
"Morning too" jawab yeri dengan senyum manisnya
"Yeri lu malem ada acara nggak? " ujar Dimas
Yeri hanya menatap Yuri dan Yura
Yuri dan Yura hanya menatap Yeri dengan tersenyum
"Yeri??! " sahut Dimas sembari menatap Yeri yang sedang menatap teman-temannya
Yeri kembali menatap Dimas
"Apa? " ujar Yeri
"Lu malem ada acara nggak?! " Dimas mengulang pembicaraan nya
"Nggak.. Kenapa?! "
"Jalan yuk! " ajak Dimas
"Jalan??! " sahut Yeri kemudian Yeri menatap Yuri dengan ujung matanya
"Ya.. Ada apa?! " kata Dimas
"Mm... Gimana nanti aja Dimas! "
"Kenapa? Lu mau jalan sama yang lain?! "
"Nggak... Maksudnya..gimana nanti aja dehh.. Nanti gw bilang lagi sama lu Dimas" sahut Yeri sambil berdiri dari duduknya kemudian menghampiri Yuri dan duduk sebelah Yuri
Dimas menatap Yeri kemudian menatap dino yang ada di belakang Yuri
"Dino!! "
Dino yang sedang memainkan hpnya hanya mengangkatkan kepalanya sebentar kemudian menatap hpnya kembali
"Keluar yuk" ajak Dimas
"Sebentar lagi bell " ujar dino tanpa melihat ke arah Dimas
Dimas hanya menatap dino dengan malas kemudian beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan kelasnya..
Bell berbunyi
Semua murid berlari memasuki kelas masing-masing
Jefri memasuki kelas sendirian
Jio hanya tersenyum melihat Jefri yang begitu santai memasuki kelas
"Hi.. " sapa jio ke arah Jefri dengan tersenyum
Jefri hanya mengangkatkan tangannya
"Lu napa terlambat?! " tanya jio
Jefri hanya menggelengkan kepalanya
Jae yang kebetulan lewat di sebelah jio segera menepuk meja di hadapan jio
"Jio... Guru datang!! " ujar Jae
Jio yang sedang menatap Jefri segera memalingkan badannya ke arah papan tulis
"Selamat pagi nak-anak!! "
"Pagi pak"
Selesai mengabsen murid-murid guru pun memulai pembelajaran
Tiba-tiba kepsek memasuki kelas mereka
"Maaf pak mengganggu waktunya!! "
"Yaa pak ada apa?! "
"Gini pak... Murid yg bernama Jefri silahkan ke depan!! "
Semua murid menatap Jefri tak terkecuali dengan Yuri
"Ada apa?! " tanya Yuri dengan berbisik
Jefri hanya tersenyum sambil menatap Yuri
Kemudian Jefri berdiri dari duduknya dan berjalan menghampiri pak kepsek
"Ok... Pak... Saya akan mengurusnya di luar kelas jadi bapak silahkan lanjutkan pelajarannya!! " sahut pak kepsek kemudian pergi dengan Jefri di belakangnya
Yuri hanya menatap kepergian Jefri dengan sedikit penasaran
"Ada apa ya!? " gumamnya
"Ok.. Sekarang kita lanjutkan yaa" sahut pak guru kemudian melanjutkan pelajaran nya
.......
Di ruang kepsek
"Jefri...kenapa kau berbuat ulah seperti ini" ujar kepsek
"Berbuat ulah?? Apa??! "
"Jefri... Meski sekolah ini punya bapak kamu.. Semestinya kamu jangan berbuat ulah seperti ini.. "
Jefri hanya menatap kepsek dengan tatapan tak suka
"Jefri.. Sekarang saya tak akan menghukum mu tapi jika ini terulang saya akan melaporkannya ke papa kamu ,, ngerti kamu!!! "
Jefri hanya mengangguk dengan malas
"Ok.. Silahkan ke kelas... Tapi ingat jangan berbuat ulah lagi... INGAT ITU!!" Ujar pak kepsek dengan teriakan di akhir kalimat
Jefri tak menjawab apa-apa ia hanya pergi begitu saja tanpa mengucapkan sepatah kata pun
Jefri kembali ke kelas nya..
