The Queen

The Queen
Bab 21


__ADS_3

Masih bersama sepasang emak dan anak setan


Si Frenkk dinyatakan koma ya sama pihak dokter yang memeriksanya tadi. Jiwanya masih terjebak entah kemana


" Mah ayah koq nggak bangun - bangun sihh?? " gerutunya. " Monic capek nungguin selama 2 hari ini, ayah masih belum kunjung bangun" juga " mengeluh saja kerjaannya


Sintia " Mama juga capek kali nungguin Ayahmu yang tak kunjung bangun itu, sudah jelek menyusahkan saja kerjaannya!! "


" Kita tinggalin saja yuk Mah, kita pulang saja" memang anak durjana ya


"Sebentar kita tunggu dokter keluar dulu dari ruangan Ayahmu, Mama ingin tahu mengenai perkembangannya "


"Terserah, Monic ingin segera berlatih main piano" kekehnya. Mamanya diam ketika mendengar ucapan anak kesayanganya


Visual Monica



Kembali Queen dan Xiro


Mereka sudah sampai dirumahnya Xiro, Queen langsung turun dari motor Xiro


" Ayo kita masuk sayang!!! " katanya sambil menggengam tangan Queen


"Aku gugup bang" keluhnya


" Sudah kamu tenang saja tidak usah gugup begitu, masih ada aku yang menemanimu" lembutnya


Tanpa berlama - lama Xiro menyeret Queen untuk segera masuk ke dalam rumah, tanpa menunggu dibukakan Xiro langsung saja masuk ketika berjalan bertemu artnya yang sedang mengelap guci - guci besar disana


" Bi. Mommy dimana?? " tanya Xiro kepada bibi disana


" Ehh itu den, nyonya berada diruang tamu bersama tuan besar"


" Emm baiklah bikk" Xiro berjalan menuju ruang keluarga, dimana orang tuanya berada


Para pelayan dirumahnya dibuat penasaran dengan tuan muda mereka, karena baru pertama kalinya membawa seorang wanita ke rumah. Dan mereka terpesona dengan aura mengesankan


"Mom Dad" sapanya, sontak saja orang tuannya menoleh kearah anak lanangnya itu


"Loh Kim ini kamu nak?? "Mommyny terkejut


" Iya tante Rima " jawabnya sambil mengambil tangan kedua orang tuannya Xiro dan menyaliminya


Perbuatan Queen membuat mereka disana tertegun melihatnya


"Apa kamu yang namanya Kim??? "daddy Miller bertanya


"Iya om saya Kim" jawabnya tenang


"Jadi tante Rima ini mommy kamu bang?? tanyanya pelan


"Iya dia Mommy ku" jelasnya


"Kemarin 2 hari yang lalu beliau bercerita mengenai kamu" dengan menatapnya dalam. Queen hanya mengangguk saja


"Bentar dulu, apakah kalian ini dekat?? " tanyanya heran karena anaknya ini tiba" bicaranya lembut kepada wanita


"Kita sudah menjadi pasangan kekasih Mom" sumringahnya


"Wow wow sungguh ini berita yang menakjubkan" yang masih terkejut


"Sebentar Kim wajahmu ini sungguh mirip sama kenalannya om!! " Daddy Miller menjawab

__ADS_1


" Oh iya om, memangnya siapa" jawabnya santai, karena dia sadar pembahasannya ini menuju kemana


"Kamu sangat mirip dengan ibu dari sahabat om waktu beliau masih muda" lanjutnya


"Emmm mungkin kebetulan saja om, didunia ini kan banyak wajah yang mirip " jawabnya santai


Xiro melihat tingkat laku Queen sedari tadi ketika orang tuanya mengajaknya ngobrol, sungguh tidak ada bercak wajah" serakah ataupun menjilat. Dia sangat murni


"Mungkin bisa jadi " katanya


"Sudah - sudah ayo kita pindah kemeja makan, sebentar lagi makan siang akan tiba" Mommynya


