There'S Of Us Schools

There'S Of Us Schools
SCHOOL HARD (part25)


__ADS_3

Dino segera memberitahu jefri


"Jef... " sahut dino


Jefri hanya menatap dino dengan penuh pertanyaan


"Yuri.. Pulang duluan sama jae...! " ujar dino dengan sedikit mengecilkan suaranya


"Bohong lu... " ujar Jefri sambil menatap dino dengan tak yakin


"Serius... Tadi dia yang telpon gw katanya dia pulang duluan sama jae "


Jefri hanya menatap jalanannya dengan tatapan kosong


"Yaudah kita juga pulang yuk... " ajak Jefri ke arah dino


Dino segera memberi kode ke teman-temannya


Mawar menghampiri Jefri


"Jef... Kata mama gw anterin gw pulang ke rumah gw... " ujar mawar membuat dino menatapnya dengan jijik


Jefri hanya menghela napasnya


"Gw masih banyak kerjaan lu naik taxi aja mawar..!! ' ujar Jefri dengan malas


"Nggak... Jef... Ini kan suruhan mama gw.... " ujar mawar dengan manja


Jefri segera menaik ke atas motornya dan menyalakan nya


"Jef... Gw naik yaa... " bisik mawar sembari menaik ke atas motor Jefri


Jefri hanya diam membisu dia sungguh kacau pikirannya


Jio menghampiri Jefri


"Jef.. Gw pulang duluan... " ujar jio sambil pergi meninggalkan mereka semua


Yeri hanya menatap jio dengan datar


"Dimas... Lu pulangnya gimana?! " ujar yeri


"Gw? Gimana aja.. Lu pulang aja sana... " ujar dimas dengan tersenyum


"Tapi gw sama siapa?! "


"Siapa saja...disini kan banyak orang?! "


"Yaudah gw sama dino... " putus yeri sambil berdiri dari duduknya dan menatap ke arah dino yang sedang menyalakan motornya


"Dino....!! " sahut yeri membuat dino menatapnya


"Gw ikut... " ujar yeri lagi, dino hanya mengangguk pelan


Yeri menatap dimas


"Dimas... Gw duluan yaa... "


Dimas hanya menganggukkan kepalanya


Yeri segera menghampiri dino dan pergi bersamanya


Yura dan Jidan pun segera pulang


Dan semua orang pun pulang


"Jae... Kita ke supermarket dulu yuk... Gw mau beli cemilan buat di rumah... " ujar yuri


Jae hanya menganggukkan kepalanya


Dan mereka pun berhenti di salah satu supermarket


"Yuri... Gw tunggu di parkiran ya..!! " ujar jae


"Lho? Kenapa? Kita masuk aja bareng-bareng..! " ujar yuri dengan tatapannya yang aneh


"Nggak... Gw tunggu aja disini.. "


"Yaudah... Gw masuk dulu... " ujar yuri sambil pergi meninggalkan jae di parkiran supermarket


Yuri pun masuk ke dalam supermarket dan ia pun segera mengambil barang-barang yang akan dia beli


Tiba-tiba yuri melihat seorang laki-laki dengan seorang perempuan di depannya namun orang itu nggak melihat ke arah yuri sehingga yuri leluasa melihat orang itu dengan jelas


"Sayang... Kamu mau beli apa?! " ujar perempuannya


"Aku cuman mau beli minuman.. " jawab laki-laki itu


"Nggak mau yang lain?! " tanya ceweknya lagi


"Nggak... Senyuman kamu aja sudah bikin aku kenyang... " ujar laki-laki itu membuat ceweknya tersenyum kemudian ceweknya mencium pipi laki-laki itu


Yuri segera mengalihkan perhatian nya


"Vano?? Pantas aja dia nggak ikut tanding.. Kan biasanya dia hobi banget sama balapan... " gumam yuri kemudian ia segera menjauhi Vano dan ceweknya


.......


"Jefri... Tadi mama bilang sebelum mawar pulang mama beliin Kookies dulu ya... Gimana kalau kita ke supermarket dulu..?"


Jefri tak menjawab apa-apa namun iaa segera berhenti di depan supermarket kemudian mereka pun turun dari motornya dan berjalan masuk ke dalam supermarket


"Jef... Lu tau tempatnya Kookies tuh sebelah mana?! " ujar mawar sambil melirik ke segala arah


Jefri tak menjawab apa-apa namun ia juga menolehkan kepalanya ke segala arah namun...


