The Queen

The Queen
Bab 35


__ADS_3

Queen dan lainnya kini sudah sampai dirumah sakit, mereka berjalan mengikuti langkah Xiro dan Queen. Hingga dipersimpangan jalan tiba - tiba


Plakkk...suara tamparan menggema disepanjang lorong rumah sakit, Queen yang tidak sempat menghindar itu akhirnya terkena tamparan dari seseorang


"Queen , sayang" ucap serempak teman - temannya, termasuk kekasihnya itu


Queen melihat siapa yang telah berani menamparnya, ternyata itu Sintia mamanya Monica


"Apalagi kali ini??" tanya Queen dengan raut mencekam


"Kau bertanya seperti itu, tidak tahukah kalau Monica menangis mengadu kepadaku. Dia bilang kepadaku kalau kau sudah mengatainya gadis mata duitan lah, ayahnya penganut sekte lah bla bla bla " ucapnya marah - marah


"Hahahaha. Kau tidak tahu apa yang sedang dilakukan oleh anak manjamu ini nyonya ??" katanya dingin dengan menatapnya tajam


"Dia sudah berani - beraninya meminta uang kepadaku sebanyak 2 M, tidak ingatkah kau dengan surat perjanjian yang sudah kau tanda tangani itu " tambah Queen


"A a apa Monica meminta uang kepadamu??" tanyanya terkejut


" Heh bodoh " umpat Queen


"Dan yang mengatainya tadi itu bukan saya, melainkan seluruh teman disekolahnya. Ya terima kenyataan aja sih kalau memang tuan Frenk itu penganut sekte iblis itu, kan itu faktanya " ucapnya sambil menunjukkan raut wajah datarnya


Tanpa menunggu lawannya membalas omongannya itu, Queen buru - buru pergi dari sana sebelum itu


"Saya tambahkan lagi nyonya kalau anakmu itu meminta uang ganti rugi sebagai balas budi tentang keluargamu yang sudah mengasuhku. Kau tahu berapa yang dia minta?? " tanya Queen


"Apa ganti rugi ?? " ucap Sintia yang syok mendengar itu


" Ya ganti rugi, dia meminta bayaran sejumlah 20 M kepada kekasihku sebagai uang tebusannya. Bahkan mengolok - ngolok kekasihku kalau dia anak dari orang miskin . Tidak tahu kah kalau perusahaan tuan Frenk yang tidak seberapa itu bahkan mungkin sebentar lagi akan bangkrut itu bisa dibeli oleh kekasihku" ketusnya


Sintia hanya menelan ludah mentah - mentah, Queen pergi dari sana disusul oleh temannya yang lain


Tidak lama mereka sampai dikamar rawat inapnya Miko, sebelum masuk dia mengetuk pintu


Tok tok tok, ceklek pintu kamar inap dibuka dari dalam. Terlihat Mommy Rima yang berdiri dihadapan mereka


" Mom " sapa Queen sambil salim dengan takzim


"Kim" sapanya balik dengan gembira


"Yuk masuk " tambahnya lagi sambil menyeret Queen masuk kedalam


Teman - temannya juga mengikutinya sambil terheran - terheran, sudah sejauh itukah hubungan Queen dengan Xiro dipikirnya


Queen melihat Miko yang sudah duduk bersandar dibed brangkar tidurnya. Miko melihat kakak cantiknya itu jadi lebih semangat


"Kakak cantik " panggilnya sambil berteriak


Queen berjalan mendekati Miko, tangannya teruludr untuk menyentuh rambutnya


"Gimana kayaknya sudah baikan ya ??" tanya Queen basa basi


" Hmm sudah baik kak, Miko besok sudah boleh pulang kata om dokter " semangatnya


" Wahhh bagus dong jadi bisa bermain dirumah " tambah Queen


"Haha iya kak " semangatnya

__ADS_1


Xiro mendengar itu jadi heran kenapa Miko cepat sekali dibolehkan pulang, tanpa menduga - nduga Xiro bertanya ke Mommynya


"Mom memang benar Miko besok sudah diperbolehkan pulang ??" tanyanya


" Sudah Ro tadi pagi dokter meriksanya kalau Miko besok sudah sepenuhnya pulih. Tinggal lukanya saja untuk mengering" jawab Mommy Rima dengan semangat


"A apa kenapa cepat sekali?? Bukannya kemarin waktu diperiksa badan Miko hampir retak tulang punggungnya itu. Dan lukanya yang ada dikepalanya juga parahkan "tanya Xiro


" Entahlah waktu Miko memakan permen pemberian dari Queen kemari malam itu, tidak lama kepergian Queen semalam badan Miko jadi lebih berenergi dan jadi lincah kembali seperti biasanya" jelas Mommy Rima.


"Ya jelas wong bukan sembarangan permen " batin Mommy Rima sambil natap Queen lembut


"Permen dari Queen ?? Kenapa aku tidak tahu kalau Queen memberikan Miko permen kemarin ??" tanyanya lagi.


