TO THE TITLE OF GOD

TO THE TITLE OF GOD
E42 persiapan perang


__ADS_3

Kerajaan siluman ini tengah menyiapkan pasukan untuk menyerang alam kultivator bersama dengan prajurit iblis dari kaisar iblis. Ribuan pasukan telah dikerahkan siap untuk meratakan, kemudian menguasainya. Kaisar iblis sendiri telah menggabungkan artefak dengan tongkat yang telah bawahannya temukan sebelumnya. Tongkat itu sama dengan tongkat yang dulu pernah Li Shao Lin miliki, seperti tongkat yang ada pada ingatan Zhang Xin masih kecil sebelum mengingat masa lalunya, tapi bedanya tongkat kali ini jauh lebih kuat dari pada yang dimiliki Li Shao Lin.


Saat penggabungan itu tidak ada yang dapat menghentikannya karena jika Zi Yuan Xīng dan Yu Lan Cheng datang, maka dipastikan mereka akan langsung tewas ditambah jika ayah mereka datang sama saja itu tidak akan membantu sama sekali. Sebab dalam proses penggabungan kedua senjata itu diperlukan energi kehidupan yang cukup besar, bahkan kaisar iblis rela mengorbankan 2 maha raja iblis dan 35 raja iblis ditambah dengan sedikit energi kehidupan miliknya. Proses itu memang tidak memicu murka maupun petaka dari surga, maka dari itu kaisar iblis merasa tenang dan bangga.


"Sekarang kemenangan berada dalam genggamanku."


Tidak ingin kalah, alam roh yang selama 1,000,000 tahun belum pernah menampakkan diri, kini bersiap melakukan peperangan. Ada satu halagan yang mereka takutkan yaitu. Jika mereka berada di dunia luar selama lebih dari 4 jam, maka secara otomatis mereka akan menyublim dan bersatu dengan udara sehingga tidak dapat reinkarnasi. Namun hal itu terasa tidak masalah bagi mereka, karena selama apa yang mereka lakukan dapat menghentikan peperangan, apapun akan tidak dipedulikan.


Kehadiran alam roh di peperangan nanti tidak meminta dan memihak, kehadiran mereka hanya untuk kedamaian. "Kedamaian akan menuntun kita, sekalipun dengan pengorbanan yang kita lakukan" ucap penguasa alam roh.


Zhang Xin kini akan mendapatkan putaran terakhirnya dalam hukuman langit yang lagi-lagi dia picu. Zhang Xin telah melewati 23.060 sambaran petir dan 579 kobaran jenis api, kini hanya tinggal 1 petir terkuat dan 1 api terkuat. Langit berubah menampilkan awan dengan warna yang beragam bergerak kesatu arah yakni tepat Zhang Xin berada, setelahnya energi muncul dan sambaran petir turun mengenai tubuh Zhang Xin bersama dengan menyambar seluruh kupu-kupu miliknya.


"Guru anda harus bisa melewati ujian ini, aku tidak akan menghentikan permainan harpa sebelum anda menyelesaikan hukuman langit. Bahkan hingga aku kehilangan kekuatanku aku akan tetap memainkannya."


Xiao Jun awalnya masih memetik harpanya memeberikan energi pada Zhang Xin tapi, petir berwarna hitam menyambar dirinya sehingga ia terpental dan jatuh pingsan seketika. Petir yang dinamakan petir 10 warna suci menyambar Zhang Xin, ia sekuat tenaga untuk bertahan dari petir ini tapi kesadarannya mulai melemah. Sekarang kupu-kupu Zhang Xin berubah menjadi gelaran kain yang membentang diatas Zhang Xin, berniat untuk membantu mengurangi dampak yang petir itu berikan.


Hal itu nyatanya membantu, semakin lama Zhang Xin dapat mengendalikan kesadarannya kembali. Dengan sekali teriakan dilanjutkan dengan ledakan energi, petir itu menghilang dalam sekejap. Tapi ini belum selesai, masih ada 1 rintangan yakni api terkuat, api itu turun dari langit secara tiba-tiba. Membakar tubuh Zhang Xin secara menyeluruh, jika kultivator biasa di ranah dewa pun tidak mungkin selamat jika hukuman surga seperti Zhang Xin mereka terima.


"Rintangan terakhir, aku dapat melewatinya" ucap Zhang Xin yang dalam keadaan parah.

__ADS_1


Api itu bernama api inti murni, api ini akan membakar seluruh nadi spiritual dan mengacaukan pikiran seseorang, api ini juga tidak memiliki warna, bening seperti air tapi terasa panas. Ketidaksiapan Zhang Xin membuat ia bersujut menahan panasnya api yang terus masuk dan membakar nadi spiritualnya. Zhang Xin mulai mengerti, jika ia dapat memurnikan api yang ia terima, maka dengan sekejap elemen apinya akan naik satu tingkatan dan mungkin dapat berevolusi.