Tiba-tiba ia menatap seseorang dan orang itupun menatapnya


"*yuri?! *" batin Jefri kemudian ia segera mengalihkan perhatian nya


Yuri hanya menatap Jefri dan mawar dengan tatapan tajamnya


"*lho? Ada apa ini baru saja gw nemu Vano sama cewek dan sekarang Jefri sama mawar..? *" batin yuri sambil pergi menjauhi tempat itu


Ia segera menghampiri kasir dan membayarnya


Jefri menatap yuri yang sedang pergi keluar dari supermarket


"Mawar.. Gw tunggu di luar..! " ujar Jefri sambil pergi meninggalkan mawar dan ia segera berlari keluar dari supermarket


Mawar hanya menganggukkan kepalanya


Jefri segera berlari keluar dari supermarket dan ia mencari keberadaan yuri


Tiba-tiba ia mendengar suara motor di belakangnya ia segera menolehkan kepalanya ke belakang


Jefri segera pergi menjauh sebelum motor itu mendekatinya


Setelah motor itu pergi menakutkan dari area supermarket Jefri kembali ke jalan yang tadi di lalui motor itu


"*yuri... Tidak lu bukan milik jae..! *" batin Jefri sambil menatap kepergian mereka berdua


Tak berapa lama mawar keluar dari supermarket dan menghampiri Jefri


"Yuk pulang... " ujar mawar


Jefri tak menjawab apa-apa namun ia segera menghampiri motornya dan akhirnya mereka pun pulang


.......


Hari kembali pagi


Yani menghampiri yuri

__ADS_1


"Yuri lu lihat yura dan yeri nggak?! " tanya yani sambil berjalan menghampiri yuri


"Nggak... " jawab yuri singkat


"Lahh kemana sih mereka?! " ujar yani sambil menatap orang-orang yang berlalu lalang


"Di kelas kali..! " ujar yuri sambil tersenyum melihat yani dengan tatapan kesalnya


"Yaudah yuk masuk.. " ajak yani sambil menarik tangan yuri


Mereka berdua pun masuk ke kelas


Tiba-tiba Arya muncul dari balik pintu membuatnya bertabrakan dengan yani


"Aww... " ujar yani sambil menundukkan kepalanya karena sakit


Arya hanya memegang keningnya sambil tersenyum


"Lu kalau jalan liat-liat dong... " ujar yani dengan kesal


"Yaudah maaf... Gw juga nggak sengaja kali.. " ujar Arya sambil tersenyum


"Tau ahh ... Yuri masuk yuk... "


Yuri hanya tersenyum melihat Arya dan yani saling menatap dengan kesal


Mereka segera duduk di kursi nya


"Tapi mereka nggak ada disini...?! " ujar yani sambil menatap yuri dengan datar


Yuri hanya tersenyum


"Yani... Lu masih di ancam nggak sama mawar..?! " ujar yuri tiba-tiba


"Masihh... " jawab yani dengan singkat


"Tapi kenapa lu nggak mau sama mawar lagi?! " ujar yuri sambil tersenyum


"Yaa terserah gw lahh... " jawab yani tanpa melirik ke arah yuri


Yuri hanya tersenyum kemudian mengambil HPnya dan memainkannya


Tak berapa lama murid-murid masuk ke dalam kelas begitu juga dengan yura dan yeri


"Lu habis darimana?! " ujar yani sambil menatap yura dan yeri


" koperasi sekolah... "Jawab yura sambil duduk di kursinya


" ouh... "Jawab yani sambil mengalihkan perhatian nya


Vano menghampiri yuri


" yuri.. "


Yuri menatap Vano dengan datar


"Ini buat lo... " sahut Vano sambil memberikan sebuah jam tangan minimal nan cantik


Yuri hanya tersenyum miring


"Makasihh... " ujar yuri sambil meraih jam tangannya


Vano hanya tersenyum sambil menatap yuri dengan iba


"Mmm... Vano.. Lu sengaja beli ini buat gw..?! " ujar yuri tanpa melirik ke arah Vano


"Iya.. Itu... Ambillah sebagai kenangan gw karena mungkin gw mulai sekarang nggak bisa menemani lu lagi dan menghibur lagi... " ujar Vano dengan suaranya yang kecil


Yuri hanya menatap jam tangannya dengan tatapan kosong


"*iya... Gw tau.. Kenapa lu nggak bisa menemani gw lagi... Karena lu sudah punya pacar*" batin yuri


"Mmm.. Kenapa lu bicara begitu?! " ujar yuri sambil menatap Vano


"Gw... Gw udah ada pacar... Jadi sorry ya takutnya jadi salah paham.. " ujar Vano berusaha untuk tidak menyakiti yuri