Kemarin malam Xiro memang tidak mendengar jelas soal Queen memberikan permen kepada keponakan kesayangannya, bahkan waktu memberikannya juga tidak terlihat soalnya ketutup oleh badan Queen


"Apa permennya sudah habis ??" tanya Queen iseng


"Hmm sudah habis kak tadi pagi tinggal 1 terus Miko makan " jawabnya polos


"Hehe baiklah kakak akan kasih lagi " ucap Queen


"Sayang kamu memberikan Miko sebuah permen ??" tanyanya


"Iya kenapa bang ??" tanyanya balik


"Tidak aku hanya ingin tahu saja permen seperti apa yang bisa membuat Miko jadi cepat pulih begini " jelasnya


"Kamu nanti akan tahu sendiri " jawab Queen


Queen merogo tas ranselnya untuk mencari permen buat Miko, tidak lama dia menemukannya kali ini berisi 5 biji


"Ini kakak kasih lagi " ucap Queen sambil memberikannya pada Miko


"Wahh koq jadi nambah 5 kak, kemarin kan 4 biji saja " ucap Miko yang keheranan, setelah menghitung isi permennya


Xiro melihat botol porselen berisi 5 biji permen, teman - temannya juga melihat itu. Tidak lupa dengan Mommy Rima yang kembali terkejut, karena Queen mengasih permen ajaibnya kembali


"Mik om bolen mencicipinya nggak??" pinta Xiro pada Miko


"Hmmm karena permennya ada 5 biji, jadi Miko setuju untuk ngasih om permen 1 biji saja " pelitnya


"Baiklah " pasrahnya


Miko mengeluarkan 1 permen dibotol porselen itu, lalu memberikannya kepada Xiro. Xiro menerimanya dengan senang hati dan mulai mencobannya


Miko juga ikut mencobanya


"Lho kak Queen ini rasanya beda ya?? Yang kemarin itu rasa anggur, sekarang rasa strawberry " kembali Miko berceloteh


"Eh ini rasa strawberry " kata Xiro setelah merasakan permen buatan Queen


"Iya kakak membuatnya beda rasa agar tidak bosan saja kalau Miko makannya" jelas Queen


"Lho sayang kamu membuatnya sendiri??" tanya Xiro


Tiba - tiba badan Xiro merasakan segar enakkan kembali setelah memakan permen alias vitamin buatan Queen itu

__ADS_1


"Ini badan aku mulai enakkan lagi, karena badan aku tadi agak tidak enak saja " seru Xiro


Queen hanya tersenyum mendengar itu


"Nanti Queen kasih ke abang " ucapnya


"Wah terimakasih "


Edward sedari tadi merasa aneh dengan permen buatan Queen itu, merasa tidak asing lagi melihatnya. Dia membuka ponselnya lalu membaca sebuah artikel mengenai pasar gelap yang menjual obat sekaligus vitamin langka itu


Dikatanya baru mengeluarkan obat jenis model terbaru, bisa dibilang seperti permen. 1 bijinya itu dibandrol seharga 500jt, 1 botol porselen berisi 4 biji itu jika itu dikalikan menjadi 2M, pikirannya tersentak


Edward kembali melihat permen alias obat yang dipegang oleh Miko itu menjadi gemeteran, tidak lama dia juga menoleh kearah Queen


Mommy Rima yang tahu Edward seperti itu langsung mengelus pundaknya, Edward menoleh kearah Mommy Rima dan beliau yang ditatap hanya mengangguk saja


Dito yang disebelahnya itu jadi heran


"Kenapa Ed ??" tanya Dito berbisik


Edward menatap Dito lalu menyerahkan ponselnya


"Bacalah " bisiknya


Dito menurut saja walau bingung, mulai dia baca tidak lama dia terkejut dan bingung


"Apa maksudnya ini??" bisik Dito


"Kau tahu permen yang dikasih Queen ke Miko tadi ??" bisik Edward , Dito mengangguk sambil menatapnya gugup


"Loe lihat gambar yang ada diartikel sama persis dengan yang dipegang oleh Miko " jelasnya


"Yang jelas Queen adalah pembuat segala penawar obat yang disalurkan melalui pasar gelap, jadi permen yang dimaksud Miko tadi adalah jenis obat terbaru buatan Queen " bisiknya


"Whattt " teriaknya spontan, langsung saja perbuatan Dito itu mencuri perhatian Xiro dan yang lainnya


"Diam " bisik Edward


"I i itu bukannya mahal ya tuh obat ??" Dito terengah-engah


Edward mengangguk saja. Dito berpikir keras 1 bijinya aja 500jt, lah ini yang dikasih Queen itu 5 biji


"Suuttt Ro " panggil Dito berbisik, Xiro yang mendengar itu menoleh. Emang ya pendengarannya tajam sungguh beda


"Kemarilah " ucap Dito, Xiro menghampiri Dito walau masih bingung


"Ada apa??" tanyanya setelah dihadapan Xiro


Dito menyodorkan ponsel Edward kearah Xiro, Xiro melihat itu ponsel sambil alisnya mengkerut


"Bacalah " bisik Dito, Xiro mengambilnya secara perlahan lalu membacanya


Setelah membaca semua isinya itu menjadi ikut terkejut, mematung sejenak lalu menoleh kearah Queen dan permen yang dipegang Miko


"Ini gila " gumam Xiro


Terimakasih sudah mampir baca

__ADS_1


__ADS_2