Tatapan semua murid mengarahkan ke arah nya termasuk pak guru
"Kenapa Jefri?! " tanya pak guru
Jefri hanya tersenyum kemudian berjalan ke arah kursinya
"Lu kenapa?! " bisik jio setelah Jefri duduk di kursinya alias sebelah Yuri
"Nggakpp" jawab Jefri dengan menggelengkan kepalanya
"Serius Nggakpp?! " tanya Yuri
Jefri menatap Yuri dengan tersenyum
"Nggak... Beneran dehh"
Kemudian Yuri kembali pokus ke pembelajaran nya
Jefri menatap Yuri dengan tertawa kecil
"Kenapa?! Aneh... Nggak biasanya ya gw di panggil sama pak kepsek!! "
Yuri hanya menggelengkan kepalanya
"Emangnya mau ngapain?! " tanya Yuri tanpa menatap ke arah Jefri
"Nggak! " jawab Jefri dengan singkat kemudian Jefri melanjutkan pelajarannya
Yuri menatap Jefri yang kini tak menatap nya lagi
Yuri tersenyum miring
"Kok jawabnya ketus..?! " sahut Yuri
Jefri tak menghiraukan omongan Yuri dia hanya pokus ke pembelajaran nya
Yuri tersenyum
Kemudian Yuri mengambil hpnya dan mengarahkan nya ke arah Jefri
"Tampan juga ya.. Kalau lagi marah!! "
Jefri menatap Yuri
"Ngapain?! " tanya Jefri dengan sedikit tersenyum
"Lagi motret hewan peliharaan.. Katanya lagi marah!! " ujar Yuri sembari menahan tawanya
Jefri hanya tersenyum sambil memegang HP Yuri
"Udah... Ngapain sihh" ujar Jefri dengan HP Yuri di tangannya
__ADS_1
"Balikin!! " kata Yuri dengan sedikit berbisik
"Nggak" jawab Jefri dengan melanjutkan pelajaran nya
Kemudian Yuri melanjutkan pelajaran nya
"Mau balikin nggak hpnya?! " tanya Jefri dengan berbisik
Yuri tak menjawab apa-apa ia hanya berusaha meraih hpnya dengan sebelah tangannya karena tangan yang satunya lagi menulis
Jefri menjauhkan hpnya dari tangan Yuri
"Jefri?! " sahut Yuri sambil menatap Jefri dengan kesal
Jefri hanya tersenyum
"Apaan? Cepetan nulis sana!" Ujar Jefri
"Emang lu udah?! " tanya Yuri
"Gw? Bukan urusan lu! "
Yuri hanya menatap Jefri dengan tatapan tak suka
"Yaudah" ujar Yuri
"Yaudah apaan?! "
"Tau ah.. " jawab Yuri dengan kesal
........
Beberapa menit kemudian
Bell berbunyi menandakan waktunya istirahat
"Vano... Boleh gw duduk sebentar di sini" ujar Dimas menunjuk ke arah kursi sebelah Vano yang tidak lain adalah kursinya yeri
Vano hanya mengangguk sambil merapikan alat tulisnya
Kemudian Vano pergi ke luar kelas bersama Bara
Dimas duduk sebelah yeri
"Mau ke kantin gak?! " tanya Dimas
Yeri hanya menatap Dimas dengan tersenyum
"Mau.. Tapi gw mau bareng Yuri dan yura! "
"Gw nggak mau di ajak nihh?! " ujar Dimas dengan tertawa kecil
"Lu sama dino aja sana!! "
"Dino kan sama putra"
"Yaa nggakpp lu gabung aja sana " ujar yeri sembari mendorong lengan Dimas
"Nggak mau.. Gw pengennya sama lu yeri.. " sahut Dimas sembari mendekatkan wajahnya ke hadapan yeri membuat yeri terkejut
"Ihh.. Lu apaan sihh.. Cepat sana" yeri kembali mendorong lengan Dimas
Dimas hanya tersenyum manis
"Yaudah.. Sekarang gw ke kantin duluan,,Tapi nanti pulang sekolah bareng gw yaa!! " ujar Dimas sembari berdiri dari duduknya kemudian pergi meninggalkan yeri
...