"Mm... Lu laki baik Vano.. Selamat yaa... Dan makasih untuk temanan nya" ujar yuri sambil tersenyum


Vano hanya tersenyum


"Gw ke tempat gw dulu yaa.. " pamit Vano sambil pergi meninggalkan yuri


Yuri hanya mengangguk pelan


Jae melihat yuri dengan Vano dari kejauhan


"*gw bisa rasakan apa yang lo rasakan yuri.. *" batin jae


Tiba-tiba guru datang


Jefri yang sedang mengobrol bersama jio di luar kelas segera masuk ke dalam kelas


Setelah meng absen


Pembelajaran pun dimulai


Yuri menatap Vano dengan tatapan kosong


Jefri hanya menatap yuri dengan sekilas kemudian ia menatap Vano


Kemudian Jefri kembali fokus ke bukunya


Tak terasa waktunya istirahat pun di mulai


Namun yuri hanya terdiam di kelas


Semua murid pun keluar dari kelasnya


Tiba-tiba jae menghampiri yuri yang sedang duduk di kursinya


"Yuri... " sahut jae sambil duduk sebelah yuri


Yuri hanya menolehkan kepalanya ke arah jae


"Mau ke kantin nggak?! " ujar jae


Yuri hanya menggelengkan kepalanya sambil meletakkan kepalanya di atas meja


"Yuri... Lu kenapa.. Cerita lah sama gw.. Siapa tau gw bisa membantu lu..! " ujar jae dengan berpura-pura namun sebenarnya dia tau apa yang terjadi


Yuri kembali menatap jae


"Jae... Gw pengen dunia seperti dulu... Pengen dimana semua orang tak mengecewakan gw... Gw pengen bahagia seperti orang yang beruntung.. " ujar yuri sambil menutupi wajahnya dengan tangan


"Lu jangan bilang gitu... Tak semua orang di muka bumi ini bahagia bahkan ada saja orang yang lebih menderita daripada lo... Jadi... Kalau lu mau ke masa lalu berarti lu memilih untuk tidak mengenal Jefri bukan? "


Yuri hanya mengangguk


"Iya jae... Kalau gini akhirnya lebih baik gw tidak mengenalnya... " ujar yuri sambil menatap wajah jae


Jae hanya menatap yuri dengan terdiam


"Yuri... Apa lo menangis setiap malam?! " ujar jae sambil menatap mata yuri


Yuri hanya mengangguk sambil tersenyum


"Tidak baik yuri... Lihat mata lo bengkak kan?! " ujar jae sembari memberikan cermin ke arah wajahnya yuri


Yuri hanya tersenyum


"Tapi jae... Gw nggak bisa melupakannya.. Meski gw mencoba untuk tidak menangis tetapi entah kenapa air mata sulit banget di pendam nya.. " ujar yuri dengan menahan tangisannya


"Apa lo masih mengharapkan Jefri..?! " ujar jae sambil menatap yuri dengan serius

__ADS_1


Yuri hanya mengangguk


"Tapi jae... Gw sadar.. Mawar lebih cocok dengan Jefri karena mawar sama-sama Sultan kek Jefri.. Sedangkan gw... " yuri tak melanjutkan perkataannya ia hanya mengusap matanya dengan tangannya


"Tapi entah kenapa gw sangat mengharapkannya... Jae... Sebenarnya gw sangat sangat mencintainya... Tapi mungkin dia tidak merasakannya... Buktinya ia dari tadi cuekin gw mulu... " ujar yuri sambil menatap ke arah pintu masuk


"Mungkin itu hanya perasaan lo yuri..


Siapa tau dia juga menyukai lo.. " ujar jae sambil tersenyum


Yuri menatap jae


"Hm.. Mungkin.. " ujar yuri dengan tersenyum


"Yaudah gw ke ruang OSIS dulu ya... " ujar jae sambil tersenyum kemudian pergi meninggalkan yuri di kelas


Tak berapa lama dino masuk bersama Jio, Jidan dan Arya


"Dino malam main yukk... " ajak jio sambil berjalan ke kursinya


"Main kemana?! " ujar dino sambil duduk di kursinya


"Main ke sirkuit.. " jawab jidan


"Malam?? " ujar dino


"Iyalah maunya kapan?! " ucap jio


"Sore aja gimana?! " usul dino


"Terserah... " jawab jio dan jidan bersamaan


Jefri berjalan sendiri ke kelasnya namun tiba-tiba jae menghampiri nya


"Jef... Nanti pulang sekolah tungguin gw dulu ya.. " ujar jae sambil berjalan menjauhi Jefri


