
Keesokan harinya semua sudah berada di lapangan kerajaan cahaya suci, semua tampak penasaran siapakah yang akan bertarung dibabak final. Banyak penonton mengunggulkan jagoan mereka dan membandingkan ke 3 peserta.
Tidak lama kemudian kompetisi segera dimulai wasit mengumpulkan peserta dan menyuruh mereka mengambil nomor undian seperti sebelumnya, siapa yang mendapat nomor urut pertama maka akan langsung masuk ke babak final.
Lalu ke 3 peserta mengambil undiannya dan Yan Duan akan melawan Gu Nian, Zhang Xin beruntung karena mendapat nomor 1 yang membuatnya langsung masuk ke babak final. Sebelum pertandingan dimulai pertandingan kali ini memperbolehkan menggunakan alat sihir atau senjata sihir tetapi masih dilarang untuk membunuh dan menghancurkan kultifasi satu sama lain.
Dan pertandingan dimulai Yan Duan menyerang terlebih dahulu, bola bola api diluncurkan tapi dapat ditahan oleh Gu Nian menggunakan pedangnya. Giliran Gu Nian memberikan serangan teknik pedang keadilan diluncurkan namun dapat ditangkis oleh Yan Duan dengan teknik dinding gelap yang akan menyerap teknik lawan.
Serangan demi serangan dilancarkan yang membuat Gu Nian terdesak, ia berpikir jika Yan Duan terus-menerus menyerangnya ia akan kalah. Lalu Gu Nian mengambil jarak pada Yan Duan, Yan Duan melihat itu berkata kenapa kamu memberi jarak apa kamu takut kalah. Gu Nian tidak menanggapi ucapan Yan Duan ia memfokuskan diri untuk menciptakan niat pedang.
Yan Duan sadar bahwa Gu Nian ingin mengeluarkan niat pedangnya ia tidak tinggal diam lantas. Gu nian menggunakan elemen kegelapannya menciptakan ruang hampa membuat ia tidak dapat diketahui keberadaannya, namun ruang hampa Yan Duan masih rapuh walau tubuhnya tidak dapat dilihat namun aura keberadaan dirinya dapat diketahui.
"Bodoh kenapa dia menggunakan teknik yang belum sempurna bukannya malah membuat dirinya rugi" kata Zhang Xin dalam hati.
Pedang Gu Nian memberikan aura yang kuat tapi bersifat acak, karena dia memaksakan diri untuk mengeluarkan niat pedang yang belum sempurna ia pelajari. Lalu Gu nian melempar pedangnya ke langit mengeluarkan teknik wujud pedang mutlak, dan tercipta pedang besar di langit teknik yang sama saat dia melawan Zu Ming.
"Kau ingin melawanku dengan teknik itu" suara Yan Duan dari dalam ruang hampa.
Gu Nian masih berusaha menstabilkan teknik itu dengan niat pedang, saat sudah lumayan stabil Gu Nian melancarkan serangan kearah Yan Duan berada, sebab saat ini Gu Nian sudah tahu tata letak Yan Duan yang saat ini berada di ruang hampa.
__ADS_1
Di dalam ruang hampa Yan Duan tersenyum kecil lalu ia mengeluarkan sebuah teknik yang membentuk sebuah tangan berwarna hitam meluncur menghantam teknik pedang Gu Nian. Sekilas adu kekuatan ini seimbang namun, aslinya Yan Duan lah yang sangat mendominasi. Jika Gu Nian tidak memaksakan diri untuk mengeluarkan niat pedang maka bisa jadi dia akan masuk ke babak final.
Gu Nian tidak dapat menahan kekuatan Yan Duan ia pun terlempar dan terluka, lalu wasit mengumumkan bahwa pertandingan dimenangkan oleh Yan Duan. Dengan sombongnya Yan Duan menghampiri Gu Nian dan berkata "jika kamu belum cukup kuat jangan pernah ikut dalam kompetisi ini," setelah berbicara itu Yan Duan pergi dan meninggalkan Gu Nian yang sedang kesal.
Di sisi Zhang Xin ia sedang berkultifasi dan menyiapkan rencana untuk mengalahkan Yan Duan, Zhang Xin berpikir bahwa Yan Duan tidak akan tinggal diam pasti ia mendapatkan sesuatu dari ayahnya. Namun Zhang Xin masih percaya bahwa dia akan bisa mengalahkan Yan Duan.
Babak final dimulai dibabak final ini para peserta diharuskan menggunakan alat sihir karena itu sebagai syarat pertimbangan untuk pertandingan antar benua. Jadi setiap 5 tahun sekali diadakan sebuah pertandingan yang diikuti oleh seluruh benua yang ada di dunia sihir.