Mereka semua beranjak menuju meja makan guna makan siang bersama, apalagi ada anggota baru di keluarga Miller ini. Jan munjukan pukul 1 siang, makan siang sudah tertata rapi dimeja makan, dan mereka memulai makan siangnya dengan suasana hening, Queen ternyata sedang mengambilkan makanan untuk kekasihnya itu, perbuatannya ini sungguh membuatnya senang. Mommy dan Daddynya juga melihat semua itu membuat mereka hatinya menghangat, tentu saja bahagia


30 menit mereka selesai makan, dan kembali lagi ke ruang keluarga


"Kim kami sungguh ikut berduka mendengar ayah angkatmu masuk rumah sakit dan terlibat dengan sebuah sekte gila itu" Daddy Miller berbicara


"Terimakasih om, tapi Kim juga tidak apa" dengan itu semua, Kim juga sudah tidak perduli lagi dengan keluarga Baker itu. Tapi untuk terakhir ini saya akan menemui keluarga itu dan sekalian menjenguknga, selanjutnya saya tidak akan pernah lagi berurusan dengan mereka" katanya jelas, tapi dalam hatinya dia tidak akan melepaskan mereka semua dengan gitu mudahnya. Dia menundukkan kepalanya sambil senyum smirknya, itu terlihat jelas dimata Xiro


"Kali ini kamu mau merencanakan apa, sayang?? " batinnya


"Mom Dad aku sama Queen mau istirahat dulu ya diatas, karena nanti malam kita mau besuk ayah angkatnya dia" pamitnya


" Iyaiya silahkan bawa Kim itu untuk beristirahat dikamarmu" santainya


Xiro menarik tangan Queen untuk menuju lantai 2 dimana kamarnya berada. Setelah sampai kamarnya dia mengunci pintu kamarnya dan memojokkan Queen dipintu kamarnya itu. Xiro menempelkan badannya ke badan Queen, dia menundukkan kepalanya "Apa kamu sedang merencanakan sesuatu sayang" suara seraknya


"Ka kamu ngapain bang?? "gugupnya


"Jawab aku kamu sedang merencanakan sesuatu kan?? " dengan suara berbisik


"Iya bang aku banyak rencana untuk membuat mereka jatuh" tegasnya


Muka Queen memerah ketika mendapatkan serangan secara mendadak dari Xiro


Mereka berciuman dan saling bertukar saliva. Kening mereka menyatu mengambil nafas dalam"


" Yasudah kamu istirahat saja dulu dikasur, aku mau mandi dulu" senyumnya. Queen menurut saja, tanpa sungkan lagi dia langsung berlari menuju kasur dan menjatuhkan dirinya kekasur, dia memjamkan matanya tanpa sadar dirinya terlelap


Xiro yang melihat itu menghampiri Queen dengan membetulkan posisi tidurnya dan menyelimutinya, sebelum beranjak dia mengecup kening Queen dan pergi mandi


20 menit Xiro selesai mandi, dia berjalan menuju walk in closet nya yang luas disana, dia mengambil kaos berwarna putih dan celana selutut. Sungguh tampan sekali


Xiro berjalan menuju kasurnya dan mengikuti Queen ke alam mimpi, dia mendekatkan tubuhnya kearah Queen dan tidur sambil memeluknya, Queen yang merasa nyaman menelusupkan wajah cantiknya ke dada Xiro dan ikut memeluknya


...****************...


Di keluarga Wesborn


"Apa sudah ada tanda - tanda bang" tanya Mama Natasya


"Aku hanya mendapat informasinya sedikit Ma, identitasnya seperti dilindungi oleh orang" kuat, sekalipun kita menyewa hacker ternama sekalipun dia hanya mendapat sedikit saja. Aku menemukan kalau dia lahirnya di RS tempat Mama melahirkan" edward tangannya sambil mengetik cepat, tapi yang dia temukan nama lengkapnya, riwayat pendidikannya serta prestasinya selama dia sekolah"


" Semoga saja firasat Mama benar tentangnya!! " katanya lagi


" Nanti Edward dan Endro akan ke markas Mam untuk minta tolong sama Xiro " kata Endro


" Baiklah kalau begitu" jawabnya lesu


Hati Ibu mana yang tidak sedih jika anak perempuan yang diidamkan oleh seluruh keluarganya itu telah diculik dengan musuh bisnis suaminya, bahkan wajah sang peculik juga tidak ditemukan, karena peculik itu mati bunuh diri sebelum ditangkap oleh anak buah suaminya


Sungguh sepatutnya kita bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Yang Maha Kuasa. Rezeki juga tidak akan kemana, tapi masih saja juga banyak manusia yang memiliki sifat iri, dengki dan serakah, Contoh saja seperti dari Keluarga Baker, yang selalu iri melihat tingkat keberhasilan orang lain

__ADS_1


...****************...