"Mau ke kantin??! " bisik Jefri dengan menatap Yuri
Yuri hanya menatap Jefri dengan sekilas
"Terserah! " ujar Yuri
"Gw paling nggak suka sama orang bilang terserah" ucap Jefri dengan sedikit mengejek Yuri
Yuri menatap Jefri dengan tatapan malas
"Lu mau ke kantin?! " ujar Yuri
Jefri hanya menatap balik dengan tatapan yang sama
Yuri tersenyum
"Lucu banget sihh anak orang "
Jefri tak tertarik dengan omongan Yuri tentunya dia malah pergi menemui Jio
Jio hanya mengangguk pelan
Mereka berdua pun ke kantin
"Lu lihat jidan nggak?! " ujar Jefri tanpa menatap Jio
"Dia udah ke kantin sama yura "
Jefri hanya menghela napas panjang sambil tersenyum miring
Sementara di kelas
"Yeri?! " sahut Yuri dengan sedikit berteriak
Yeri hanya menatap Yuri dengan malas
"Napa lu tadi di ajak Dimas ke kantin nggak mau?! " ujar Yuri dengan tersenyum
"Nggak... Gw lagi nggak laper " jawab yeri dengan senyum manisnya
"Lu nggakpp sendirian di kelas , gw mau ke kantin nihh" ujar Yuri lagi
"Iya nggakpp" ucap yeri tanpa melirik ke arah Yuri
Yuri berdiri dari duduknya namun tiba-tiba ada seseorang yang memanggilnya dari belakang
"Yuri?! "
Yuri menolehkan kepalanya ke belakang
"A-apa?! " ujar Yuri dengan sedikit terkejut
"Lu mau kemana?! "
"Gw mau ke kantin, kenapa?! "
"Duduk di sini dulu, gw mau bilang sesuatu!! " ujar Jae dengan menahan tangan Yuri yang sedang berdiri
"Mau bilang apa?! "
Jae tak menjawab apa-apa ia hanya duduk di kursinya Dino tepat belakang kursinya Yuri
Yuri hanya menatap Jae dengan bingung
Tapi kemudian Yuri duduk di kursinya
"Yuri lu ada hubungan apa sama Jefri?! " ujar Jae sambil menatap Yuri dengan lekat
"Gw... Mmm... Nggak... Ada, kenapa?! " ucap Yuri dengan ragu
"Nggak , tapi kenapa lu sekarang beda banget sama gw terus lu sekarang sering nggak ada di rumah kemana aja lu Yuri?! "
Yuri hanya menatap sekelilingnya
"Yuri?! Jawablah!! "
"Gw... Gw..sering ada di rumah kok! "
"Nggak... Gw udah beberapa kali ke rumah lu tapi lu nya selalu aja nggak ada di rumah!! "
"Mungkin gw lagi main ke rumah yura atau yeri, Jae!! " ujar Yuri dengan tersenyum
"Sejak kapan lu suka main ke rumah mereka?! " ujar Jae dengan menyelidikinya
"Gw emang sering main ke rumah mereka!! " ucap Yuri dengan menaikkan suaranya membuat yeri menatap mereka berdua
Yeri hanya menatap mereka berdua dengan tersenyum
"Pada ngapain sihh mereka!! "
Batin yeri sambil berdiri dari duduknya dan pergi meninggalkan mereka berdua di kelas
Tiba-tiba Dimas memasuki kelas sambil menatap mereka berdua
Yuri hanya menatap Dimas dengan tatapan tak berarti
"Jae.. Tak baik membicarakan ini di sekolah" ujar Yuri dengan berbisik
Jae hanya menatap Yuri kemudian menatap Dimas
__ADS_1
Yuri berdiri dari duduknya dan pergi meninggalkan Jae yang sedang duduk di kursinya dino
Dimas menatap Jae sambil tersenyum miring
Jae tak menghiraukan tatapan Dimas ia hanya pergi keluar kelas kemudian pergi ke ruang OSIS dan menemui Dika sang sahabat lamanya
......
Di kantin
Yeri menghampiri Yuri
"kirain lu nggak mau ke kantin!! " ujar yeri sambil duduk sebelah Yuri
"Harusnya sihh gw yang bilang gitu... " ucap Yuri dengan tersenyum
"Mm...??! " ujar yeri dengan bingung
"Yaa.. Lu kan tadi bilang nggak laper.. Kok sekarang ada di kantin sihh... GaJe lu" ujar Yuri dengan tertawa
Yeri hanya tertawa, menertawakan kebodohannya
Tiba-tiba mereka melihat yura sedang bersama jidan di ujung kantin
"Yeri... Yura dulu pernah bilang gini sama gw.. Yuri lu iri nggak lihat yeri sama Vano.. Ya gw jawab.. Biasa aja... Tapi sekarang kan kebalik.. Gimana perasaan lu.. Lu ngiri gak sama yura?!"