Yan Duan naik keatas arena dengan membawa sebuah kotak berwarna hitam dengan corak kuning emas, dan diikuti oleh Zhang Xin yang membawa sebuah kipas berwarna putih tanpa memiliki corak apapun.
"Tidak disangka aku melawanmu dibabak final ini, aku harap kamu tidak mengecewakan keluarga mu " kata Yan Duan meremehkan.
Lalu pertandingan-pun dimulai dengan aba-aba dari sang kaisar langsung, mereka berdua maju bersama mengadu kekuatan fisik mereka. Dilanjutkan dengan adu kekuatan sihir, serangan demi serangan diluncurkan hingga Yan Duan mengeluarkan 4 bayangan dengan 2 elemen api dan kegelapan menjadi satu teknik sihir ini bernama bayangan nyata, yang jumlah bayangannya akan bertambah sesuai dengan level penyihir dan kekuatannya 100% sama dengan tubuh asli .
Zhang Xin ikut mengeluarkan teknik sihir berelemen untuk pertama kalinya dengan elemen cahaya memunculkan pilar cahaya berwarna putih menghantam tubuh Zhang Xin, lalu dilanjutkan dengan mengeluarkan alat sihir miliknya berbentuk kipas yang ia lemparkan keatas kepalanya, dan memantulkan cahaya itu keberbagai arah teknik Zhang Xin ini dinamakan berkah surga.
Penonton yang melihat Zhang Xin mengeluarkan teknik sihir berelemen terkejut, karena pada awalnya mereka mengira sihir bawaan Zhang Xin tidak memiliki elemen sama sekali. Dan kali ini mereka heran bagaimana bisa sihir bawaan tanpa elemen sama sekali menjadi berelemen dengan waktu yang relatif singkat.
"Apa kamu mau melawan bayanganku dengan cahaya lemah itu hah" ucap remeh Yan Duan.
__ADS_1
"Kenapa kau tidak mencobanya dulu" kata Zhang Xin.
Yan Duan langsung melompat ke langit mengepung Zhang Xin dengan bayangannya, tidak disangka secara otomatis teknik berkah surga milik Zhang Xin menetralkan teknik bayangan Yan Duan.
Merasa gagal Yan Duan mengeluarkan teknik api hijau yang membakar kipas dari Zhang Xin menjadi berlubang-lubang membuat kipas Zhang Xin hancur tak bersisa.
Lalu Yan Duan mengaktifkan alat sihirnya kubus penjara iblis, membuat kubus itu terbagi menjadi 4 bagian yang mengurung Zhang Xin. Zhang Xin tidak biasa berbuat apa-apa teknik berkah surga yang ia keluarkan tadi tidak cukup untuk menahan alat sihir Yan Duan.
Didalam sana energi sihir Zhang Xin diserap sedikit demi sedikit sedangkan tangan dan kaki Zhang Xin dirantai. Zhang Xin masih memikirkan apa yang harus ia lakukan jika dia mengeluarkan teknik sentuhan sutera maka energi sihir yang ia miliki akah habis seketika, belum lagi saat berhasil keluar maka ia akan disambut dengan serangan Yan Duan.
Sedangkan Yan Duan diluar Yan Duan mengeluarkan 2 teknik sekaligus panah neraka elemen api dan panah api hitam berelemen api dan kegelapan, menciptakan puluhan panah berwarna hitam dan merah dengan api disekitarnya mengarah kearah Zhang Xin yang sedang dikurung didalam alat sihir Yan Duan.
Yan Duan menghujani Zhang Xin dengan puluhan panah secara terus menerus, membuat Zhang Xin memuntahkan seteguk darah juga ia terluka sangat parah. Yan Duan dengan sombongnya berkata "hanya segitu saja kemampuan kamu" yang membuat Zhang Xin mulai serius.
Zhang Xin mengeluarkan benang sutera dari kedua telapak tangannya yang secara perlahan mengikis rantai yang mengikat tangan dan kakinya. Setelah dia berhasil terlepas, tangan kanannya mengangkat keatas seakan memberi kode panggilan pada sesuatu.
Tidak lama sebuah benda datang melesat dengan cepat menghantam dan menghancurkan alat sihir milik Yan Duan membuat semua orang terkejut, bagaimana tidak alat sihir kubus penjara iblis adalah alat sihir tingkat menengah yang hanya bisa dihancurkan dengan alat sihir kelas menengah atau diatasnya itupun dengan beberapa kali serang. Tapi alat sihir milik Zhang Xin hanya dengan sekali serang saja sudah dapat menghancurkan alat sihir kelas menengah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
BERSAMBUNG...