
Malam pun tiba
Vano ke rumah yuri
"Yuri...!! " sahut Vano sambil mengetuk pintu rumah yuri
Yuri membuka pintunya
"Vano? Ada apa?! " ujar yuri sambil tersenyum sekaligus terkejut
"Main yuk.. Bukannya lu ingin mengunjungi bioskop malam ini...?! " ujar Vano
Yuri hanya tersenyum sambil mengangguk
"Tapi...! " ujar yuri sambil menatap Vano dengan ragu
"Kenapa? Tiketnya? Sudah gw beli kok...! " jelas Vano
Yuri hanya melebarkan matanya
"Mm... Tunggu apa lagi.. Yuk berangkat..! " ajak Vano
"Mm.. Iya... Gw dandan dulu ya..! " ujar yuri sambil pergi masuk ke dalam rumahnya
Vano hanya mengangguk sambil tersenyum
Tak berapa lama yuri kembali dengan pakaian yang beda
"Yukk... " ajak yuri
Vano hanya menganggukkan kepalanya
Mereka pun pergi ke bioskop
Sesampainya di bioskop ia bertemu dengan Yani yang sedang duduk sendirian
"Yani kah?? " ujar yuri dengan berbisik sambil menatap orang yang duduk di depan bioskop
"Keknya iya...! " ucap Vano sambil mengangguk pelan
Yuri menghampiri yani
"Hi... Yani.. " sapa yuri sambil duduk sebelah Yani
Yani hanya menatap yuri dengan malas kemudian kembali mengalihkan perhatian nya
"Lu sedang apa disini..?! " ujar yuri berusaha tersenyum
"Nggak ada... Gw hanya duduk... " jawab Yani tanpa menoleh ke arah yuri
Tiba-tiba Yani berdiri dari duduknya dan menatap yuri
"Gw pergi dulu.. " pamit Yani
Yuri hanya mengangguk sambil tersenyum kemudian menatap Vano yang daritadi hanya berdiri mematung
"Yukk masuk... " ajak Vano sambil pergi mendahului yuri
"Ya.. " jawab yuri singkat kemudian pergi menyusul Vano
............
Di rumah Jio dan Yeri
"Yeri...gw pergi dulu yaa... " ujar jio sambil meraih jaket nya
Yeri tak menjawab apa-apa ia hanya fokus ke HPnya
"Yeri... Kalau mama nyari gw bilangin aja gw main ke rumah dino..! " ujar jio sambil pergi keluar kamarnya
Yeri hanya menatap kepergian jio kemudian kembali menatap HPnya
Sebelum ke rumah dino ia pun ke rumah jefri dulu
Jio turun dari motornya dan menghampiri satpam di depan rumah jefri
"Maaf Pak.. Jefri nya ada gak..?! " ujar jio tanpa membuka helmnya
"Mmm... Mau apa ya?! " tanya pak satpam
"Mau main pak... Bilangin aja sam jefri kalau saya sudah nunggu dia di luar..!! " ujar jio dengan kesal
"Tapi kamu siapa yaa...?! " tanya pak satpam lagi
"Saya temannya jefri pak! " jelas jio
Pak satpam hanya mengangguk kemudian masuk ke dalam rumah Jefri
Tak berapa lama jefri muncul bersama kunci dan helmnya
"Yukk berangkat..! " ajak jio setelah melihat Jefri muncul di pintu rumahnya
"Hm... " ucap Jefri tanpa kata
Pak satpam hanya menatap mereka
"*ternyata dia jio .. Kok saya lupa yaa*" batin pak satpamnya
Mereka berdua pun pergi ke rumah dino
Sesampainya di rumah dino
"Dimana jidan?! " sahut jio sambil menatap dino dan Arya
"Dia tadi ke supermarket dulu.. " jawab Arya
"Ouh.. " jawab jio sambil mengangguk
Mereka pun duduk berkumpul sambil mengobrol
Tak berapa lama jidan kembali dengan makanannya
"Teman-teman nih... Makanannya... " sahut jidan sambil duduk sebelah jio
"Lu ke supermarket sendirian aja?! " ujar jio sambil menatap jidan
Jidan hanya mengangguk sambil tersenyum
"Beruntung lahh gw sendirian... Kalau sama kalian... Udah berantem!! " ujar jidan sambil membuka minumannya dan meminumnya
"Berantem? Gini-gini juga kami baik jidan kagak bakalan berantem lahh...! " ujar dino tak Terima
"Apa? Maksud gw bukan itu... " ucap jidan terpotong
"Terus apa?! " sahut jio
Jidan kembali minumannya
"Gw kan memang belum selesai ngomongnya jio..!! " ujar jidan dengan kesal
"Yaudah teruskan...! " ucap jefri tanpa ekspresi
"Mmm.... Gw ketemu seseorang yang mungkin membuat kalian marah...! " ujar jidan sambil menatap mereka satu persatu dengan tersenyum
"Siapa?! " ujar dino
"Nggak... Udah abaikan...! " ujar jidan sambil kembali meminum minumannya
Jefri menatap jio begitu juga sebaliknya
"Siapa ya?! " bisik jio
Jefri hanya mengangkatkan bahunya
.........