Zhang Xin pun mulai bermeditasi berusaha menahan dan menyeimbangkan dengan melawan api itu menggunakan elemen apinya. Usaha Zhang Xin sangat keras hingga ia dibawa ke dalam ilusi yang dimana, ia sedang berjalan disebuah tempat dengan sungai yang mengalir landai. Ia terus berjalan mengikuti aliran sungai, hingga ia menemukan sebuah garis yang menuju ke satu arah. Zhang Xin yang penasaran pun mengikuti garis itu, tidak lama berjalan ia menemukan lagi sebuah garis dengan arah yang sama.


Merasa ada yang aneh Zhang Xin menutup matanya mengimbangkan antara kesadaran mental dengan kesadaran sihir. Proses ini berjalan sangat lama, sampai kulit dan baju yang Zhang Xin pakai terbakar. Xiao Jun yang sedari tadi pingsan akhirnya mulai bangun, ia melihat sang guru yang tengah di bakar sebuah api yang transparan. Melihat Zhang Xin yang kesulitan Xiao Jun berinisiatif untuk memetik harpanya lagi, namun ternyata harpa itu telah hancur dan sekarang Xiao Jun hanya dapat diam dan melihat apakah gurunya bisa melewati pembakaran dari api itu.


Sinar cahaya muncul memancar ke segala penjuru arah yang berasal dari tubuh Zhang Xin, bahkan Xiao Jun harus menjaga jarak dari tempat asalnya berdiri. Xiao Jun kebingungan apa yang terjadi, ia sampai berfikiran bahwa sang guru gagal melewati hukuman langit yang terakhir. 12 kristal elemen memancarkan auranya dan 1 kristal menyerap energi galaksi, kilauan bintang mengiringi energi galaksi. Sampai akhirnya Zhang Xin dapat mengembalikan elemen galaksinya walaupun masih dilevel rendah. Pikiran Xiao Jun sebelumya lantas dibungkam oleh kenyataan yang ternyata dari cahaya itu muncul Zhang Xin dengan penampilan yang berubah dari sebelumnya.


"Aku harus kembali tidak ada waktu untuk membicarakan semua ini dan aku akan membawamu bersamaku."


"Guru kita akan kemana?."


Zhang Xin membuka portal galaksi dengan kibasan tangannya yang berisi serbuk 953 tetesan dewa ditambah sedikit elemen galaksi dan bintang, lalu ia berjalan masuk diikuti Xiao Jun dibelakangnya.


"Semoga sampai tepat waktu, aku tidak ingin kejadiam puluhan ribu tahun itu kembali terjadi" ucap Zhang Xin dalam benaknya.


...


Retakan batas seluruh alam kini telah membesar menunggu waktu untuk pecah, semuanya nampak gelisah sebab aura jahat mulai masuk menyebar mengikuti udara. Tidak ada yang dapat memperbaiki batas antar alam kecuali Zhang Xin dan teman lamanya dari alam dewa keabadian.

__ADS_1


[Alam dewa keabadian adalah alam dewa tahap 1 untuk menjadi dewa yang sesungguhnya. Sebelumnya telah dikatakan kultivator sihir belum pernah ada yang mencapai ranah dewa awal dan akhir, tapi kultivator alam lain telah banyak yang naik ke alam tersebut. Dan sekarang alam kultivator telah memiliki orang yang telah menembus belenggu lebih tepatnya kutukan untuk alam kultivator sihir]


16 hari telah berlalu semua penjaga dari seluruh alam yang ingin menghancurkan alam kultivator telah menunggu di berbatasan antara alam iblis dan alam kultivator sihir. Tidak disangka saat itu juga lonjakan spiritual dari pusat alam iblis berhasil menghancurkan penghalang antar alam. Lonjakan itu berasal dari kaisar iblis yang telah naik ranahnya 3 tingkatan menjadi ranah dewa iblis tahap puncak yang sebelumnya di kaisar iblis tahap puncak.


Kenaikan kaisar iblis ini menjadi malapetaka bagi alam lainnya karena siapa yang bisa melawan dirinya saat ini. Zi Ling Shuan sebagai dewa terkuat di alam dewa telah naik ke alam dewa keabadian, jadi sekarang hanya ada 3 saurdara yang memimpin alam dewa. Kenaikan Zi Ling Shuan telah tersiar sejak 100 tahun lalu, dirumorkan kenaikan Zi Ling Shuan ini sebab adanya pengorbanan sebagai alat kultivasi.


Yu Lan Cheng dan Zi Yuan Xing mereka berpencar menuju bagian lain dari alam dewa yang dihuni kultivator dari berbagai alam.


"Bersiaplah peperangan akan pecah, mau bagaimanapun kita harus membantu alam kultivator sihir maupun alam lain" Yu Lan Cheng.


"Serahkan pada kami ketua."


"Lakukan rencana awal, aku melindungi kalian dari arah belakang. Kamu beritahu pasukan rahasia dan bersiap. Kamu bantu aku mendukung mereka dari belakang. Aku sebisa mungkin akan mengatur seluruh jalan perang ini" Zi Yuan Xing.


"Laksanakan tetua" ucap orang yang diperintah.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2