"Mau apa!? " sahut Jefri membuat jae menghentikan langkahnya


"Nanti aja... Tapi tungguin ya.. Ini penting.... " ujar jae


Kemudian jae kembali berjalan menjauhi Jefri


Jefri hanya menatap jae acuh tak acuh kemudian ia pergi ke kelasnya


Dino menatap Jefri yang baru memasuki ke kelasnya


"Jef... Lu ikut kagak?! " sahut dino


"Ikut? Ikut apa?! " ujar Jefri sambil duduk sebelah yuri


"Ke sirkuit.. " jawab dino


Jio dan Jidan hanya saling tatap sambil tersenyum


Jefri menatap Jio dan Jidan


"Mm... Gw gimana nanti aja.. " jawab Jefri sambil menatap yuri yang sedang meletakkan kepalanya di atas meja dan menutupi wajahnya dengan buku


Jefri kembali menatap teman-temannya


"Kapan??! " sahut Jefri tiba-tiba


"Mmm kata dino nanti sore.. " jawab jio sambil menatap dino kemudian kembali menatap Jefri


"Ouh.. " ujar Jefri sambil menganggukkan kepalanya


Mereka pun mengobrol yang lainnya


Beberapa menit kemudian kelas kembali belajar


Jefri menatap yuri yang masih meletakkan kepalanya di atas meja


"Yuri..?! " panggil Jefri


Yuri tak menjawab karena ternyata dia tertidur


Tiba-tiba jae masuk ke kelas


"Teman-teman kata pak guru... Guru-guru akan mengadakan rapat jadi teman-teman silahkan pulang duluan.... " ujar jae membuat murid-murid berteriak senang


Jefri meraih tasnya yuri kemudian ia memasukkan peralatan belajarnya yuri


Setelah itu ia kembali membangunkan yuri


"Yuri... " bisik Jefri sambil menatap yuri karena tadi bukunya ia ambil dan di masukkan ke dalam tasnya


Yuri terbangun dengan memicingkan matanya kemudian ia menatap sekelilingnya


"Nih tasnya gw keluar duluan yaa... " ujar Jefri sambil berjalan meninggalkan yuri di kelasnya


Yuri hanya menatap Jefri yang pergi menjauhinya


"Kemana semua orang?!" gumam yuri sambil berjalan ke luar kelasnya kemudian ia melihat dino di parkiran yang sedang menatapnya


Yuri berjalan menghampiri dino


"Dino kenapa lu nggak membangunkan gw?! " ujar yuri


Dino hanya tersenyum


"Kan lu nya udah bangun...?! " ujar dino


Yuri tak menjawab apapun ia hanya menatap dino dengan datar


"Yuk pulang...! " ajak dino


Yuri hanya mengangguk kemudian menaik ke atas motor dino dan mereka pun pulang...


Jefri ke ruang OSIS


"Dika... Dimana jae..?! " ujar Jefri sambil duduk di depannya dika


"Di ruangan sana.. " jawab dika sambil menunjuk ke salah satu ruangan disana


Jefri hanya menatap ke sebuah ruangan namun tak menghampirinya


"Masuk aja Jefri.. " ujar dika mempersilahkan


"Mm.. Sedang apa dia disana?! "


"Mungkin sedang membereskan berkas-berkas nya.. " jawab dika sekenanya


Jefri berjalan mendekati pintunya


"Jae... " ujar Jefri


"Masuk...!! " sahut jae


Jefri pun masuk dan duduk di depannya jae


"Lu mau apa nyuruh gw tungguin lu? " ujar Jefri sambil mengambil salah satu minuman disana


"Gw mau memperlihatkan ini... " ujar jae sambil memberikan HPnya dan ternyata tadi ia mendekati yuri tidak dengan tangan kosong..


Ternyata ia memasang kamera namun yuri tak menyadarinya


"Lu dengarkan aja perkataannya.. " ujar jae namun Jefri tak menjawabnya ia hanya fokus ke layar kaca


Setelah beberapa lama ia mendengarkan apa yang yuri katakan


Kemudian Jefri menatap jae


"Kenapa lu ngelakuin ini..? Apa lu nggak suka dia?! " ujar Jefri membuat jae tersenyum

__ADS_1


"Gw hanya membantu dia ketika dia kesepian... Ketika dia membutuhkan teman gw lahh yang pertama menemaninya.. Namun gw nggak merasa kalau gw menyukainya... " ujar jae membuat Jefri tersenyum getir


.......................................................................


__ADS_2