The Queen

The Queen
Bab 33


__ADS_3

Masih di Rumah Sakit


Ditempat kamar rawat inap lain, Sintia dan Monica masih menunggui suami sekaligus ayah itu. Tuan Frenk masih belum sadar dari masa komanya, entahlah kapan dia bangun


"Mam ayah kapan sadarnya sihh ??" tanya Monica


"Mama juga nggak tahu Mon, Mama juga mulai bosan menunggunya sadar, biaya rumah sakit juga semakin mahal" grutu Sintia


"Gimana kalau kita minta dikantor ayah Mam, minta kepada asistennya ayah" usul Monica


"Hah kau ini gimana sudah tahu kalau perusahaan ayahmu itu mulai krisis secara perlahan" marahnya


"Haisshhh terus gimana Ma?? Apa kita minta ke anak pungut itu Ma??" usulnya lagi


"Jangan gila kau Mon, bisa dipenjara kita oleh anak sialan itu. Tidak tahukah terakhir kita minta uang kepadannya sejumlah 300jt, setelah kita dikasih dia melarang kita untuk meminta kepadanya lagi. Bodohnya aku menandatangi surat perjanjian itu tanpa membacanya " kesal Sintia


"Yaaa itu sih ulah Mama sendiri, kenapa nurutin anak sialan itu sihh. Bodo amat Monica akan meminta lagi kepadanya besok" sewot Monica


"Terserah Mon jika kau kena masalah jangan bawa - bawa Mama " kata Sintia sambil pergi entah kemana


Dikamar rawat inap Miko


Setelah kepergian Omnya dan kakak cantik, Miko merasakan tubuhnya lebih berenergi lagi, dia menjadi bertambah semangat setelah memakan permen pemberian Queen tadi


Dikamar rawat inap hanya ada Mommy Rima dan Daddy Miller saja yang sedang menunggui Miko


"Nek Kek " panggil Miko


"Iya sayang " sahut Mommy Rima


"Nek badan Miko terasa lebih berenergi lagi, bahkan badan Miko tidak sakit lagi setelah memakan permen pemberian dari kaka Queen tadi " Miko bercerita


"Ohh iyaa, bagus dong kalau gitu Miko jadi segera cepat pulang. Apa yang diperintahkan oleh kakak Queen Miko harus menurut yaa " perintahnya lembut


" Kalau begitu Miko harus berterima kasih kepada kakak Queen karena membuat cucu kakek ini menjadi lebih semangat sembuh " usul Daddy Miller


Tiba - tiba dokter yang biasanya meriksa Miko itu tadang mengunjunginya


"Selamat malam tuan nyonya dan Miko" sapa dokter itu dengan ramah


"Malam dok " jawab Rima , Daddy Miller hanya mengangguk saja


"Hallo Miko gimana keadaannya sekarang?? Apa ada keluhan ? " dokter itu bertanya sambil menatap Miko ramah


"Badan Miko tidak sakit lagi om dokter " ucap Miko dengan semangat


"Oh benarkah kalau begitu om dokter akan memeriksa badan Miko dan lukanya dulu ya" izinnya


"Iya dok " ucap Miko sambil mengangguk

__ADS_1


Dokter itu memeriksa keseluruhan dibadan Miko, semuanya tampak baik bahkan lukanya sudah agak mengering


"Wahh ternyata Miko benar, badan Miko sudah membaik ini bahkan luka dikepala Miko sudah mau mengering. Untuk lukanya mungkin 3 mengering" ucap dokter itu sambil menatap Miko dan Orang tuanya Xiro


"Ahh sukurlah, terimakasih dok " ucap Daddy Miller


" Apa pasien memakan sesuatu untuk mempercepat penyembuhannya??" tanya dokter itu heran


"Ehh kenapa ya dok??" Mommy Rima bertanya


"Seharusnya pasien yang habis kecelakaan itu pemulihannya butuh 1 minggu nyonya, tapi ini Miko baru 1 hari disini badannya sudah mau mulai pulih. Tidak lama lagi mungkin 3 hari dia pulih seluruhnya" ucap dokter itu


Tidak tahu saja kalau Miko habis diberi ramuan khusus saat kritis pagi tadi oleh seseorang, dan ditambah permen buatan Queen tadi


"Ah tadi teman anak saya memberikan cucu saya sebuah permen dok, isinya 4 biji permen katanya Miko itu rasanya seperti buah anggur" Daddy Miller menjelaskan