"Buat apa ngiri... Gw orangnya baik.. Nggak ngiri sama siapa pun terkecuali sama kepala sekolah!! "
Yuri tertawa
"kenapa lu ngiri sama kepsek?! "
"Yaa... Kepsek tuh jarang masuk kelas.. Terus nggak di beri pembelajaran yang sulit lagi... Terus... Lahh.. Mudah merintah siapa pun "
"Eh.. Lu jangan gitu yeri... Dia juga nggak langsung kek gitu kan.. Dia juga mengalami apa yang sekarang kita alami... "
"Iya juga ya.. " sahut yeri dengan tertawa
.....
Tak berapa lama kelas kembali masuk
"Murid-murid sekarang nggak ada pelajaran.. Jadi silahkan pulang lebih awal yaa!! " ujar guru membuat para murid-murid berteriak kesenangan
"Mau pulang bareng? " ujar Jefri sambil menatap Yuri yang sedang merapikan alat tulisnya
"Terserah!! " ucap Yuri dengan tersenyum
Jefri hanya menghela napas nya
"Bareng ya... Gw tunggu di parkiran!! " ujar Jefri sambil berjalan keluar kelas
Yuri hanya menatap Jefri yang pergi meninggalkannya
"Yuri.. Gw pulang duluan yaa dahh " ujar yura sambil menatap Yuri
"Udah biasa" sahut Yuri dengan tersenyum
Yura hanya menepuk tangan Yuri dengan pelan kemudian pergi meninggalkan Yuri
Yuri hanya menatap yura yang sedang menghampiri jidan kemudian menatap yeri
Yeri menatap Yuri
"Lu nggak pulang?! " ujar yeri
"Pulang lahh, bagaimana dengan lu?! "
"Mm.. Gw juga pulang sihh.. Dahh" ucap yeri sambil berjalan meninggalkan Yuri dan pergi keluar kelas
"Gw juga pulang ah" gumam Yuri
...... Di parkiran.....
Yuri menghampiri Jefri yang sedang memainkan hpnya
"Pulang yuk" sahut Yuri sambil menepuk bahu Jefri
Jefri menatap Yuri dengan terkejut
"Ihh... Ngagetin tau... "
"Ya.. Mangap" ujar Yuri dengan tertawa
"Mau pulang sekarang?! " tanya Jefri
"Yaudah yukk"
"Yaudah naik!! " ujar Jefri dengan sedikit menaikkan suaranya
"Marah nihh?! " ucap Yuri
Jefri tak menjawab perkataan Yuri
"Yaudah... Gw naik taxi aja " putus Yuri sambil pergi meninggalkan Jefri
Jefri hanya menghela napas nya
"Yuri... Lu becanda kan? " sahut Jefri dengan sedikit berteriak
Yuri hanya menatap Jefri dengan sekilas
Jefri turun dari motornya dan pergi mengejar Yuri
"Yuri..." Teriak Jefri
Yuri segera berlari ke gerbang sekolahan
Namun Yuri segera berhenti saat dia melihat yeri pergi bersama Dimas
Jefri menatap Yuri yang sedang menatap kepergian Dimas
"Kenapa?! " ujar Jefri
Yuri menatap Jefri sambil menggeleng kan kepalanya
"Nggak ada " jawab Yuri singkat
"Yaudah pulang yuk" ajak Jefri
Yuri hanya menatap Jefri dengan tersenyum
"Makanya jangan marah!! " ujar Yuri dengan menahan senyumannya
"siapa yang marah ih.. " ucap Jefri dengan senyum manisnya
"Tadi?! "
"Siapa? Nggak ih, yuk ah pulang " sahut Jefri sembari menarik pergelangan Yuri
Yuri tak berkata apa-apa dia hanya pergi bersama Jefri
.....
Di sisi Dimas dan yeri
"Yeri... Lu mau gw ajak main dulu nggak?! "
"Nggak usah.. Langsung pulang aja " sahut yeri
"Tapi gw mau main dulu.. Gimana dong?! "
"Ya.. Anterin gw pulang dulu Dimas!! "
"Iya.. Gw mau mainnya sama lu yeri "
"Lu jangan becanda ya Dimas!! "
"Gw serius yeri,, gimana?! "
"Terserah!! " sahut yeri dengan tertawa
"Yaudah kalau terserah gw.. Gw mau kita main dulu... Setuju ya"
"Iyain aja lahh" jawab yeri dengan sedikit tertawa
Akhirnya mereka pun main ke taman kota...
.......
(◞‸◟ㆀ)ᵐᵃᵃᶠ
🙏🙏🙏🙏
maafin saya yang terlalu lama up
soalnya saya hidupnya banyak kerjaan
__ADS_1
mohon maklum yaa..
jan lupa like, subscribe, comment.. dan kasih aku semangat🔛🔥..