TO THE TITLE OF GOD

TO THE TITLE OF GOD
E29 terobos paksa


__ADS_3

Yan Tian menyerang Zhang Dan kembali untungnya masih dapat ditahan oleh Zhang Dan. Mereka kembali mengadu kekuatan, walaupun Zhang Dan terluka cukup parah namun ia tetap bisa mengimbangi kekuatan dari Yan Tian, di kejauhan Zhang Fei hanya bisa terdiam melihat pertempuran itu. Dirinya sedang bersama 3 preman yang dulu Zhang Xin bawa setelah dari pelelangan.


Ke-3 preman itu kini berpakaian serba hitam dengan julukan bayangan 3 warna, tengah menjaga Zhang Fei sesuai dari perintah Zhang Dan. Salah satu jendral iblis melihat Zhang Fei yang dijaga oleh 3 orang yang kelihatan sangat lalai pun menyerangnya dan berhasil ditahan oleh ke-3 preman itu. Kepala Dekan Bo berhadapan dengan 2 jendral iblis yang terlihat ia sangat terpojokkan.


Zhang Dan, kepala dekan Bo beserta para tetua dan dekan paviliun sangat kelimpungan menghadapi musuh. Disaat itu muncullah para pasukan yang sebelumnya telah dihidupkan oleh Zhang Xin, pasukan itu membuat semangat juang mereka kembali seperti sebuah harapan. Mereka semua berpikir pasukan ini adalah bantuan dari benua lain, tapi mereka juga bingung kenapa dalam pasukan itu terdapat iblis.


Iblis yang berada dalam pasukan bantuan itu tidak mereka hiraukan, dipikiran mereka sekarang adalah memukul mundur pasukan musuh dan mempersiapkan peperangan selanjutnya. Banyaknya pasukan musuh yang kian bertambah membuat Yan Tian akan mengeluarkan senjata yang sedari awal telah ia siapkan.


Yan Tian membaca sebuah mantra, pola sihir tercipta dibawah kakinya lalu memunculkan sebuah pilar perak. Yan Tian naik ke atasnya dan menancapkan tongkat hitam yang ia dapat dari negri terkutuk. Ledakan aura gelap menyebar menyelimuti langit, panah hitam yang diselimuti racun terbentuk dari gumpalan aura.


Segera Yan Tian mengarahkan seluruh panah itu berfokus pada Zhang Dan, Zhang Dan yang terpojok karena kelelahan juga serangan yang bertubi-tubi dari Yan Tian membuatnya pasrah dengan apa yang terjadi. Jika kali ini ia mati dirinya telah siap dan telah menyerahkan seluruh tugas paviliun matahari senja pada para tetua keluarga.


Yan Tian menyatukan seluruh aura gelap membentuk sebuah belati yang mengarah ke Zhang Dan, ia melancarkan belati itu kearah Zhang Dan dengan cepat. Dari kejauhan anak panah putih mengarah ke serangan Yan Tian untuk mengadu kekuatan, ledakan besar terjadi ketika panah dan belati itu bertemu, mementalkan orang-orang disekitarnya termasuk Zhang Dan dan Yan Tian yang kali ini terluka.

__ADS_1


Pilar perak milik Yan Tian telah hancur bersamaan dengan ledakan tadi. Yan Tian sangat amat marah dia mencari siapakah yang telah menghalau serangan terkuat darinya, ia bersumpah akan melenyapkan orang tersebut. Setelah mengucapkan kalimat sumpah, dihadapannya persis berdiri seorang perempuan yang kedatangannya secepat kilat membuat Yan Tian terkejut.


"Jadi kamu yang menahan serangan ku tadi akan aku lenyapkan kau disini"


Perempuan itu meledakkan aura dalam tubuhnya berhasil mementalkan Yan Tian yang tadi ingin menyerang. Perempuan itu memperkenalkan diri dengan julukan sayap emas kiri, salah satu pasukan terkuat dari ke-7 penjaga paviliun semesta ( yang dimaksud aula langit ilahi ). Mendengarnya Yan Tian Mulai bergemetar karena nama paviliun semesta adalah paviliun yang telah lama menutup diri, itu artinya apakah paviliun itu telah bangkit? Jika iya maka apakah daratan akan ditata ulang?.