17 menit yang lalu
Jidan pergi ke supermarket setelah membeli makanannya jidan pun pulang ,di pertengahan jalan ia melihat yuri duduk bersama Vano di taman yang berhadapan dengan danau yang indah
Jidan memberhentikan motornya dan menatap yuri
"Apakah mereka berpacaran?! " gumam jidan sambil terus menatap yuri dan Vano
Tak berapa lama jidan melihat mawar dan teman-temannya menghampiri yuri dan Vano namun sepertinya mereka tidak bertengkar mereka hanya mengobrol sebentar kemudian mawar dan temannya pun kembali pergi meninggalkan yuri dan Vano
"Gw harus bilang ini sama jio dan jefri... Ahh nggak jangan kasian Vano..! " gumam jidan sambil pergi ke rumah dino
............
Hari kembali esok
__ADS_1
Mawar menghampiri jio dan jidan
"Dimana jefri..?! " ujar mawar dengan sombongnya
Jio dan jidan hanya menggeleng kan kepalanya
Mawar kembali pergi tak berapa lama ia melihat Jefri sedang berjalan ke kelasnya
"Jefri... Tunggu....!!! " sahut mawar sambil berlari mengejar Jefri
Jefri berhenti dan menatap mawar
"Gw mau ngomong sesuatu... Di kelas aja... " ujar mawar sambil berjalan menyusul Jefri
Sesampainya di kelas
Yuri menatap mereka berdua namun kemudian ia segera mengalihkan perhatian nya
Jefri duduk sebelah yuri
"Lu mau ngomong apa mawar?! " ujar Jefri
Mawar duduk di kursi jio alias kursi depan Jefri
"Ini... Mungkin rahasia jef...! " ujar mawar sambil tersenyum
Tiba-tiba yuri berdiri dari duduknya dan pergi keluar kelasnya
"Apa?! " sahut Jefri penuh penekanan
Mawar mengambil HP-nya dan....
"Jef... Ini... " ujar mawar sambil meyodorkan hpnya dan ternyata disana ada potonya yuri bersama Vano di taman semalam
"Maksudnya?! " ujar Jefri namun sebenarnya ia penasaran apa yang terjadi dengan mereka
"Lu nggak lihat... Hmm... Ternyata mereka berdua pacaran yaa.. Lu udah tau yaa..? Kalau gw baru tau makanya aneh gitu..! " jelas mawar
"Kata siapa mereka pacaran?! " ujar Jefri dengan geram namun tetap dengan tatapan santai
"Mereka yang bilang... Kemarin gw ngobrol sama mereka berdua... Mm.. Berarti pernikahan kita berlangsung dong jef..?! " ujar mawar sambil tersenyum
"Lu jangan ngayal mawar... Gw nggak mau nikahin lo... " ujar Jefri sambil pergi meninggalkan mawar
Jefri menghampiri jidan dan jio
"Lagi ngapain?! " ujar Jefri sambil duduk sebelah jio
"Nggak... Lu tumben berangkatnya siang jef..?! " ujar jio
"Hmm... Iya... " Jawa Jefri dengan tidak semangat
"Lu kenapa jef.. ?! " tanya jidan
Jefri hanya menggeleng kan kepalanya
"Jio , jidan mana dino..?! " ujar Jefri
"Nggak tau , kenapa?! "
Jefri kembali berdiri dan menilehkan kepalanya ke segala arah
"Gw ke sana dulu...! " ujar Jefri sambil menunjuk ke arah dino dan Arya
Jio dan jidan hanya mengangguk pelan
Jefri pun menghampiri dino dan Arya
"Dino... " sahut Jefri sambil menghampiri dino dan duduk sebelah dino
"Apa?! " ucap dino
"Hmm... Apa yuri sama Vano pacaran?! " ujar Jefri membuat dino terkejut
"Kata siapa?! "
"Iya makanya gw tanya...!! "