Kembali ke Queen dan Xiro. 2 jam sudah mereka tidur tanpa sadar sudah jam 4 sore. Queen yang bangun terlebih dahulu, dia ingin ke kamar mandi mau buang air kecil, tapi perutnya terasa berat seperti ada yang menindihnya. Queen menoleh kesamping ternyata Xiro tidur dengan memeluknya, dia terdiam sejenak sambil menatap dalam wajah Xiro, tanganya terulur ingin menyentuh wajah tampan milik kekasihnya itu, mengelusnya dengan pelan. Xiro yang tertidur itu sedikit terusik, dia merasakan sebuah tangan yang mengelus wajahnya. Tiba - tiba kecup basah melayang dibibir Queen


" Selamat sore sayang" sahutnya, bangun tidur saja masih terlihat tampan


"Sore juga bang" jawabnya dengan menatapnya teduh


"Kita habis ini ke RS sakit saja ya?? "


"Nanti malam aku mau ke markas Black Eagle, sepertinya mengenai kakakmu sayang" sahutnya


" Iya bang aku ngikut saja"


" Yasudah kamu mandi saja dulu sekarang, untuk bajunya aku akan pesankan. Jubah mandinya ada didalam kamar mandi sana" perintahnya


Queen mengangguk saja, dan berjalan menuju kamar mandi. Xiro mendengar ada yang mengetuk pintu kamarnya itu langsung dia buka, ternyata pelayan yang membawakan paperback berisi baju" Queen. Xiro mengeceknya sebentar setelah dirasa lengkap dia mengetuk kamar mandi


Tok tok tok " Sayang ini bajumu datang" teriaknya


" Iya bang" teriaknya sambil membuka pintu, dan kepalanya menyembul dibalik pintu, Queen sudah menerima barangnya langsung saja menutup keras pintu kamar mandinya Xiro karena dia gugup melihat tatapan Xiro yang seperti ingin memangsanya saja


25 menit selesai mandi dan memakai langsung bajunya, dia menghampiri Xiro


" Abang" panggilnya sambil duduk disebelah Xiro


" Iya sayang kenapa?? "tanyanya lembut


"Apa kamu tidak pergi mandi, mandilah dulu!! "


" Iya ini juga mau pergi mandi koq" senyumnya sambil beranjak dari duduknya sebelum pergi dia mengecup puncak kepalanya, dan berlalu pergi


Sekarang ini mereka sudah bersiap untuk pergi ke rumah sakit, sebelum itu dia mau membeli buah tangan sebagai syarat bertemu saja di toko buah dekat rumah sakit


" Bang, ke toko buah didekatnya rumah sakit itu ya??" pintanya


" Iya sayang"


Sampai di toko buah, Queen memilih beberapa buah dengan dibantu Xiro biar cepat. Dirasa cukup, Queen ingin bayar, tapi dicegah oleh Xiro. " Bayar pakai ini saja" dingin


"Ini kak belajaannya, terimakasih sudah mampir ke toko kami" sambutnya. Queen dan Xiro melanjutkan perjalanannya menuju rumah sakit , 25 menit berlalu mereka sampai basment parkiran mobil disana


Kali ini Xiro bawa mobilnya


Ini mobil Xiro!!!



Mereka masuk ke dalam rumah sakit, lalu berjalan menuju meja resepsionis


" Kak pasien atas nama tuan Frenk Baker dimana"


"Oh..saya cek dulu ya kak" ujarnya, tidak lama kemudian " Kak pasien atas nama Frenk Baker berada diruangan ICU


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


.


Semoga menarik ya????

__ADS_1


Jangan lupa vote, like dan komennya


__ADS_2