
Setelah semua cermin terkumpul, K menaruh bom waktu disana, dan beberapa ruangan yang sama. K dan All BD berjalan mencari pintu belakang lapang yang luas tempat ritual pemujaan meraka
Dari kejauhan K melihat wanita itu diikat bersama dibambu itu, menangis karena ketakutan. Dia mendekati orang - orang yang sedang mengelilingi bara api itu. Terlihat beberapa orang yang dia kenal, dia terkejut mengetahuinya bahwa ada yang mengikuti sekte gila ini
Disitu ada Ayah Lusi mafia no 15, Lusi sendiri bersama anteknya. Dan ada juga Freenkkkk? Menambah terkejutnya dia bersama All BD
Anak buahnya membunuh orang - orang yang disana jleebb... jleebbb ditusuk menggunakan katananya. Hanya menyisakan Kingnya, ayah Lusi, Lusi bersama anteknya dan terakhir Frenk
King yang merasakan hawa keberadaan orang lain yang berada didekatnya itu langsung saja membuka matanya dan seketika terkejut disana sepi tidak ada penjaga, meliha lagi disekelilingnya, penjaganya sudah mati semua
King MB " kenapa kalian disini?? kalian telah menghancurkan ritualku" teriaknya membuay yang lainnya juga membuka mata
King MB " hohoho apakah ini Ladynya mafia BD, musuh bebuyutan saya?? katanya
Mereka yang disebutkan masih diam, karena otaknya sedang bekerja untuk mulai membunuh mereka, melihat sekelilingnya terlihat cawan kecil berisi darah gadis perawan dengan dicampur darah para pemuja iblis ini.
Tapi jika digapai juga jauh, cawan itu berada didekat posisi kingnya,
" aku harus memecahkan kaca yang ada disana" batinnya
K " Hey tuan jelek kalau sudah jelek terima sajalah, kenapa harus mengkuti ritual awet muda kayak gini, meskipun wajahmu berubah juga tidak mengelak jika umurmu sudah tua dan sudah siap mati" katanya memancing emosi
King " Kenapa memangnya jika aku ingin terlihat muda, toh wajah tampanku juga abadi " bangganya
K " Noh makan tuh abadi" pyarrr seketika cermin disekelilingnya pecah karena dilempar menggunakan batu, dia mengontrolnya supaya cermin itu pecah seolah olah emang terkena batu
King MB " tidak cerminku dia berlari mendekati cerminnya dan seketika menghancurkan tempat ritual itu dimulai, cermin yang dibawa dari ruangan tadi, dan buku - buku ilmu hitam.
Dibakar semua barang penting itu, dia lupa cawannya. Dia menghajar dulu King MB itu hingga terkapar tak berdaya. Dibuanglah cawan berisi darah itu dibakar sebelum membakarnya tampak Lusi berda dibelakangnya ingin membunuhnya dari belakang
Sebelum terjadi jleeebbb... suara belati tertancap diperutnya lalu segera membakar cawang itu dan boomm duaarrr seketika teriakan kesakita terdengar
" Matikan apinya, tolong" kata mereka.
All BD tidak mremperdulikannya seketika wajahnya berubah keriput kelek, Frenk pun sama menjadi wajah jelek dan menjadi gila.
Dan yang lain mati semua, dan tak lama duaarrr suara markas terbakar karena dibantu bom waktu tadi, tempat markasnya hancur seketika.
Tak lama suara sirine mobil polisi dan ambulance datang ke lokasi itu. Sebelum polisi datang
K pergi dari sana berjalan jauh menuju tempat mobilmya tadi, jubah tudung merah masih melekat ditubuhnya, hmmm sungguh misterius sekali
Untuk Arthur dan Xander yang akan memberi laporan terkait markas yang terbakar dan orang - orangnya banyak yang tidak selamat
Hanya Frenk yang masih hidup tapi dia menjadi gila. Frenk dikirim ke rumahnya, yang lain sudah menjadi urusan polisi dan jajarannya
Untuk wanita tadi yang sudah hampir dijadikan tumbal pemujaan tadi langsung dibawa ke rumah sakit terbesar disini.
...****************...
Di rumah Queen, dia setelah mengerjakan pekerjaannya dan melangkah ke kamar mandi dia sudah merasa gerah. Setelah mandi dia menggulung tubuhnya dengan handuknya dak keluar dari kamar mandi dilanjut berpakaian, serta menggunaka skincarenya
__ADS_1
Dan sekarang pukul 2 malam, dia habis begadang karena habis meelakukan kegiatan yang membuatnya lelah sekali. Besok dia ada janji dengan Xiro, dia buru" segera tidur
Di pagi hari dikediaman Baker
Terjadi kehebohan disana karena menemukan pria tua yang sangat jelek sedang tergeletak diteras rumahnya
Monica " Ini siapa" teriakan histeris, Sintia yang mendengar Monica berteriak langsung saja menghampiri
Sintia " Ada apa Mon?? " tanyanya
Monica " Lihat Mah ini terlihat seperti baju yang dipakai Daddy saat pergi perjalanan bisnis di kota B itu kan??" tanyanya panik
Sintia " Cobak Mama periksa " katanya sambil mengecek tubuh serta wajah
Sintia " Eh iya sama, tapi wajahnya kenapa berbeda dengan Ayahmu " paniknya sambil menoleh keluae kanan kirinya siapa tahu dia melihat seseorang yang sudah menggeletakkan orang seenak jidanya saja
Monica " Tapi ini baju kesayangan milik Ayah kan Ma, ini kan kado pemberian dari Mama pas waktu ayah ulang tahun itu!!!"