"Nggak tau.. " jawab dino sambil menggeleng kan kepalanya
"Yaudah... Lu cari tau mereka yaa... Ya nggakpp kalau mereka pacaran.. Tapi... "
"Kenapa?! "
Jefri pun kembali ke kelasnya ia segera duduk di kursinya
Arya dan Dino menghampiri Bara
"Bara... "
Bara hanya menatap mereka sambil mengucapkan kata (apa? ) dengan tanpa suara
"Lu suka main nggak kalau malam-malam...!? " ujar dino
"Suka... Kenapa? " ujar bara
"Lu suka lihat yuri bersama Vano nggak...?! "
"Mm... Nggak... Gw suka lihat Vano tapi bukan sama yuri "
"Lalu sama siapa?! " ujar dino
"Sama gengnya... " jawab bara singkat
"Mmm... Bara gw mau tanya apakah merka pacaran...?! " ujar dino dengan berbisik
"Mmm... Nggak tau... Kenapa?! "
"Nggak... Makasihh... " ujar dino sambil pergi meninggalkan bara yang menatapnya dengan bingung
Kemudian dino dan Arya pun menghampiri Putra
"Hi... " dapa dino sambil duduk sebelah bara
"Hi.. " jawab putra
"Putra... Lu malam suka main nggak?! "
"Malam? Suka... Kenapa?! " ujar putra sambil menatap dino dengan tatapan penuh pertanyaan
"Hmm... Lu suka sama siapa mainnya..?!"
"Gw? Suka sama bara dan Aldi.. " jawab putra
Dino menatap Arya kemudian tersenyum
"Mmm... Putra.. Lu suka lihat yuri dan Vano nggak?! " ujar dino yang masih tersenyum
"Yuri dan Vano? Gw suka lihat Vano tapi bukan sama yuri... "
"Sama gengnya?! " ucap Arya sambil tersenyum
Putra mengangguk
"Mmm... Yaudah makasihh.. " ujar dino sambil pergi meninggalkan putra
"Siapa lagi yang harus kita tanyakan..!?" ujar dino sambil menatap orang-orang yang berlalu lalang
"Kita lanjutin nanti dino... Lihat guru datang... " ujar Arya sambil berlari ke arah kursinya
Guru pun mengucapkan salam kemudian meng absen setiap murid dan....
"Yani... Kenapa dia nggak sekolah?!" ujar bu guru
"Bu... Tadi dia izin katanya sakit... " sahut salah satu murid membuat murid yang lain menatapnya
"Oke... Nggak ada lagi yang absen kan?! " ujar guru
Mereka hanya menganggukkan kepalanya
Pembelajaran pun berlangsung
...........
WAKTUNYA ISTIRAHAT
Bara menghampiri Vano
"Vano ke lapangan basket yuk! " ajak bara
Vano hanya mengangguk sambil meraih topinya
__ADS_1
Mereka pun pergi ke lapangan basket
"Bara.. Tumben lo mau main basket?! " ujar aldi sambil tersenyum
"Gw bukan mau main... Gw mau ngomong sesuatu...! "
"Apaan?! " sahut Vano
"Yaudah di lapangan aja! " ujar bara sambil menarik tangan Vano
"Woi... Gw ikut woi... " sahut aldi sambil berteriak kemudian berlari menyusul mereka
Mereka pun duduk di bawah pohon yang besar
"Vano... " ujar bara
"Hmm..?! "
"Lu sama yuri pacaran?! " ujar bara
"Yuri? Nggak... Kata siapa lu..?! " ujar Vano sambil menatap bara dengan tatapan tajamnya
"Gw kan cuman tanya... Siapa tau lu sama yuri pacaran... Soalnya gw aneh gitu lihat lu sama yuri mulu sekarang...!! "
"Ouhh... Nggak lahh... Gw cuman membantu dia... Karena dia kan sekarang sering di bully sama mawar dan temannya.. " jelas Vano
Bara hanya ngangguk-ngangguk
......
