
Pertemuan singkat itu membuat Zhang Xin terus kepikiran, tapi ia juga harus menyingkirkan pikiran itu dengan cepat karena kultifasinya yang sekarang kian melambat membuat ia kesulitan untuk meningkatkan level kultifasinya.
Zhang Xin mengingat sebuah resep pil yang dapat membantu seorang penyihir untuk menaikkan level kultifasinya, tapi obat herbal yang dimiliki oleh paviliun langit ini sangat kurang dan membuatnya berpikir resep pil lain.
Tiba-tiba sebuah ingatan muncul akan pil yang sangat mudah untuk menemukan bahannya tapi sulit untuk dibuat, { pil permata hati } sebuah pil yang sangat luar biasa efeknya hingga setara dengan pil kelas ilahi padahal tingkat pil ini hanya di kelas menengah. Zhang Xin berencana untuk pergi ke kebun obat untuk mencari apakah ada tanaman yang dibutuhkan untuk membuat pil tersebut.
Saat Zhang Xin sedang berlatih ia dihampiri oleh senior-seniornya, para senior itu menatap Zhang Xin dengan sombong seakan mereka-lah yang paling kuat. Zhang Xin sadar ia sedang diremehkan dan memutuskan untuk tidak menghiraukan mereka.
Tapi semakin Zhang Xin tidak perduli, tindakan para senior itu semakin merepotkan. Zhang Xin tengah dikepung oleh senior, mereka berjumlah 6 orang. Disaat 6 senior itu ingin menyerang Zhang Xin dengan menggunakan energi sihirnya.
Mereka ber-6 merasakan tekanan yang luar biasa besar bahkan untuk bernafas saja sangat sulit, lalu muncul-lah wakil dekan Wu yang memperingatkan untuk tidak menindas murid junior apalagi didalam kebun obat.
Setelah itu 6 senior itu pergi dengan tatapan pada Zhang Xin mengartikan tidak akan melepaskannya nanti, Zhang Xin berterima kasih pada wakil dekan Wu dan kemudian ia melanjutkan pencariannya.
Sebelum pergi wakil dekan Wu mengabarkan akan diadakan pertandingan antar murid akademi, yang berhadiahkan barang yang sangat berguna untuk para murid, mendengar itu Zhang Xin sangat antusias berniat untuk mengikutinya.
Di alam lain.
"Maha raja iblis ke-4 apa yang harus kita lakukan pada para kultivator sihir itu, apakah kita akan menginvasi dunia mereka" kata raja iblis ke-74.
"Kita harus terus mengawasi jangan bertindak gegabah kita harus manfaatkan situasi, juga kita tetap sabar akan kebangkitan kaisar iblis" jawab maha raja iblis ke-4.
[ Tingkatan iblis. Iblis perunggu, iblis perak, iblis emas, iblis obsidian, iblis berlian, iblis agung, guru iblis, kesatria iblis, jendral iblis, raja iblis, maha raja iblis, kaisar iblis, dewa iblis, dan kaisar dewa iblis. Setiap tingkatan memiliki golongan yakni golongan 1 tingkat rendah, 2 tingkat menengah, dan 3 tingkat tinggi. ]
__ADS_1
"Betul kita harus memanfaatkan situasi yang terjadi didunia sihir itu, seperti sekarang kita harus diam dan mencari celah untuk masuk apalagi konflik antar keluarga itu adalah hal yang bagus untuk dimanfaatkan" raja iblis ke-45 menimpali.
Disisi lain paviliun matahari senja memasang formasi cukup kuat, mereka beranggapan formasi ini akan menahan musuh ditingkat penyihir suci level 63 kebawah.
Zhang Dan bingung karena ia sekarang sebagai pemimpin paviliun, juga ia khawatir jika peperangan tiba-tiba terjadi ketika ia belum mempersiapkan berbagai hal, tidak lama dari itu gempuran serangan terjadi diluar formasi.
Menyadari itu semua orang pergi ke pusat serangan, disana mereka berhadapan dengan Tian Xiang ketua (sekte elang hitam). Ia mengatakan akan merebut wilayah mereka dalam 1 bulan mendatang lalu Tian Xiang pun pergi dengan pasukannya.
Zhang Dan dan lainnya-pun bingung apakah itu sekedar ancaman atau keputusan, Gu Zhou mengatakan harus bersiap apapun itu baik sekedar gertakan atau tindakan mereka harus waspada.
