Queen, dia ingin mencari sesuatu disana. Dia kembali menyentuh gunung himalaya yang masih terbungkus br* itu , dan mer*emasnya pelan


******* demi ******* keluar dari bibir Queen, tangan Xiro mengarah kebelakang punggung Queen, mencari pengait br*a itu lalu dilepasnya. Baju Queen dia naikkan keatas dengan br*a nya. Terlihat terpampang nyata kedua gunung himalaya yang menantang itu


Xiro menatap wajah Queen


"Boleh" izinnya, Queen yang sudah tertangkap basah juga mengiyakan saja

__ADS_1


Merasa mendapatkan lampu hijau, kedua tangan Xiro meraih kedua gunung itu lalu mer*masnya lembut


"Ahhh" ******* keluar dari mulut Queen


Wajahnya dia dekatkan kearah salah satu gunung disana, terlihat lidahnya menjulur keluar itu, tanpa basa basi Xiro memainkan lidahnya dipuc*k gunung itu, meng*lum gemas. Tangan sebelahnya tampak mer*mas kuat


"Abangggg" panggilnya


Cukup Xiro menyudahinya saja, dia takut akan membobol kekasihnya ini, cup mengecup bibir Queen sekilas. Lalu berlari kekamar mandi untuk menuntaskan yang tertunda


Sungguh Queen malu sekarang, dia membenarkan dan merapihkan kembali bajunya. Dia terlihat gugup disana kedua tangannya saling bertaut


Melihat kekasihnya itu keluar dari kamar mandi, bertambahlah rasa gugupnya. Xiro melihat kekasihnya tengah malu - malu itu menghampirinya


"Sayang " panggilnya lembut


"I i iya bang" jawab Queen gugup


"Hehee gugup ya?? Jangan gugup dong" godanya


Cup dia mengecup kening Queen lembut, Queen merasakan itu


"Yasudah abang pergi dulu, terimakasih untuk vitaminnya. Lain kali abang akan minta lagi" godangnya


Queen yang digoda seperti itu jadi gugup lagi


Plakkk tabokan melayang dilengan kekasihnya itu


"Jadi mesum ya" kesalnya


"Hahaa habisnya gemesin sihh" ucap Xiro


Xiro menggandeng tangan Queen, mengajaknya keluar rumah. Queen menunggui didepan rumah, Xiro melankah menuju garasi lalu menaiki mobilnya. Dipanasin dulu mesin mobilnya, merasa mesinnya sudah panas


Xiro mulai melajukan mobilnya, tin bunyi klakson mobil tanda Xiro pamit pergi


"Hati - hati " teriak Queen, Xiro melihat itu memberikan jempol untuk kekasihnya


Tanpa lama Xiro melajukan mobil dengan kecepatan sedang, Queen memantaunya sampai mobil kekasihnya itu sudah tidak terlihat lagi. Queen melamun sejenak, dia memikirkan hal gila tadi. Dia jadi malu sendiri


Kembali masuk kerumahnya, dan menutup kembali pintu rumahnya. Masuk kedalam kamarnya, dia duduk dimeja belajar. Queen ingin melakukan sesuatu, dia mengambil kertas dan pensil


Mulai menumpahkan segala imajinasi yang ada diotaknya kesebuah bentuk gambar. Menggores apapun didalam gambar itu, tidak lama terlihat sebuah kalung unik dan terlihat cantik. Gambar rancangannya sudah jadi


Mengambil ponselnya lalu mencari kontak seseorang


Dunia chat


"Tolong luncurkan ini" kata Queen setelah memfoto hasil desainnya


"Wahh sudah lama anda tidak mendesain, sekarang mau meluncurkan barang baru" balas orang itu


"Kerjakan dengan sebaik mungkin" perintahnya tegas


"Baik nona" balasnya lagi


Queen melihat jam dinding dikamarnya itu, jam sudah menunjukkan pukul 10.00


"Gue tidur bentar aja deh, habis itu packing" gumamnya


Tidak lama Queen larut dalam tidurnya


Maaf baru bisa uploud ceritanya


Terimakasih semua para pembaca yang sudah menyempatkan waktu luangnya untuk membaca karya Author yang masih ecek ecek ini


Author minta jempol kalian untuk vote, like, komen dan subscribe cerita ini. Gratis loh!!!! 😉

__ADS_1


__ADS_2