Sintia " Ta ta pi wajahnya Mon!! Kenapa jelek dan tua?? Mengalahi kakek dari ayahmu saja"
Monica " Kalau begitu ayo kita ke RS Mah kita test DNA dengannya dulu!! " katanya
Sintia " Pak Ron siapkan mobil kita ke RS sekarang juga " perintahnya kepada sopirnya yang juga kaget melihat seseorang yang sudah tergerletak diteras rumah
Pak Ron" Baik Nya" ucapnya buru" sambil memanaskan mobil sedangkan Sintia dan Monica segera masuk ke mobil dan membawa orang yang tergeletak itu ke RS
Kembali Ke Queen
Baru mulai lari dia melihat laki - laki tampan yang sedang duduk diatas motor sportnya seperti menunggu seseorang.
Laki - laki tu yang melihatnya langsung membuka helmnya dan turun dari motor, segera menghampiri Queen
..." Selamat pagi Queen"
Queen " Pagi kembali" senyum tipis tecetak disudut bibirnya. Laki - laki yang melihat itu mematung sejenak dan
" Ehemmm, mau lari pagi ya?? Gue gabung ya?? " tanyanya beruntun
Queen " Baiklah mari keburu matahari naik" ajaknya
Mereka berdua lari pagi bersama, sungguh terlihat romantis, nampak disana ada perbincangan kecil. Mereka menemukan pohon yang rindang, dan istirahat disana
..."Kamu mau minum apa?? " tanyanya lembut
Queen " Air putih saja ro!! " jawabnya santai. Iya laki" itu adalah Xiro
Xiro " Kamu tunggu disini dulu ya" perintahnya. Queen mengangguk saja, tiba - tiba ada yang memanggilnya " Nak Kim" serunya sambil mengampirinya.
Queen menoleh dan melihat siapa yang sedang menyapanya, ternyata dia Bu Maya
Queen " Eh Bu Maya!! Koq bisa disini?? "
__ADS_1
Bu Maya " Iya saya lagi ini lari pagi saja disini
Queen " Ohh. Emang ruman Bu Maya dekat dari sini?? " Katanya
Bu Maya " Iya lumayan dekat dari sini, rumah Ibu ada di blok G nak Kim, mampirlah kapan" ke rumah saya, cucu saya kecil sering menanyaimu" ucapnya
Queen " Mungkin lain kali saja Bu, kalau saya sudah tidak ada jadwal yang padat!!" katanya
Bu Maya " Ohh baiklah, kalau begitu Ibu pulang dulu nak kim. Sampai ketemu lagi" ujarnya pergi dari sana
Tak lama Xiro datang
Xiro : Ini minumanmu " menyodorkan air minum
Queen " Terimakasih" katanya agak lembut
Xiro "Queen " panggilnya
Queen " Iya ada apa?? " sambil menoleh kearah Xiro
Xiro " Emm Gue suka sama kamu, sejak pertama kali aku tahu kamu disekolah, aku sudah tertarik denganmu" katanya dengan mata yang menatapnya lembut
Queen menatap mata Xiro lama " Apa yang kau ucapkan itu adalah kebenarannya?? " tanya Queen agak gugup
Xiro " Iya itu benar, selama ini gue tidak pernah tertarik dengan perempuan, setelah bertemu denganmu jantungku langsung saja berdetak cepat. Queen apakah kau mau menjadi kekasihku?? " tembaknya secara tiba - tiba
Queen yang melihat itu menjadi bingung, karena dia masih belum bisa mengartikan isi hatinya jika berdekatan dengan laki" didepannya ini, tapi dia merasakan aman dan nyaman jika didekatnya
Queen " Jika aku menyimpulkan kalau gue jatuh cinta padamu ini masih terlalu dini bagiku ro, gue nyaman memang jika berada dekat denganmu, hatiku merasa aman seperti terlindungi. Gue takut ro loe bakal celaka jika berdekatan deng gue" raut wajah yang tidak bisa terbaca
Xiro meraih tangan kanan Queen untuk dia genggam dengan erat Tidak salahnya kita mencobanya Queen, gue akan selalu melindungi kamu dari bahayanya dunia, kita bisa mencobanya pelan - pelan Queen, gue sayang sama kamu Queen!!! " katanya sambil mata berkaca"
Queen " Baiklah aku akan mencoba menerimamu Ro, meskipun aku belum bisa mencintaimu, terlalu banyak rasa sakit yang ada dihatiku, sampai aku lupa apa itu namanya cinta. Ajari aku apa itu cinta ro" raut muka terlihat berkaca"
Langsung saja Xiro tersenyum dan meraih tubuh Queen untuk dipeluk " Aku akan siap mengajarimu untuk mencintaiku Queen, aku mencintaimu sayang" katanya sambil mengecup puncak kepalanya. Queen merasakan kenyamanan dalam pelukan Xiro
Xiro " Mari kita pulang, hari sudah mulai siang. Kita akan mencari makan diluar, okee!!"
Queen tersenyum dan mengangguk saja " Baiklah " katanya pelan
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
.
.
.
.
Eak eak sudah jadian dong wkwkwkk
__ADS_1
Terimakasih sudah mau mampir dikarya pertama Author!!!!