Di kantin
Dino dan Arya pergi ke ujung kantin dan menemui dimas
"Dimas lu sendirian aja..?! " ujar dino
Dimas hanya mengangguk pelan sambil meminum air
"Dimas... Lu malam suka main nggak?? " ujar dino
"Suka... Kenapa? Mau ikut?!" ujar dimas dengan santai
"Mau... " jawab Arya dengan tertawa dino pun ikut tertawa
"Nggak... Maksud gw.. Lu suka lihat yuri sama Vano nggak?! "
"Vano sama yuri? Hmm... Iya gw suka lihat mereka jalan berdua...! " ujar dino sambil menatap dino
"Serius lu..?! " ujar dino
"Iya... " jawab dimas
"Dimana lu suka melihat mereka?! " ujar Arya sambil menatap dimas dengan serius
"Di....tempat wisata di hotel dimana aja gw sering ketemu mereka berdua...!! " ujar dimas sambil mengunyah makanannya
"Tempat wisata? Ya.. Apa?! " ujar dino dengan kesal
"Iya tempat wisata... " jawab dimas
"Kan tempat wisata banyak...!! " jelas Arya
Dimas hanya menatap mereka dengan tersenyum
"Iya... Gw suka lihat mereka di taman singa indah... "
"Singa indah??! " sahut dino dan Arya hampir berbarengan karena mereka terkejut
"Baru kali ini gw tau kalau ada tempat wisata yang namanya Singa Indah.. " ujar Arya
"Kalian nggak pernah main ya?! " ujar dimas tanpa melirik ke arah mereka
"Oke... Terus lu suka lihat dimana lagi dimas?! "
"Di hotel bintang tiga... " ujar dimas membuat Arya dan dino tertawa
"Kenapa kalian tertawa?! " sahut dimas sambil menatap mereka dengan bingung
"Dimas... Kalau hotelnya bintang tiga... Berarti hotel nya jelek dong... " ujar dino sambari tertawa
"Mungkin aja... " jawab dimas acuh tak acuh
"Oke... Dimas apa mereka pacaran..?! " ujar Arya
"Bisa jadi... Kalau nggak ngapain mereka main setiap malam...setahu gw nggak ada temenan yang kek gitu... " ujar dimas sambil berdiri dari duduknya dan pergi menghampiri yeri yang sedang duduk dengan yura dan yuri
"Yeri gw duluan yaa... " ujar dimas sambil mengambil minuman punya yeri namun yeri tak memarahinya ia hanya mengangguk
.......
Dino menelpon Jefri
"Jef... Lu dimana?! " ujar dino
"Gw di rooftop.. Lu kesini aja ya.. "
"Oke... "
Dino dan Arya pun pergi ke Rooftop
Sesampainya di Rooftop
"Jef... Gw dapet nih dari dimas... " ujar dino membuat Jefri, Jidan dan Jio menatapnya dengan penasaran
"Apa...?! " ujar Jidan
Dino dan Arya pun duduk
"Kata dimas... Dia sering melihat yuri bersama Vano main ke Taman dan hotel... Dan kata dia juga mungkin saja mereka pacaran karena nggak mungkin ada teman yang setiap malam main ke sana " jelas dino
Mereka hanya saling tatap
"Makasihh dino... " ujar Jefri
.......
Mereka kembali ke kelas karena bell sudah berbunyi
Jidan duduk sebelah Jae
"Jae... Gw mau tanya.. " ujar jidan
Jae hanya mengangguk
"Apa yuri sama Vano pacaran?! "
"Entahlah... " jawab jae dengan santai
Tiba-tiba guru datang dan mengabarkan kalau sekarang nggak ada pelajaran karena gurunya akan mengadakan rapat
Semua murid pun pulang
Dino menghampiri Dimas
"Dimas... Coba lu tanya sama Vano.. Apa Vano sekarang mau main..?! " ujar dino
"Gak usah di tanya... Diakan setiap hari mainnya... "
"Kemana?! "
"Mm... Nggak tau soalnya kemana aja... "
"Yaudah... " dino pergi meninggalkan dimas yang kini sedang menaiki motornya
Dino kembali menghampiri Jefri dan teman-temannya
"Jef... Keknya dia sekarang mau main... Gimana?! "
"Kemana mainnya..?! " ujar jio
"Mmm... Nggak tau... " ujar dino sambil menggelengkan kepalanya
"Yaudah kita menyebar aja... Dino sama Arya pergi ke taman, gw sama jio ke hotel dan lu jidan lu tunggu mereka berangkat kalau meraka berangkat lu buntuti mereka dan jangan lupa kasih tau kami dulu... " ujar Jefri dengan suaranya yang kecil
"Gw tunggu mereka dimana?!" tanya jidan
"Mmm.. Di pertigaan sana yang menunjukkan jalan ke rumah yuri dan Vano... " ujar Jefri sambil menatap jidan
Jidan hanya mengangguk
"Oke yuk sekarang kita pulang... " ajak jio
__ADS_1
Mereka pun pulang
.......................................................................