
Zhang Xin keluar dari penginapannya dan sekarang ia tengah membuat rencana untuk membantu desa yang ia tinggali saat ini. Ia mengamati area sekitar guna membuat barikade yang sempurna demi menahan bintang liar. Tanah disana memiliki kontur yang sempurna jika dibangun sebuah tembok, tetapi di belakang desa terdapat sungai yang akan menyulitkan pembangunan tembok. Jika menerobos sungai itu juga sulit, sebab jika terdapat kecepatan aliran sungai yang tidak menentu.
Kepala desa menemui Zhang Xin, ia bertujuan meminta tolong untuk membantu mereka. Sebenarnya kepala desa tidak ingin melibatkan orang lain dalam masalah mereka, tapi ia melakukannya karena desakan dari para penduduk desa yang mengikuti perbincangan di rumahnya. Dalam hal ini Zhang Xin mengatakan apa yang telah ia pikirkan sebelumnya.
"Mungkin desa ini harus dibuatkan sebuah tembok besar yang mengelilingi seluruh penjuru desa, dan mengenai sungai yang ada di belakang desa. Jadikan sungai itu sebagai akses utama keluar masuk desa. Kemudian untuk jalur keluar darurat itu urusan kalian."
"Dengan hal itu desa ini bisa berfokus pada satu titik tanpa menghilangkan penjagaan dititik lain." Kepala desa memikirkan apa yang diucapkan oleh Zhang Xin adalah rencana yang tepat.
"Benar juga tapi waktu dalam membangun tembok yang besar itu memerlukan waktu yang lama. Bagaimana kami dapat tepat waktu untuk menyelesaikan itu."
"Hal itu biarkan aku yang membangunnya."
"Apakah kamu bisa membangunnya hanya dengan waktu sebentar?, Maaf tapi aku tidak bermaksud untuk meremehkan tuan."
"Iya aku mengerti, tapi jika kamu dan seluruh warga percaya itu akan mudah." Kepala desa mengangguk, karena hal ini ia dan penduduk yang lain dapat berfokus untuk mempersiapkan persenjataan demi melindungi desa.
...
Zhang Xin melayang keatas menyetarakan tingginya dengan pepohonan, satu jarinya mengangkat ke atas. Bersamaan dengan itu tanah bergetar percikan debu menutupi desa, dilanjutkan dengan terbentuknya dinding kokoh nan megah. Dinding tersebut mengelilingi desa, dari dasar sungai tercipta batu bata yang tertata secara rapih dan menjadi jembatan untuk melewati sungai.
Penduduk desa yang melihat insiden itu terpelongo melihat apa yang dibuat oleh Zhang Xin. Karena selama ini di bumi mereka, tidak ada yang bisa membangun sebuah bangunan yang hanya beberapa menit saja dapat selesai secara sempurna. Zhang Xin menghampiri kerumunan penduduk, lantas ia pamit karena ada hal penting yang harus ia lakukan.
"Hati-hati, dan maaf kami hanya bisa memberikan hal ini, terimalah."
"Tidak perlu hal itu bisa kalian gunakan sendiri untuk kedepannya."
"Tapi ini sebagai ucapan terima kasih kami atas bantuan tuan."
"Tidak usah terlebih lagi saya tidak terlalu mengerti dengan itu."
"Baiklah saya pamit, sampai jumpa." Lanjut Zhang Xin sembari memasuki portal dimensi yang ia buat.
"Teknologi dan kekuatan seperti apa yang dimiliki pemuda itu, sungguh luar biasa." Ucap kepala desa.
__ADS_1
...
Diperbatasan antar alam, semua iblis yang bersedia untuk menghancurkan batas alam. Para pasukan iblis itu telah bersiap dengan membentuk formasi besar-besaran. Mereka bahkan rela untuk memberikan semua harta berharga demi membuat (formasi penghilang sebab). Formasi ini adalah formasi tingkat lanjut, tidak bisa diremehkan kekuatan yang dihasilkan oleh formasi itu, mungkin jika dibandingkan dengan kekuatan adalah setingkat dewa di alam keabadian.
Kekuatan formasi bertemu disatu titik, energi alam diserap secara signifikan. Aura kebencian, kemurkaan beserta dan keangkuhan ambisi menyebar menyebabkan ilusi pada alam iblis.
"Kalian semua hentikan apa yang kalian lakukan, atas nama dewa kita di alam keabadian." Ucapan tersebut membuat kekuatan formasi kian memudar, karena perintah itu dari alam atas yang disampaikan oleh kaisar iblis sang penakluk (Xie Ci) dewa iblis tingkat akhir itu melemparkan tongkat yang ia pegang dan menghantam formasi itu.
"Kalian tahu kenapa aku tidak memperbolehkan kalian menghancurkan penghalang? Sebab leluhur kita di alam keabadian telah memberi tahu jika kita menghancurkan penghalang antar alam ini sekarang, maka kemalangan yang tidak terduga akan terjadi pada alam ini."
"Itu sebabnya aku tidak terburu-buru dalam memutuskan hal ini tapi. Kalian 3 kaisar iblis telah sewenang-wenang memerintah tanpa komando ku, maka sebagai gantinya kalian bertiga harus ikut dalam penyerangan seluruh alam dalam 2 tahun mendatang di garis depan. Dan itu tanpa bantahan." Ucap mutlak kaisar iblis Xie Ci dengan ketegasan.