Esok harinya Zhang Xin tengah melakukan pelatihan dengan guru Qin bersama murid lainnya, tidak lama kemudian terdengar suara yang menyuruh para siswa untuk meninggalkan semua latihan mereka dan berkumpul di halaman paviliun.
Saat tiba dihalaman mereka langsung diberi tahu bahwa 2 hari lagi paviliun langit akan memberangkatkan 10 murid yang terpilih untuk ikut di pertandingan antar akademi. Besok adalah waktu uji kekuatan sihir untuk layak dan tidaknya murid paviliun mengikuti pertandingan itu.
Zhang Xin juga memikirkan dia harus mengembara ke berbagai reruntuhan kuno mencoba untuk keberuntungan mungkin disana terdapat sebuah elemen miliknya, Zhang Xin juga memikirkan akan 1 elemen yang sangat mendominasi dari elemen lainnya.
Elemen galaksi sebuah elemen paling mendominasi jika mendapatkannya secara murni. Namun dapat membahayakan jika menyalahgunakan elemen tersebut, serangan balik yang diberikan oleh elemen itu sangat besar jika menggunakannya untuk kejahatan.
Tapi Zhang Xin juga tidak terlalu khawatir karena elemen galaxy adalah elemen yang memiliki kesadarannya sendiri, sebab elemen galaksi terbentuk secara alami ketika seorang penyihir dapat mengendalikan 12 elemen.
"Sudah tujuh elemen yang aku kuasai tapi kurang lima elemen lagi, meninggalkan elemen galaksi, aku tidak khawatir tentangnya" ujar Zhang Xin.
"Zhu-zhu apakah kamu merasakan elemenku yang tersisa" tanya Zhang Xin pada payungnya.
__ADS_1
Payung muncul didepan Zhang Xin saat ia memanggilnya dan mendengar pertanyaannya payung itu memperlihatkan 6 tempat, yang Zhang Xin yakini bahwa ke-6 titik itu adalah tempat dimana keberadaan elemen yang tersisa.
Setelah memikirkan hal itu Zhang Xin melatih teknik yang ia buat sendiri dimasa lalu, teknik yang menggunakan jarinya untuk membunuh masal dengan sekali tarikan garis teknik garis keajaiban elemen bintang.
Itulah nama yang Zhang Xin sematkan untuk teknik buatannya itu, namun Zhang Xin juga ragu akankah ia dapat menguasai teknik itu. Karena ia menciptakan tetnik tersebut saat ia mencapai tingkat kuasa sihir level 88 dan sekarang Zhang Xin tengah berada di tingkat penyihir suci level 69.
Tapi Zhang Xin tidak menyerah demi pergi ke tempat yang telah ditunjukkan oleh payungnya, ia harus sedikit memaksakan diri untuk dapat menguasainya. ia juga berencana saat tes besok kelayakan masuk dalam 10 orang terpilih, Zhang Xin akan menekan setengah kekuatan miliknya agar dinyatakan tidak layak.
Sehingga besok dia bisa mencari keberadaan sebagian elemennya juga ia akan beralibi agar ia diizinkan untuk berkultifasi diluar paviliun langit. Rencana ini membuat Zhang Xin bangga dengan dirinya yang sangat pintar.
Keesokan harinya semua murid paviliun sudah berada di halaman paviliun, terdapat kristal sihir yang ditempatkan disebuah podium khusus untuk menjadi alat uji kelayakan murid.
Pertama orang yang dipanggil adalah Luo Yin, ia menyentuh bola kristal tersebut dengan kedua tangannya. Dan tertulislah level milik Luo Yin yang menunjukkan ia berada ditingkat penyihir suci berlevel 70.
Hal tersebut terus berlanjut sampai nama Zhang Xin dipanggil dan disana Zhang Xin memulai rencananya, tingkat kultifasi Zhang Xin sudah terpampang tapi Bo Xuan Ji seakan tahu rencana Zhang Xin.
Bo Xuan Ji lalu mengumpulkan energi di kuku jari tengahnya dan ia menyentil energi itu mengenai jidat Zhang Xin. Seketika tingkat kultifasi Zhang Xin berubah dari awalnya 33 naik drastis ke level 69 yaitu level aslinya.
Zhang Xin Yu tahu ini perbuatan Bo Xuan Ji, Zhang Xin menghela nafas panjang seakan dia tidak dapat mengelak. Bo Xuan Ji tertawa didalam hatinya melihat Zhang Xin mantan master Aula yang membeku terkejut.
"Itu adalah pembalasanku" ucap Bo Xuan Ji dalam hatinya sambil tertawa kecil.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
BERSAMBUNG...