Si sayap emas kiri mundur menyiapkan serangan, busur putih kebiruan dikeluarkan dan menarik tali yang memunculkan panah putih. Panah tersebut dilepaskan lalu meluncur dengan kecepatan tinggi mengincar salah satu dari jendral iblis, sang jendral iblis tidak bisa menghalau anak panah itu sehingga ia tewas dengan sekali serang bahkan tubuhnya melebur menjadi debu.


Perang kian memanas datangnya penjaga sayap emas kiri tidak membuat banyak perubahan, malah dengan datangnya penjaga sayap meas kiri membuat seorang jendral iblis datang lagi yakni jendral iblis ke-4 yang dulu sudah pernah ikut dalam peperangan pertama. Jendral iblis ke-4 ingin membalaskan dendam adiknya yang barusan dibunuh oleh si sayap emas kiri, juga ingin membalas kematian jendral iblis ke-6.


"Bisakah aku meminjam danau 9 kelopak yang ada ditengah hutan ini"


"Boleh dan apakah kamu ingin menerobos?" Jawab dari penjaga perak.

__ADS_1


Zhang Xin mengangguk lalu mereka menuju pusat hutan, disana memang benar ada sebuah danau yang terbagi menjadi 9 oleh bebatuan, membentuk sebuah kelopak dan ditengahnya terdapat altar untuk berkultivasi. Zhang Xin melangkah menuju altar tersebut dan mulai menyerap elemen kristalnya, merasa hutang budi karena telah dibantu, penjaga perak memberikan sebuah ramuan obat keseluruh bagian danau untuk membantu Zhang Xin dalam penyerapan elemen.


Setelah elemen itu diserap oleh Zhang Xin dengan melewati rasa sakit yang teramat sangat, ia lalu melanjutkan dengan metode rahasia dalam berkultivasi agar dirinya dapat menerobos ke level 100. Terdapat 2 fase dalam teknik kultivasi ini pertama pelepasan jiwa. Zhang Xin mengeluarkan darahnya digunakan untuk membuat pola sihir, dilanjutkan dengan membentangkan benang sutra kedalam setiap kelopak danau untuk mengurangi rasa sakit, kemudian proses penerobosan dimulai.


Saat penerobosan terjadi, dunia seakan melambat rasa sakit yang dirasakan oleh Zhang Xin Yu menjadi 50 kali lipat yang seharusnya hanya 10 kali lipat, penjaga perak yang melihat itu tidak dapat berbuat apapun karena kekuatan yang ia miliki sedang ditekan oleh sesuatu. Zhang Xin berusaha keras menahan rasa sakit sebab sebentar lagi adalah masa dimana jiwa dan tubuh akan berpisah.


Jiwa Zhang Xin telah terpisah dari badannya, dengan kesadaran yang ada di jiwa inilah Zhang Xin melanjutkan fase kedua dari kultivasi, yakni pengumpulan energi dan penyatuan jiwa. Fase kali ini berjalan sangat lancar juga cepat karena fase ke-2 ini hanya mengharuskannya untuk kultivasi seperti pada umumnya yang membedakan adalah yang melakukan penyerapan energi adalah jiwanya.


Setelah proses yang panjang dan menyakitkan akhirnya Zhang Xin telah mencapai tingkat master sihir level 102 yang sebelumnya ia merencanakan sampai ke level 101. Penjaga perak mengucapkan selamat kepada Zhang Xin sebab ia baru kali ini melihat seseorang yang langsung naik beberapa level dalam waktu kurang dari 3 hari, setelah perbincangan singkat Zhang Xin pergi meninggalkan hutan perak tidak lupa dia memberikan satu teknik sihir pada penjaga perak.


Peperangan masih berlanjut dan masih didominasi oleh keluarga Yan beserta sekte elang hitam dan iblis, pasukan paviliun matahari senja kini tinggal 300 dan mau tidak mau mereka harus mengakhiri peperangan ini secepat mungkin. Disaat keadaan makin kacau datanglah kumpulan kupu-kupu merah yang setiap kupu-kupu menghantam satu prajurit musuh dan meledakkan diri.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...BERSAMBUNG ...


__ADS_2