Setelah mengucapkan itu kaisar iblis Xie Ci menghilang bak cahaya gelap, 3 kaisar iblis yang awalnya akan membantah perkataan Xie Ci seketika mengurungkan niatnya sebab ada bisikan di telinga mereka untuk patuh pada Xie Ci. Alhasil formasi besar yang dibuat dengan susah payah akhirnya sia-sia. Namun itu tidak menjadi masalah bagi para iblis, karena formasi itu masih bisa di aktifkan jika ada sesuatu untuk dijadikan sebagai alat penyempurna.
...
Ras siluman yang merasakan getaran telah tiba di perbatasan, namun mereka tidak dapat melihat apapun. Mereka merasakan hanya ada sisa aura kemurkaan kebencian dan keangkuhan ambisi yang menembus sela-sela pembatas antar alam.
"Ini tidak mungkin sisa formasi penghilang sebab, tapi dengan ketiga aura ini aku meragukannya."
"Dilihat dari kondisi dan sisa apa yang ada di sini. Formasi penghilang sebab itu awalnya digunakan untuk menghancurkan penghalang, namun ada sesuatu yang menghambat mereka. Memang formasi itu telah siap hanya menunggu untuk melancarkan serangannya. Tapi sebelum itu pernahkah kalian mengingat dan tahu siapa yang pertama membuat penghalang ini?."
"Dewa kemuliaan tingkat 4, di alam keabadian dengan temannya. Li Shao Lin."
"Tunggu apakah bocah itu Li Shao Lin yang telah kembali!!."
...
Dalam sebuah tempat nan jauh di atas, sebuah mata memantau juta-an galaksi, milyaran planet dan triliunan bintang. Tatapannya saja bisa menghancurkan apa yang ada dihadapannya, bahkan tanpa melihat ia bisa memandu jalannya setiap kehidupan. Ia tengah mengamati bola air yang tidak terhitung jumlahnya, menampilkan setiap apa yang dikehendakinya.
"Bukankah itu kau? Ternyata sudah kembali!." Ucapnya sembari mengambil bola air itu.
...
__ADS_1
Zhang Xin terbang menuju tempat dimana salah satu sekte pedang terkenal di bumi, yakni sekte pedang kaca. Ditengah perjalanan ia melihat banyak praktisi dan pengguna teknologi sedang membuat berbagai percobaan. Ini cukup menarik untuk dipelajari Zhang Xin karena baginya ini adalah hal yang baru. Ia mempercepat perjalanannya ke sekte pedang kaca untuk mengurus beberapa hal penting.
Dalam pandangannya tepat didepan sana, terdapat bangunan yang megah banyak tempat yang melayang mengitari bangunan inti, bahkan ada yang menopang bangunan inti tersebut. Tidak hanya itu terdapat gunung-gunung yang menjulang tinggi menjadi tempat penopang dari sekian banyak rumah kecil. Zhang Xin mendekat dan mendarat di depan gerbang.
"Maaf tuan anda tidak boleh masuk, sekte kami sekarang dalam keadaan disegel bagi para praktisi luar, jadi mohon anda pergi sekarang."
"Ada hal penting yang harus aku sampaikan pada ketua sekte kalian, jadi mohon dimengerti."
"Maaf tuan, namun untuk keamanan sekte, kami menolak dan tolong anda harus pergi dari sini." Tidak diduga ada salah seorang tetua yang mendekat kearah gerbang.
"Apakah ada masalah."
"Tuan ini memaksa untuk masuk untuk menemui ketua sekte."
"Kalian masuklah biar aku yang menanganinya."
Mata tetua itu mengamati Zhang Xin dari atas hingga bawah, kemudian ia menanyakan keperluan Zhang Xin datang. Zhang Xin tau ada salah dua hal yang disembunyikan oleh tetua sekte ini, dari gerak-geriknya saja Zhang Xin bisa menebak, tetua ini memiliki rencana untuk bermain licik dnegan sekte.
"Aku ingin bertemu dengan ketua sekte ini, sebab ada hal penting juga rahasia yang harus tersampaikan secara langsung."
"Jadi begitu, baiklah tuan mari ikuti saya."
Dalam perjalanan Zhang Xin melihat murid sekte yang sedang berlatih tanding, didikan dari sekte ini cukup bagus tapi tidak begitu kokoh dalam membentuk energi yang dikeluarkan. Setiap langkah, tetua ini tidak ada hentinya dalam menceritakan kehebatan sekte, kejeniusan para murid setiap generasi dan kekuatan mereka yang tidak tertandingi. Zhang Xin hanya diam mendengar semua perkataan yang hanya sepintas dipikirannya.
Tidak lama Zhang Xin sampai disebuah tempat arena untuk bertarung, ia heran mengapa ia dibawa kemari. Ternyata ada sebuah turnamen antar sekte yang sedang diadakan, melihat pertandingan itu Zhang Xin sedikit tertarik dengan talenta dari sekte ini. Kemudian Zhang Xin dihadapkan dengan ketua sekte yang perawakannya anggun namun memiliki mata seperti elang.
"Ketua sekte ada orang ingin bertemu dengan anda, ia bilang ada pesan yang harus disampaikan." Ucap tetua yang mengantarkan Zhang Xin.
"Siapa kamu kita tidak pernah bertemu sebelumnya."
"7000 jalan angkasa." Setelahnya Zhang Xin pergi keluar dari area tempat berkumpulnya ketua dan tetua sekte.
Raut wajah ketua sekte yang bernama Wu Jinghua menjadi serius "Kode itu, apakah ada masalah." Batin dari ketua sekte pedang kaca, selanjutnya ia pergi mengikuti Zhang Xin. Kepergian ketua sekte ditatap dengan penasaran oleh ketua dan tetua sekte lain, karena tidak biasanya ketua sekte pedang kaca dapat menurut ketika diajak.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
BERSAMBUNG...