"Permen rasa anggur?? Boleh saya lihat seperti apa permennya??" tanya dokter itu


Miko yang mendengar itu menyerahkan botol porselen berisi permennya itu kepada dokter tadi. Dokter itu terkejut ketika melihat permen yang tidak asing baginya, bukan hanya permen tapi juga obat - obatan langka yang diperjualkan dipasar gelap


"Jangan - jangan??? " gumam dokter itu


"Miko tahu siapa nama yang ngasih permen ini ??" tanya dokter itu memastikan


"Dari kakak Queen " jawab Miko jujur


Daddy Miller dan Mommy Rima merasa aneh melihat dokter itu terkejut setelah melihat permen yang diterimanya itu


"Baik dok " jawab Miko sambil mengangguk lucu


"Ehemmm, apa dokter mengetahui sesuatu??" tanya Daddy Miller menyelidik


"Ahh apa tuan tidak pernah mendengar soal obat langka yang harganya sangat mahal, 1 butirnya itu 500jt dijual di pasar gelap??" tanya dokter itu


"Emmm saya rasa pernah mendengar itu, lantas apa hubungannya dengan permen cucu saya??" tanya Daddy Miller


"Karena sebenarnya permen ini adalah obat langka yang dijual di pasar gelap itu tuan, obat ini dibentuk unik dan diberi rasa oleh peraciknya sendiri, makannya ini terlihat seperti permen" jelas dokter itu


"Apa??? Jangan - jangan Queen adalah.... " Daddy Miller terkejut, Mommy Rima juga ikut terkejut dia sudah bisa menebaknya siapa


" Ck ck ck calon menantuku ini memang unik " Mommy Rima geleng - geleng


Disisi Queen dan Xiro


Xiro mengantarkan Queen pulang dengan selamat sentosa , sekarang mereka sudah sampai dirumahnya Queen


Queen turun dari motor Xiro, lalu berdiri menghadapnya. Xiro melepas helmnya dan ikut turun dari motornya


"Terimakasih sudah antarkan aku pulang " ucap Queen

__ADS_1


"Sama - sama, yasudah aku pulang duluan ya?? Besok aku jemput, kita berangkat ke sekolah bersama " ucap Xiro


" Baiklah " jawab Queen


Cupp Xiro mencium bibir Queen dengan lembut, Queen terkejut dia mendorong pelan Xiro


"Kamu ini tidak tahukah ini masih diluar " Queen geram dibuatnya


"Kalau didalam boleh dong ??" ucapnya jahil


"Ck dasar mesum " sewotnya


" Hahaha, baiklah aku pulang dulu " cup ucapnya sambil mengecup bibir Queen sebentar


"Hati - hati dijalan " ucap Queen


Xiro memakai helmnya kembali, dia membalasnya dengan mengangguk saja. Tinn bunyi klakson motornya tanda dia akan pergi, Xiro mulai melajukan motornya dengan kecepatan sedang


Queen melihat motor Xiro yang sudah tidak terlihat itu segera berjalan masuk kedalam rumahnya, setelah masuk dia langsung mengunci rapat pintu rumahnya


Menaruh tasnya dikursi meja belajar, dia mendudukan badanya dikasur sejenak


"Haaahh akhirnya sampai rumah juga " gumamnya


Queen beranjak dari duduk santainya berjalan menuju kearah lemari, dia mengambil baju dan handuknya. Setelah semuanya lengkap dia bergegas pergi ke kamar mandi yang ada didekat dapurnya


Menghabiskan 25 menit untuk menyelesaikan mandinya, dia keluar dari kamar mandi sambil melangkahkan kakinya kearah pintu belakang untuk menjemur handuknya disana


Setelah menjemurnya dia kembali masuk ke dalam rumahnya, melangkah kakinya ke dapur untuk mengambil minum.


Karena dia tidak lapar, dia langsung pergi ke kamar untuk tidur saja. Menaruh botol minumnya dinakas samping tempat tidurnya, karena biasanya tengah malam dia kehausan jadi sekalian ambil minum


Ting ponselnya bunyi, Queen membukanya melihat pesan chat dari kekasihnya


Dunia Chat


" Sayang aku sudah sampai rumah " isi pesan itu


" Iya bang, pergilah mandi dulu lalu segera tidur" balasnya


" Siap sayang, kamu pergilah tidur " katanya


"Iya bang ini mau tidur koq " balasnya


"Yasudah selamat tidur sayang, dan selamat malam " ucapnya


" Iya bang malam" balasnya


Queen kembali menaruh ponselnya dan langsung pergi tidur

__ADS_1


Jangan lupa divote, like dan komentarnya!!!


__ADS_2